
setelah beberapa bulan kemudian sella yang sudah belajar di universitas ,,,
pada saat ini ia sedang berada di dalam ruangan ,,,
ia sangat senang sekali mendapatkan teman baru ,,
kesemua teman tersebut sangat peduli terhadapnya ,,,,
hari ini adalah hari Minggu dimana pada saat ini Arya masih duduk di bangku taman kanak-kanak ,,,
sella menemani Arya belajar dirumah ,,,
setelah belajar ia akan bermain di Belakang rumahnya sebab hari ini Keluarga Pramana dan Mardya gagal berlibur diluar kota sebab tidak memiliki waktu banyak ,,,
" bunda ,,, ini terus bagaimana mengerjakannya " Arya menunjukkan satu soal yang tidak ia ketahui ,,,
" oh ,, ini ,, iniii seperti ini Arya " kata sella yang mengajarkan cara mengerjakan soal tugas sekolahnya ,,,
sedangkan dari arah lainnya terdengar suara Trina yang sibuk dengan ocehannya ,,,
bayi kecil itu sangat aktif sekali ,,,
seperti ingin mengajak semua orang untuk berbicara dengannya ,,,
" Auh ,,, aouh ,,, haaakkkks ,,, haaa,, auhh ,,,,auhhh " suara Trina yang mengoceh sendiri ,, terkadang ia tertawa seperti sedang bercanda dengan seseorang ,,
Mardya dan pramana saat ini asik menyiapkan BBQ ,,, mereka berdua sedang memanggang daging ayam dan sosis ,,,
Mardya yang mendengar Putrinya yang tertawa dan berbicara sendiri ingin rasanya ia mendekati dan mengajaknya berbicara dan kemudian mencium pipi gembul yang sangat lucu itu ,,,
sedangkan Arya yang masih belajar dengan sella mendengar celotehan dari adiknya ingin sekali buru-buru menyiapkan pelajarannya ,,,
setelah Arya melihat soal yang terakhir akan siap ia kerjakan,,, ia pun cepat -cepat mencatat dan mengerjakannya ,,
setelah Soal terakhir selesai ia pun buru-buru keluar dari ruangan dan menghampiri adiknya yang sedang berbaring sendirian ,,
" adik ,,, adik kak Arya cantik " Arya langsung mencium pipi adiknya yang gembul itu selanjutnya ia mulai berceloteh ,,,
" adik ,,, Abang mau bernyanyi balonku yah ,,, " katanya kepada trina bayi mungil itu ,,
mulailah Arya bernyanyi lagu balonku ada Lima ,,,
sambil bertepuk tangan ,,
sedangkan sella sudah mengemas semua barang Arya dan mendekati Pramana dan Mardya yang masih sibuk dengan panggangan sosis dan ayamnya ,,,
" kak Pram ,,, disekolahku itu,, ada pemuda yang suka sama aku loh " kata sella yang yang saat ini sedang sibuk membolak-balikan daging ayam ,,,
Pramana yang mendengar perkataan sella langsung menyahuti sambil menasehatinya ,,
" sebaiknya kamu Fokus belajar saja jangan berpacaran dulu sebelum selesai dengan urusan cita-citamu itu ,,, " kata Pramana yang diangguki oleh Mardya ,,
" Iyah ,,, dari pada cowok itu lebih baik nikah sama Pram ,,, " Mardya berseloroh seenaknya sendiri ,,
" mard ,,, Jangan kamu memulai sesuatu " ancam pramana kepada Mardya ,,,
Mardya hanya tertawa kecil ,,
" hee,,,hee,,,," sebab ia sudah dapat ngerjain Pramana ,,
__ADS_1
Pramana dan Mardya sebenarnya kedua orang tua Arya itu tergolong masih mudah , ganteng dan macho ,,,
setiap wanita yang melihat parasnya mungkin wanita tersebut akan terpikat oleh ketampanan Pramana dan Mardya ,, bukan hanya segi penampilannya saja ,, tapi mereka berdua tergolong orang yang kaya dan mapan ,,,
padahal menurut sella kedua orang tua Arya itu tidak memiliki darah kekerabatan namun mereka berdua begitu dekat ,,,
kemungkinan mereka berdua sama-sama tidak memiliki keluarga yang lainnya ,,,
sella mencomot satu sosis bakar ,, setelah itu menyusul Arya yang masih bermain dengan adik kecilnya yang masih bayi ,,
ia masih berceloteh dan bercerita tentang kisah binatang yang sudah diceritakan oleh guru kelasnya ,,,
sella yang melihat Arya yang sangat tampan itu terlihat lucu sekali mengajak adiknya mendengar kisah dongeng yang diceritakan oleh gurunya ,,,
" yeeee ,,,, Abang Arya sudah bernyanyi dan bercerita ,,, ayo kita nyanyi bersama-sama yuk,,, " kali ini sella langsung menggendong Trina dipangkuannya ,,,
mereka bertiga mulai bercerita banyak dan bernyanyi ,,, sampai acara makan tiba ,,, kelima orang tersebut termasuk si bayi Trina ikut dalam Hitungan,,,
semua sedang duduk di kursi meja yang sudah tersedia,,,
mereka semua sedang menikmati hidangan yang tadi sudah di persiapkan ,,,
setelah acara makan selesai ,, mereka semua menunju layar tv yang sangat lebar dan besar ,,,
Pramana sudah membeli film karya baru,,, semua orang sedang duduk menghadap layar tv ,,,
namun pada saat ini Trina sedang menangis ,,,
Mardya yang melihat Trina menangis segera membawa Trina menuju ruang kamar tidurnya ,,,
