
pelayan pun memanggil icha agar segera turun..dan icha pun mengiyakan nya
"kau dari mana saja?lama banget sih ..aku uda kelaparan nih" protees rey
"maaf mas,aku baru selesai mandi .. ..dan belum sempat untuk mengeringkan rambut ataupun mengucirnya"
"kau sangat wangi icha,awas ya rey junior mu itu lepas dari sarang" goda tusi
"apa sih mah.."
mereka pun memakan malam nya dengan tenang..icha pun kesusahan makan karena rambutnya terurai urai..
"pelayannn.." teriak rey
"ia tuannnn"
"ambilkan pita rambut milik nona muda dikamar" perintah rey
"ah tidak perlu mas..aku akan mengambilnya sendiri.." ucap icha ..berdiri ingin kekamar tetapi dihentikan oleh rey
"kau duduk..biarkan pelayan yang menjalankan tugasnya.."
"hm baiklah mas.."
"wah pahhh,rey sangat perhatian ya kepada icha.."
"iya mahh, sampai sampai tauu apa yang icha butuhkan..kau ini memang suami yang peka rey" puji varell
"aku melakukan itu karena aku takut sehelai rambutnya nanti akan masuk kedalam makanan ku..dan itu sangat menjijikkan jadi jangan salah paham mah pah.." jelas rey
"masak si rey kok mama ga percaya ya.." goda tusi
"terserahhhh"
tak lama pelayan pun memberikan pita itu kepada icha
"makasi ya bii.."
"itu sudah tugas saya nona.."
icha pun mengucir rambutnya dan terlihatla leher jenjang nya yang putih bersih itu
rey melihat itu dan menelan ludah nya sendiri tak disangka juniornya mengeras
"sial,kenapa kau mengeras pas diwaktu yang tidak tepat sih..dengan melihat leher jenjang nya aja kau sudah memberontok minta dikeluarkan.." batin rey
"hei ..apa perlu kau mengucir rambutmu disini.." teriak rey kepada icha
tusi,varell dan icha pun bingung melihat tingkah rey..emang apa masalahnya jika ia mengucir rambutnya disini?ntahla hanya mas rey yang tau
"emang ada apa mas?kalau aku mengucirnya disini?" tanya icha
"nanti rambutmu berserakan di makanan ..kau itu bodoh atau apa sih sana kucir dibelakang" elak rey
"tapi mas..aku sudah selesai mengucirnya"
"rey reyyy..bilang aja kau tidak tahan menahan hasratmu ketika melihat leher jenjang icha kan.."
"aku kenyang..aku akan masuk diluan"
ucap rey berlalu pergi menuju kamar
"baiklah mah,papa juga masuk..papa tunggu dikamar ya mah.." goda varell
"kau ini" tusi
dan dimeja makan tinggal la tusi dan icha..tusi pun mulai melanjutkan aksinya untuk mengerjai rey
"baiklah icha sayang, kau tau kan apa maksud dari ucapan pria yang berkata dia masuk kekamar diluan?"
"emang ada artinya yah mah?bukan kah artinya dia emang mau masuk kamaar saja?" tanya icha yang tidak mengerti maksud tusi
"artinya..mereka sedang menunggu kita sayang. ."
"ha menunggu bagaimana mah?icha ga paham "
"mereka sedang meminta hak nya sayang"
ucapan tusi sontak membuat icha kaget
"apakah benar begitu mah?"
"iya,kamu mulai menjalankan aksi mu ya..kan sudah mamah ajarkan..oiyah dan jangan lupa pakai baju yang kita beli itu.."
"tapi mah"
"tidak ada tapi tapi sayang..kau mauuu rey menyalurkan hasratnya diluar karena istrinya tak melayani nya dengan baik?"
