
Pandangan ku sedikit kabur karena terkena sinar putih, pupil mata ku yang semula mengecil kini membesar melihat keadaan sekitar ku yang begitu gelap tanpa sumber cahaya.
“Will?”
“Saku?”
“Kotori?”
Aku memanggil mereka bertiga, tampaknya mereka tidak mendengar ku.
Mungkinkah aku terpisah dengan mereka bertiga? Jika itu yang terjadi maka bukanlah masalah besar untuk ku. Setidaknya, aku telah melakukan persiapan untuk situasi yang tidak terduga ini.
Aku meraba saku pakaian ku dan mengeluarkan Gross-17 untuk berjaga-jaga. Jika perhitungan ku benar, maka sisa peluru yang ada didalamnya tersisa 16 butir karena satu magazine Gross-17 berisi 17 butir peluru.
Berpisah dengan mereka membuat ku sedikit khawatir, terutama karena mereka adalah Player yang cocok dengan situasi seperti ini. Pengalaman mereka dalam memproses informasi umum seputar game memang lemah, tapi untuk pertarungan dan kondisi seperti ini, mereka sangat diuntungkan.
Mengeluh seperti ini akan sangat sia-sia. Terutama dengan adanya bau busuk yang menusuk hidung ku sedari tadi. Jika tidak salah, ada sebuah senter di dalam inventori ku.
Aku segera membuka inventori ku dan mengambil [Item: HLC-800] yang berbentuk senter. Aku meraba senter itu untuk mencari tombol aktifnya. Satu-satunya sumber penerangan ku saat ini adalah [Item: HLC-800].
Aku berhasil menghidupkan senter kecil ini dan cahaya yang dihasilkan sangat terang. Jika tidak salah, item ini bisa memancarkan cahaya hingga 500.000 lumens kan?
Kini, aku mulai mengerti apa yang menjadi sumber bau busuk menyengat ini.
Tepat di depan ku, terdapat hewan atau monster dengan ukuran tubuh yang besar telah mati membusuk. Kondisi luka fisiknya yang parah dapat terlihat dengan jelas.
Um.. bagaimana cara ku menjelaskannya?
Hewan atau monster ini memiliki luka sayatan yang terbuka lebar. Tampak bagian organ dalamnya keluar dari sela-sela luka sayatan.
Aku sedikit tidak tahan dengan bau busuk ini, jadi aku mengeluarkan [Item: Disposable Gloves] dan [Item: Disposable Mask].
Rasa penasaran akan bangkai makhluk misterius di depan ku ini membuat diriku ingin mengorek informasi tambahan dari isi perutnya yang keluar. Agak menjijikan memang dan baunya sangat menyengat, karena itu aku segera memakai [Item: Disposable Mask] untuk mengurangi bau busuk ini.
Game ini sangat realistis sekali, aku kagum dengan perkembangan game semacam ini.
Aku mendekati makhluk yang telah mati itu untuk melihat lebih jelas. Sosok di depan ku ini memiliki tubuh yang mirip seperti serigala, bertanduk runcing dan panjang di kepalanya, serta sesuatu yang tumbuh tegak di punggungnya.
Aku pernah melihat makhluk semacam ini pada mitologi Yunani, rasanya ini seperti menegaskan jika aku ada di dunia yang dipenuhi oleh makhluk aneh. Menghadapi bau yang menyengat ini, hidung ku perlahan mulai kelelahan sehingga aku bisa bertahan dengan kondisi bau busuk ini.
Rasa penasaran ku membawa tangan ku bergerak menyentuhnya. Bagian kulitnya yang terbuka sedikit mengeras dan aku bisa melihat beberapa jalur darah yang menetes melalui rambut-rambut ditubuhnya. Melihat kondisi lukanya yang begitu kasar, itu terlihat seperti kulit yang ditembus paksa lalu ditarik keluar.
Luka itu sangat aneh terutama membentuk lingkaran. Aku tidak tahu makhluk apa ini jadi aku akan sedikit bergantung pada Sistem CODIS untuk mendeteksinya.
