
"Hei icha.."
panggil bu ira
"iya bu.."
"bolehkah ibu bertanya sesuatu?"
"silahkan"
"ibu ingin bertanya ..ada hubungan apa kau dengan tuan rey kenapa tuan rey sangat mengenal dan menjagamu ?apakah kalian ada hubungan??"..
"sebenarnya tuan rey itu adalah sua.."
tiba tiba reina menyambar omongan bu ira..tetapi icha segera memotong omongan reina
"ahh tuan rey itu oom saya bu.."
"jadi kamuuu itu keponanakan tuan muda rey?rey yang tadi?"
"iya bu..yauda kita masuk kelas diluan ya bu.."
"ahhh baiklahhh..."
sepanjang jalan menuju kelas reina tak henti hentinya mengomel kepada icha
"kenapa kau tidak bilang saja kalau tuan muda rey itu suami mu?apakah kau malu mempunyai suami yang sangat terkenal dan berkuasa itu?"
"haha emang sebagus apa diriku ini reina- sampai sampai aku malu mengakui kalau mas rey itu suami ku..aku cuma tidak mau satu sekolah tau akan pernikahanku.."
"ah iya juga..maaf dehh untung aku tidak keceplosan tadi..kalau pihak sekolah tau kau sudah menikah..pasti kau dikeluarkan dari sekolah..ahh tidak kau kan mempunyai suami yang paling berkuasaa..kepala sekolah kita aja takut dengan suami mu.." jelas reina
"akuu penasaran emang seberapa berkuasanya sih mas reyy.."
"kau tidak tauu tentang suami mu ya..makanya jangan kebanya an belajar kau..suami mu ituu paling berkuasa dikota..maupun dinegri ini..siapa sih yang tidak kenal dengan rey agatha imporev..presdir imporev yang terkenal dengan ketampanan dan kedinginan nya.."
"hei kenapa kauu tau banyak soal mas rey.."
"karena akuuu penggemar rahasia nya..ahhh andai saja dia belum menikahh pasti akan ku pinang kau mas..kau beruntung tauu icha bisa seranjang dengan tuan muda rey.."
"terserah kauuu..."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"geo bagaimana penampilan ku didepan gadis kecil ku tadi?apakah aku terlihat keren??"
"anda sangat keren tuan muda..anda bagaikan pangeran yang menyelamatkan sang putri dari masalah hidupnya..jika saya nona icha saya akan serasa terbang kelangit ke 7 tuan.." geo
"ah kau ini terlalu melebih lebihkannya..tapi syukurlah kau bukan icha..sebodoh bodohnya gadisku ia tidak akan mempunyai pikiran untuk terbang kelangit ke 7.."
"itu hanya perumpamaan tuan.."
sepanjang perjalanan menuju kantor rey pun hanya tersenyum sendiri mengingat kejadian kemarin dan tadi..melamun membuat hobi baru untuknya..
"kita sudah sampai tuan.."
"aku juga tahu..bagaimana penampilan ku?"
"sangat sempurna tuan..tapi kenapa warna bibir tuan berwarna merah muda?dan seperti berminyak tuan..apakah tuan makan bakwan tadi?"
"dasar bodoh..sudah lah kau kujelaskan juga tidak akan mengertiii..apakah sudah tak terlihat berminyak.."
"sudah tuan penampilan anda seratus persen sempurna.."
"aku tahu itu"
rey turun dari mobil dan memasuki kantornya..sepanjang jalan menuju ruangan nya karyawan perusahaan semua membungkukkan badan kepada rey..
"apa jadwal ku hari ini geo?"
"jadwal anda kosong tuan..apakah tuan ingin makan siang dengan nona melani?.."
"kenapa aku harus makan siang dengan nya..sepertinya kau lupa.kalau sekarang aku sudah mempunyai istri.."
"ah maafkan saya tuan..."
"baiklah siapkan saja restoran yang peling mewahh..aku ingin mengajak gadisku untuk makan siang.."
"baik tuan.."
"sepertinya sedikit demi sedikit hati tuan rey sudah terbuka untuk nona muda ..semoga nona muda bisa menggantikan posisi nona melani dihati tuan muda.." batiin geo
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"hai des..kenapa kau melamun seperti ibu ibu rusun?"
"ah aku lagi tidak mood untuk bercanda.."
"ada apa?coba cerita kan kepada kita mana tau kita bisa bantu.." tambah icha
"aku bingung cha..akhir akhir ini aku menyukai seorang pria tapi pria ini sangat dingin kepadaku..apa yang harus kulakukan agar ia mau berbicara padaku? sebelumnya aku tidak pernah diginikan dengan pria manapun..ah pria ini sungguh membuatku penasaran" eluh desi
"jadi kau sedang jatuh cintaaa" ejek reina
"ada apa dengan nada bicaramu itu?apakah aku tidak boleh jatuh cinta?" protes desi
"tidakkk tidakk ..kenapa kau sangat sensitif..baiklah aku akan membantumu untuk mendapatkan pria pujaan mu itu..beritahu aku siapa namanya.."
