Incredible Love

Incredible Love
E M P A T


__ADS_3

Kampus sudah bubar tinggal beberapa orang saja yang masih lalu lalang di sekitaran kampus. Aku masih menunggu Gavin yang sedang ke toilet.


Karena merasa bosan aku mengeluarkan handphone dan membuka sosial media.


Hmmmppp...hemmpp..tol..o..ng..


Aku kesusahan untuk berbicara, bahkan bernapas juga sulit. Seseorang menutup mulut aku hingga lambat laun pandangan aku mulai kabur dan semua menjadi gelap.


***


" Kayla dimana yak "bingung Gavin.


Gavin mulai kebingungan mencari Kayla. Dia pun mencoba untuk menelpon orang yang sebentar lagi menjadi tunangan sekaligus istrinya itu.


kringg....kringg....


Gavin mendengar suara handphone Kayla di sekitaran mobil. Dan ternyata Handphone terjatuh di dekat mobil. Gavin panik tidak tahu harus mencari Kayla kemana.


" Kaylaaaaaa "teriak Gavin.


" Ada yang ga beres nih "batin Gavin.


Gavin berlari masuk kembali ke kampus dan mencari sosok Kayla. Gavin sudah mencari Kayla di segala penjuru kampus, namun hasilnya nihil. Gavin sudah sangat panik karena Kayla tidak ada dimana mana, Gavin pun mencoba menelpon orang rumah Kayla.


" Halo assalmualaikum om " Salam Gavin panik.


" Waalaikumsalam Gavin, ada apa? "tanya Om Mahendra.


" Om, kaylanya udah pulang ?" tanya Gavin.


" Belum, kan Kayla bukannya sama kamu "kata om mahendra.


Jawaban ayah Kayla membuat Gavin semakin panik. Jika dia memberi tahu Om Mahendra, Gavin takut dia akan terkena serangan jantung karena kaget putrinya hilang.


" vinn.. ada apa? "tanya Om mahendra.


" Anu om...emm " Gugup Gavin.


" Ada apa jujur sama om "tegas Om mahendra.


" Kayla hilang om "jujur Gavin.


" APA??! " Om Mahendra pun benar sangat kaget.

__ADS_1


" Gavin pastiim Kayla ketemu dalam keaadan selamet ya om, Gavin tutup dulu. assamualaikum. " tutup gavin.


Gavin pun melanjutkan untuk mencari Kayla. Namun masih ada satu tempat yang Gavin belum periksa. Yaitu sekitaran Gudang, namun tempat itu selalu di kunci oleh petugas kebersihan kampus.


" Kamu milik aku Kayla, gabakalan ada orang yang bakalan milikin kamu selain aku " ucap seseorang yang menggunakan masker dan topi hitam.


Aku mulai membuka mata perlahan demi perlahan. Namun tangan dan kaki aku tidak bisa di gerakan dan sakit. Ketika aku bangun kaki dan tangan aku sudah di ikat ke kursi dan mulut di bungkam dengan sapu tangan.


" Syukur kamu udah bangun " ucap laki laki tersebut dan membuka sapu tangan yang menutupi mulut Kayla.


" Awww lepasin aku siapa kamu " Dari bola matanya sepertinya Kayla mengenal seseorang itu.


" Rikooo, itu kamu kan "tebak Kayla.


Seseorang yang di panggil Riko tersebut diam belum melakukan apa apa. Dia membuka masker dan topi yang menutupi wajahnya.


" Kamu gila ya, lepasin aku sekarang juga " teriak Kayla.


" DIAM!! kamu ga usah teriak teriak, aku ngelakuin ini demi kita Kay. Kamu itu milik aku tau kan? " kata Riko sambil mengelus pipi Kayla. Namun kayla segera memalingkan wajahnya.


" Kita udah putus rik, aku udah ngga mau sama kamu. Kamu jahat kamu berubah "cairan bening pun mulai menetes ke pipi Kayla. Aku mulai menangis, aku takut seseorang siapaun tolong aku. Batin Kayla.


" Kita ngga putus Kay, kamu becanda kan . Aku tau kamu masih cinta sama aku. Kita akan menikah Kay " kata Riko dengan tatapannya yang menusuk.


" ENGGA!! KAMU GA BAKALAN NIKAH SAMA SIAPA SIAPA KECUALI ITU AKU !!" bentak Riko.


" Tolongggggggg...hikss hiksss.." teriiak Kayla.