"tapi mah ..aku kann sudah melayani mas rey mah tiap pagi aku menyiapkan sarapan..dan.."
ucapan icha terpotong oleh tusi
"sssttt..ingat sayang tugas istri itu bukan hanya melayani suami dengan menyiapkan sarapan,baju atau air mandinya saja.. tapi tugas istri itu juga harus melayani suami nya ketika ia meminta hak nya sebagai seorang suami..dan istri tidak boleh menolaknya". jelas tusi
"kalau istri menolak bagaimana mah?"
"ia akan dihukum oleh tuhan..seberat beratnya karena sudah melanggar tugasnya" ucap tusi ngasal
icha pun masih belum mengerti apa yang dimaksud oleh mamah mertuanya itu
"maksudnya..kau harusss memberi rey seorang anak agar wanita itu tidak mendekati rey lagi sayang.."
"oo gitu..tapi kan mah buat anak kan susah mah.."
"siapa bilang susah?coba deh kamu temui reyyy sharing sharing ke dia bagaimana cara pembuatan anak..oiya kau mau tau kan adik rey?ingin kenalkan dengan nya?"
icha pun mengangguk
"sana tanyakan pada rey..dan dengarkan apa yang dia bilang..besok kau harus laporkan ke mamah okey.."
"hm baiklah mah..tapi icha bereskan piring piring kotor ini dulu mah.."
__ADS_1
"sudahla..ini biarkan bibi yang membereskan nya..kau layani saja suami mu..ia sudah lama menunggumu.."
"oke deh mah.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"sepertinya aku tidak bisa menemani kau malam ini sayang..karena mama tidak main main akan ancaman nya..aku tidak akan membiarkan perusahaan ku bangkrut dengan semalam.. mohon kau mengerti dahulu ya sayang..besok deh aku akan menemanimu belanja ..okey"
"iya iya..kau juga baik baik disana ya..yauda aku tutup dulu telponnya..selamat malam melani ku.."ucap rey yang sedang menelpon dengan melani pacarnya itu..
icha pun sedang menguping pembicaraan rey dan pacarnya ditelfon
"benar kata mama..kalau aku tidak segera memberi mas rey keturunan..wanita itu akan mengambil mas rey dari ku..aku harus mempertahankan rumah tangga ku ini..tetapi kenapa nama pacar nya mas rey sama seperti nama ibu ya?melani? ahh nama melani kan tidak cuma satu didunia ini"..
rey pun membuka pintu dan icha pun terjatuh..
"awwww..."ringis icha
"kenapa kau bisa jatuh?selain kau bodoh kau juga cerobohya..apa kau sedang menguping pembicaraan ku gadis kecil?"
"menguping apanya mas?sakit tauu..aku tadi mau masuk tapi mas sudah membuka pintu diluan kan aku kaget.."
"benarkah??apa kau tidak mendengar pembicaraan ku?"
"sedikit mas.."
dan lutut icha pun berdarah karena jatuh tadi
"astaga lututmu berdarah..ayo masuk akan ku obati lukamu.."
"hanya luka kecil mas..kau tidak perlu sepanik itu kali,apakah kau mengkhawatirkan aku?" goda icha
"cih ada apa dengan mu?kau sangat keras kepala..duduk disini aku akan mengambil kotak p3k"
rey pun mulai mengobati luka di lutut icha
"aww sakit mas..."
"berhentila meringis kesakitan..nanti mama dan papa akan salah paham jika mendengar suaramu seperti itu..kau itu memang bodoh ya..emang kemana pikiran mu itu hah bisa bisanya kau terluka seperti ini.." kata rey memarahi icha
"mas berhentilah memanggilku bodoh.."
"emang kenapa?emang kau itu bodoh kan.."
"terserah lah..oiyaa mas..apakah yang menelpon itu pacarmu?"
"siapa bilang aku punya pacar?"
"sudahla mas..kau tidak perlu menutupinya seperti itu agar aku tidak tersakiti..aku biasa aja kok mas.." ucap icha narsis
"dia bukan pacar ku..dia kekasihku dan kau bilang aku menutupi nya agar kau tidak tersakiti ..haha haha rasa percaya diri mu itu tinggi juga ternyata"
"sama aja sih mas pacar dengan kekasih "
"kau ini sekarang sudah pandai menjawab kata kata ku ya.."
