
Di kamar mandi..icha sedang berdiskusi dengan pikirannya..
"bisa bisa nya akuuuu menolakkkk mas reyy untuk berhubungan tubuh..seharusnya itu sudahhh kewajiban ku untuk.melayani nya..istri macam apa aku ..apakah aku haruss menyiapkannn diriku..akuu tidak boleh membuat mas rey kecewa.."ucap icha
"ayolah icha..bersikap lah dewasa.." tambahnya
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"sepertinyaaa...jika aku berdekatan dengan gadis kecil ..aku semakin susah untuk menahan hasratku..lebih baik aku menghindari nya sajaa" pikir rey
rey pun beranjak darii ranjang tetapi icha memanggil
"mass..apakahhh kau marah padakuuu??" tanya icha
"marahhh dengan mu??kenapa akuuu haruss marahhh?"
"aku menolakkk untuk berhubungan tubuh dengan mu" ceplos icha langsung to the point
"sialll,bisa bisanya diaaa berbicaraaa seenaknya begitu padakuuuuu...tentang itu" batin rey
"lupakan..lagian aku sudah tak mau membahasnya lagi.."
"kannn...mas marahhh..."
"sudahlah,tak penting juga ..tidurlahhh .."
"mas mau kemana?kenapa keluar?"
"aku akan tidur dikamar sebelah.."
"kenapa maas?apakah kau meninggalkan ku disini?" ucap icha manja
"berhentilah bersikap manja seperti itu..itu sangat menjijikkan"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
sudah 3 jam reyyy merasa gelisahhh ..ia tak bisa tidurrr ..ia sedang memikirkannnn gadis kecilnya ..
"arghhh..kenapaaaa akuu tak bisaaaa tidurrr beginiii ..kenapaaaa akuuuuu terusss memikirkan gadis kecil itu....ayolah mata..terpejamlah..shitt!aku tak bisa begini..aku penasaran apakah gadis kecil ituuu sudah tidurrrr??? lebih baik.aku melihatnya.."
rey pun memasuki kamarnyaaa..ternyata kamarnya tak dikunci
"dasar gadis ceroboh..bisa bisanya iaa tidur tak mengunci pintu..awas aja jika kau tidur tak memakai bra.."
rey melihat keadaan gelap dan sunyi
"Hmm..kau tidur dengan sangat tenang gadis kecil..sedangkan aku disini tersiksa memikirkan mu...."
rey mendekati ranjang dan terbaring disebelah icha
"sudah kuduga..kauuu tak memakai bra..kenapa kau sangat ceroboh gadis kecil..bagaimana kalau ada orang asing yang masuk..****..juniorkuuu terbangun...akuuu haruus bisa mengontrollll hasratku..aku sangat menginginkan mu gadis kecil..kenapa kauuu takkk tauuuu apaaa yang ku mauuuu.." ucap reyyy mengelus kepala icha
"lebih baik aku tidur disini..aku merasa nyaman dan damai..selamat maalam gadisku" kata rey yang langsung memeluk icha
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
keesokan harinyaa...tusi dan varell pun ingin pulanggg kerumah..varell pun menyelesaikan biayaa rumah sakit tio sedangkan tusi menunggu di depan rumah sakit
tiba tiba tusi melihat wanita yang tak tahu diri ..mantan kekasih dari anaknya .. siapalagi kalau bukan melani..melani masuk kedalam rumah sakit..tusi pun mengikutinya..
"ngapain wanita itu disini???"
melani terus berjalannn menuju ruangan tio
"ngapain wanita jalang itu masuk keruangan tio?apakah dia mengenal tio??"
__ADS_1
tusi melihat dan menguping pembicaaan melani dan tio
"sepertinya,gadis itu sangat akrab dengan tio. .aku harusss mengetahui..apa hubungan dia dengan tio"
Ceklekkkk
pintu ruangan terbuka ..melani berfikir itu adalah suster
"sus..bagaimana kondisi suami saya?"..ucap melani berbalik melihat siapa yang dia ajak berbicara
"ssu sssu aa mmi??" kata tusi terbata bata
"nyonya imporev?astagaaa ..bagaimana kau bisa ada disini?"
"jangan banyak basa basi lagi..apa maksud dari ucapan mu tadi?apakah tio ini suami mu?kenapa kau menyebut nya suami?"
"Sialll,sepertinyaaa wanita tua ini mendengarkan perkataan ku tadi..aku harus nyari alasan nih agar ia tak berfikir macam macam.." batin melani
"nyonya imporev yang sangat terkenal dinegri ini.. kenal dengan om tio? ah sepertinya nyonya salah dengar..maksud saya bagaimana kondisi suami teman ibu sayaa?om tio ini suami dari temannya ibu saya.."
"tidak tidakk..saya mendengarnya cukup jelasss kalau kauuu memangginya dengan sebutan suamiiiiiii... jangan banyak mengeles..apakahhh benar tio ini adalah suami mu.."
"haha..nyonya imporev ternyata pandai ngelawak ya..tidak mungkin om tio ini suami saya..lihatlah usia kami sangat jauh berbeda..saya sudahh bilang om tio ini adalah suami dari teman nya ibu saya..ibu saya tadi berpesan agar melihatt bagaimana kondisi om tio..mungkin nyonya salah dengarrr.." jelas melani
"apa iya aku tadi salah dengar..tapi sepertinya aku mendengar ucapan wanita ini sangat jelas ...dia berkata jika tio ini suami nya..aku harus menyelidiki nya" batin tusi
"sudahlah..saya tidak ingin berhubungan dengan wanita murahan seperti kau..kau keluarla..keberadaan mu tak dibutuhkan disini.."
