Incredible Love

Incredible Love
D U A P U L U H D U A


__ADS_3

Kayla dan Gavin sudah sampai di mansion mewah milik mereka berdua. Gavin keluar dari mobil dan segera berlari untuk membukakan Kayla pintu.


" Makasih ". Kata Kayla tersenyum, lalu berjalan masuk ke dalam rumah.


Setelah masuk, aku pergi ke dapur untuk membawa minum. Sedangkan Gavin langsung duduk di sofa dan membuka satu kancing kemejanya.


" Pasti capek banget ya, minum dulu ". Kayla duduk di samping Gavin dan memberikan segelas air putih. Gavin segera menerima segelas air yang di berikan Kayla dan langsung meminumnya.


Setelah selesai minum, Gavin menyimpan gelas tersebut di meja lalu membaringkan tubuhnya ke pangkuan Kayla dan memejamkan matanya. Tangan Kayla pun terangkat untuk mengelus setiap inci wajah Gavin.


" Hari pertama jadi CEO capek banget tau, aku harus ini itu, kesana kemari ".


" Namanya juga ceo, kamu capek karena belum terbiasa. Kamu yang biasanya main motor, game, rebahan terus sekarang kamu udah harus meminmpin perusahaan, dan itu juga bukan perusahaan yang kecil sayang. Jadi, kamu harus sabar nanti juga terbiasa."


" Kamu bisa bijak juga ternyata, gak nyangka sumpah ". Kata Gavin sambil memencet hidung Kayla.


" Aku pinter loh Vin, satu kampus juga tau ".


" Pinteran aku lah ".


" Kodok lagi berenang juga tahu, aku sama kamu itu pinteran aku ". Jawab Kayla kembali tidak mau kalah.


" Sayang, kodok kan berarti yang tau kamu pinter. Beda lah sama aku ".


" Apa bedanya hah? ".


" Jelas lah, jangankan keluarga aku. Keluarga kamu juga tahu, kalo aku suami kamu yang mencintai kecerewetan kamu, dan akan selalu menerima kebobrokan kamu, dan menerima semua ketelmian kamu dan aku tekankan lagi aku sangat mencintai perempuan yang saat ini sedang bersama aku ". Kata Gavin panjang lebar dengan intonasi bak orang beepidato.


Mendengar penuturan Gavin seperti itu, aku tertawa teebahak bahak. Biarpun Gavin mengatakan hal tersebut dengan candaan, tapi aku merasa bahagia.


Karena Kayla sedang tertawa, sehingga menyebabkan kepala Gavin yang gerak gerak karena guncangan tawanya Kayla, Gavin pun bangun dan duduk.


" Bapak, sumpah pidato nya keren banget. Sampe mau nampol pake sendok semen ".


" Istri, ini Bapak sedang tidak becanda ya. Jangan di ketawain ini serius, atau istri mau bapak cium? ".Kata Gavin sambil memelototkam bola matanya dengan tangan yangbdi angkat ke pinggang.


" Oh maaf tidak bisa bapak, saya sudah mempunyai suami, biarpun suami saya kurang waras. Sering ngobrol sama tembok ya tapi tetep saya menghormati dia ".


Mereka saling tertawa mendengar candaan masing masing. Hingga hari sudah semakin larut mereka pun pergi untuk membersihkan badan lalu sholat berjamaah magrib.


***


Risa kini sedang menonton drama korea kesukaannya. Jika Risa sudah menonton drakor, dia tidak bisa di ganggu, di ganggu dia ngamuk. Kini dia sedang menonton adegan yang mengandung bawang, matanya berkaca kaca seolah olah dialah yangbdi posisi itu.

__ADS_1


Namun wajahnya berubah menjadi kesal, karena ada panggilan masuk.


" Siiapa sih yang nelfon ganggu banget, gatau apa orang nya lagi nonton drakor gue kubur juga tuh orang. Awas aja kalo gak penting ".


Risa sedikit mengangkat alisnya, karena orang yang menelfonna Abidin. " Mau apa dia nelfon? ".


" Halo, ada apa ? ". Ucap Risa ngegas.


" Waalaikumsalam, belum apa apa udh marah marah "


" Lo sih ganggu kesel kam gue, ada apa ? awas aja kalo gak penting ".


" Mau gak jalan sama gue ? ". To the poin Abidin.


