Istri Kecilku Yang Sangat Menarik

Istri Kecilku Yang Sangat Menarik
penjelasan dari mama


__ADS_3

selesai makan malam..icha ,tusi, pun mengobrol di ruang tamu..sedangkan rey dan fareel sedang membahas pekerjaaan di ruang kerja milik fareell..ayah dan anak itu pun sangat serius akan bekerja mengenai perusahaan mereka..


"icha sayang..kesini..kau tidak perlu membersihkan itu..disini sudah banyak pelayan nak..kemarila mari mengobrol dengan mama.."


"baiklah mah...."


"sekarang kamu sudah besar ya sayang..kamu sudah mempunyai suami di usia mu yg masih dini ini..apakah kamu terbebani dengan pernikahan mu ini sayang? maafkan mama ..mama yg sangat tidak sabaran memilih kamu untuk.menjadi menantu mama.." jelas tusi


"ah tidak kok mah..jujur sih aku masih terbebani mah..tapi akan ku jalani dengan ikhlas kok mah..lagian punya suami di usia dini ternyata tidak seburuk yg dipikirkan mah.."


"bagusla jika kamu berfikiran seperti itu..ohiya sayang apa kamu sudah memikirkan tentang kehamilan?"


DEG°


jantung icha berdetak ketika tusi membahas itu


"untuk saat ini sih belum sampai kesana.mah..icha takut mahh.."


"apa yg kamu takutkan sayang? apakah kamu takut tentang bagaimana cara membuatnya?"..


icha pun mengangguk


"kamu ini polos sekali nak..em oke mama akan cerita bagaimana rasa nya membuat anak.."


"bagi seorang wanita..hal seperti ini wajar kan terjadi..mamah dulunya juga begitu..mamah akan takut dengan yang namanya malam pertama..mamah juga seperti kamu yg dijodohkan diusia dini..tapi lama kelamaan mama jatuh cinta pada ayah mertuamu..memang sih sewaktu kita membuat nya akan merasakan sakit..tapi sakit itu ga bakalan lama kok..tinggal kita ngerasain nikmatnya saja..kalau kamu mencobanya kamu akan ketagihan deh percaya la perkataan mamah.."


"tapi mah..itu nya mas rey kan gede mah kalau digabungin kepunyaku..apa punyaku itu ga bakalan robek mah???"tanya icha polos


"haha sayangggg kamu sangat lucu..kalau kamu penasaran bagaimana kalau kamu mencobanya??apakah akan robek??"


icha pun terus terusan melamun


"apakah rey belum meminta hak nya sebagai suami?" tanya tusi


icha pun menggeleng pelan

__ADS_1


"inget pesan mama sayang..syukur la kalau suami mu itu belum meminta haknya tapi kalau dia sudah meminta kamu tidak boleh menolaknya..karena itu sudah kewajiban istri untuk melayani suami kapan pun dia mau ..jangan sampai kau biarkan dia sampai jajan diluar yah nak"


icha mengangguk lagi


"hei nak tidak perlu kau pikirkan itu..yg pasti rasanya tidak sakit kok...baiklah mama akan menunggu waktu sampai icha telah sedia begitu juga rey ia tidak akan memaksa anak dibawah umur haha ..."


mama mau masuk kekamar dulu.." pamit tusi


"hemm..apakah aku sudah keterlaluan kepada mas rey..bagaiamana pun sekarang ia sudah resmi menjadi suamiku..apakah aku harus melayani nya?" tanya icha dalam hati


dan bagaimana kalau mas rey meminta hak nya sebagai suami?..dan bagaimana jika aku hamil diusia dini??? ya tuhan apa yg harus kulakukan..aku bingunggg disatu sisi aku belum siap dan sisi lain aku tidak mau mengecewakan orang yang uda sayang sama ku.."


icha pun berjalan memasuki kamar dan terus memikirkan apa yg diucapkan tusi..


