
" hai semua ,,," kata Bandi yang menyapa temen-temennya ,
" hai ban ,,, sini kita ngumpul " kata Alex yang fokus pada gitar yang dimainkannya ,
Bandi saat ini berada di dalam kamp nya ,
saat ia baru duduk di samping Alex , ia sudah bercerita kepada teman-temannya ,
" Lex aku memiliki tetangga baru , namanya Mardya ,, itu cowok keren sekali " kata Bandi yang sudah mulai dengan ceritanya ,,,
" lah kenapa gak kamu suru ia gabung sama kita orang " kata alkan pada Bandi ,,
" baru juga kenal Al ,,, gimana coba ,,, eh tapi dia ada cerita sesuatu " kata Bandi yang sudah mengecilkan suaranya ,,
" cerita cewek " kata Adam yang mulai penasaran sambil bercanda ,,
" bukan ,,, cerita horor men " kata Bandi yang juga sambil bercanda ,,
" ah ,, horor lagi ,,, Seruan cerita cewek " kali ini Adam yang menimpali ,,
" Hem,, kalian ,,, mau dengar tidak " Bandi sudah mulai duduk santai di dinding ,,
" dah cerita saja ,,, kami akan mendengarkan ,, " alkan berkata sambil melihat bait not lagu yang akan di bawakannya ,
" mardya bilang disaat ia sedang berjalan dekat kostnya Arya ,, ia menduga kost tersebut ramai orang dan sangat berisik ,,, padahal kalian tahu gak ,, sejak Arya meninggal ,,, kan tidak ada orang yang tinggal di situ " kata Bandi yang sudah bercerita , cerita Mardya yang mendengar suara ribut di dalam rumah kost tempat Arya dulu meninggal ,
" lah terus ,,, " kata Alex yang mulia serius ,,
" jadi gue bilang ,,, jangan deketi tempat itu ,, suatu hari nanti aku ceritakan " kata Bandi kepada teman-temannya ,
" ah cuma gitu aja " kata Alex yang masih melihat senar gitarnya ,,,
" bukan gitu Lex , Arya itu teman kita ,, dia hanya memiliki kita ini sebagai Keluarganya ,, apa kita tidak bisa panjatkan doa untuknya , agar arwahnya lebih tenang dan diampuni dosanya" kata Bandi kepada teman-temannya ,,
" iya juga sih ,,, bagaimana kalau kita patungan dan terus mengundang orang-orang untuk baca doa bersama ,,, gimana " kata alkan kepada teman-temannya ,
" wah setuju itu ,,, kita kumpulkan uang dan mulai membuat sesuatu untuk para tamu yang akan datang , terus kira-kira apa yang akan kita suguhkan " Adam kali ini memberi pendapat kepada teman-temannya ,
" bagaimana kalau nasi khetringan tempat aku bekerja " kata Bandi memberi usul kepada mereka semua ,
" oke setuju ,, minuman teh dan air Aqua " kata Alex yang menambah idenya ,
" oke ,,, besok setelah gajian kita ngumpul disini ,, terus buat rancangan lebih lanjut " kata mereka ,,,
akhirnya mereka setuju dengan keputusan yang sudah di sepakati oleh mereka semua ,,
__ADS_1
⏩🌹
pagi ini seperti biasanya khaterina langsung menuju kampus Dimana ia sedang menuntut ilmu ,,
sedangkan Pramana saat ini sudah berada di dalam kantor tempat ia sedang bekerja ,,,
Pram begitu sibuk dengan berkas yang ingin di tandatangani , sedangkan Mardya saat ini sedang membersihkan bagian belakang tempat Pram berkerja ,
tidak ada pembicaraan dan tidak ada pertanyaan apapun , keduanya tetap fokus akan pekerjaan masing-masing , setelah Mardya selesai membereskan semua peralatan kebersihan , ia pun langsung mengucapkan permisi kepada Pramana , setelah itu ia keluar dari ruangan tersebut ,
" permisi pak ,, " kata Mardya yang mau keluar dari ruangannya Pramana ,,
" Iyah " jawab Pramana singkat sambil ia tetap fokus dengan pekerjaannya ,
setelah meletakkan peralatannya mardya segera menuju ruangan pantry , disana sudah ada bang Andi , bang saro dan yang lainnya , mereka sedang asik minum kopi Setelah perkerjaannya siap ,
" hai Mardya sini kita minum kopi dulu " kata saro sambil menepuk kursi di sebelahnya ,
" Iyah kak " kata Mardya sopan ,,
