Isekai Online

Isekai Online
Interlude - Perjanjian Antar Player


__ADS_3

Will Isaac, salah satu dari pemain Isekai Online yang menyandang status sebagai pemain profesional dunia menerima sebuah pesan aneh yang berasal dari teman barunya.


Pesan yang ia terima berasal dari dalam game Isekai Online dan dikirim oleh karakter utama Hans.


Melihat seluruh isi pesan yang ia terima, tubuh karakternya dipenuhi keringat dingin dan sedikit gelisah.


“H-Hans, apa yang baru saja kau lakukan?” gumam kecil Will Isaac.


Saat ini, Will Isaac sedang menghadiri rapat antar NPC yang tergabung ke dalam Guildnya. Sebagai Ketua Guild besar dan pemain profesional dunia, Guild yang ia buat di isi oleh NPC dan Player. NPC diperlukan untuk kebutuhan harian dan stabilitas fitur Guild, kebanyakan Player menyewa jasa NPC yang memiliki Class kebutuhan Guild seperti Class Administrator, Class Miner, Class Chef, dan masih banyak lagi.


Namun, perhatian Will Isaac saat ini terbagi menjadi dua hal yaitu masalah keuangan Guild yang semakin menipis dan pesan singkat dari Hans.


Sebagai perbandingan, pesan dari Hans sangat sederhana karena berisi tentang “Bug” dan “Social Stealth”. Pesan Hans tidak terlalu penting karena keuangan Guild miliknya di bawah batas normal dan mendekati jurang kematian sehingga membutuhkan perhatian lebih daripada pesan singkat Hans.


[Guest177013: Will!]


[Guest177013: Aku baru saja mendapatkan kabar buruk dan kabar baik di saat bersamaan.]


[Guest177013: Kabar baiknya adalah aku menemukan satu metode yang mampu menghindari Sistem Player Kill.]


[Guest177013: Kabar buruknya..]


[Guest177013: Salah satu member Guild mu menjadi kelinci percobaannya.]


[Guest177013: Asal kau tahu, kejadian itu tidak sengaja terjadi.]


[Guest177013: Well, aku perlu satu atau dua hal dari identitasnya untuk tujuan tertentu.]


[Guest177013: Jika kau ingin uang ganti rugi. Aku bisa memberimu satu informasi khusus mengenai World Raid Boss yang akan muncul di update patch selanjutnya dan aku membutuhkan bantuan Guild mu untuk tujuan selanjutnya.]


[Guest177013: Secara kebetulan, kasus yang sedang ku tangani berkaitan erat dengan World Raid Boss.]


[Guest177013: Bagaimana? Apa kau tertarik meminjamkan Guild mu untuk satu tujuan kecil ku?]


Melihat isi pesan yang diterima dari Hans, insting pemain profesional Will Isaac bergetar setelah membaca bagian mengenai World Raid Boss.


Pikirannya terbagi menjadi dua jalur berbeda. Tubuhnya berada dalam kondisi untuk memecahkan masalah keuangan Guild sedangkan instingnya berkata untuk memakan informasi yang diberikan Hans.


Will Isaac berdiri dari kursinya dan berjalan menuju pintu keluar.


“Ketua?” NPC yang menghadiri rapat Guild pun kebingungan dengan sikap Will Isaac yang tiba-tiba berjalan mendekati pintu keluar.


“Ah! Maaf! Ada urusan mendesak yang perlu ku hadiri” ucap Will Isaac kepada NPC Guild miliknya.


[Guest177013: Selesaikan dahulu rapat mu.]


“Puuuffftttt!!” Will Isaac sangat terkejut setelah membaca pesan yang baru saja di kirim Hans.


“Hans, kau ada di sini?” Will Isaac kemudian mengamati kondisi ruang rapat Guildnya.


[Guest177013: Yep! Kau tahu.. aku sangat ahli dalam melakukan Social Stealth. Untuk saat ini, kembali duduk ke kursi mu dan baca proposal yang ku kirim ke Guild mu.]


Will Isaac kembali duduk ke kursi dan melanjutkan rapat Guildnya.


“Apa ada proposal yang masuk ke Guild kita?” tanya Will Isaac untuk mempersingkat waktu.

__ADS_1


NPC Guildnya saling berpaling dan memandang satu sama lain. Mereka terlihat sangat ragu-ragu untuk menjawab pertanyaan Will Isaac.


“K-Ketua, mengenai pertanyaan itu. Sebenarnya ada proposal yang masuk dari Diamond Doom. Hanya saja..” NPC yang menjawab Will Isaac tampak gelisah dan menyerahkan selembaran kertas dengan logo Diamond Doom di atasnya.


“Eng? Kenapa?” tanya Will Isaac yang kebingungan dengan tingkah laku NPC Guildnya.


“Diamond Doom pada dasarnya adalah Guild dagang yang berfokus pada penjualan berlian dan proposal yang mereka kirim adalah meminjam kekuatan utama dari Guild kita.”


“Lalu, dimana masalahnya?”


“Uh.. I-Itu..” pertanyaan yang dilontarkan Will Isaac sangat sulit dijawab oleh NPC Guildnya.


Will Isaac kemudian membuka lembar pertama proposal yang diajukan Hans. Halaman pertama yang dibaca Will Isaac adalah peringatan dan perjanjian tertulis yang telah di tanda tangani oleh Hans.


“Formal sekali.. memangnya apa yang ada di dalamnya sih? WHAT!!” setelah membuka lembar kedua, Will Isaac dikejutkan oleh sebuah lembar nota Bank yang tertulis “10.000 Keping Emas” beserta tanda tangan pemilik Diamond Doom.


