
rey pun memarkirkan mobilnya di mansion megah milik orang tuanya
"mah mamahh..." teriak rey
varell pun yang baru saja pulang dari kantor itu pun merasa heran melihat putra nya itu sedang memanggil manggil istrinya
"rey ada apa?kenapa kau mencari mama?"tanya varell
"papah..pah dimana mama?"
"mamah mu sedang shoping dengan menantunya..ada apa cerita sama papa"
"mamah ingin menghancurkan perusahaan rey pah"
"pasti kamu bermain gila dengan wanita itu kan?"
"apa salahnya pah..rey sangat mencintai melani ..rey gak mau kehilangan melani lagi pah.."
"kau kan tau rey kalau mamah mu itu tidak suka pada wanita mu itu..dan apa salahnya?jelas kau salah ..sekarang ini kau sudah menikah rey.. kau jangan menyakiti perasaan istrimu yang masih terlalu muda itu rey" jelas varell
"tapi pah,pernikahan ini kan bukan kemauan rey.."
"ternyata kau masih belum dewasa rey..sudahlah kau mandi aaja dulu..sebentar lagi mamah mu akan pulang" kata varell yang berjalan masuk ke kamar
"baiklah pah.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"mamah senang banget bisa belanja dengan menantu mamah..kamu tau sayang .. mamah selalu mengimpikan moment ini .."
"aku juga mah..ayo kita pulang mah..aku belum memasakan makanan untuk mas rey..nanti mas rey pulang.. belum ada makanan di meja.."
"tenanglah sayang..sekarang kalian kan sudah tinggal di mansion..pelayan di mansion sudah banyak kok.." jelas mamah
"dan kau jangan lupa memakai baju yang mama berikan itu ya nak.."
"baik mah."
"ooiya icha..apakah rey sering ga pulang akhir akhir ini?"
"ah mas rey ga pernah ga pulang mah..tapi ia selalu pulang larut mah..no problem kok mah icha tau kenapa mas rey selalu pulang larut"
"hm..kamu harus sabar ya sayang..mama yakin kamu bisa manklukan hati rey yang dingin itu.."
"dan mamah tidak akan membiarkan mu kesepian lagi sayang"
icha pun hanya membalas dengan senyuman
"tapi nak..kenapa dadamu ini semakin besar..apakah rey sudah pernah menyentuhnya?"tanya tusi yang membuat icha malu
"mama apaan sih..mas rey belum pernah menyentuh ku mah..icha juga merasa dada icha akhir akhir ini semakin membesar ..sampai sampai icha merasa bahwa pakaian dalam icha semakin sempit sih mah"
__ADS_1
"kan benar apa yang mamah katakan..kamu yakin rey tidak pernah menyentuhnya?"
"yakin 100% mah..mas rey tidak mungkin mau menyentuhku.."
"hm baiklah sayang"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
matahari pun meninggalkan langit dan berganti bulan yang menyinari langit
tusi dan icha pun akhirnya sampai di mansion
"yauda kamu mandi dan istirahat aja dulu sebentar lagi makan malam..nanti mama akan memanggilmu okey"
"oke mah"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
rey pun baru saja keluar dari kamar mandi dan sewaktu ia membuka lemari..ia terkejut..
"anehh ..kenapa barang barang ku semua ada di sini?siapa yang memindahkan nya?apakah gadis kecil itu yang memindahkan nya?sial"
cekrekkk...
pintu kamar pun terbuka..icha pun masuk dan melihat rey yang sedang bertelanjang dada ..icha pun langsung menutup matanya dengan tangannya dan berteriak
"aaaa.."
"mas ii tuu..bisakah mas memakai baju.." jawab icha gagap
rey pun mempunyai ide untuk menggoda icha..rey pun memajukan langkahnya sampailah dihadapan icha..icha yang melihat rey sedang mendekatinya itu pun langsung memundurkan langkahnya..menjauhi rey
tetapi langkah icha terhenti pas dibalik pintu
"mmmma..asss kauu mau ngapain?"
"menurutmu?"
"apakah kita akan memulai malam pertama kita saat ini mas?tetapi aku terlalu lelah mas.."
rey pun menyentil dahi icha
"aw sakit mas...kenapa mas menyentil dahi ku" ringis icha
"hei gadis kecil,sebenarnya otakmu itu hanya memikirkan hal hal mesum saja ya..sudah kubilang aku tidak selera akan tubuhmu yang datar ituuu.."
"tapi mas mamah bilang dada ku sekarang ada perkembangan..kata mama dadaku semakin membesar..liat nih mas.." ucap icha sambil menunjukkan dadanya
pipi rey pun langsung memerah malu
"shitt!! gadis kecil ini terlalu polos..bisa bisanya dia dengan gampangnya menunjukkan dadanya padaku.."batin rey
__ADS_1
"kenapa kau menunjukkan dada datar mu itu kepada ku?" tanya rey
"lihatla mas ini tidak datar..tuh liat ada gundukan.."
pipi rey pun semakin memerah menahan malu
"sudahla kau tetap gadis kecil..sampai kapan pun kau tidak akan menjadi wanita"
"dann aku ingin bertanya padamu?kenapa barang barang kita semua ada disini?apa kau yang memindahkannya?" tanya rey
"barang kita?mas tadi menyebutkan kata kita mas..?
"ada apa dengan reaksi mu itu?"
"ahh aku terlalu senang mas..sebenarnya bukan aku yang memindahkan barang barang ini mas..mama mau mulai sekarang kita tinggal disini .."
"tinggal disini? apa maksudmu? kenapa kau tidak meminta persetujuan ku dulu?" tanya rey yang mulai marah
"aku tidak tahu mas..ini semua perintah mama"
"ah mama lagi mama lagi..aku harus berbicara pada mama.."
rey pun memakai bajunya dan segera turun
"rey dimana icha???ajak dia untuk makan malam"
"mahh apa maksud semua ini mah?kenapa barang barangku ada disini mah?"
"seperti yang sudah kamu lihat..mulai sekarang kamuuu dan icha akan tinggal disini " ucap tusi tegas
"tapi mahh..aku dan icha ingin mandiri mah..kami bisa kok hidup berdua di apartement..dan kami juga bisa lebih dekat dan saling mengenal"
"apa katamu?lebih dekat?saling mengenal?itu hanya bualan mu saja rey..mama tau setiap malam kau selalu pulang larut dan kau selalu meninggalkan icha sendirian di apartement..mamah tidak mau icha kesepian di apartement itu.."
"tapi mah"
"sudahla ..mamah lelah ..besok saja kita bicara..panggil istrimu"
"pelayannn..." teriak rey
"iya tuan.."
"panggil gadis kecil itu buat turun"
"baik tuan"..
"sialll...kenapa aku harus menuruti perkataan mamah sih ...mamah sekarang berbuat seenaknya..baiklah mah akan ku ikuti permainanmu" batin rey
***Jangan lupa like ya sayang sayang nya author..agar author lebih semangat buat update
sarangeeโค***
__ADS_1