"ehh boneng..bagaimana aku tau namanya ..dia saja tak ingin berbicara padaku..kau tau dia mempunyai sifat yang dingin.."
__ADS_1
"baiklahhh..apakah pria itu tampan?"
"tampan..sangat tampan.."
"jika dia tidak ingin berbicara padamu..berarti dia tak menyukai mu des.."
mendengar omongan reina..desi punn menangis
"reiii..." kata icha
"haha aku bercanda sobat.."
"baiklah des..kau harus mempertemukan kami ..agar kami tau seberapa tampan priamu itu..dann apakah kauuu sudah niat untuk berpacaran?sudah serius?" saran icha
"jika dengannya aku akan serius ..dan tidak akan mempermainkan perasaan pria manapun ..janji.."
"baiklah.."
"hei cha..aku baru memperhatikan seragam mu?kenapa kau memakai seragam yang sangat besar begini ..kau seperti badut" ejek desi
"mau bagaimana lagi..maas rey sangat marah aku memakai seragam ku itu .."
"kenapa?"tanya desi
"kau tanya kenapa..kau tidak lihat jika seragam itu sudah tak layak dipakai..cocoknya museumkan.." tambah reina
"tapi kan itu model..itu akan menambah kesan yang sexsy..sepertinya suami mu tak mau pria lain menatap tubuhmu icha..ah suami mu sangat cemburuan..
"entahlah.."
"sepertinya bapak dengan rambut botak ditengah akan masuk..ahh aku tidak siap akan ulangan" eluhhh reina
"mati kauuu" ejek desi
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Rey sudah mengirim pesan kepada icha agar ia datang di restoran Xx..dan icha langsung membalas pesan rey
"baiklah rey..kau harus terlihat sempurna dimata gadis kecil mu..jangan ada kesalahan sedikit pun.." ucap rey kepada diri sendiri
rey pun telah siap untuk menuju resto tiba tiba dilobi melaniii mememeluk rey..sehingga karyawan perusahaan melihatt kejadian itu
geo yang mengikuti bosnya dan melihat perempuan licik itu memeluk rey langsung menjatuhkan melani untuk manjauh dari bosnya
"awwww..." ringis melani
"geo..apa yang kau lakukan.." ucap rey membantu melani untuk berdiri
"maaf tuan saya hanya menjauhi nya dari anda tuan.."
"tapi kau tidak perlu kasar dengan wanita."
"maafkan saya tuan.."
".dan kau melani kau ikut keruangan ku sekarang.."
diruangan rey pun sedang berkutik dengan pikirannya
"reyyy..aku sangat merindukan mu sayang..ah lututku sakit.."rengek melani
"kau tidak apa apa mel?kenapa kau kesini.."
"aku sangat merindukan mu rey"
"aku tahu..nanti aku juga akan menemuimu..lututmu luka..akan ku oleskan obat.."
"ini semua karna kesalahan serkretaris bodoh mu itu..kenapa kau tidak memecatnya rey..dia sudah melukaiku kekasih dari bosnya"
"dia hanya menjalankan tugasnya..sudahla"
"hemm..kau berubah rey kau tak lagii perhatian padaku..dan bahkan kau sudah tak ingin menemui ku ..dulu jika aku bilang aku merindukanmu kau langsung datang menemuiku tapi sekarang untuk bertemu dengan mu saja..aku harus sampai terluka seperti ini.." jelas melani
"maaf kan aku mel..aku tau aku salahh..tapi aku harus menuruti perintah mama mel..aku tidak bisa mengabaikan ancaman darinya..atau perusahaan ku akan menjadi imbas dari keegoisan ku.."
"aku lelah mendengarrr alasan mu .itu reyyy.."
"sebaikanya kau pulang lah mel..karena habis ini aku akan ada rapat dengan klien.."
"kau mengusirku rey?"
"istirahatla..kau ingat aku suka gadis penurut.."
"baiiklah kabarin akuu jika kau ingin menemuiku"
melani keluar dari kantor rey..banyak pasang mata yang melihat kearah melani dengan tatapan tak suka..
"aku tidak akan membiarkan mu pergi untuk melupakan ku rey..sebenarnya kau ingin pergi kan makanya kau mengusirku...kau berbohong padaku kau bilang kau akan ada meeting tapi kenapa kauu keluar dari kantormu..tanpa serkretaris bodohmu itu..sepertinya kau ada urusan lain selain kantor..aku akan mengikutimu rey.."
melani baru saja menunggu rey diparkiran..dan ia melihat rey juga keluar menuju parkiran sepertinya rey akan pergi
sampai lah direstoran Xx
"untuk apa rey kerestoran yang mewah ini??apakah ia meeting disini?tapi kenapa ia tak membawa serkretaris bodohnya itu? apakah ia akan kencan dengan wanita lain?tidak tidak akan kubiarkan..aku harus menggagal kannya"
melani keluar dan langsung mencari meja rey..
"ada yang bisa saya bantu nona?" ucap pelayan resto
"saya sedang mencari tuan rey imporev.."