"maaf maaf mas..emm mas apakah aku boleh bertanya sesuatu?"
"emang apa yang mau kau tanyakan dengan akal bodohmu itu?"
"astaga mamah..apa yang kau ajarkan kepada gadis polos ini mahh..pasti yang dimaksud icha juniorku ini.." batin rey
"baiklah..apa kau mau mengenalnya?kau mau bertemu dan memegangnya?"
"mau mas...aku penasaran seperti apa adik mas ituu.."
"baiklah tutup matamuuu.."
"kenapa harus ditutup mas bagaimana aku bisa melihatnya kalau mata ku ditutup ?"
"adikku ini sangat pemalu dan juga sensitif..aku tidak mau kau melihatnya cukup memegangnya saja.."
"ooh baiklah mas..apakah dia disini mas.."
"sudahlah kau terlalu banyak bertanya..banyak bertanya bisa memendekkan umurmu.."
"baik baiklah mas.."
icha pun menutup matanya..
"apakah kau sudah siap?"
"sudah mas.."
"baiklah akan kupanggilakan ia dahulu.."
"dan ia sudah ada didepan mu icha"
rey pun menuntun tangan icha kearah juniornya rey merasakan junionya semakin mengeras..ia tidak tau apakah ia bisa menahan hasratnya itu
"wahh apakah ini adik mas?ternyata benar ya apa yang dikatakan mamah..ini sangat mengerass..apakah aku boleh membuka mata ku mas?" ucap icha meraba raba
"jangan..kalau kau membuka matamu..adikku ini tak ingin bertemu dengan mu lagi.."
"ooh baiklah mas..tapi apa yang kupegang ini mas..apakah ini tangannya??"
"iya kau memegang tangannya.."
"ternyata semakin lama dipegang semakin keras ya..dimana dia mas..aku ingin berbicara padanya.."
"dia ada didepan mu..bicaralah.."
"em hallo..namaku icha..aku adalah kakak iparmu..siapa namamu?"
"namaku aldooo..senang bertemu dengan mu kak icha.." ucap rey menirukan suara orang lain
"ah iyaa..kenapa kau sangat sensitif sekali?dan tangan mu ternyata keras keras kenyal ya.." ucap icha yang matanya masih tertutup
rey pun hanya bisa menahan tawa karena istri nya itu sangat polos dan bodoh
"aku trauma berjumpa dengan orang .."
__ADS_1
"bisa begitu ya..baiklahh aku sudah mengenalmu mulai sekarang kita berteman.."
"baiklah aku pergi dahulu" ucap adik rey yang dibuat buat oleh rey
karena rey sudah tidak bisa menahan nafsunya..ia pun memutuskan mengakhiri cerita bodoh ini
"apakah aku bisa membuka mataku mas?"
" buka lah..bagaimana apakah rasa penasaran mu itu sudah hilang tentang adikku?"
"sudah mas..tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya dirumah ini yah mas.." tanya icha heran
"kan ia tadi bicara kalau ia trauma dengan manusia..jadi ia tak dapat ditemui oleh sembarang orang"
"haha adikmu itu aneh juga ya mas.."
"sudahla ayo kita tidur"
"sebentar mas..ada satu pertanyaan lagi..yang harus kau jawab.."
"aku kan sudah bilang ..banyak bertanya bisa memperpendekkan umurmu?"
"satu lagi mas..aku. sangat penasaran.."
"baiklah apa?"
"kapan kita akan memulai malam pertama kita mas..?apakah kau tidak mau aku melahirkan rey junior?"
pipi rey pun mulai memerah bisa bisanya gadis kecinya berbicara seenteng itu
"heii kenapa kau berbicara tentang itu..ternyata sekarang pengetahuan mu itu sudah luas ya.."
