
Kini ruangan yang mendadak ramai tadi langsung senyap seketika
"mass..apa maksud perkataan mama tadi?dan kenapa isil memanggilmu daddy?kauu tau kan mas..bahwa isil itu bukan lah anakmu..aku sama sekali tak paham dengan semua inj mas" jelas icha
"baiklah baiklah..tidak perlu kau jelaskan lagi .. siapa ayah kandung isil..itu hanya membuatku kesal..aku akan menjelaskan nya padamu..aku bicara dengan keluargaku..bahwa isil itu adalah anak kita"
"tapi kenapa kau bicara seperti itu dengan keluargamu mas?apa sebenarnya tujuan mu?" tanya icha
"kau tau kan mantan ibu tiri mu itu selalu mengejarku..jadi aku hanya menegaskan kepadanya..bahwa aku tidak lagi tertarik dengan nya. dengan mengakui isil sebagai anak ku.." jelas rey..
"dan mom..aku akan mendapatkan hadiah untuk menjalankan peran ku ini mom.." tambah isil
"hadiah? "
"yahh..hadiah..satu jam aku menjalankan peranku..maka 1% saham yang akan ku dapatkan?aku pinter kan mom?"
"benarkahhh?"
"iyakan daddy?daddy tidakk main main kan?"
"haha sifatmu sama dengan ibumu..sama sama matrealistis.."
"kauu sangat pintar sayang..jika kau terus menjalankan peranmu..maka itu akan sangat menguntungkan untuk perusahaan. ..terima kasih anak mimom yang paling cantik ..mimom bangga padamu sayang" kata icha mencium anak perempuan nya
"you're welcome mom"kata isil enteng
"melihat kalian tersenyum seperti ini..membuatku sangat bahagia"batin rey
"apakah ini takdir?apa yang harus kulakukan?akankah aku harus jujur dengan mas rey bahwa sebenarnya isil itu memang anak kandung nya? " pikir icha
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
setelah mengantarkan tuan muda kecil nya..geo pun kembali keruangan dimana rey dirawat
"tuan..apakah tuan ingin sesuatu?"tanya geo..
"tidakk kau pergi la..kau menganggu anak dan istriku yang sedang tertidur" kata rey melihat icha dan isil yang tertidur di ranjang pasien.
"kenapa mereka sangat kompak sekali?mereka berdua terlihat mengemaskan bukan?" tanya rey pada geo..
"benar tuan.."
"kauuu berani menatap gadis kecil ku sedang tidur?kau mau mati?" ancam rey
"kenapa aku selalu salah tuan.." batin geo
"baiklah..jika tidak ada yang saya kerjakan..saya permisi tuan.." ucap geo hendak pergi
"sebentar" perintah rey
"kauu bawa isil keruangan VIP lainnya...biarkan dia beristirahat dengan nyaman..aku juga ingin berduaan dengan gadis kecilku..dan jangan biarkan ada seseorang yang masuk keruangan ini..aku tidak ingin diganggu..jika kau tak bisa menjalankan perintahku dengan benar.. gaji mu akan ku potong.." ancam rey
"tuan bisakah tuan tak mengancamku dengan potong gaji?jika gaji ku dipotong selalu..bagaimana bisa aku menghalalkan kekasih ku tuan" ucap geo frustasi
"aku tidak ingin mendengar eluhan mu..itu urusan mu"
"kau sangat egois tuan..baiklah saya permisi.." kata geo menggendong isil yang sedang tertidur
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
kini ruangan benar benar sepi..rey pun tak henti henti memandangi wajah gadis kecil nya itu..bibir yang kecil ..mungil dan berwarna merah muda..membuat rey ingin ******* nya
"kau tidak akan memakan nya disaat ia tertidur kan rey .kaubukanlah pria yang tak semesum itu" kata rey pada diri sendiri
rey pun kembali memandangi wajah cantik icha dan sesekali menyentuhnya
__ADS_1
"aku tidak akan membuat mu menderita lagi gadis kecil..aku akan membahagia kan mu..tak akan kubiarkan kau lepas dari pelukan ku lagi..sekali pun kau masih istri dari orang lain" kata rey
mendengar ocehan rey ..membuat icha terbangun
"mas..kenapa kau sangat berisik..dimana isil mas..tadi kan dia tidur disampingku?" ucap icha panik
"tenang lah gadis kecil..isil sudah kupindahkan keruangan vip..agar dia bisa tidur dengan nyaman"
Icha pun tak percaya dengan ucapan rey
"benarkah itu? kau memindahkan isil bukan untuk berduaan dengan ku kan?" kata icha bergedik curiga
"sebenarnya itu juga sih..lagian aku sudah lama tidak berduaan dengan mu gadis kecil..jadi turuti saja kali ini ya?"
"dasar kau manja mas.."
Rey pun gemas dengan icha..sekali kali ia mencium dan menggigit pipi icha
"aww..sakit mas..kenapa kau menggigit pipi ku.." rengek icha
"kau sangat menggemaskan sayang..apakah boleh aku?.."
omongan rey terpotong oleh icha
"no mas..kau tidak lihat kita sekarang sedang berada dimana? dirumah sakit..jadi kau jangan macam macam" ucap icha..memperingati
rey pun menekan remote dan mengunci pintu..