Tapi, apakah Sistem CODIS bisa mendeteksi sumber DNA nya?
Aku tidak akan mengetahuinya jika tidak mencobanya, jadi aku mengambil beberapa helai rambut ditubuhnya dan memasukkannya pada Sistem CODIS yang masih tersisa jumlah penggunaanya.
Aku berharap, Sistem CODIS mampu mencari sumber DNA makhluk ini.
\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-
Combined DNA Index System (In Use)
Item Input: 1/10 (remaining use: 8)
[+] Item name: Sample #2 [Hair Sample]
Connecting database ... 100%
Scanning sample ...
PCR Short Tandem Repeat (STR) Scanning ... 0%
Y chromosome STR Scanning ... 0%
Mitochondrial DNA Scanning ... 0%
Locus Found: 0
Report Scanning: -
\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-
Aku membiarkan Sistem CODIS bekerja dan kembali mengamati makhluk itu. Perlahan aku mencoba membalik posisi tubuhnya yang lumayan berat dan mendapati sisi tubuh di sebelahnya dalam kondisi membusuk berwarna hitam. Aku pernah melihat kondisi seperti ini sebelumnya, kondisi yang sama seperti yang dialami oleh salah satu Priestess Kuil Dewi Relena yang selamat.
Apa mungkin kejadian ini berhubungan dengan kejadian yang di alami oleh Priestess itu?
Aku tidak bisa menyimpulkan apa yang terjadi diantara keduanya, tetapi kondisi luka yang sama ini membuat sebuah pertanyaan bersarang di pikiran ku.
Walaupun tubuh makhluk ini membusuk, apakah dia berhasil bertahan hidup sama seperti Priestess itu? Maksudku, apakah mahkluk ini menahan rasa sakit yang sama untuk bertahan hidup dalam kondisi tubuhnya yang terus membusuk.
Apakah makhluk ini dan Priestess itu mengalami hal yang sama?
Atau makhluk ini mati setelah mendapat luka berbentuk lingkaran itu?
Pembusukan dan luka yang tidak wajar ini membuat ku bertanya-tanya tentang apa yang telah terjadi.
Sekilas, mata ku melirik sesuatu yang aneh pada bagian kepalanya. Perlahan cahaya senter ini menyinari bagian kepala makhluk ini.
Aku segera menarik nafas dalam-dalam setelah melihat kondisi kepala makhluk ini.
“Kasihan sekali diri mu.”
Bukan tanpa alasan aku mengucapkan kalimat itu. Bagian kepala dari makhluk ini jauh lebih mengerikan daripada tubuhnya. Berkat cahaya yang terfokus ke kepalanya, aku mendapati wajah makhluk ini hancur dan dijarah.
Mulut yang terbuka dan luka sobek di bibirnya menandakan adanya penarikan paksa yang terjadi. Aku sedikit memasukkan jari-jari ku dan memfokuskan cahaya senter pada area mulutnya. Terdapat beberapa gusi yang terkoyak menandakan sesuatu menghilang dari sana. Seketika itu juga, aku merasakan sensasi nyeri yang menjalar ke gigi ku.
Tindakan macam apa yang memiliki keberanian menarik paksa sebuah gigi dari makhluk seperti ini?
__ADS_1
Apa pun itu, menghilangnya susunan gigi makhluk ini merupakan pertanyaan besar yang bersemayam di dalam otak ku.
Perhatian ku berlanjut ke kelopak mata yang terbuka lebar, namun isi di dalamnya telah menghilang.
“Sobat, sebenarnya.. apa yang telah terjadi pada mata mu?”
Bukan hanya gigi saja yang menghilang tetapi organ penting untuk melihat juga ikut menghilang. Aku tidak tahu bagaimana caranya mengambil sesuatu semacam itu melewati tulang kepala, bukankah mata memiliki ukurannya lebih besar dari lubang tulang kepala?
