Incredible Love

Incredible Love
E N A M


__ADS_3

Kini kedua keluarga Gavin dan Kayla sedang berkumpul di rumah Adijaya. Karena jarak antara gedung dan rumah Adijaya tidak terlalu jauh.


" Kayla, karena hari ini kamu sudah jadi istri. Malam ini kamu menginap disini dulu, besok baru kamu bisa pindah ke rumah baru kalian berdua ". Ucap Mahendra ayah Kayla.


Aku hanya manggut - manggut, tapi sebenarnya aku masih merasa canggung. Apalagi malam ini pasti aku sekamar dengan Gavin.


" Yaudah, kalian keliatannya capek banget. Sebaiknya kalian pergi tidur ". Ucap Amel.


" Gavin, ajak Kaylanya ". Tambah Adijaya.


Kayla pun mengekor Gavin menyusuri anak tangga menuju Kamar Gavin. Kayla hanya menunduk karena merasa canggung. Mereka akhirnya sampai di pintu kamar Gavin.


Aku kaget ternyata kamar Gavin terlihat rapi dan bersih dengan tembok yang berwarna putih. Karena menurutnya jarang sekali kamar laki laki yang bersih juga rapih.


" Kay, duduk aja jangan sungkan ". Ucap Gavin mengagetkan Kayla yang sedang asik mengamati kamar Gavin.


" I..iya ". Gugup Kayla.


Aku takut, takut jika Gavin akan meminta jatah nya sebagai seorang suami di malam pertama ini. Namun, jujur aku belum siap untuk melakukan hal tersebut. Tapi, jika Gavin memintanya , apakah dosa jika aku menolaknya. Ah, memikir itu saja membuat aku pusing.


" Kay..". Panggil Gavin lembut.


" Aku tahu Kay, apa yang sedang kamu pikirkan ". Lanjut Gavin.


Aku hanya menunduk tidak menjawa apa apa.


" Kalo kamu belum siap, Aku juga ga bakalan ngelakuin itu, aku hanya akan melakukannya dengan landasan cinta Kay ". Panjang Gavin sambil berjalan ke arah berdirinya Kayla.


" Maaf ". Jawab Kayla.


" Ga apa - apa, kamu bisa tidur di ranjang. Aku bakalan tidur sofa ". kata Gavin lalu berjalan ke arah kamar mandi.


" Vin, jangan di sofa. Gapapa di kasur aja, kam kamu udah bilang ga bakalan ngelakuin apa apa, hehe ". Ucap Kayla.


" Aku harus bisa nahan sampai Kayla siap ". Batin Gavin. " Tapi apakah bisa aku menahannya jika tidur satu ranjang dengan Kayla, pengen mati aja rasanya ". lanjut Batin Gavin.


" Yaudah ". Balas Gavin sambil mengacak rambut Kayla. " Kamu tidur aja duluan, aku ke kamar mandi dulu ". Lanjut Gavin.


Aku hanya mengangguk dan berjalan menuju ranjang Gavin. Karena ketika di gedung aku sudah bersih bersih. Jadi, aku bisa langsung tidur dan mengistirahatkan badan dan pikiran.


Setelah beberapa menit Gavin di kamar mandi. Dia pun keluar dan melihat Kayla yang sudah tertidur dengan nyenyak.

__ADS_1


" Capek banget kayanya ". Kata Gavin sambil menyelimuti Kayla.


Gavin segera menyusul membaringkan tubuhnya di samping Kayla.


***


Hari sudah pagi. Ketika Gavin terbangungun, orang yang pertama dia lihat adalah Kayla yang sekarang adalah istrinya. Gavin mengamati setiap inci wajah Kayla. Entah kapan rasa ini muncul, sekarang mungkin Gavin sudah mulai mencintai Kayla.


Tangan Gavin terangkat untuk menyentuh wajah mulus istrinya itu. Tangan Gavin pun berhenti di bibir Kayla. Dia tersenyum karena bibir yang biasanya cerewet sekarang diam. Yakali yang tidur sambil ngomong.


Aku merasa ada seseorang yang menyentuh bibir dan memperharikannya. Perlahan aku membuka mata dam menemukan sosok Gavin yang sedang memperhatikanku sambil memegang wajah aku.


Karena tertangkap basah, Gavin mencoba untuk tetap tenang walaupun hati nya ingin sekali meledak.