"hei bocah nakal..!"teriak rey sudah berkali kali


tapi tidak ada tanggapan dari icha akhirnya rey pun menyentil dahi icha


"awww...mas rey sakit tauuu..."


"em anu.."


"hei bocah..kau jangan berharap aku akan menyentuh bagian tubuhmu yang kecil itu ya aku bahkan tidak punya selera dengan tubuhmu."


"mas serius kan tidak selera akan tubuhku ini?ga bercanda kan mas.."


"ada apa denganmu?kenapa kau sangat senang begitu..akan ku perjelas kepadamu..aku berjanji sampai kapanpun aku tidak akan selera akan tubuhmu dan aku berjanji tidak akan menyentuh mu sehelai rambut pun.."


"ah yaampun melegakan sekali terima kasih mas...terima kasih" ucap icha sambil menyalim tangan rey


"aku pasti sudah gila..kenapa aku harus berjanji seperti itu..bagaimana aku tidak bisa menepati janjiku?ah tidak tidak..sampai kapan pun.. kau harus setia dengan melani .. rey kau tidak boleh tergoda pada gadis yang masih usia belia begini" ucap rey dalam hati


"tidurla, aku akan tidur disofa.."perintah rey


"baiklah mas.."

__ADS_1


"*yatuhan betapa leganya pikiranku saat ini..mas rey tidak akan menyentuh ku ...aku aman sekarang.." batin icha


🌼🌼🌼🌼*


di tengah malam ponsel rey pun berdering..


"yah hallo? ada apa kau menelpon ku tengah malam begini..kalau tidak ada yang penting habis kau.." ancam rey


"maaf tuan saya sudah mengganggu waktu tidur anda..saya punya informasi bahwa nona melani akan kembali kedalam negri besok pagi tuan..jadwal pesawatnya sudah saya kirim ke email tuan.."jelas geo


"benarkah??berita yang sangat bagus..terima kasih lanjutkan pekerjaan mu" ucap tey mematikan panggilannya


"melani sayang..akhirnya kau kembali..besok aku akan menjemputmu babby"


rey pun melihat icha yang sedang tertidur pulas diranjang yang besar itu..tapi ada satu hal yang menganggu pikiran rey dan membuat nafsu rey naik..bahkan adik kecil rey sudah berdiri


"shittt!!! hei bocah nakal kenapa kau selalu menyiksa ku..bahkan kau tidur saja kau menggodaku..aku tau pasti kau sengaja kan tidur tidak memakai bra..agar aku tergoda kan..nooo!! aku tidak akan tergoda oleh tubuhmu yang datar itu.."


tapi nafsu berkata lain..rey pun mendekati ranjang dan melihat icha yg sedang tertidur pulas


"kalau dilihat lihat kau ternyata cantik juga..dan apa ini..bahkan gununng kembarmu sedang menantangku malam ini..jangan salahkan aku kucing kecilku kau yang sudah membuat si dede berdiri baiklah akan kutanggapi permainan mu ini.."


icha pun tidur emang tidak pernah menggunakan bra..


rey langsung menjalankan permainannya..ia pun langsung membuka baju yang dikenakan icha dan terlihatla gunung kembar icha yang minta di hisa* itu..tanpa pikir panjang rey langsung meluma* dan menjila* nya bahkan merema* dan memainkan gunung kembar icha..


tapi icha juga tak kunjung bangun


"hei bocah kau sedang tidur apa sedang mati..baiklah ini akan mempermudah bagiku untuk menjamah mu haha.." ucap rey


setelah lama memainkan area dada milik icha dan meninggalkan bekas kemerahan disana rey pun turun beranjak kebawah..tetapi pikiran sudah memperingatkan rey


"astaga apa yg sudah kulakukan..aku bahkan menjamah seorang perempuan yang sedang tertidur ini reyy kau sangat tidak punya akal!! baiklah permainan kita akhiri sampai disini aja kucing kecilku tidurlahh yang nyenyak.."


🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2