
ini bos dokumen yang harus anda periksa lagi " kata salah satu pegawainya yang saat ini berada di dalam ruangan Pramana ,
Pramana masih terdiam sambil fokus akan berkas yang berada di atas meja kerjanya , Mardya yang melihat Pramana masih terdiam akhirnya Mardya segera menghampiri orang tersebut , ia segera mengambil berkas itu dan mulai memeriksanya ,,,
⏩⏭️
setelah lama sekali Mardya dan pramana menjadi teman ,,
mereka berdua saat ini begitu dekat sekali ,
pagi ini tiba-tiba khaterina datang kekantor Pramana , ia membawakan Pramana sebuah kotak makanan hasil dari buatanya dan ibunya ,,
" tok,,,, tok ,,," Suara ketokan pintu dari arah luar ruangan ,,,
" siapa ,,, " suara Mardya terdengar dari arah dalam ruangan ,,
" aku mard " suara khaterina menyahuti pertanyaan dari Mardya ,,
" masuklah Tina " kata Mardya dari dalam ruangan ,,
khaterina masuk dan melihat Mardya saat ini duduk sendiri diatas meja kantornya ,
" dimana Pramana mard " Tanya khaterina pada Mardya yang masih celingukan mencari keberadaan Pramana ,,,
" entahlah ,,, hari ini dia berangkat agak lambat " kata Mardya yang menjawab pertanyaan dari khaterina ,,
" oh yah sudah ,,, aku titip ini untuk dia agar segera dimakan ya " kata khaterina yang langsung keluar dari dalam ruangan Pramana ,,
" Hem ,,, oke ,, " jawab Mardya yang langsung melihat berkas yang akan ia teliti ,,, dari balik rak buku ,,, ada sebuah pintu masuk dari dalam ruangan ,,, ternyata Pramana berada di dalam ruangan tersebut ,,,
saat ini Pramana mengunakan baju jas kerja lengkap , disampingnya sudah ada seorang wanita cantik ,,
" mard ,,, siapa yang datang " Pramana bertanya kepada Mardya ,,
" Tina ,,, ia menitipkan makanan buatmu " kata Mardya ,,, Pramana segera mengambil kotak bekal tersebut lalu ia membukanya dan langsung menggandeng tangan wanita itu duduk di sofa tempat penerimaan tamu ,,
" sini kita makan dulu " kata Pramana pada gadis tersebut , sang gadis menuruti perintah dari Pramana dan mereka berdua memakan masakan dari khaterina sampai ludes ,,
setelah selesai ia menaruh kembali kotak bekal tersebut pada tempatnya ,, dan ia terus menggandeng tangan wanita itu pergi ke arah luar ruangan ,,
__ADS_1
tidak berapa lama Pramana kembali ke dalam ruangannya ,,
Ternyata ia hanya mengantarkan gadis tersebut pulang kerumahnya ,,
" mardy itu kertas apa " tanya Pramana kepada Mardya ,,
" entahlah ,,, " kata Mardya yang masih ingin meneliti berkas yang berada di atas meja kerjanya ,,
Pramana mengambil kertas tersebut dan mulai membaca tulisan yang tertera di atas kertas tersebut
🔸pramm ,,, sebelumnya aku minta maaf ,,, 🔸 ternyata surat tersebut dari khaterina , ia pun melanjutkan membaca isi surat itu lagi ,
🔸Pram ,,, saat ini aku sedang hamil 1 bulan ,,, sesuai dengan janji mu padaku Waktu itu ,,, kamu akan menikahiku 🔸
isi surat dari khaterina membuat pramana sangat terkejut ,,,
" hais ,,, apa-apaan ini ,,, aku belum siap berkeluarga ,,, aku hanya ingin bersenang-senang dengan dirinya ,🔸 kata Pramana yang didengar oleh Mardya ,,, Mardya hanya mendongak saja setelah itu ia kembali fokus akan pekerjaannya ,,
" aku harus menemuinya " kata Pramana yang langsung mengambil tas dan jas yang tadi dipakainya ,,,
" mard ikut aku " kata Pramana tegas seolah tidak ingin dibantah lagi ,
" Hem ,,, baiklah " kata Mardya yang akhirnya mengikuti Pramana ,,
namun terdengar suara nada sambung dari arah sebrang ,,, Pramana buru-buru mengangkat sambungan telepon tersebut ,
" Tina kita harus bicara " kata Pramana kepada khaterina , saat ini Pramana begitu panik sekali , menghadapi situasi yang tidak ia harapkan ,
mobil Pramana saat ini menuju suatu lokasi yang ditunjukkan oleh khaterina ,,