Aku tidak mengerti bagaimana mungkin ini bisa terjadi.
Mencari petunjuk dari sebuah mayat memang menarik namun informasi yang diberikan sangat sedikit dan isi perut yang keluar membuat ku ingin memuntahkan isi perut ku juga dalam artian yang sebenarnya.
Kurasa, aku harus terbiasa dengan kondisi mengerikan semacam ini.
Kali ini, aku menyadari hal lain yang menghilang dari tubuh makhluk ini. Sesuatu yang terlihat jelas namun karena tanduknya yang menarik perhatian, aku sedikit telat menyadarinya.
Di Samping tanduk kecilnya yang menjulang tajam, aku bisa melihat lapisan kulit tipis dengan darah yang telah mengering disekitar rambut-rambut kepalanya. Potongan yang terlihat seperti ditarik ini menandakan telinga dan tanduk besar yang terpasang di kepala makhluk ini diambil secara kasar.
Melihat adanya berbagai macam anggota tubuh yang menghilang, aku bisa memastikan jika tindakan seperti ini tampaknya disengaja.
Aku menjadi khawatir tentang anak-anak yang menghilang itu.
Apakah nasib mereka akan sama seperti makhluk ini?
Membayangkan kekerasan dan penyiksaan yang dialami oleh anak-anak itu sudah membuat tubuh ku merinding.
Semoga mereka baik-baik saja, tapi aku sedikit ragu akan hal itu setelah melihat kondisi makhluk yang satu ini.
Jika tidak salah, beberapa anak-anak telah ditemukan dalam kondisi meninggal bukan?
Sial! Fakta yang terus terkuak ini membuat harapan hidup mereka semakin rendah. Aku harus segera menemukan mereka.
Seolah mengejar waktu, aku bersiap untuk mencari jalan keluar dari ruangan ini. Entah kenapa Teleport Magic memisahkan diri ku dengan member party. Itu sangat masuk akal jika member party dipisahkan untuk memecah jumlah kekuatan sebagai strategi taktik bertahan, masalahnya adalah dimana mereka sekarang? Tempat ini sangat asing bagi ku! Akan sangat membantu jika disini ada peta lokasi.
Aku bangkit dari pengamatan kecil ku pada makhluk malang ini namun posisi kakinya yang terluka membuat ku kembali mengamati makhluk itu kembali.
Rasanya tidak akan ada habisnya untuk mengamati penyebab kematian. Apa ini yang dirasakan oleh tim forensik dalam mencari penyebab kematian?
Kurasa, aku akan menikmati mayat ini lebih lama lagi.
Telapak kakinya yang terluka membuat ku sedikit menebak-nebak, dengan alur yang sama dan beberapa bukti yang dikumpulkan pasti ada sesuatu yang hilang juga di telapak kakinya. Apa yang ku tebak mengenai hilangnya beberapa organ lain di kakinya terbukti benar setelah memeriksa telapak kaki makhluk ini. Tidak disangka, seluruh kuku makhluk ini menghilang entah kemana.
Aku sedikit mengerti apa yang terjadi disini. Aku lalu berdiri mencari sesuatu yang mungkin saja menghilang dari tubuh makhluk ini. Membedah isi perutnya mungkin memberiku petunjuk mengenai apa yang hilang di dalam tubuhnya, masalahnya adalah aku tidak tahu anatomi makhluk ini. Bisa saja aku membedah bagian yang salah dan menghilangkan barang bukti.
Tubuh makhluk ini sangat besar, bahkan aku perlu tujuh langkah untuk tiba di sisi belakang tubuhnya. Sebagai perbandingan, ini seperti barisan tiga gajah yang memanjang. Saat aku melihat sisi belakangnya yang membusuk, aku tiba-tiba terkejut saat melihat suatu benda yang seharusnya tidak kulihat.
“Ini.. bukankah sangat mengerikan?” tentu saja tidak ada yang menjawab pertanyaan ku.
