Im Sick Of Loving You

Im Sick Of Loving You
episode 26


__ADS_3

pada saat ini mereka sedang menikmati hidangan yang sudah tersaji di meja makan,,,


sella sangat senang sekali selama ia dekat dengan Arya ,, bocah kecil itu sang tampan dan menggemaskan ,,


setelah acara makan selesai ,, Pramana masih ingin mengajak sella untuk berbelanja segala kebutuhannya ,, sebagai tanda bentuk rasa terima kasihnya terhadap sella yang telah menemukan Arya putra semata wayangnya ,,


" sell ,,, ini kartu namaku ,, jika terjadi apa-apa kamu hubungi aku yah ,, aku akan mencoba sebisa mungkin membantumu " kata Pramana yang sudah memberikan kartu namanya kepada gadis bernama sella itu ,,


setelah pertemuan itu Pramana tidak bertemu lagi dengan sella ,,


Arya yang sering merengek ingin bertemu sella terpaksa Pramana dan Mardya bujuk agar Arya dapat melupakan gadis yang mirip dengan ibundanya tersebut ,,


" papa ,, papi arya ingin bertemu dengan bunda ,, huuuukk ,,, huuukkkk " tangis arya yang ingin bertemu sella ,,,


" arya ,, bunda saat ini sedang sibuk ,,, nanti yah kita akan bertemu bunda ,,," Pramana dan Mardya terus membujuk putranya Agak tidak merengek lagi meminta agar dapat bertemu dengan Ibunda ,,,


kasihan Arya yang masih kecil dan harus kehilangan kasih sayang ibunya ,,


masa-masa liburan telah usai ,,


Keluarga Pramana dan Mardya akan kembali pulang ke negaranya ,,


Pramana dan Mardya harus bisa melupakan gadis yang sangat mirip dengan khaterina itu ,,


🛩️🛫🛬🛬


setelah pesawat yang mereka kendarai telah mendarat di Bandara mereka segera pulang kerumahnya ,,


sesampainya mereka dirumah Mardya ,,


Pramana yang sangat capek ia pun segera mengganti pakaian putranya dan meneritahkan untuk membersihkan wajah dan kakinya ,,


sedangkan Mardya masih memberikan susu buat Trina putrinya ,,


Trina mengenyot susu formula itu begitu lahap sekali sampai-sampai ia tersedak oleh susu yang diminumnya ,,


buru-buru Mardya menggendong putrinya dan menepuk pelan dada dan punggungnya ,,


mardya sangat telaten sekali dengan putri satu-satunya itu ,,


" Trina kalau udah besar jadi dokter yah " kata Mardya sambil mengajak bicara Trina ,,, Trina yang tidak mengerti hanya menjawab dengan tertawa kecil ,,


" heee,,,,heeekkk " tawa Trina yang mendengar Mardya berbicara dengannya ,,


dari luar ruangan Arya masuk kedalam ruangan ,,, ia mulai merengek lagi ingin bertemu ibundanya ,,


mardya pun tidak tega melihat Arya yang selalu menangis ingin bersama ibunya ,,


mardya yang melihat putranya yang menghibah akhirnya mencoba menelpon sella walaupun memakai panggilan luar negeri ,,


" tutttt,,,,, tuttttt " suara nada dering terdengar ,,,


" hallo ,,, ini om mard yah " suara sella terdengar dari arah sebrang jalan ,,


" iya sell ,,, ini om ,,, Arya merengek terus ,,, coba kamu bicara sebentar dengannya ,,, aku harap kamu mau membujuknya " kata Mardya yang memohon pada sella agar mau membujuk Arya ,,supaya ia tidak menangis lagi ,,


" Iyah ,,, akan aku usahakan om ,, agar arya tidak menangis lagi " kata sella yang akhirnya sambungan telepon itu Mardya berikan kepada Arya ,,

__ADS_1


" tuh bunda ,,, katanya arya mau ngomong sama bunda " kata Mardya yang langsung memberi sambungan telepon tersebut kepada Arya ,,