__ADS_1
"ahh apakah nona ini nona icha?tuan muda sudah memesan ruangan VIP khusus untuk nona"
"reyy memesan ruang VIP?dan icha siapa icha?apakah icha istri rey?"
melani makin dibuat rasa penasaran tanpa banyak membuang waktu melani langsung masuk dan menghampiri rey ..rey kaget melihat kedatangan wanita ..yang sama sekali tak diharapkan kedatangan nya itu
"mel..untuk apa kau disiniii??"
" seharusnya akulah yang bertanya padamu untuk apa kau direstoran yang mewah ini dan sampai kau memesan ruangan VIP? rey..bukan kah kau bilang kau akan meeting? apakah kau ingin bertemu dengan istrimu?"
"apa setiap aku ingin pergi aku harus melaporkannya padamu mel.."
"kau tak menganggap .ku lagi sebagai prioritas mu rey?"
"aku tak bilang begitu.."
"kau jahat reyyy.."
melani pun memainkan dramanya..ia paling tau kalau rey sangat tidak tega dengan tangisan wanita
"mel berhentilah menangis.." ucap rey menenangkan melani
melani segera memeluk rey..
"kenapa kau melakukan ini padaku rey?kenapa?"
melani menangkap pipi rey dan langsung mencium bibir rey
Tak jauh dari meja rey..ada sosok mata yang melihattt rey sedang berciuman dengan wanita siapa lagi kalau bukan icha
"mass.."
icha yang baru saja sampai dan melihat adegan yang menjijikkan itu langsung menahan emosi nya..bibir icha bergetar..tiba tiba air matanya pun tanpa malu malu itu jatuh dan membasahi pipinya..ia segera berlari menjauhi restoran tersebut
"kenapa kau mencium ku mel..ada apa dengan mu?"
"apakah kau tak suka ..jika aku mencium mu rey.."
Rey pun hanya diam
"mari kita menghabiskan malam yang panas bersama rey.."
"maaf mel..hari ini aku ada janji dengan seseorang "
"apakah seseorang itu istrimu??"
"yaa.."
tanpa ragu rey menjawab kata YA
"kau menyakiti ku rey" kata melani langsung berlari berharap rey mengejarnya
Ia pun melihat jika rey sama sekali tak mengejarnya..
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
sudah jauh dari restoran icha berlari ..akhirnya ia duduk dan melamunkan apa yang terjadi ..ia bingung kenapa dirinya harus menjauh dari resto?apa yang terjadi padanya?kenapa dia berlari setelah melihat rey bermesraan dengan wanita lain?kenapa dia marah?
"apa apakah aku sudah mencintai mas rey??kenapa aku marah jika harus mengingat kejadian tadi..dan kenapa air mataku jatuh??hatiku rasanya seperti tersayat..sakit sekali..apa yang terjadi padaku.." kata icha disela tangisnya
Tiba tiba ponsel icha pun berdering icha segera melihat siapa yang menelponnya
"telepon rumah?apa ada sesuatu terjadi dengan ayah?"
"yah halo bi..apaaa terjadi sesuatu dengan ayah bi? rumah sakit ..astaga ayah kenapa bi..baik baiklah icha segera kesana bi..astaga ayahh bertahanlahhh..."
yah telepon barusan dari pembantu rumah tio..ia mengabarkan penyakit tio memburuk..dan icha segera begegas untuk kerumah sakit untuk melihat kondisi ayahnya
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"sial..beraninya gadis kecil itu membuatku menunggu ..sudah satu jam aku menunggunya..ia bahkan tak mengangkat telpon ku dan juga tak membalas pesanku..dimana sekarang dia..baiklah karena aku lagi berbaik hati..aku akan menunggumu sejam lagi gadis kecil..jika kau tak datang dalam sejam habis kau.."
ancam rey
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
dengan rasa khawatir ichaa berlarii menuju ruangan dimana tio dirawat
"nona icha.."
"bii..bagaimana kondisi ayah?dokter bilang apaa??ayah baik baik saja kan??"
"tuan baik baik saja non..dokter bilang..tuan tio sudah melewati masa kritisnya..sebentar lagi tuan akan sadar non.."
"ahh syukurlahhh...kenapa ayah bisa ngedrop bi??"
"saya juga tidak tau non..sewaktu saya pulang dari pasar tuan sudah tidak sadarkan diri.."
"ibu?dimana ibu???"
"nyonya melani tadi pagi suda pulang non..tetapi sewaktu saya pulang nyonya sudah tidak ada non.."
"arghh..kemana dia pergi..bagaimana bisa dia membiarkan ayahhh sendirian.." bentak icha
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
waktu pun terus berjalan rey yang sudah menunggu selama 2 jam itupun merasa kesal dan pergi dari restoran itu
"dimana kau gadis kecil. .berani berani nya kauuuu membuatku menunggu selama 2 jam..kau sudah bosan untuk hidup ya..."
__ADS_1
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"Jangan lupa like dan koment ya kesayangan author..agar aku rajin updatenya sarangeeeโค