" ni anak kesambet syaiton apa ya, bener ini dia ngajak jalan ? Risa bingung.


" Hah? jalan? "


" Bukan jalan kaki ya Ris ".


" Tumben tumbenan ngajak gue jalan ".


" Dari pada gabut kan "


" Ah gak bisa kalo sekarang, gue lagi fokus "


" Cuci mata sama cuci pikiran ".


" Kalo itu, gue juga bisa. Lo sama gue dijamin deh gak bakalan senyum sumpah ".


Risa bingung dengan ucapan Abidin.


" Tapi lo bakalan terus ketawa kalo sama gue ".


Risa tersenyum mendengar lanjutan bicara Abidin.


" Gak bisa, dah ah gue tutup dulu assalamualikum "


"Sabarrr abidin sabar". batin Abidin sambil mengelus ngelus dada.


***


Setelah selesai sholat magrib berjamaah, Kayla turun untuk membantu Bi Sumi masak.

__ADS_1


" Non, gapapa biar Bibi aja. Non duduk aja, nanti cape ".


" Gapapa bi, Kayla juga sekalian belajar masak ka ".


Ketika sedang memasak handphone Gavin yang berada di meja ruang tengah berdering ada panggilan masuk. Tapi Kayla tidak tahu siapa dia, karena no baru. Takut ada yang penting Kayla pun tanpa ragu mengangkat panggilan tersebut.


" Halo Pak, maaf mengganggu istirahatnya. Saya sudah mengirimkan berkas yang bapak minta lewat email ".


" Maaf ini siapa ya ? ". Tanya Kayla.


" Saya sekretaris nya Pak Gavin, bisa tolong ke Pak Gavin kan dulu bi ? ".


Bi??? Wah gak bener nih masa di panggil bibi, di kate gue pembantunya. Kesal Kayla.


" Maaf Gavin mya tidak bisa di ganggu! ". Kesal Kayla lalu menututup Panggilan.


" Gue harus nyaranin sama Pak Gavin buat cari lagi art, masa dia mempekerjakan art yang gak sopan gitu ". Batin sekretarisnya Gavin.


Kayla pun balik lagi ke dapur dan melanjutkan membantu Bi Sumi masak dengan keadaan kesal. Bik sumi yang sedang memotong daging pun heran, kenapa setelah menerima panggilan, Majikannya menjadi seperti ini.


Kayla melampiaskan kekesalannya dengan cara memukul mukulkan sendok pennggoreng ke katel dengan keras sambil nyanyi teriak teriak. Bi Sumi yang melihat pun menjadi aneh, dia takut majikannya kerasukan.


Bi sumi pun segera membacakan ayat kursi dan sholawat namun tidak di bacakan demgan keras.


" Kira kira setan apa ya yang masuk ke non Kayla, ini setan nya bekas girls band kali ya, yalloh tolongin sumi, sumi takut di cekek ".


Mendengar suara bersiik dari arah dapur, Gavin pun turun karena penasaran. Gavin pun sama sepeeti Bi sumi, bingung melihat tingkahh istrinya. Gavin segera berjalan ke arah Kayla.


" Sayang, kamu kenapa? ". Tanya Gavin, sambil memegang tangan Kayla agar berhenti.


" AING MAUNG ". Teriak Kayla dengan keras.


Kayla berteriak seperti itu, hanya ingin meluapkan kekesalannya. Namun tiba tiba bi sumi menyiprat myipratkam air ke wajah Kayla.


" Wah den Gavin, Non Kayla kerasukan setan girls band. Ini air udah bibi bacain ayat kursi. Den pegangin non Kaylanya, nanti dia nyecek sumi.


Kayla hanya bengong melihat Bi sumi, dan akhirmya Kayla pun menghentikan Bi Sumi.


" Bi sumi, aku gak kerasukan kenapa di siram air ?".


" Katanya Aing maung ".


" Engga bi, aku gak kerasukan. Aku cuma lagi kesel sama Gavin ".

__ADS_1


Gavin yang di sebut namanya pun menaikkan alis bertanya tanya.


Mendengar penjelasan Kayla, Bi Sumi menjadi malu sendiri, dia garuk garuk kepala lalu meminta maaf kepada Kayla. Setelah memaafkan Bi sumi Kayla pun pergi ke rooftop.


__ADS_2