Jika diurut, bagian yang hilang dari makhluk ini merupakan organ yang vital. Aku tidak tahu kemana hilangnya organ itu karena tujuan ku datang kesini adalah mencari anak-anak yang hilang akibat terkena perangkap Teleport Magic. Tapi, karena rasa penasaran ku. Aku malah bermain-main dengan mayat ini.
[CODIS report: berhasil menemukan kecocokan sampel!]
\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-
Combined DNA Index System (In Use)
Item Input: 1/10 (remaining use: 8)
[+] Item name: Sample #2 [Hair Sample]
Connecting database ... 100%
Scanning sample ... 100%
PCR Short Tandem Repeat (STR) Scanning ... 100%
Y chromosome STR Scanning ... 100%
Mitochondrial DNA Scanning ... 100%
Locus Found: 1389
Report Scanning: 1 kecocokan ditemukan!
Seeds_code: RBW0001
[+] Akuila Sky Wolf
\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-
Akuila Sky Wolf?
Dengan ini, aku ditampar akan keanehan dunia fantasi. Kenapa ada istilah ‘SKY’ di dalamnya? Apa ini sejenis serigala terbang yang berburu di langit? Dunia ini ternyata sangat berbahaya untuk orang-orang yang tidak mengerti bahaya hewan atau monster seperti ini.
Jika memang benar ini adalah serigala yang mampu terbang di langit berarti benda yang ada di punggungnya adalah...
Sayap nya yang terputus?
“Beristirahatlah dengan tenang, sobat” aku memberinya sebuah penghormatan terakhir. Melihat kondisi lukanya yang parah seperti itu, dia layak untuk mendapatkan penghormatan terakhirnya.
Aku tidak tahu apa yang terjadi tapi dengan informasi luka yang ku peroleh ini. Rasa khawatir ku semakin memuncak mengingat aku masih belum menemukan anak-anak yang kucari.
Kali ini, aku bergegas meninggalkan bangkai makhluk itu dan berjalan menyusuri jejak darahnya yang terukir di lantai. Beruntungnya, jejak darah yang tertinggal masih terlihat dengan jelas seolah-olah dia baru saja terbunuh dan mengalami pendarahan hebat.
Melihat penyebab kematian seperti itu, aku hanya bisa berharap anak-anak yang terperangkap disini tidak mengalami hal yang sama.
Apa jadinya jika mereka mengalami hal seperti ini? akankah ini menjadi kasus kekerasan dan penganiayaan anak dibawah umur? Apa hukum disini sudah sampai ke tahap rumit seperti itu?
Benar juga, bagaimana cara hukum berjalan disini?
__ADS_1
Jejak darah yang ku telusuri mengarah pada salah pintu kayu yang tertutup. Ruangan ini gelap namun aku melihat adanya cahaya masuk dari sela-sela pintu kayu itu, aku segera mempersiapkan pistol ku untuk berjaga-jaga dan perlahan-lahan mendekati pintu itu.
Aku teringat dengan skill bawaan pakaian yang ku kenakan, aku bergegas memakai penutup kepala dan mengaktifkan ‘Mode Ghost’. Tidak ada perubahan yang terasa bagiku, karena ini hanya menutupi hawa keberadaan ku. Jika aku tidak berhati-hati itu sama saja dengan memberitahu posisi ku kepada mereka.
Aku bisa mendengar suara langkah kaki ada di sana dan bau khas dari minuman beralkohol. Seketika itu juga, aku teringat pada objektif opsional yang terdapat pada Quest ku.
Aku segera memastikan objektif opsional yang ku terima.
\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-
Special Quest – Princess of Nekoya Inn
Mile Sinov pemilik Nekoya Inn dan penyedia layanan jaringan informasi memiliki satu masalah yang sedang dihadapi. Cucu yang sangat dekat dengannya tiba-tiba saja menghilang saat perjalanan pulang dari sekolah bersama teman-temannya. Tidak ada saksi mata dalam kejadian itu. Berdasarkan informasi yang diketahui, cucunya telah menghilang selama tiga hari. Terdapat laporan yang masuk ke prajurit kerajaan tentang hilangnya anak-anak.