"anda tak berhak mengusir saya..nyonya imporev yang terhormat..lebih baik anda saja keluar..anda tak lupa kan arah menuju pintu ..mana tauuu lupaa karena faktor U.." ejek melani
"dasar wanita murahan" umpat tusi keluar dari ruangan tio
"Syukurla aku bisa menghindari wanita tua itu..tapi aku sangat kenal akan sifat nya...habis ini ia akan menyuruh orang untuk menyelidiku..untungnya akuuu mempunyai dataa palsu tentang diriku..dasar bodoh" melani
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"astaga..kali ini bisa mati aku..apakah aku benar benar memeluk mas rey..tetapi kenapa mas reyy tidur disini?bukankah ia bilang ia akan tidur dikamar sebelah..leboh baik aku melepaskan pelukannya ..dari pada nanti aku terkena masalah lagi..argh jam 9..aku harus bergegas kerumah sakit untuk melihat kondisi ayah" ucap icha berlari menuju kamar mandi
rey pun meraba raba ranjang ...ia heran dimana orang yang ia peluk tadi? kenapa tidak ada...sontak rey terbangun dan mencari cari keberadaan icha
"mas kau sudah bangun?mandilah aku akan membuatkan sarapan.."
rey melihat penampilan icha sangattt cantikk
"kau ingin pergi?dihari pekan begini?"
"aku ingin kerumah sakit mas.."
"kerumah sakit?siapa yang sakit?apakah pacarmu?"
"astaga mas..kenapa kau asal ceplos begitu..ayahku sedang sakit mas..kini ia sedang dirawat dirumah sakit.."
"ayah mertuaku sedang dirawat dirumah sakit??kenapa kau tak memberitahu ku lebih awal..baiklah aku akan menemanimu...kau tunggu aku.."
"aku tunggu dibawah mas.."
"apakah kau kerumah sakit dengan pakaian pendek begitu?kenapa kau memakai rok yang sangat pendek begitu?apakah kau ingin menggoda dokter dokter dirumah sakit.."
"berhenti la berbicara ngasal mas..akuuu tidak niat menggoda dokter dokter itu..karena aku mempunyai suami yang lebih dari sekedar dokter.." ucap icha membanggakan rey
kata kata icha tadi membuat hati rey senang
"apa kau secara tak sengaja sedang memuji ku gadis kecil?"
"aku tak bilang begitu.."
__ADS_1
"baiklahh..karena kau sudah membuatku senang. .akan kuiizinkan kau memakai rok..tapi untuk hari ini saja..aku akan mandi"
"aku tunggu dibawah mas.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Kini kondisi ruangan tio sepi..karena melani sudah menyuruh bi wawa..reina dan desi untuk pulang
"sayang,,lihatlah dirimu yang tak berdaya ini.. kau sudah tua kenapa kau harus merepotkan ku dengan kondisimu ini..lebih baik kau mati saja..dan aku tak bersusah payahh mengurusmu..jika kau matiharta kekayaan mu akan menjadi untukku mas...." kata melani
"jika bukan karena harta..aku ogahh mempunyai suami yang sakit sakitan dan tua begini" tambahny
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
rey telah siapp dengan style santai nya..
"ayo kita pergi.."
"kau tidak sarapan dulu mas?"
"tidak..aku tidak selera.."
"baiklah.."
"apakah mama dan papa tauu kalau ayahmu masuk rumah sakit?"tanya rey
"sudah tahu mas..bahkan tadi malam mama dan papa yang menginap dirumah sakit untuk menjaga ayah..
"jadi ayahmu dari kemarin sudah masuk kerumah sakit?kenapa kau tak memberitahuku lebih awal?"
"aa ku sudah menelpon mu mas..tapi kauu tak mengangkatnya..."
"kau menyalahkan ku???"
"tidak ..mana berani aku mas.."
"jangan bilang kauuu kemarin pulang terlambat karena ayahmu masuk rumah sakit?"
"iya mas..maafkan aku yang tak membaeritahumu..."
"lain kali kauu harus memberitahuku apapun yang terjadi..aku mauu aku menjadi orang pertama yang tau semua keluh kesahmu..oke?"
"baiklah mas.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
perjalanan dari mansion kerumah sakit tak membutuhkan waktu lama..icha dan rey pun telah sampai dieumah sakit
sepanjang jalan rey merasa jika pria pria disini.. memandangi istrinya dengan tatapan lapar..
"sial..seharusnya aku tak mengizinkan mu memakai rok diatas lutut begini..akuuu bahkan tak rela pria mata keranjang itu melihat kaki jenjang mu yang putih ..serta mulus itu" batin rey
Rey membuka jakettt nya dan memberikannya pada icha
"untuk apa mas?"
"kau tidak melihat..jika orang orang disini sedang memandangi kaki mu itu..tutupi kaki mu dengan itu..aku tidak mau kaki mu ituu sebagai tontonan pria disini.."
"mas..mas kau tidak tahu jika orang disini bukan memandangiku tetapi memandangi mu mas..karena kau sangat tampan.." batin icha
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
jangan lupa like dan koment yah..agar aku rajin update nya
sarangeeโค
__ADS_1