I Love You Pak Polisi

I Love You Pak Polisi
Bagian 20


__ADS_3

Happy Reading


Jangan lupa like dan vote nya ^_^


Aku langsung memelototi Tesa.


"Benar itu Annisa" Mama.


"Iya ma" aku sambil tersenyum.


"Ya sudah kalau gitu, mama papa kira kamu gila karena gagal tunangan sama Fino" Mama.


"Iss mama apa sih, ya sudah Nisa mau mandi dulu. Yok sayang ikut mama" Aku


Aku langsung berjalan meninggalkan mama dan papa yang super kepo, takut diinterogasi melebihi seorang intel. Aku memandikan Tesa terlebih dahulu, setelah selesai aku baru gantian mandi.


ponselku bergetar dan muncul notifikasi satu pesan whatsapp.


Ryan ❤


Udah sampai rumah sayang?


Aku


Sudah bee


Ryan ❤


Kamu buruan mandi kalau gitu


Aku


Aku udah mandi ya, situ kali yang belum mandi


Ryan ❤


Emang iya aku belum mandi, aku baru sampai rumah sayang. Bentar lagi mandi.


Aku

__ADS_1


Iya bee, nanti jadi kerumah?


Ryan ❤


Insyallah jadi sayang


Aku


Oke, ditunggu. Nanti kabari lagi kalau mau kesini.


Ryan ❤


Siap komandan😘😘


Aku letakkan kembali ponselku diatas nakas, dan aku menidurkan Tesa karena dia nampak lelah. Aku memeluknya hingga dia tidur dan setelah dia tidur aku memeriksa laporan keuangan dari cafe dan toko baju. 2 jam lebih berlalu aku memeriksa keuangan hari ini. Dan jam sudah menunjukkan pukul 20:15, tapi Ryan belum juga mengabariku.


Aku kekamar mandi membasuh muka dan berdandan.


ponselku bergetar...


Osi wanita gagal diet calling.....


"Waalaikumsalam cintaku, aku udah diluar. Cepetan turun" Osi


"Ngapain? " Aku


"Kita keluar kemana gitu, aku bosen" Osi.


Akupun langsung mematikan sambungan telfon osi dan lekas turun kebawah.


"Ma, Nisa mau mau pergi sama Osi. Assalamualaikum" Aku


"Waalaikumsalam, Hati-hati. Jangan pulang malam-malam" Mama.


"Iya ma, nanti kalau ada temen Nisa kesini bilang Nisa keluar smaa osi" Aku


"Iya sayang" Mama


Aku membuka pintu mobil osi.

__ADS_1


"Kenapa sih, ngajak keluar dadakan banget" Aku.


"Iya bosan aku tuh dirumah mulu" Osi.


"Terus kita mau kemana? " Tanyaku.


"Masuk aja dulu baru nanya" Osi.


Akupun masuk dan duduk di kursi depan.


"Kita nonton yuk" Osi.


"Emang ada film apa yang bagus? " Aku.


"Kita nonton dilan 1990" Osi


"Terserah deh lah, aku ngikut aja" Aku.


45 menit perjalanan akhirnya kami sampai di tempat nonton, kami langsung membeli tiket dan cemilan. Namun tiba-tiba aku kebelet sehingga mengharuskan harus ke toilet.


"Bebque, tunggu disini bentar ya. Aku mau ke toilet bentaran" Aku


"Oke jangan lama-lama ya" Osi


Aku langsung masuk kedalam toilet dan setelah selesai aku langsung keluar dan berjalan menuju bioskop.


Aku melihat Ryan berjalan menuju toilet, aku bersembunyi menunggu dia sampai keluar.


Ngapain Ryan disini, nonton sama siapa dia. kok ga ada ngasih kabar aku kalau pergi nonton. mencurigakan batinku.


Setelah dia keluar aku langsung membututinnya. Seketika jantungku seolah berhenti berdetak sehingga aku seperti kehabisan nafas, melihat dia bersama wanita lain apalagi wanita itu mencium pipi Ryan dan memanggil Ryan dengan nama sayang.


Aku langsung berjalan ke langkah Osi, aku mau pulang ada telfon mendadak.


Aku berlari sambil menangis menuju lantai bawah dan sampai di tepi jalan aku akan menyeberang mencari taksi tiba-tiba terdengar suara klakson mobil dengan kecepatan tinggi


tin.. tin.. tin


Aku ditabrak sebuah mobil dan tubuhku terpental beberapa meter dan seketika aku sudah tidak sadar.

__ADS_1


Vote dan likenya ya kakak kakak


__ADS_2