"walaupun ini dirumah sakit. .tetap aman sayang..ini ruangan VIP..dan juga ruangan ini kedap anti suara..jadi saat kau mendesah nanti ..tidak akan ada yang mendengar nya.."kata rey meyakinkan
mendengar ucapan rey..membuat wajah icha merona malu
"heii..apakah kau sedang malu sayang? kau lihat pipi mu sekarang sudah berwarna merah seperti tomat.."goda rey
"berhenti la menggoda ku mas.."
"bukankah kau sedang sakit mas?bagaimana bisa kau melakukannya?" tanya icha " kau harus menjaga kesehatan mu mas" tambahnya
"kondisi ku akan membaik jika aku mendapatkan jatahku ssyang.." jawab rey cepat..
"bagaimana jika ada seseorang yang masuk?"
"aku sudah mengunci pintu nya sayang..kau tak perlu khawatir"
"bagaimana jika isil sudah bangun dari tidurnya mas?"
"aku juga sudah meminta geo untuk menjaganya.." jawab rey
"bagaimana.."
omongan icha terhenti..rey sudah tidak tahan dengan nafsu nya dengan segera ia meluma* bibir icha yang hanya ia pandangi sedari tadi
icha pun terkejut dengan apa yang rey lakukan..tapi kali ini ia tidak akan menolak..ia akan melayani rey dengan suka rela
kini gaun dengan panjang selutut itu berhasil dilepaskan dari tubuh icha..rey mulai hilang kendali..ia sudah dihanyutkan oleh nafsu..begitu pula dengan icha..
" aku ..akan memasukkan nya sekarang sayang "
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
melani pun kembali kerumah sakit. .untuk menjenguk rey..kali ini ia berpenampilan yang sangat sexsy..ia sudah punya cara agar ia bisa bersama kembali dengan rey
"haha rey..kali ini kau akan menjadi umpan ku.." batin melani
geo sudah berjaga jaga didepan ruangan rey
__ADS_1
"kira kira apa yang dilakukan tuan muda ya sampai berjam jam begini..apakah mereka sedang membuat babby?tapi kenapa aku sama sekali tak mendengar apapun?" kata geo penasaran
"apa yang kau lakukan?" tegur melani
"astaga..nyonya..kau mengagetkan ku..nyonya kembali lagi disini? " ucap geo
geo pun melihat melani dari atas sampai bawah..ia pun merasa curiga
"apakah rey ada didalam?katakan padanya aku ingin menjenguk nya.."
"bukan kah nyonya tadi sudah menjenguk tuan muda?"
tanya geo
"kenapa kau banyak bertanya..sudah katakan saja padanya.."
"maaf nyonya..untuk saat ini tuan muda tidak ingin diganggu. .jadi saya mohon pergila dari sini nyonya"
"kau berani mengusirku?kau belum tau siapa aku?dimana rey ?dia didalam kan?"
"tuan muda sedang berduaan dengan istrinya. .saya mohon pengertiannya nyonya..jangan menyulitkan saya.."kata geo memohon..
"maksudmu..gadis itu ada didalam?minggir kau aku ingin melihatnya.."
"jangan sampai saya berbuat kasar dengan nyonya..selagi saya bisa bersikap lembut..mohon pergilah nyonya.."
"kauuu berani mengusir menantu imporev?sepertinya kau sudah bosan dengan pekerjaan mu itu ya..minggir aku ingin bertemu dengan rey..rey rey..buka pintu nya.." teriak melani
geo pun menarik melani agar ia pergi dari situ
"lepaskan aku..jangan kau sentuh aku dengan tangan kotormu itu lepaskan.." teriak melani
"berhenti la berteriak teriak seperti itu nyonya..kau tidak pantas berteriak dirumah sakit..nanti orang akan menganggapmu yang sakit.." ejek geo
banyak orang yang melihat tingkah laku melani yang memalukan
"kau..!!! lihat saja..aku akan meminta rey untuk memecatmu!!!" ancam melani
melani pun pergi dengan perasaan kesal
"pecat saja nyonya..itupun dalam mimpimu...dasar wanita gila.." umpat geo
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
sudah 4 jam lamanya..rey belum keluar dari kamarnya..isil pun terbangun dan menghampiri geo
"uncle baik..dimana mimom ku?kenapa aku tak melihatnya?bukankah ia tadi tidur disampingku?" tanya isil
"aku baru saja menyingkirkan wanita gila..sekarang aku harus mengurus gadis ini..reina dimana kauu..tolong bantu akuuuu" batin geo
"mimom mu ada sayang..saat ini ia sedang ada urusan. .apakah kau mau ice cream?kita bisa membeli nya.." ajak geo
"baiklah uncle.." kata isil bahagia
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
setelah menyelesaikan pertarungan yang dahsyat selama berjam jam..icha dibuat kelelahan oleh rey
"tidurlah sayang...kau sudah sangat lelah untuk hari ini..thankyou sudah memuaskan ku gadis kecil.." ucap rey mencium dahi icha
rey pun memakai kan baju icha kembali..kini icha sedang tertidur..ia sangat lelah dalam mengimbangi permainan rey
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
**Jangan lupa like dan koment yah agar author rajin update nya
__ADS_1
see you nextโค