
Aku , mas Pras , dan seorang wanita kini tengah berada di dalam ruangan yang sama dengan atmosfer situasi yang tidak nyaman. Wanita itu duduk angkuh sambil bersedekap tangan seperti satpol pp yang menangkap basah pasangan selingkuh.
Di sofa yang berseberangan dengan wanita itu ada aku dan mas Pras duduk ber sebelah. Aku melihat mas Pras tampak biasa saja sedangkan aku kebingungan mencerna situasi saat ini.
Apa jangan jangan~ aarrhh aku benci isi pikiranku !!
"Apa maksud semua ini mas !! Bisa bisanya kamu membawa wanita lain ke kantor dan melakukan perbuatan me sum !!" ucap Retno dengan nafas memburu emosi.
"Siapa yang mengijinkan kamu masuk ke ruangan ku hahh !!" bentak mas Pras yang duduk di sebelahku dan menatap angkuh ke arah wanita itu.
"Aku ini istrimu mas Adam !! Apa aku perlu ijin khusus untuk bertemu suamiku hahh !!" ucap wanita itu penuh emosi.
Dhuarr~ ucapan wanita itu terdengar bagai petir yang menyambar tepat di ulu hatiku.
Bukankah mas Pras bilang urusan perceraian nya dengan sang istri sudah final dan hanya tinggal menunggu surat disahkan oleh pengadilan ?? Bahkan seharusnya urusan mereka sudah selesai bulan kemarin, tapi kok~
Aku pikir mereka sudah resmi bercerai, lalu kenapa wanita itu bersikap seolah olah masih memiliki hak atas mas Pras ??
"Mas, jelaskan sesuatu padaku~" aku bertanya lirih menatap mas Pras.
Hampir saja air mataku tumpah namun aku tahan sekuat tenaga, aku seperti mulai meraba raba apa yang sedang terjadi disini.
__ADS_1
"Sayang, dia hanyalah wanita rubah yang sedang mencoba menjadi nyonya besar. Aku sudah tidak anggap dia istri, mas hanya memiliki kamu sebagai pelabuhan terakhir." ucap mas Pras berusaha membujuk aku agar tidak berpikir yang bukan bukan.
"Hei pela cur !! Dengar ya, aku ini masih istri sah mas Adam Prasetyo. Perceraian kami ditangguhkan karena aku sedang mengandung !! Dasar wanita murahan ,kamu pasti cuma ingin morotin harta suamiku kan , ngaku !!" wanita bertampang sok cantik itu judes sekali padaku.
Menyebalkan~
"oh jadi ini sosok istri yang selalu berfoya foya gak mau ngurusin suami ? dan lebih suka main sama gigolo murahan ? Hahaha~ modal duit doang cantik enggak !" ucapku tak kalah ketus meski tak dipungkiri hatiku sakit mendengar penuturannya.
Wanita rubah harus dihadapi dengan mode rubah juga kan ? Siapa takut !
"Berani sekali kamu ya, minta di hajar nih kayaknya !!" wanita itu bangkit dari duduknya lalu bersiap menyerang.
"Cih~ lemah. Seharusnya begini cara memukul orang yang benar !!" aku memelintir tangan si rubah betina itu ke belakang lalu mendorong tubuhnya sampai jatuh membentur sofa.
"Sudah sayang, cukup~" mas Pras menahan tubuhku saat ingin kembali membalas wanita itu.
"Dia sebut aku pela cur mas !! Aku gak terima !!" aku mengumpat sambil menahan amarah. Mas Pras mencekal lenganku .
Alih alih menenangkan diri aku justru bersikap anarkis. Hatiku tidak terima jika mas Pras ternyata masih berstatus suami wanita itu.
Aku sudah terlanjur menyerahkan hidup dan masa depanku untuk mas Pras. Aku gak mau berbagi sama dia !!!
__ADS_1
"Sudah tenangkan dulu diri kamu sayang~" mas Pras membawa aku duduk di kursi lain lalu memberikan segelas air mineral .
Pada saat yang bersamaan, tampak si rubah betina itu merekam aku dan mas Pras sambil mengucapkan ancaman.
"Aku bakal sebar video ini mas ! Seluruh dunia akan tahu jika ternyata Adam prasetyo sang pengusaha terkenal hobi selingkuh hahaha~ kecuali.." wanita itu tertawa dengan seringai jahat yang hampir tak kentara.
Aku bisa melihat siasat jahat dari memandang wajahnya.
Trik apa yang akan dia mainkan ??
"Berani membuat masalah, maka jangan lagi bermimpi bakal bisa kembali ke rumah !!" bentak mas Pras kepada wanita itu.
"Aku gak akan sebar asalkan mas Adam buang wanita itu dan kembali padaku !" ucap rubah betina yang sangat licik.
"Mas, aku mau pulang. Kepalaku pusing dengan kejadian ini mas. Selesaikan urusan kalian dan jangan kembali padaku sebelum mas ceraikan wanita rubah itu." aku meraih tas ku lalu pergi begitu saja dari kantor mas Pras.
"Mas akan selesaikan sayang. Tunggulah dirumah nanti malam mas pulang." ucap mas Pras yang hanya aku respon dengan anggukan.
Aku melangkah sambil melirik sinis ke arah wanita rubah itu. Awas saja kalau dia sampai membuat mas Pras mengalami kesulitan , aku gak akan segan menghajarnya lebih dari tadi, cih~
"Aku pastikan mas Adam tidak akan pernah menemui kamu, pela cur !"
__ADS_1