Im Sick Of Loving You

Im Sick Of Loving You
episode 15


__ADS_3

" Hem lain kali hubungi bibi jika pulang agak lambat agar Paman dan bibi Tidak cemas memikirkan dirimu " kata bibi Anna kepada Mardya ,,,


⏭️🔀


setelah kejadian madya yang diajak oleh Pramana kencan bersama khaterina , membuat dirinya harus mendapatkan peringatan dari bibinya Anna ,,


pada saat ini madya menuju kantor tempat ia bekerja ,,,


setelah mengganti pakaian dan mengambil peralatan yang akan digunakan untuk bekerja , madya segera menuju ruang pantry ,,,


bahkan semua karyawan yang bertugas membersihkan ruangan juga saat ini sedang berada di dalam pantry untuk membuat minuman dan sebagainya , minum itu yang akan diantarkan mereka ke ruangan masing-masing karyawan kantor ,


madya mendapatkan jatah mengantar minuman ke ruangan Pramana ,, sedangkan yang lainnya sudah berangkat menuju ruangan yang sudah menjadi bagiannya ,,


saat ini madya sedang mengetok pintu ruangan kerja Pratama ,


" tok ,,tok ,,, " suara ketokan dari arah luar ruangan ,,,


" masuk " terdengar suara sautan dari dalam ruangan ,


madyapun langsung masuk kedalam ruangan milik Pramana ,,,


" madya ,,, malam Minggu ada acara nggak " kata Pramana yang saat ini Bertanya kepada madya ,,


" Hem tidak " jawab madya singkat sambil meletakkan dua gelas minuman ,,,


setelah itu madya ingin pamit keluar dari ruangan Pramana ,,


" madya kamu belum menjawab pertanyaanku " tanya Pramana kepada madya ,,,


" jika di izinkan bibi Anna aku akan pergi " kata Mardya ,,,


" yah sudah beritahukan pada bibimu " kata Pramana kepada madya ,


" baik pak " jawab Mardya singkat dan langsung menuju pintu luar ,,,


🔀⏭️


saat ini di dalam rumah khaterina yang sedang meminta izin pada ibundanya ,,


" bun ,,, boleh gak khaterina malam Minggu ini keluar bersama Dinna " kata khaterina kepada ibunya ,,,


" boleh tapi jangan larut malam pulangnya " kata Ibunda khaterina ,,


" baik Bun ,,, Tina janji " kata khaterina yang langsung memotong sayur dan bawang yang sudah ia kupas ,


⏭️🔀


sore harinya pada waktu madya sudah pulang dari tempat ia bekerja ,,,


mardya saat ini sudah bergabung dengan grup alkan ,,,


" mard mau ikut ngeband gak ,, berhubung Arya sudah tidak ada lagi ,,, ikutan yuk " tanya alkan pada Mardya ,,


" em ,,, aku tanya bibi anna dulu yah " kata Mardya kepada alkan yang saat ini sudah menjadi teman mainnya ,


" oke ,,, " kata alkan singkat yang langsung terdengar suara gitar dari Alex dan Adam , alkan pun langsung melantunkan sebuah lagu yang sudah di ciptakannya ,


setelah waktu yang terus berjalan ,,, tak terasa sudah pukul 20:30 menit , Mardya dan yang lainnya akan langsung kembali pulang kerumah masing-masing ,, ,, hari ini mereka begitu cepat ingin pulang kerumah ,,,


penyebabnya adalah esok pagi mereka akan ada kegiatan yang lainnya yang tidak dapat ditinggalkan ,


mardya saat ini sudah berada di dalam ruang kamar tidurnya , Mardya segera mengambil wudhu dan langsung menunaikan ibadah sholat Sunnah ,,,


🔀⏭️

__ADS_1


pagi ini Mardya sudah diantar oleh Bandi pergi ketempat kerjanya ,,,


sedang hari ini adalah hari Sabtu ,,, mungkin kepulangan Mardya akan sedikit telat ,


Mardya langsung masuk kedalam ruangan ganti dan mengenakan seragam kerja ,,


sedangkan Bandi ia akan mengantar khateringan seperti biasanya ,,,


🌦️


setelah sore hari Mardya dan Pramana mengendarai mobil Pramana ,,,


di belakang mobil sudah ada Dinna dan khaterina ,, mereka saat ini berencana untuk pergi kesebuah villa di puncak gunung ,,,


mobil Pramana berhenti di sebuah minimarket ,, mereka akan membeli sesuatu yang sangat di perlukan ,,,


setelah itu mobil melanjutkan perjalanan menuju arah puncak ,,,


sesampainya mereka di sebuah tempat yang cukup asri dan nyaman mobil masuk kedalam pekarangan ,


mardya segera mengeluarkan semua barang yang mereka beli untuk dimasukkan kedalam rumah ,,


setelah Mardya selesai mengemas barang ia pun mencari ruang tamu untuk beristirahat ,,,


ternyata disana sudah ada Pramana yang asik bercengkrama dengan khaterina ,,,


mereka berdua terlihat sangat mesra sekali ,,,


mardya saat ini ingin menegur keduanya ,, namun Mardya Sadar bahwa ia tidak ada hak untuk ikut campur dalam urusan mereka berdua ,,, akhirnya Mardya lebih memilih untuk keluar dari ruangan tersebut ,,,


saat ini Mardya berada di sebuah bangku kursi ,,, suasana malam ini terlihat sangat sunyi sekali ,,,


bahkan Mardya belum melihat keberadaan Dinna dari mereka sampai di depan villa ,,


menurut Mardya mungkin Dinna sedang beristirahat ,,,


masih terlihat khaterina dan Pratama yang asik berpacaran ,,,


mardya segera berlalu dan mencari tempat beribadah ,,,


namun sudah cukup berkeliling ia pun belum menemukannya ,,


yang akhirnya Mardya sholat di dalam ruang kamar tidur yang sudah di sediakan oleh bibi penjaga villa ,,