Mardya mencoba memeriksa pempers Putrinya ,,, setelah membersihkan dan mengganti dengan yang baru ia pun segera memberikan susu formula ,,, tidak membuang waktu lama Trina segera mengenyot botol susu tersebut ,,, Mardya yang sedang menidurkan Trina tidak sadar bahwa dirinya juga sudah tertidur di samping putrinya ,,,
Pramana yang masih fokus melihat jalannya film yang saat ini sedang ditontonnya tidak menyadari kalau sella selalu melihat kearahnya ,,,,
Sampai pada akhirnya Arya memanggilnya ,,,
" mama Arya mau minum susu " Arya mengguncang-guncang lengan sella yang sedari tadi melihat Pramana ,,,
" oh ,,, iya Arya sayang mama buatkan dulu yah " kata sella yang langsung berjalan kearah dapur ,,,
setelah itu ia kembali lagi kedalam ruangan sambil membawa botol susu milik Arya ,,,
sella memberikan kepada Arya agar anak itu dapat meminumnya ,,,
Arya yang melihat sella membawa botol susu segera mengambil dan mengenyotnya ia bersandar pada badan ayahnya Pramana ,,,
Pramana yang melihat Arya yang bersandar segera mengendong putranya tersebut sambil tatapannya tak jauh dari layar kaca ,,,
" papa Arya ngatuk " kata Arya sambil mengenyot botol susunya ,,,
" Arya tidur di sini saja yah ,,, nanti papa gendong Arya kedalam kamar tidur yah " kata Pramana yang membujuk putranya ,,
" Iyah ,,,, papah " jawab Arya yang langsung memejamkan matanya ,,,,
tak buang waktu aryapun tertidur lelap dipangkuan papanya Pramana ,,, saat ini hanya ada sella dan Pramana ,,
Pramana memandang sella sesaat lalu ia kembali fokus pada film yang ia sedang tonton ,,,
" kak Pram ,,, Arya sudah tidur " kata sella ,,, Pramana melihat putranya sudah terlelap segera menggendongnya menuju ruang kamar tidurnya ,,,
__ADS_1
setelah meletakkan Arya pada tempat tidur ,,, kemudian menyelimuti dan membuka kipas angin kesukaannya ,,,
setelah selesai dengan urusan putranya Pramana kembali lagi ke dalam ruang televisi ,,, yang ternyata sudah tidak ada sella ditempatnya ,,,
Pramana segera menonton film tersebut sampai selesai dan menutupnya ,,
kemudian ia kembali kedalam ruangan putranya ,,,
ia pun juga langsung tertidur disamping putranya itu ,,,
⏭️⏭️
esok paginya Pramana sibuk mengurus keperluan Arya ,,,
begitu juga dengan Mardya yang sibuk dengan urusan putrinya dibantu oleh bibi yang selama ini bekerja dengan dirinya ,,, pekerjaan Mardya cepat selesai ,,
setelah menitipkan Trina pada sang bibi ia segera berangkat kekantor ,,,
sedangkan Pramana harus mengantar sella dan Arya menuju ruang gedung tempat mereka berdua belajar ,,,
setelah mengantar keduanya Pramana langsung menuju arah kantor tempatnya bekerja ,,,
pada saat ini seorang pemuda tampan mendekati sella sambil membawa sesuatu ia menyapa sella ,,,
" selamat pagi sella ,,, " kata pemuda yang saat ini sudah berada di samping sella ,,
" pagi zien ,,, " sella membalas ucapan selamat pagi pemuda yang bernama zien itu ,,
zienpun tersenyum kearah sella dan menyerahkan satu kotak makanan kepada sella ,,,
sella yang menerima pemberian dari zien ia pun bertanya kepada zien ,,,
" ini apa zien ,,, " sella bertanya kepada zien ,,
zien pun menjawabnya ,,,
" ini kue coklat enak ,,, tadi aku membelinya ,,, khusus buat kamu sell " kata zien kepada sella ,,,
sella pun tersenyum kepada zien ,,,
" terimakasih banyak zien ,,, kamu perhatian sekali kepadaku " kata sella yang tersenyum kepada zien ,,,
" Iyah sama-sama sell ,,, oh iya kamu mau kemana ?....." zien bertanya kemana tujuan sella saat ini ,,,
sella kembali tersenyum ,,, namun dari arah lain muncul thantrina ,,,
" hai ,,, zien ,,, kantin yuk " kata thantrina kepada zien ,,,
zien yang kaget dengan kedatangan thantrina segera menolak ajakan thantrina ,,,
" nanti aja rin ,,, aku masih ada keperluan yang lainnya " zien yang menolak ajakan thantrina ,,, membuat thantrina kecewa seketika ia langsung pergi dari hadapan zien dan sella ,,, sella yang terus berjalan ia dihampiri lagi oleh zien yang ingin berpamitan keruangannya
" sell ,,, aku ada tugas nih ,,, kapan-kapan aku ajak kamu makan dan jalan -jalan yah " kata zien yang langsung diangguki oleh sella ,,
mereka berduapun berpisah zien segera pergi meninggalkan tempat sella dengan langkah cepat sambil berlari ia menghilang dibalik koridor ruangan kampus ,, sedangkan sella sudah dihampiri oleh Thobba dan tarina ,,,
" sell ,,, tunggu kita " kata tarina setengah berteriak memanggil nama sella ,,,
sella pun menghentikan langkah kakinya ,, dan melihat kedua teman yang menurutnya sangat baik kepada sella ,,,
__ADS_1