
Kayla sedang melihat lihat ruangan Gavin, sedangkan Gavin sedang bergelut dengan berkas dan laptop di hadapannya. Setelah itu, Kayla duduk dan bermain hanphone.
tok..tok..tok...
" Masuk ". Kata Gavin.
" Pak, ini coklat panas yang bapak minta ". Ucap Sekretaris.
Melihat Sekretaris masuk dengan kancing kemeja yang sengaja di buka membuat Kayla tersenyum jijik. Kayla berdiri dan menghampiri meja Gavin.
" Makasih, simpan saja di meja ". Kata Gavin tidak mengalihkan pandangan dari laptopnya.
" Mba itu maaf, kancing kemejanya kebuka ". Kata Kayla sengaja.
Mendengar Kayla yang membuka suara, Gavin pun mengalihkan pandangannya kepada mereka berdua. Sarah menahan malu karena Kayla menyadari kesengajaannya membuka kancing atas kemejanya.
" Sayang, ini buat aku? ". Tanya Kayla sambil mengangkat gelas yang berada di meja Gavin.
" Iya, kamu minum dulu. Nanti siang kita sarapan ". Balas Gavin.
" Baik kalo begitu, saya izin keluar dulu ". Pamit Sarah.
" Eh, tunggu..". Cegah Kayla.
" Art di rumah kami gak pernah berani ngangkat telfon majikannya ". Celetuk Kayla.
deg. Jantung Sarah berdiam diri serasa di timpa batu besar, dia melakukan kesalahan besar. Ternyata kemarin dia salah, yang mengangkat telfon bukan pembantunya melainkan istrinya.
" Eh, kenapa aku ngomong gitu ya. Kebanyakan nonton drakor kek nya ". Lanjut Kayla.
Sarah pun mengangguk dan segera keluar meninggalkan ruanhan Gavin. Gavin yang melihat tingkah laku istrinya, hanya tersenyum dan menggelengkan kepala.
Kayla hendak duduk kembali dan meminum coklat panasnya. Namun ketika ia hendak meminum coklat panasnya Gavin menghentikannya.
" Stop ". Kata Gavin sedikit berteriak.
Kayla heran kenapa tiba tiba Gavin berteriak kepadanya. Gavin berdiri dan berjalan ke arah Kayla.
" Kebiasaan, ini coklat panas. Harus di tiup dulu ". Kata Gavin dan mengambil gelas yang ada di tangan Kayla lalu meniupkannya.
__ADS_1
" Kirain teriak gitu, karena kamu marah sama aku ".
" Kenapa marah? ".
" Ya gara gara aku tadi gituin sekretaris kamu ".
" Ngawur..". Kata Gavin sambil memberikan coklat panasnya.
" Oia, nanti aku ada meeting. Kamu nunggu disini gapapa kan? gak lama ko ".
" Iya gak papa, aku nungguin aja disini ".
" Setelah aku beres meeting, kita langsung makan ".
Setelah Gavin pergi meeting kini hanya Kayla sendiri di ruangan tersebut. Kayla mencoba melihat lihat ke meja Gavin dan duduk. Bibir Kayls terangkat membentuk huruf U ketika melihat fotonya di simpan di meja Gavin.
Karena bosan, Kayla pun meminjam laptop Gavin untuk menonton drama. Ketika sedang menonton drama tiba tiba ada seseorang mengetok pintu dan tidak lama kemudian masuk ke dalam.
" Vin, maaf terlambat. Karena tadi ban mobil gue bitu ". Kata orang itu sambil ngos ngosan.
" Hah? ". Bingung Kayla.
" Loh? Kamu siapa? ". Tanya pria itu
" Aku istrinya Gavin, kamu siapa ? ".
Gila istri nya Gavin cantik banget, kalo aja dia belum punya suami udah gue nikahin sebelum sama Gavin. Batin Farhan.
" Istri? oh, aku Farhan asistennya Gavin. Gavinnya pasti udah pergi meeting ya ".
" Iya, udah dari tadi malahan ".
" Abis dah, gue bakal di marahin ". Kata Farhan sambil menepuk jidatnya lalu pergi keluar.
Tidak kama kemudian Gavin selesai meeting dan berjalan masuk ke ruangannya. Gavin melihat Kayla sedang berada di kursi miliknya dan menonton drama.
Gavin menarik kursi yang sedang di duduki Kayla agar menghadapnya. Lalu Gavin sedikit berjongkok agar sejajar dengan Kayla yang sedang duduk.
" Peluk aku dong...". Manja Gavin yang di buat buat.
__ADS_1
" Mana dede bayi yang pengen di peluk tuh manaa..". Becanda Kayla sambil memeluk Gavin.
" Ayo ". Ajak Gavin berdiri lalu menarik tangan Kayla. " Kita makan ". Lanjut Gavin.
" Eh bentar deh, tadi ada yang masuk kesini laki laki, nanyain kamu ". Kata Kayla.
" Laki laki? Siapa?".
" Kalo gak salah dia biosng tadi Farhan, Asisten kamu ".
" Ohh dia, yaudah nanti aja. Sekarang kita makan dulu ". Ajak Gavin.
Mereka berdua pun pergi keluar kantor untuk makan. Gavin mengajak Kayla ke sebuah restaurant yang tidak jauh dari Kantor.
Setelah Kayla dan Gavin duduk seorang pelayan datang menghampiri mereka untuk bertanya.
" Kamu mau apa? ". Tanya Gavin.
" Aku.....ini aja ". Balas Kayls sambil menunjuk menu Veggie Burgers.
" Yaudah samain aja, Veggie Burgers nya2 terus minumnya Jus mangga aja ".
Pelayan pun mengulang kembali pesanan mereka dan pergi. Sembari menunggu, Kayla melihat ke arah jendela melihat mobil motor yang berlalu lalang. Sedangkan Gavin menyilangkan kedua tangannya sambil memperhatikan Kayla.
" Kay ". Panggil Gavin santai.
Kayla melirik dan menjawab dengan menaikkan alis nya singkat. " Eh Gavin? Apa kabar? ". Canda Kayla.
" Oh baik dong, kamu sendiri gimana? ". Tanya Gavin cengengesan.
Tanpa menghiraukan pelanggan lain, mereka becanda tertawa dengan lepas. Tidak lama kemudian, datanglah seorang pelayan dengan mengantarkan pesanan mereka.
" Selamat menikmati ". Ucap pelayan lalu pergi.
" Sekarang serius nih ya ". Kata Gavin. " Selamat makan sayang ". Lanjut Gavin.
" Selamat makan juga ".
Setelah makan, mereka pun kembali lagi menuju kantor. Sebenarnya Kayla ingin pulang, tapi jarak antara kantor dan rumah terbilang jauh.
__ADS_1
Ketika membaca berkas, Gavin melihat Kayla yang sudah tertidur di sofa. Gavin pun membuka jas nya dan menyelimuti Kayla dengan jasnya.