" Iyah ,,, papa ,,,, hallo bunda Arya kangen,, huu,,,,huu " tangis arya yang saat ini sedang berbicara dengan sella ,,,


sella yang merasa ibah terhadap Arya akhirnya dapat membujuk Arya bahwa ia akan tinggal dengan Arya jika papa Arya mengizinkan ,,


" Arya mama mau tinggal sama Arya jika papa Arya mau mengizinkan mama tinggal " kata sella yang tak tega mendengar tangisan Arya yang sangat sedih ,,, mendengar kata-kata yang sangat rindu Ibundanya ,, sebab sella tahu kalau Arya tidak memiliki seorang ibu lagi ,,


" iya bunda ,, nanti Arya bujuk papa yah ,,, " ia menoleh ke arah Mardya yang berada di sebelahnya sambil berkata ,,,


" papa Arya mau bunda tinggal dengan Arya " kata Arya yang sambil masih menangis ,,


" Iyah boleh ,,, tapi bunda Arya dikasih gak ikut sama kita ,,, maksudnya itu nenek dan kakek " kata Mardya kepada Arya ,, dan perkataannya masih didengar oleh sella ,,


" sella sudah izin sama ayah dan ibu sella ,, sebab sella ingin kuliah sambil bekerja " kata sella menjelaskan kepada Mardya yang saat ini disamping Arya ,,


" yah sudah kapan kamu kesini ,,, " Mardya akhirnya setuju setelah mendengar penjelasan dari sella , ia pun menanyakan kapan sella akan datang ,,,


" satu Minggu lagi yah Arya ,,, bunda akan datang " kata sella ditengah suaranya yang sudah tidak mendengar tangisan Arya lagi ,,


" bunda janji yah ,,, Arya tunggu bunda pulang kerumah ya " kata Mardya yang sangat Senang mendengar sella mau datang dan tinggal bersama dirinya ,, sella semakin ibah kepada Arya yang masih kecil harus kehilangan ibunda tercintanya ,,


" Iyah bunda janji ,, bunda usahakan " akhirnya sella membiarkan Arya memanggil dirinya bunda ,,,


setelah Arya dan sella bercerita banyak hal sambungan telepon itupun berakhir ,, Pramana yang mendengar dari arah luar ia pun langsung masuk kedalam ruangan Mardya dan putrinya ,,


pada saat ini Trina sudah nyenyak tertidur setelah menghabiskan susunya ,,,


" mard kapan sella akan datang " Pramana langsung bertanya kepada Mardya prihal sella yang akan datang dan bekerja Dengannya atau pun dengan Mardya sendiri ,,


Arya yang saat ini sudah mengantuk akhirnya dibawah Pramana menuju ruang kamar tidurnya ,,


setelah beberapa kali bercerita akhirnya aryapun tertidur pulas ,,


⏭️⏩⏩


satu Minggu kemudian ,,,


mardya melihat notifikasi pemberitahuan dari sebuah pesan singkat ,,


setelah dibaca ternyata itu adalah pesan singkat dari sella bahwa ia akan tiba di Bandara ,,


" om ,,. jemput sella dibandara ,, sella hampir sampai "mardya yang melihat pesan tersebut segera meninggalkan pekerjaannya ia pun langsung menuju bandara dan menjemput sella dibandara ,,,


sesampainya di Bandara ternyata sella sudah menunggu kedatangannya ,,


iapun segera memerintahkan sella agar masuk kedalam mobil Mardya ,,,


mobilpun segera melaju ,,,


saat ini mereka telah sampai dikediaman Mardya ,,


Trina yang diasuh oleh bibi segera dihampiri oleh sella ,,


" Trina cantik ,,, " suara sella membuat Trina melihat kearahnya ,, Trina tersenyum kearah sella yang memanggil namanya ,, Mardya yang melihat kejadian itu merasa terharu , ia teringat kembali akan kenangannya bersama khaterina istrinya ,,