"iya mas..mama yang mengajari ku.."
"sudah kubilang padamu..aku tidak akan menyentuhmu..aku tidak selera akan tubuhmu yang datar itu"
"kalau tubuhku tidak datar..mas akan menyentuh nya?"
"bisa jadi.."
"baiklah..aku akan membuat tubuhku agar tidak datar seperti ini mas.."
"bagaimana kau akan membuatnya agar tidak datar lagi?"
"perbanyak makan mas..agar menaikkan berat badan ku.."
"aku mau kau menambah lemak disini,disini,dan disini..selain dari daerah yang ku sebuti tadi kau jangan menambahkannya..karena aku lebih suka kau kecil begini.."
rey pun menunjuk daerah di pipi,dada serta bokong
"baiklah mas..akan kupastikan daerah yang kau tunjuk tadi tidak datar lagi.."
"gadis pintarrr..apakah kau mau kuberi tahu cara agar agar bisa cepat memperbesar didaerah itu?"
"wahh ada caranya nya juga ya mas..emang bagaimana mas?"
"dengan sentuhan tangan besar.."
"sentuhan tangan besar maksud mas?"
"ketika tangan dengan ukuran besar itu menyentuh dadamu maka dadamu itu akan membesar"
"wah iyakah mas?tapi dimana aku ketemu dengan orang yang mempunyai tangan besar itu?apakah papa mertua tangannya besar mas?"
mendengar jawaban icha rey pun tersontak kaget..
"kau lihat ini..tangan ku lebih besar daripada tangan mu kan..artinya aku bisa membantumu membuat dadamu besar.."
"wahh iyah mas..tangan mas besarr..apakah mas mau membantuku membuat dadaku ini besar?"
"apa?kenapa harus akuu.." ucap rey memainkan sandiwara
"sudah kutebak mas pasti tidak akan mau menolongku..baiklah aku akan meninta tolong kepada papa mertua "
"baik baiklah..aku akan membantumu..tapi ada syaratnya.."..
"syarat?kenapa harus ada syarat sih mas.."
"mau atau tidak"
"baiklah mas..katakan apa syarat itu.."
"syaratnya kau tidak boleh meminta orang lain menyentuh dadamu untuk membantu mu.cukup aku sajak yang akan membantumu...dan kau jangan bilang kepada orang lain khususnya mamah aku membantumu memperbesar dadamu okey deal?"
"baiklah deal..okey mulai kapan kita harus mulai mas?"
"kkenapa kau sangat tidak sabaran sekali.."
"lebih cepat kan lebih baik mas.."
"sudahla nanti akan kupikir kan..kau tidur saja..dan mulai sekarang kita akan tidur disatu ranjang..tenang saja aku tidak akan menyentuhmu..aku hanya tidak mau mamah dan papa berfikir kalau kita tidur diranjang terpisah"
"sentuh juga tidak apa apa mas..aku ikhlas.."
"dasar otak mesumm..dan kau jangan banyak bergaul lagi pada mama.."
"emang kenapa mas?mama itu kan mama mertuaku mas..masa iya aku tidak diizankan berteman dengan mama"
"karena mama..pikiran mesum mu itu semakin bertambah luas.."
"em gitu ya mas..karena mama juga aku tau ilmu tentang melayani suami secara rohani dan jasmani.."
"sudah la kau tidur saja. .aku sudah bosan mendengar celotehan mu itu"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"gadis kecil kau ternyata sangat polos dari yang kukira..haha malam ini aku seperti mendapat lotre..kurasa kenruntungan ada dipihakku" kata rey
"dan mama aku tidak tau apa aku harus berterima kasih atau marah kepadamu karena sudah membuat gadis kecilku seagresif dan meracuni pikirannya yang polos itu.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
__ADS_1
***jangan lupa like dan koment jika ingin aku update lebih cepat yaa...:))
sarangeeโค***