
Suasana di dalam ruang kerja Guild Master Adventure terasa mencekam. Di dalam ruangan itu, terdapat kabut tebal dingin yang menutupi seluruh ruangan itu. Pagi ini, Ketua Guild Master Adventure sedang dalam kondisi terburuknya untuk bekerja.
Ketukan kecil terdengar dan seseorang masuk ke dalam ruangan.
“M-Master?” suaranya yang kecil itu memecah keheningan pagi ini.
Sosok yang dipanggil Master itu secara samar-samar menunjukkan siluet tubuhnya. Seorang gadis Elf dengan telinganya yang panjang itu sangat menarik perhatian siapa pun yang melihatnya. Sosoknya itu bagaikan primadona yang mampu membuat siapa pun terlena melihatnya. Tak terkecuali dengan seseorang yang memasuki ruangannya ini.
“Ada apa lagi?” suaranya yang tenang dan seolah tak peduli lagi dengan permasalahan hidup yang terjadi itu membuat dinginnya pagi ini semakin dingin.
“Eetto.. laporan dari masyarakat masuk dan mereka menemukan tulang manusia lagi di hutan” berusahan untuk tetap tenang, gadis yang membawa laporan itu mencoba menahan rasa kagumnya saat memandangi Ketua Guild Master Adventure.
“Lagi??” kali ini, suaranya tampak sedikit bosan.
“Lakukan seperti biasanya” lanjutnya.
Mendengar persetujuan dari Ketuanya, gadis itu segera pergi untuk memproses laporan yang akan menjadi Quest umum untuk Player.
__ADS_1
“Ini sudah ke-enam kalinya sebuah jasad ditemukan di dalam hutan. Walaupun Quest umum berjalan seperti biasa untuk mengamati kondisi hutan, kenapa kejadian seperti ini terjadi?”
“Sesuatu sedang terjadi di dalam hutan itu, akan kah aku turun tangan untuk menyelidikinya?”
Keheningan terjadi di dalam ruangan itu, kabut tebal dingin itu perlahan mencair seperti es dan sosoknya yang begitu anggun dan cantik perlahan terlihat.
“Jika aku pergi, bagaimana dengan pekerjaan disini?” sebuah keraguan muncul dalam dirinya.
Dia bimbang untuk memikirkan keputusannya. Menyelidiki permasalahan yang sedang terjadi lalu tugas di Guild Master Adventure menumpuk atau tetap di dalam Guild Master Adventure lalu membiarkan masalah ini terus terjadi.
“Master, koran harian telah tiba dan sarapan telah siap” dengan senyuman halus yang menghiasi wajahnya, gadis itu masuk membawa troli yang berisi makan dan minuman.
Gadis Elf yang ingin menikmati waktu luangnya ini perlahan berdiri dan menuju meja santainya. Mengambil beberapa makanan kecil dan koran untuk dibacanya.
“Hmmm??” sebuah artikel kecil menarik perhatiannya.
“Menarik.. kenapa ada kasus seperti ini yang berhasil terpecahkan?” tatapan matanya yang terbuka lebar dan senyum manis di wajahnya membuat gadis yang membawa makanan itu terjatuh berlumuran darah yang keluar dari hidungnya.
__ADS_1
“T-Terima kasih atas keindahan pagi ini, akhirnya aku bisa mati dengan tenang” ucapnya saat terjatuh di lantai.
“Mencari identitas anak-anak yang hilang dan tiba-tiba di temukan dalam kondisi tubuh mereka telah menjadi gadis-gadis, pasti mereka sedang sibuk mencocokan siapa orang tuanya. Kenapa kasus se-unik ini terpecahkan oleh penginapan bernama Nekoya Inn?” gadis Elf itu terus membaca artikel yang menarik itu.
“Hmmm.. ini bermula ketika cucunya di culik dan dia menyewa Player untuk mencari cucunya? Kenapa tidak ada laporan seperti itu di Guild Master Adventure?”
“Ini menarik, tapi kenapa Nekoya Inn merahasiakan nama Player itu?”
“Terlalu banyak misteri yang terjadi di dunia yang membosankan ini, apakah ada cara bagi ku untuk menikmati dunia yang membosankan ini menjadi lebih sedikit menarik?”
“Player kah, itu mengingatkan ku tentang misteri mereka. Kenapa mereka ada? Darimana asal mereka? Kenapa aturan dunia ini menjunjung tinggi mereka?”
“Walaupun mereka membosankan, tapi untuk yang satu ini...” gadis Elf itu meraba artikel di koran pagi itu dan tersenyum.
“Player ini mungkin sedikit menarik, jika saja aku tahu namanya.”
[...]
__ADS_1