" sell ,, aku letakkan barangmu di ruang kamar yah " kata Mardya kepada sella ,,

__ADS_1


" hemm ,,, boleh ,, eh ,, tunggu ,, kamar yang mana ?.. " tanya sella kepada Mardya ,,


" di samping kamar aku ,, ruangan itu dulu milik bibiku " jawab Mardya yang menjelaskan kepada sella ,,


sellapun hanya menganggukkan kepalanya saja ,,


Trina saat ini sudah berpindah tangan di gendongan sella ,,


sella sangat senang sekali melihat seorang gadis cantik yang sedang menggendongnya ,,


Trina tertawa sambil mencoba berbicara dengan sella menggunakan bahasa bayi ,,


" haou ,,, haou ,,, akhh ,, he,,hee " suara Trina yang diajak bicara oleh sella ,, sella pun sampai Tertawa-tawa melihat tingkah gemes trina yang cantik dan imut itu ,,,


" sell ,,,aku tinggal dulu ,, aku harus segera kembali kekantor banyak pekerjaan dan tugas yang harus aku selesaikan ,, dan tak lama lagi Arya akan pulang dari sekolah ,,, nanti ,,, soal makan bibi sudah masakan ,, kamu baik-baik yah dirumah " kata Mardya yang ingin beranjak dari tempatnya ,,


" bagaimana dengan kuliahku " sella menagih janji pada Mardya ,,,


" nanti aku bicarakan hal ini dengan Pram ,,, ia yang akan mengurus semuanya " kata Mardya yang menjawab pertanyaan sella ,,


" ya ,,, sudah ,,, baiklah " sella pun mengalihkan perhatian kepada Trina lagi yang masih mengoceh dan ingin berbicara dengan sella ,,,


kedua orang itu seperti ibu dan anak beneran ,, wajah sella yang sangat mirip dengan khaterina membuat dirinya seperti ibu kandung dari Trina ,,


mardya akhirnya kembali kekantor ,,,


saat ini pukul 12 : 05 ,,,


Arya yang sudah berganti pakaian dan menaruh kembali perlengkapan sekolah segera menuju ruang makan ,,, setelah ia kenyang ia akan menjumpai adik kecilnya diruang kamar tidurnya ,, ,,


disana Arya terkejut melihat seorang gadis sedang tidur bersama adik kecilnya ,,


" Trina,,, " Arya memanggil pelan sang Adik ,,, namun tidak ada sautan sama sekali dari Trina sebab bayi kecil itu sudah tertidur bersama gadis yang bernama sella ,,,


Arya mencoba berjalan lebih dekat dengan tempat tidur adiknya ,, kemudian ia menaiki ranjang tidur itu ,,


sejenak ia mengintip siapa gerangan yang tidur Dengan adik perempuannya ,,


setelah memastikan bahwa siapa gerangan yang tidur itu ,,, Arya pun berteriak kencang sambil memeluk gadis tersebut ,,,


" bunda,,,, bunda Arya pulang " kata Arya yang langsung memeluk tubuh sella ,,, sella terkejut mendengar teriakkan dari Arya ,,,


" Arya ,,, kenapa harus berteriak ,,, nanti adik terbangun loh ,,, " kata sella yang langsung membalas pelukan Arya ,,


sejurus kemudian Trina hampir merengek ingin bangun ,,, namun sella mencoba menenangkannya ,,


" cup,,,cup ,,, sayang ,,,sayang " akhirnya Trina tidur kembali ,,,


sellapun bangun dari tempat tidurnya ,,, ia kemudian menggendong Arya keluar dari ruangan Trina ,,,


" Arya ,,, sudah makan belum " kata sella ,,, Arya hanya menganggukkan kepalanya saja ,,


" bagus ,,, Arya ada PR dirumah " sella bertanya lagi kepada Arya ,, Arya juga menganggukan kepalanya ,,


" yah sudah ayo kita kerjakan PR Arya ,,, biar bunda bantu "


" iya bunda ,,, " jawab arya singkat mereka berdua akhirnya berjalan menuju ruangan Arya dan melakukan aktivitas bersama-sama

__ADS_1


__ADS_2