
pada saat mereka akan bersiap - siap pergi ke taman kota ,, ,,,
mereka mengendarai mobil yang dikemudikan oleh Pramana ,,,
tidak membutuhkan waktu lama mereka pun akhirnya sampai di taman kota ,,,
suasana taman tersebut sangat ramai sekali ,,
banyak sekali pengunjung yang datang ,,,
setelah memarkirkan mobilnya ,,
Pramana dan Mardya Keluar dari dalam mobil ,,,
mereka mencari tempat yang agak ketengah agar Arya dapat bermain dengan bebas tanpa harus takut terjadi sesuatu hal ,,,
terlebih lagi taman tersebut berdekatan dengan jalan raya ,,,
Pramana mengambil bola agar Arya dapat bermain dengan bola tersebut ,,,
diarea Taman kota yang begitu luas Arya dengan bebasnya bermain bola sesuka hatinya ,,,
sedangkan Pramana saat ini sedang duduk di samping sella ,,, sedangkan Mardya duduk diatas rumput sambil mencoba membuat Trina dapat berdiri dengan kakinya ,,
namun Trina tetap dalam gendongannya ,,, sebab Trina masih terlalu kecil untuk melakukan hal itu ,,,
pada saat ia berdiri ,,, kedua matanya melihat Sang Abang sedang asyik bermain bola ,,, ia pun mulai dengan celotehnya ,,, sambil tertawa kegirangan ,,,
" heee,,,hee ,, hik,,heakh ,, uw,, waaa ,,uuw " suara Trina yang melihat Abangnya yang sedang bermain bola ,,,
Arya yang mendengar suara adik perempuannya segera mendekatinya ,,,
dengan cepatnya ia sudah mendaratkan ciuman pada pipi sang adik kecil yang lucu dan menggemaskan itu ,,,
" adik Trina yang cantik ,,, adik Abang ,,, " Suara Arya menggoda Trina ,,, Trina yang melihat Abangnya ia pun kembali tertawa kegirangan ,,,
" heekkk,,, heekk ,, hiekkkhh ,, auw ,,,auw ,,, hikksss " suara Trina membuat sella pun ikutan tertawa ,,, begitu juga dengan Pramana ia sangat gemas sekali melihat putri Mardya yang lucu dan cantik itu ,,,
" Trina ,,, Trina sayang ,, idihh ,,,Trina lucu sekali " kata sella yang langsung mendekati Trina dan ingin mengambil dari gendongan Mardya ,,,
Mardya pun menyerahkan Trina pada sella ,,,
saat ini sella yang bermain dengan Trina ,,,
disampingnya terdapat Pramana yang juga menggoda Trina yang imut itu ,,,
" yeh ,,, anak papa mau digendong ,,, yuk papa Pram gendong " kata Pramana yang ingin mengajak Trina berbicara ,,,
Trina yang masih bayi itu hanya bisa menjawab ,,
" Auh ,,,Auh ,,, heekkk,, hiiikkkk " sambil tertawa terbahak-bahak ,,,
semua yang melihat tawa Trina pun ikutan tertawa termasuk Arya yang sudah berada di dekat Trina dengan spontan ia kembali mencium pipi sang adik ,,,
tak terasa waktu pun cepat sekali bergulir ,,,
mereka semua saat ini sedang menuju sebuah restoran ,,,
diatas meja restoran sudah penuh dengan aneka macam makanan ,,,
Pramana dan yang lainnya segera menyantap hidangan makanan tersebut ,,,
sampai akhirnya pada saat ini mereka sedang berada di rumah Mardya kembali ,,,
" sell ,,, besok aku antar kamu mendaftar sebagai mahasiswa oke ,, jadi pagi-pagi sekali kamu harus siap-siap yah " kata Pramana yang langsung menuju ruang kamar tidur Arya ,,,
__ADS_1
ia begitu telaten mengurus Arya dengan mengganti pakaian dan mencuci kaki dan tangannya ,,, setelah itu ia akan menceritakan dongeng sebelum tidur ,,,
sella yang masih ditempatnya dapat mendengar Pramana yang begitu telaten mengurus putranya ,,,
lain halnya dengan Mardya ,,,
ia akan memeriksa pempers Putrinya Trina ,,,
setelah memakai bedak dan menggantinya ia pun segera membuat susu formula untuk Trina ,,,
dengan lahapnya susu tersebut di kenyotnya sampai ludes ,,,
dan ia pun tertidur kembali ,,,
Mardya yang sangat lelah ia pun tertidur disamping putrinya,,,
tak terasa seluruh penghuni rumah itu sudah pada tidur termasuk sella ,,,
pada saat ini ia berusaha menutup mata ,,,
namun sampai lama sekali ia baru terlelap tidur ,,,
⏩⏭️
esok paginya ,, Trina sudah bersuara ,,,
ia memulai kisah celotehnya ,,
" auw,,auw,,, aahkk ,, hiikk " terus saja ia berbicara sambil sesekali ia tertawa sendiri ,,,
Mardya yang tersadar oleh suara Trina yang berbicara dan tertawa sendiri ,,,
akhirnya memaksakan diri untuk bangun dari tidurnya ,,,