mereka berdua sama-sama tersenyum , Andi segera menyerahkan kopi manis buatannya ,
mardya duduk di sebelah saro teman sesama petugas kebersihan dan offic boy ,
mereka bertiga akhirnya berbincang-bincang dan bercerita panjang lebar ,
hari ini Bandi bermaksud akan bertemu dengan teman-temannya seputar rencana yang akan mereka rencanakan ,
sesampainya Bandi di markas tempat mereka berkumpul disana sudah banyak sekali teman-teman Arya yang sudah berkumpul , mereka akan menyerahkan uang dan sebuah kertas undangan sederhana yang akan diberikan kepada para tetangga ,,
bandipun sampai di markas ,,
" hai semua " teriakan Bandi yang tidak terlalu keras ,,
" yop ,, sini " kata Raden , Harris ,, Saman ,Santo , dan banyak sekali teman-teman Arya yang saat ini sedang berkumpul ,,
" ban ditanganku terkumpul 3 JT , apakah itu cukup " kata alkan kepada Bandi yang sudah sampai di depan mereka semua ,,
" aku rasa sudah cukup " kata Bandi ,,,
" aku juga membawa 500 RB sebagai tambahan " kata Bandi melanjutkan ucapannya ,,,
" yah sudah aku dan alkan akan menuju warung tempat aku bekerja ,, mumpung jam segini tempat itu belum tutup " kata Bandi yang langsung menaiki motor alkan , dan langsung tancap gas menuju warung tersebut ,
Bandi dan alkan sudah sampai di depan pintu warung , mereka berdua langsung masuk kedalam warung tersebut ,
__ADS_1
ibu pemilik warung pas berada di depan kasir saat ini ia sedang berbincang-bincang dengan karyawannya , ia sangat terkejut melihat Bandi dan temannya yang ia tidak begitu mengenalnya datang secara tiba-tiba ,,,
" loh ,,, ban kok tumben datang " ibu pemilik warung itu bertanya kepada Bandi ,
" Iyah Bu ada urusan sebentar dengan ibu " kata Bandi ,, alkan pun angkat bicara menjelaskan kedatangan sore ini
" gini Bu kami ingin mengadakan hajatan buat Arya yang dulu pernah berkerja dengan ibu ,,, kami ingin memesan khateringan ibu sebanyak seratus buah kotak kira-kira berapa ya Bu " kata alkan yang takut keuangannya tidak cukup ,
" mau harga berapa " tanya ibu warung itu ,,,
" yang sederhana saja Bu ,,, yang penting berkah " kata alkan lagi ,,
" oke seratus saya hargai 3 JT saja " kata ibu pemilik warung ,,,
" ada kortingan gak Bu " kata Bandi kepada ibu pemilik warung ,,
" yah sudah bayar 2,5 JT aja ,, aku sumbang yang setengahnya buat Arya " kata ibu itu yang membuat Bandi dan alkan sangat senang sekali ,,
tersisa kue dan air Aqua saja ,
setelah urusan ***** bengek itu siap merekapun akhirnya kembali ke markas tempat mereka berkumpul ,
" Bandi ,,, sini ada kue dari seseorang tuh , didalam orangnya " kata Adam yang sudah mengunyah kue coklat ,,
Bandi segera turun dari motornya dan Langsung masuk kedalam markas tempat mereka berkumpul , ternyata Mardya datang dengan membawa cemilan makanan ,
" mar ,, widih tumben mau datang kesini " kata Bandi yang langsung menyalami Mardya ,,
mereka berduapun akhirnya bersalaman ,,
" ban Iyah baru pulang kerja langsung kesini " kata Mardya yang langsung menyerahkan uang 200rb pada Mardya ,
" ini kak ala kadarnya ,," kata Mardya ,,
" wah mar Jangan repot-repot " kata Bandi ,,
🌺
selanjutnya mereka duduk bersama ,,
di mulai dari alkan yang bercerita prihal Arya anak yatim-piatu dan tidak memiliki siapapun ,,
setelah itu mereka menceritakan tentang prihal kematian arya yang bunuh diri ,, membuat Mardya kaget sekaligus prihatin terhadap Arya ,,, ia sadar betapa sedihnya dirinya jika saat ini hidupnya seperti Arya ,,,
" yah begitulah cerita Arya sebenarnya ,,, kita -kita inilah saudara sekaligus keluarga Arya " kata bandi yang menambah kisah sedih kehidupan Arya kepada Mardya ,,,
__ADS_1
kehidupan yang sangat menyedihkan , bathin Mardya berkata-kata sendiri ,,,