" Aku tahu, besok kamu akan segera bertungan, makanya aku bawa kamu. Aku ga mau kamu tunangan sama siapapun, karena aku tau kamu itu cuman cinta sama aku Kay " kata Riko sambil mencengkram mulut Kayla agar tidak berteriak dengan keras oleh tangannya.


Kayla sudah lemas dia tidak bisa melakukan apa apa. Dia hanya bisa berharap Gavib akan datang menyelamatkannya dari Riko.


Ketika aku sudah sangat lemah, ada harapan untuk aku bisa meminta tolong. Ada seseorang yang mencoba membuka pintu. Riko pun yang sama menyadarinya panik.


" TOLONGGG..." teriak Kayla dengan sisa sisa tenaganha.


Karena Kayla berteriak Riko segera membungkan mulutnya agar tidak bisa berteriak lagi.


Tadinya Gavin sudah melangkahkan kaki untuk meninggalkan Gudang dan mencari ke tempat lain. Namun Gavin mendengar ada suara orang yang meminta tolong, dari suarany Gavin yakin dia adalah Kayla.


" Kaylaaaaa" teriak Gavin dan menggedor gedor pintu.


Aku menggigit tangan Riko dengan kerass.

__ADS_1


" awwww " teriak Riko dan melepaskan tangannya dari mulut Kayla.


" GAVINNN TOLOO " belum beres Kayla berteriak Riko segera mentup kembali mulut Kayla.


Mendengar teriakan Kayla ada di dalam tanpa pikir panjang Gavin mencoba mendobrak pintu gudang tersebut. Gavin berhasil mendobrak Pintu tersebut dengan sekali dobrak.


Ketika masuk pandangannya di suguhkan dengan Kayla yang sedang di ikat kaki dan tangannya dan menangis terisak isak. Marah, Gavin sangat marah.


" Gavin tolong " kata Kayla lemas.


" Oh jadi ini tunangan kamu, kamu liat Kay aku bakalan ngabisin dia disini di depan kamu " kata Riko dan mulai berjalan ke arah Gavin.


" Lepasin Kayla, atau lo gabakaln bisa ngeliat dunia lagi antara penjara dan mati " ucap Gavin penuh emosi.


Riko tisak menggubris omongan Gavin,dia malah terus berjalan mendekati Gavin dan mengeluarkan benda tajam di balik jaketnya.


Riko mempercepat jalannya dan hendak mendendang Gavin, namun dengan cepat Gavin menghindar dan segera melakukan serangan balik meninju perut lalu menendang bagian kepala Riko dan di akhiri dengan menojok kembali wajahnya.


Karena di serang secara beruntun Riko pun tergelatak lemah.


Gavin pun segera berlari untuk melepaskan ikatan Kayla.


" Hikkk...hikkss Gavinnn" tangis Kayla pun kembali pecah.


" Kamu gapapa kan, kita keluar ya dari sini " ucap Gavin sambil melepaskan tali yang mengikat Kakinya terlebih dahulu.


" Gavin awass " teriak Kayla karena menyadari Riko yang sudah terbangun dan membawa pisau yang hendak menusukannya ke Gavin.


Namun seorang Gavin tidak mudah untyk di kalahkan diapun menghidar dan meninju riko berkali kali dan mendendangnya hingga Riko tidak sadarkan diri.


Gavin pun mengambil napas sejenak dan kembali melepaskan tali yang mengikat tangan Kayla.


Setelah Gavin berhasil melepaskan semua ikatan, Gavin segera memeluk Kayla dengan erat. Kayla pun segera membalas pelukan hangat Gavin sama eratnya.


" aku takutt hiksss..hikss "tangis kayla di pelukan Gavin.


" Kamu gausah takut lagi, udah ada aku sekarang " Kata Gavin mengelus punggung Kayla, dan mengendurkan pelukannya.


" Kamu di apain sama dia hem? mana yang sakit? " kata gavin masih sedikit panik dan memegag pipi Kayla sambil melihat kedua bola mata kayla.


Gadisnya masih tidak mengatakan apa apa. Kayla masih syok dan belum mau mengatakan apa apa, dia pun memeluk kembali laki laki yang sebentar lagi akan menjadi suaminya.


Sadar bahwa Kayla masih syok dan lemas Gavin pun menggendong Kayla dengan gaya Brydal Style untuk segera meninggalkan gudang dan membawanya ke mobil.

__ADS_1


__ADS_2