disebuah restoran mewah , disana khaterina sedang menunggu kedatangannya ,, Pramana segera keluar dari dalam mobil , setelah mobil terparkir dengan benar ia langsung berjalan menuju tempat khaterina berada ,, Mardya terdiam ia melihat mereka berdua dari jarak begitu jauh ,, dan akhirnya khaterina setuju untuk tinggal bersama Pramana disalah satu apartemen miliknya ,,,
saat ini Pramana Belum siap untuk menikahi gadis itu ,,
setelah urusannya dengan khaterina beres , kedua orang tersebut membawa khaterina menuju salah satu apartemen milik Pramana , disana sudah ada fasilitas yang sudah disediakan oleh Pramana ,,
setelah berpamitan ia pun segera pergi meninggalkan khaterina sendiri dan kemudian ia berangkat menuju kantor tempat ia bekerja ,, sampai menjelang Sore ,,,
⏩⏭️
__ADS_1
tiba-tiba hari ini ibunda khaterina datang menemui khaterina di kediaman yang sudah di berikan oleh Pramana ,
sampai akhirnya mereka berdua bertemu ,,,
" Tina kenapa harus tinggal ditempat yang sangat mahal begini " kata ibunya khaterina ,,
" ini pemberian Pramana kok bun " kata khaterina ,,
Belum juga lama kedua anak beranak tersebut berbincang-bincang ,, tak lama kemudian telpon dari sang kakak terdengar ,,
" tutttt,,,,tuttttt " suara sambungan telepon dari arah sebrang ,, khaterina buru-buru mengangkat telepon tersebut dan mulai berbicara dengan khaterina ,,
" Tina ,,, dimana kamu saat ini " ternyata itu adalah suara dari saudara khaterina , namun belum sempat memberikan kabar tiba-tiba terdengar suara keras mobil yang berdentuman yang sangat kuat , membuat khaterina terlonjak kaget ,,
" kakak,,, " suara khaterina menjerit sangat keras sekali ,,, sedangkan suara ibunya terdengar dari arah belakangnya ,,
" Tina ,,, ada apa Tina " kata ibu khaterina dari arah belakangnya ,,
" ibu ,,, itu mobil kakak " kata khaterina panik ,,, khaterina menutup sambungan teleponnya ,, baru selesai menutup tombol merah , terdengar suara orang yang sudah menelpon mengabarkan saudaranya mengalami kecelakaan ,,,
kaki khaterina hampir lemas dan ingin terjatuh , namun sang ibu membimbingnya ke dalam kursi sofa dan membersihkan ia secangkir air putih ,
" ibu ,, kakak mengalami kecelakaan " kata khaterina , sontak saja sang ibu sangat terkejut dan langsung memeluk khaterina , ia pun menangis ,,,
" apa ,,, huuu,,,huuu " tangisan ibu khaterina ,,
" Bu ,,, ayo kita temui kakak " kata khaterina kepada ibunya ,,,
" hik,,, hik,,, baiklah ayo kita berangkat " mereka berdua Akhirnya pergi menuju rumah sakit Dimana saudara laki-laki khaterina dirawat di rumah sakit ,,
setelah sang sopir pribadi milik Pramana memarkir mobil tersebut , mereka berdua bergegas keluar dari dalam mobil dan langsung menuju ruang saudara laki-laki khaterina yang saat ini dalam kondisi kritis ,,
khaterina Sangat sedih sekali ,,, begitu juga ibunya sampai ia pun jatuh pingsan diatas lantai ubin ,, khaterina sangat panik ,, dalam situasi genting ia pun berteriak keras sekali , sampai suster datang berbondong-bondong menghampiri khaterina , dan mulai memberikan perawatan pada ibunya khaterina ,,
saat ini diatas ranjang tempat tidur ruang kamar rumah sakit sudah ada dua orang keluarga khaterina yang disayangi telah berbaring tidak bergerak , hanya tarikan nafas dan suara pengukur detak jantung yang berbunyi menandakan bahwa mereka masih hidup , khaterina sangat sedih sekali , ia pun menagis tersedu-sedu , iapun bingung apa yang mesti ingin lakukan ,
dalam kondisi seperti itu jalan satu-satunya adalah pramana ,,, khaterina segera menghubungi Pramana ,
namun yang terdengar hanya suara mesin operator yang menjawab sambungan telepon ,,
__ADS_1
khaterina sangat panik dan akhirnya ia pun menelepon Mardya ,,,
" tuttt,,, tuttt" Suara sambungan telepon