" Triana putri papa yang cantik ,,, sedang apa nak ,, hemm ,,, bicara dengan siapa putri papa nih ,,, " Mardya bangkit dari tempat tidurnya ia membuat susu formula yang sudah terisi dibobol susu bayi ,,,
ia pun mengendong putrinya itu , dan memberikan botol susu itu untuk di minum Trina ,,,
" Trina minum susu dulu yah ,,, " sesekali Mardya mencium pipi putrinya sambil memberikan susu padanya ,,,
selanjutnya dari arah pintu luar Arya masuk sambil berlari kecil ,,
" adik Abang yang cantik ,,, " suara Arya terdengar keras membuat Trina yang sedang meminum susu melihat kearahnya ,,,
Trina pun tertawa melihat Abangnya sedang mendekati dirinya ,,
" heeeehhh ,, hehh " tawa Trina sambil meminum susu ,,,
" adik Abang juga mau susu " langsung saja arya mencium pipi Trina yang gembul itu ,,
Mardya yang tahu maksud putranya segera kedapur dan membuat susu untuk putranya ,,,
setelah selesai membuat susu yang ia taruh kedalam tempat minum ,,,
Mardya kembali ke dalam ruang kamar tidurnya ,,
" nah ini susu Abang " kata Mardya yang menyerahkan satu botol susu kepada Arya ,,,
Arya mengambil botol susu tersebut dan meminumnya bersama adiknya ,,,
kedua bocah itu berlomba menghabiskan susu buatan mardya ,,,
tak berapa lama pramana bangun , ia langsung menuju ruang kamar Mardya ,,
ia sendiri sudah menduga kebiasaan dari Arya kalau pagi dia akan datang menemui adik kecilnya Trina ,,,
__ADS_1
" Arya ,,, kenapa gak bangunkan papa ,,, huaammm " Pramana yang masuk kedalam ruangan itu sambil menguap dan menyapa kedua bocah yang sedang enaknya mengenyot susu ,,,
dari samping sella sudah bangun ,,
" pagi kak Pram ,,, kak mard " sella menyapa kedua orang dewasa itu ,,
dari dalam kamar terdengar suara Arya yang menegur sella ,,
" bunda gak mau menyapa Arya dan adik Trina " Arya langsung melepaskan botol susunya sambil berkata bahwa sella tidak ingin menyapanya pagi ini ,,,
" oh ,,, bunda lupa ,,, pagi Arya sayang ,,, pagi Trina cantik " kata sella yang mendekati Arya dan sella ,,,
yang langsung mendekati keduanya ,,,
dan mendaratkan ciuman kepada kedua bocah tersebut ,,
Arya dengan spontan memeluk sella ,,,
mereka berdua pun terjatuh dan ditahan oleh Mardya agar tidak menimpa Trina Putrinya ,,,
namun Trina justru malah tertawa ,,,
" heeekk,,, iihkhheekk " suara tawa Trina membuat semuanya tertawa ,,
sella pun mengatur dirinya ,,,
ia sendiri juga sangat takut kalau tubuhnya akan menimpa Trina ,,,
" yah sudah sell sono mandi dulu ,,, entar kita sama-sama kekampus " kata Pramana yang memerintah sella agar segera mandi dan bersiap-siap ,,,
" oke ,,, yah sudah ,,, dah ya Arya bunda mau mandi dulu ,,, dadah Trina ,,, " selanjutnya sella beranjak dari tempat itu dan langsung menuju ruangannya , ,,
bergitu juga Arya ia langsung digendong Pramana kedalam ruang kamar tidurnya ,,,
ia pun segera menyelesaikan aktivitas yang setiap hari dilakukan ,,,
mereka akan mandi dan berganti pakaian ,,,
setelah beberapa menit kemudian keduanya telah selesai dari aktivitasnya ,,,
lain halnya dengan Mardya yang memang harus mengurus putrinya ,,,
beruntung sekali sang bibi sering membantu Mardya untuk memandikan putrinya ,,
kalau tidak mungkin akan membutuhkan waktu yang agak lama ,,
setelah itu mereka semua menaiki mobil ,, sedangkan Mardya mengendarai mobilnya sendiri ,,,
begitu juga dengan sella yang sudah sangat rapi ,,
pada saat ini sella dan Pramana akan ketempat kampus dahulunya khaterina pernah belajar ,,,
disana sella akan berkuliah ,,
tidak berapa lama kemudian Arya sudah sampai di depan gedung sekolahnya ,,,,
setelah mengantar arya masuk sekolah ,, Pramana melanjutkan perjalanannya menuju kampus dahulu khaterina belajar ,,,
sesampai didepan gedung universitas itu ,,,
Pramana dan sella turun dari mobil ,,,
setelah itu mereka langsung menuju ruangan rektor universitas ,,
setelah mereka dipersilahkan masuk dan mengurus segala keperluan mereka berdua akhirnya kembali ,,,
__ADS_1
saat ini Pramana mengantar sella pulang terlebih dahulu setelah itu ,, ia akan langsung menuju kantornya untuk bekerja ,,,