Main Objektif:
[1] Temukan petunjuk bukti penculikan!
[2] Temukan korban!
[3] Selamatkan korban!
Opsional:
[1] Tangkap pelaku!
[2] Bunuh pelaku!
[3] Bersihkan barang bukti!
Tingkat Kesulitan: [Tidak Pasti]
Rekomendasi Level: [Tidak Pasti]
Hadiah: [Tidak Pasti]
Time Limit: [Tidak Pasti]
\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-
Membunuh atau menangkap?
Mana yang harus ku pilih?
Aku juga penasaran bagaimana reaksi NPC ini saat menerima serangan dari pistol Gross-17.
Saat ini ada dua opsi yang bisa ku pilih.
Full Stealth menggunakan Tactical Baton yang dikombinasikan dengan efek Mode Ghost.
Atau.. Full Aggresive dengan menembak mereka semua sekaligus mengetes damage efektif dari pistol Gross-17.
Aku bimbang dalam hal ini.
“Hahaha!! Apa kau lihat wajah ketakutan gadis kecil itu!”
“Gadis kecil yang mana? Ada banyak gadis kecil disini? Aku tidak sabar menjual mereka setelah Boss selesai dalam eksperimennya!”
Apa ini?
Di saat aku memiliki dua opsi pilihan, kini tersisa satu opsi pilihan.
Aku ingin informasi yang ada di kepala mereka!
Aku sangat membutuhkannya!
Aku bisa merasakan jantung ku berdegup kencang. Adrenalin yang ada di tubuh ku meningkat pesat. Otak ku berputar sedikit cepat untuk mencari jalur alternatif melumpuhkan mereka. Ide kecil terukir di dalam kepala ku dan saat ini juga aku mempersiapkan senter HLC-800 pada titik maksimum cahayanya.
Persiapan ku kini telah matang.
Kini, aku bergegas membuka pintu kayu dihadapan ku dengan menendang paksa.
“Hey! Apa yang kalian lakukan bodoh! Eh? Siapa kau?”
Aku masuk ke dalam ruangan ini dengan mendobrak paksa. Pintu kayu yang menahan ku kini terbuka lebar. Aku bisa melihat ada tujuh orang di dalam ruangan ini. Mereka terlihat panik dengan kehadiranku yang tiba-tiba.
Dengan senter HLC-800 ditangan ku yang telah di setting mengeluarkan cahaya sebesar 500.000 lumens. Sinar cahayanya setara dengan flash grenade yang menyilaukan dan membutakan mata secara tiba-tiba.
Berkat suara pintu yang ku tendang, perhatian mereka terarah pada satu titik dan saat itu juga pandangan mereka tercerahkan oleh sinar ilahi ini.
“MATA KUUU!!”
“CAHAYA APA ITU!!”
Aku mengeluarkan Tactical Baton ku dan menghajar mereka tepat di titik kelemahan mereka.
[Tactical Baton : Takedown, In-effect 01:20:30].
Tidak butuh waktu yang lama untuk membuat mereka terdiam.
Setidaknya, aku bisa leluasa berkeliaran di ruangan ini.
Siapa pun Boss yang mereka maksud, aku akan mengerti setelah bertanya kepada mereka. Ruangan ini tampak seperti sebuah ruang kerja. Ada banyak buku-buku dan peralatan penelitian berjejeran di setiap dindingnya. Ukiran lingkaran sihir juga tergambar di setiap dinding, papan, kertas, dan lantai. Itu sudah cukup menggambarkan kondisi ruangan ini.
Satu hal yang menarik perhatian ku di ruangan ini adalah..
Sebuah peta Kerajaan Nestrad dan titik lokasi Teleport Magic yang tersebar.
“Sepertinya, aku menemukan Jackpot disini.”
__ADS_1
[...]