Istri Kecilku Yang Sangat Menarik

Istri Kecilku Yang Sangat Menarik
menggodanya


__ADS_3

keesokan harinya..jam pun menunjukkan pukul 06..


"kenapa aku terlambat bangun?lebih baik aku membuat sarapan.."


icha pun menuruni anak tangga dengan hati hati


"mas rey udah bangun belum yah?bisa bisa mampus nih aku kalau bertemu dengannya..ah sepertinya ia belum bangun..kamar nya aja tidak ada suara.." ucap icha yang sudah berdiri didepan pintu kamar rey


"kalau kau tertarik kepadaku katakanla..! buat apa kau mengintip suami mu ini gadis kecilku.."bisik rey


"aaahh..mass reyy kau ..kaa uu sudah bangun..kkkalllau bbegitu aku akan membuatkan sarapan untukmu" ucap icha gugup


"tidak perlu sayang..hari ini aku akan memakanmu.." kata rey sambil mengendus ngendus leher icha


"hahah jangan bercanda mas..kita sudah terlambat bersiapla.."


"ahh aku suka dengan aroma tubuhmu.."


"mati akuu!! ada apa dengan mas rey?ia tidak akan meminta hak nya kan dipagi buta begini?"


rey pun mulai menciumi leher icha


"mas berhenti..ntar ada orang yang lihatttt"..


"heii sayang..diapartement ini hanya ada kita berdua..kau tenang dan nikmati saja permainan ku.."


rey pun mulai menciumi bibir dan meluma* nya dengan ganas..


tangannya juga mulai meraba kegunung datar milik icha..


"mas..jjanngan"


"aku suka desahan mu sayang keluarkan la.."


Kini rey mulai menciumi sekitaran gunung kembar icha dan kini icha mulai menggeliat kenikmatan


Ting nong


suara bel pun berbunyi


"sial,siapa yang bertamu sepagi buta ini..kau siapkan baju ku...aku akan mandi.." ucap rey dengan nada kesal


"baikla mas.."


"ooo yatuhannn...siapapun kau..terima kasih ..kau telah menyelamatkan ku.." ucap icha berjalan membuka pintu


Dan ternyata Tusi dan farell yang bertamu sepagi buta ini


"hai sayang.."sapa tusi


"hai mah..pah..silahkan masukkk"


"kami tidak menggganggu mu kan nak??maaf kami datang sepagi buta ini..mammah mu ini yang sibuk mau kemari" ucap farell


"ah tidak kok pah..tenang aja.."


"dimana rey icha?" tanya tusi


"oo mas rey sedang mandi mah.."


"Icha ichaaa..."teriak rey dari atas


"iya mas..pah mah sebentar yahh icha mau keatas dulu.."


"yauda kamu urusin saja dulu bayi gedek mu ituu..mamah akan menyiapkan sarapan" sahut tusi


"sepertinya rey sudah terbiasa dengan keadaan icha ya pah.."


"kita ikutin aja jalannya mah"


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"iya mas ada apa?"


"siapa tamu yang tak diundang itu?" ucap rey kesal


"oo itu..mamah dan papah mas.."


"mamah dan papa datang sepagi buta ini..huft ada apa dengan mereka..baiklah kau ambilkan pakaian ku"


"baiklah mas"


"karena ini hari senin mas rey cocoknya ah ini aja deh"


icha pun memilihkan kemeja putih dengan jas berwarna hitam


sewaktu icha masih memilih anatar jas hitam dan biru rey memeluknya dari belakang..sontak saja icha pun kaget

__ADS_1


"mmm as reeyy?"


"kita lanjutkan nanti malam ya sayang muahh"ucap rey pergi berganti pakaian


"ahh kalau begini teruss aku tidak akan tahan...sikap mas rey berubah sekali semenjak kejadian itu..kalau aku tau begini efeknya dari sikap ku itu..iiih aku gak mau dah berbuat seperti itu lagi"


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"kenak kau gadis kecil..akan kubuat hidupmu gak akan tenang"batin rey


"kemana icha dan rey kenapa lama sekali mereka turun"


"biar la mah..kenapa kau sibuk sekali..lebih baik kita menghabiskan waktu untuk berdua.."


"kita bukan muda lagi pah berhentilah bersikap seperti anak anak"


"tapi mahh..papah kangen dengan tubuh mama hampir sebulan papa tidak menyentuh mahh.."ucap farell memeluk tusi


"baiklah,nanti malam "


"noo sekarang.."


"apasih pah..sekarang ada anak anak kau ini sangat tidak tau malu..lagian kau juga ada meeting jam 9 kan?"