" ah sudahlah ,,, aku mau berwudhu dan langsung sholat " kata Mardya ,,,


🌹


saat ini khaterina sedang asik bercengkrama dengan Pratama ,,


" Tina mau kah kamu menjadi istriku " tanya Pratama kepada khaterina ,,


" em ,,, bagaimana yah ,,, kapan kamu akan melamarku " kata khaterina tanpa tendeng-tendeng lagi ,


" Sabtu depan aku akan datang berkunjung kerumahmu " kata Pratama kepada khaterina , khaterina sangat senang sekali mendengar Pratama akan datang kerumahnya ,,,


sampai akhirnya mereka berdua memasuki ruang kamar bersama ,,,


esok paginya mereka langsung pulang ,


Dan Pratama mengantarkan Mardya , khaterina dan Dinna ,


🌹


Beberapa bulan kemudian , pada saat ini khaterina sudah mendapatkan gelar sarjana dan khaterina juga sudah bekerja di sebuah perusahaan , ternyata perusahaan itu milik papa Pramana ,,,

__ADS_1


🌹


sedangkan saat ini Mardya telah membuka sebuah usaha yaitu caffei ,,


caffei shop yang di kelola oleh paman Mardya dan bibirnya Anna cukup sukses ,,


banyak sekali pengunjung yang datang ,


mardya yang saat ini sudah pindah kerja , ia bekerja sebagai asisten Pramana di luar kota , ia bersama Pramana akan mengurus perusahaan yang baru di rintisnya ,


mardya sangat di percaya oleh Pramana ,,


kemanapun ia pergi akan selalu mengajak Mardya ikut bersamanya ,,,


terlebih lagi saat ini Pramana sedang berkencan dengan wanita simpanannya ,,


Pramana terbilang sangat kaya di usia muda ,,,


bahkan wanita akan bertekuk lutut di hadapannya ,,


mardya tahu sifat buaya Pramana yang selalu memanjakan setiap pasangannya ,, dengan cara demikian tidak ada wanita yang akan menolak daya tarik yang dimiliki Pramana ,,


selain tampan , mapan dan royal ,,,


⏩🔀


pada saat ini Pramana mengajak pasangannya kesebuah restoran berkelas ,,


mardya yang mengikuti mereka dari pagi sampai malam pun hanya di jadikan kamera digital yang hanya merekam adegan yang mereka berdua lakukan ,,


" mard sebentar lagi kita akan pergi ketempat apartemenku " kata Pramana kepada Mardya ,, Mardya hanya mengangguk kepalanya saja ,, mematuhi perintah dari Pramana ,,


terlebih lagi Mardya saat ini sudah dapat mengendarai mobil ,,,


jadilah ia sopir pribadi Pramana ,,


sampai akhirnya merekapun tiba di sebuah apartemen milik Pramana ,,,


seperti biasanya mereka akan melakukan hal yang sering dilakukan ,,,


⏭️🔀


esok harinya Pramana dan Mardya berangkat kekantor lagi ,,,


sedangkan gadis itu ia tinggalkan sendirian dengan asisten rumah tangganya ,


pagi ini Mardya sudah berada di dalam ruangan Pramana ,,,


" mard bantu aku mengurus ini " Pramana segera menyerahkan sebuah map yang cukup besar kepada Mardya ,,


mardya juga tidak menolaknya ,ia pun segera mengurus catatan yang berada di dalam map tersebut ,,


mardya adalah orang kepercayaan Pramana ,,


saat ini posisi Mardya adalah asisten pribadi Pramana , bukan office boy ataupun cleaning servis lagi ,


sebab Pramana sangat percaya kepada Mardya ,,,


" ini bos dokumen yang harus anda periksa lagi " kata salah satu pegawainya yang saat ini berada di dalam ruangan Pramana ,


Pramana masih terdiam sambil fokus akan berkas yang berada di atas meja kerjanya , Mardya yang melihat Pramana masih terdiam akhirnya Mardya segera menghampiri orang tersebut , ia segera mengambil berkas itu dan mulai memeriksa ,,,


setelah itu pegawai tersebut telah keluar dari ruangan Pramana ,,,


" saya permisi dulu bos " kata pegawai tersebut yang langsung keluar dari ruangan Pramana , Pramana masih terdiam sambil mengecek berkas-berkas yang sudah menumpuk ,,,

__ADS_1


sedangkan Mardya segera memeriksa berkas-berkas yang harus di teliti ulang ,,,


__ADS_2