Sebagai perbandingan, dalam satu tahun biasanya Guild besar memiliki biaya perawatan dan biaya operasional senilai 250 Keping Emas. Proposal yang diberikan Hans memiliki jumlah yang banyak dan itu sepadan dengan kondisi dan ketentuan yang perlu disetujui.


“Hmmm.. menarik. Sangat menarik sampai terlihat seperti scammer handal. Apa kau sedang mencoba menipu ku, Hans?” ucap Will Isaac.


[Guest177013: Aku tidak seburuk itu untuk menipu teman ku.]


[Guest177013: Well, umur pertemanan kita tidak terlalu lama dan aku tidak menyalahkan mu untuk berjaga-jaga dari scammer. Tapi, kau bisa mempercayai ku sebelum aku menawarkan proposal ini ke Guild lain.]


“Masalahnya adalah proposal ini terlihat begitu manis untuk terjadi kenyataan, Hans” ucap Will Isaac.


“Kau tahu sendiri kan, penipuan yang terjadi di era sekarang adalah menawarkan hal manis sebelum memberi racun yang menyakitkan.”


“10.000 Keping Emas merupakan uang yang sangat banyak di Isekai Online. Jika kau menjualnya ke dalam mata uang asli, kau bisa menjadi jutawan dalam satu malam!”


“Uhh.. terlalu mencurigakan untuk saat ini. Tunggu sampai aku membaca keseluruhan isi proposal mu.”


Will Isaac membuka lembaran selanjutnya.


“Hmm.. apa maksudnya dari anggota Guild dilarang keras membunuh World Raid Boss?” tanya Will Isaac.


[Guest177013: Itu karena World Raid Boss yang akan kita hadapi merupakan Cucu dari salah satu Maid ku.]


“Huh? Kau punya Maid?”


[Guest177013: Uhuh!]


“Selanjutnya, kenapa kita harus meninggalkan Area World Raid Boss setelah HP miliknya tersisa 20%?” lanjut pertanyaan Will Isaac.


[Guest177013: Well, Maid-Maid ku akan membantai siapa pun yang menghalangi reuni antara Cucu dengan Neneknya.]


“Kau sangat percaya diri sekali dengan kekuatan Maid mu. Apa kau pikir NPC Maid mu mampu melakukannya?” ucap Will Isaac dengan nada sinis.


[Guest177013: Yep.. <> ]


“Kau mengirim informasi monster?”


Melihat keanehan pesan Hans. Will Isaac segera membuka informasi monster yang dikirim oleh Hans.


“WHAT! KAU DAPAT DARIMANA NPC MAID MONSTER SEPERTI INI!”

__ADS_1


“Hiiieekkk!!” ucapan keras Will Isaac mempengaruhi suasana ruangan NPC Guildnya yang berubah ketakutan.


“Ah! Maaf.. aku sedikit terbawa suasana dengan informasi yang baru saja ku dapat” ucap Will Isaac sembari melembutkan intonasi nada bicaranya.


“K-Ketua, bagaimana dengan keputusan mu mengenai proposal Diamond Doom?” tanya salah satu NPC Guildnya.


“Penawaran dari mereka sangat menarik, terlepas dari aturan Hans yang sangat mengikat. Kita bisa melakukannya dan itu sudah sepadan dengan bayarannya” balas Will Isaac.


“Jadi, kita menerimanya?” tanya NPC Guild Will Isaac.


“Ya, kita akan menerima proposal dari Diamond Doom. Walaupun terlihat sangat mencurigakan, kami adalah teman sekelas yang cukup akrab.”


[Guest177013: Kita akrab?]


“Inventori!” Will Isaac mengucapkan perintah suara untuk membuka Inventori miliknya dan mengambil stampel Guild sebagai tanda tangan yang sah untuk formalitas.


“Tolong kirim proposal ini ke Diamond Doom!” perintah Will Isaac sembari memberi proposal Diamond Doom ke NPC Guildnya.


“Mengenai kerjasama dengan mu, Hans. Kita bisa membicarakannya di kelas.”


[Guest177013: Yep.]


“Terima kasih, Master Will. Master Hans akan sangat senang dengan persetujuan proposal ini.”


“Eh?” Will Isaac sangat terkejut ketika NPC Guild miliknya menyebut Hans dengan sebutan Master.


Will Isaac menyadari adanya kejanggalan dengan NPC Guild miliknya.


“Tunggu! Kau siapa?” tanya Will Isaac.


[Guest177013: Well, kau tahu.. aku sangat ahli dalam Social Stealth begitu pun Maid-Maid ku.]


“Jangan bilang!” tatapan mata Will Isaac segera beralih ke NPC Guildnya namun ia hanya mendapati ruangan Guildnya yang kosong tanpa NPC.


“Hans, aku ingin bertanya sesuatu. NPC yang berada di ruangan ini sebelumnya adalah Maid mu?” tanya Will Isaac.


[Guest177013: Yep!]


“Kau juga meluruskan alur percakapan kita hanya untuk menyetujui proposal mu?”


[Guest177013: Yep!]


“Hans..”


“Tolong jangan lakukan ini lagi di Guild ku. Kau bisa menemui ku melalui pintu depan dan membicarakan proposal mu secara empat mata dengan ku.”


[Guest177013: Aku akan melakukan itu jika ada kesempatan.]


“Lalu.. kemana NPC Guild ku yang asli?”


[Guest177013: Tidur.]


“Haaah!! Kau sangat merepotkan, Hans!”


[Guest177013: Hehe..]

__ADS_1


__ADS_2