"meeting bisa di tunda..kita main disini aja yah mah..tunggu rey dan icha pergi pleasee"


"baik baiklahh..berhentilah bersikap seperti ituuu"


"mah pah kalian disini?"


"ehh rey..emang kenapa kalau mamah dan papah disini?apa tidak boleh?


"boleh aja sih tapi kalian sudah menggangguku membuat calon cucu kalian" ucap rey kesal


icha yang baru saja turun pun mendengar perkataan rey sampai merah karena malu


"uups maaaf..nanti malam kalian sambung deh..sudahlah lebih baik kita sarapan dulu" ucap tusi


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


dimeja makan


"rey bagaimana kondisi perusahaan?"


"aman pah.."


"papah tenang saja..aku akan mencoba meyakinkan mereka supaya perusahaan mereka mau bekerja sama dengan perusahaan kita"


"baiklah ,papa percaya padamu"


"emm rey bagaimana kabar dia?" ucap tusi ketus


"baik mahh"


"apa kau sudah bertemu dengannya??"


"ya.." jawab rey singkat


"kau ingat akan posisimu rey! kau kini sudah menjadi suami..jangan kelewatan batas!" kata tusi memperingatkan


"no problem!!"


"icha apa rey sudah membuka ladangmu?"


"ladang yang mana yah mah?sejak kapan icha punya ladang?"jawab icha polos


"mamah,berhentilah mengganggu icha dengan istilah istilah ituu.." ucap rey kesal


"baik baikla..oiyah icha apakah tongkat sakti rey besar?" goda tusi


"maahhhhh..." rengek rey


"ahh aku semakin tidak mengerti?ladang?tongkat sakti maksudnya apaa sih?" batin icha


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"baiklah mah pah..kita berangkat dulu"


"hati hati..ingat pesan mamah rey"


"siap mom"


"daahh mah pahhh" kata icha sambil berlalu pergi


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Kini icha dan rey pun sibuk dengan pikiran mereka masing masing..hanya terdengar suara kendaraan yang sedang ramai dijalanan

__ADS_1


"bisa mati penasaran aku..lebih baik aku bertanya pada mas rey aja deh"batin icha


"mas rey?" panggil icha


"hmmm"


"mas aku ingin bertanya sesuatu?maksud dari perkataan mamah tadi apa yah mas?"


"emm..emm buuat apa kau memikirkan perkataan mamah tadi sudahla kau msih kecil nanti juga kau tau saat kau sudah dewasa"


"tapi mas..aku bisa mati penasaran"


"sudah jangan kau memikirkannya lagi atau aku akan memakan mu disini".. ancam rey


"di di di sini??"


"iya..kau belum pernah merasakannya kan"


"baiklah..mas aku tidak akan penasaran lagi"


"kenapa,apa kau takut?kira kira bagaimana ya rasanya bermain di mobil?mau coba??" goda rey


"hahah tidak tidak mas..kita sudah sampai aku akan turun"


tiba tiba rey mengunci otomatis semua pintu mobil


"mas kenapa dikunci?"tanya icha


"kau belum memberiku vitamin"


"vitamin?maksudnya apa mas.."


"mendekatlahh..."


dan icha pun belum bergerak


"hei tenang lah aku tidak akan memakan mu..mendekat ku bilang"


Icha pun mulai mendekat


"kau itu selalu saja berfikiran mesum.." ucap rey menyentil dahi icha


"aww sakit masss..."


"pejamkan matamuuuu..."


"buat apa mas?"


"pejamkan saja..kau ini melawan saja perkataan suami"


icha pun mulai memejamkan matanya


"buka mulutmu"


"mas.."


"jangann membantahhh"


icha pun mulai membuka mulutnya dan rey mulai menyentuh icha dengan bibirnya..


"kau harus membalas ciuman ku ,kalau tidak aku akan memaakan mu"


icha pun mulai membalas ciuman rey walaupun belum benar seutuhnya..


"sudah kau bisa membuka matamu,apa kau kecewa?"


"hahah tidakk mas.."


"aku mau setiap pagi aku mendapat vitamin itu..itu juga bagus buat bibir mu akan bertambah merah"


"baiklah mas bisa aku pergi"


"heii kenapa seolah olah aku yang menahanmu disini kalau mau pergi ya pergi saja.."


"dan nanti siang aku tidak bisa menjemputmu..pulangla ssndiri jangan manja..dan ini uang saku mu"


"makasi mas..aku masuk dulu ya mas"


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"kenapa aku sangat candu akan tubuhnya??apa yang terjadi denganku?sudahla" ucap rey menginjak gas mobil dan pergi dari sekolah icha


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"kalau mau lanjut?silahkan koment yah!!"


sarangeeโค

__ADS_1


__ADS_2