Aku hampir lupa, bahwa sekarang Gavin adalah suaminya. Pagi pagi begini jantung aku sudah berdegub kencang seolah olah ada pesta di dalam. Padahal Gavin hanya memegang wajah saja.


" Pagi ". Kata Gavin sambil memencet hidung Kayla san segera bangun dari tidurnya.


" Aw, sakit Gavin ". Rengek Kayla dan memegang hidungnya.


Gavin segera pergi berlari kecil menuju kamar mandi karena tidak mau mendengar omelan Kayla.


Kemarin malam bunda sudah menyiapkan baju ganti untuk hari ini. Aku sangat beruntung karena mempunyai mertua yang sangat baik. Aku jadi bisa merasakan kasih sayang ibu yang sudah sangat lama aku dambakan.


Aku memutuskan untuk turun menuju dapur karena haus. Di dapur sudah ada Art yangbsedang memasak.


" Pagi non Kayla ". Sapa Bi Darti.


" Pagi, bi. Wih masakan bibi enak deh kayanya harum bi ". Puji Kayla sambil membuka kulkas dan membawa air minum.


" Mau Kayla bantuin ngga bi ? ". Tawar Kayla setelah meneguk air minum.


" Engga usah gapapa Non ". Jawab Bi Darti tersenyum.


" Yaudah kalo gitu Kayla ke atas dulu ya bi ". Pamit Kayla.


Aku pun berjalan kembali ke kamar berniat untuk mandi karena mungkin Gavin sudah selesai. Namun ketika aku membuka pintu aku menemukan Gavin yang baru saja keluar dari pintu kamar mandi. Dia hanya mengenakan handuk yang di lilitkan di pinggangnya dan memperlihatkan perut abs nya.


Karena Kaget akupun segera membalikkan tubuh membelakangi Gavin.


" Gavin kenapa ga pake baju di dalam aja sih ". Omel Kayla.

__ADS_1


" Kan ga bawa bajjj....". Belum beres Gavin menyelsaikan kalimatnya Kayla sudah memotomg kalimatnya.


" Harusnya bawa, kan kamu tahu ada aku ". Timpa Kayla.


" Aku juga tahu ada kamu, kalo kamu lupa aku juga suami kamu. Jadi gabakaln dosa kalo kamu liat aku telanjang dada juga. ". Panjang Gavin.


Gavin benar, jika aku melihat tubuhnya juga tidak akan dosa. Aku pun menggigit bagian bawah bibir ku, karena bingung harus ngomong apalagi. Sedangkan aku tidak berani untuk membalikan tubuh melihat Gavin.


" Balik badan ". Kata Gavin.


" Engga ". Singkat Kayla.


" Balik badan Kay " Terus Gavin.


" Engga mau Vinnnnnn ". Jawab Kayla tidak mau kalah.


Kesal dengan kelakuan Kayla, Gavin berjalan menghampiri Kayla dan membalikan tubuhnya untuk menghadap Gavin.


Karena Gavin memaksanya dengan membalikan badan aku, akupun menutup mata rapat rapat. Sebenarnya aku sih mau, cuman malu aja.


" Kay buka, aku udah pake baju " Ucap Gavin.


Perlahan lahan aku membuka mata, dan benar sekarang Gavin sudang menggunakan baju. Hanya saja masih menggunakan handuk yang di lilitkan untuk menutupi bagian bawahnya.


" Cepet mandi oyy ". Kata Gavin dengan mengacak rambut Kayla.


" Wajahnya ga usah merah kaya gitu kali Kay ". Goda Gavin.


" Apaan sih, tau ah minggir ". Kesal Kayla. " Pas aku udah beres mandi kamu harus udah di bawah, awas aja masih di kamar ". cerocos Kayla lalu berlari kecil menuju kamar mandi.


Gavin terkekeh melihat kelakuan Kayla.


Setelah beres Gavin langsung turun ke bawah seperti kata Kayla. Di meja makan sudah ada Papah dengan bunda yang sedang bersarapan.


" Pengantin baru, jam segini baru turun ". Goda Bunda.


" Mana Kayla Vin ? ". Tanya papah.


" Masih di kamar mandi pah ". Jawab Gavin.


Setelah beberapa menit, Kayla pun turun dengan pakaian yang simple namun tetap terlihat elegan.

__ADS_1


" Aduh, maaf Kayla telat ya buat makan barengan tadi ". Ucap Kayla.


" Engga apa apa Kay, duduk aja. Kalo buat penganti baru mah wajar ". Kata bunda menggoda Kayla sambil tertawa.


__ADS_2