
malam semakin larut..acara ulang tahun refan sangat meriahhh.. ramai yang datanggg..dan ada juga artis artis yang diundang langsung oleh refan
sampai la di mansion..icha dan rey sudah sangat lelah Tapi rey tak henti henti nya memarahi icha
"aww mas...kau menyakitiku..."
"kau pasti tahu kan ..tentang semua ini" teriak rey
"aku sama sekali tak mengetahuinya mas..sumpahhh aku juga baru tauuuu kalau refan ada rasa padaku..bahkan selama....
ucapan icha terpotong
"Bohong....Jangan berlagak sok polos...kau tau aku benci sekali dengan wanita seperti mu ..yang sangat murahan..kau pasti mengetahui nya kalau dia suka padamu..jangan bilang kau menggoda nyaaaa agar dia bisa bersama mu?ah atauuuu..dia ituuuu alat pemuas nafsu mu? apakah bersama ku kau tidak puas hah..." bentak rey
plakkkkkkkkkkk
"kau berani menamparku gadis kecillll?"
"sudah puas kau merendahkan ku mas...apakah aku wanita seperti itu dipikiran mu mas...."
"kau semakin kurang ajar ya...apakah karena aku terlalu baik padamu akhir akhir ini ..jadi kau tak lagi menjaga sikapmu padaku..jangan lupa aku ini suami mu.."
"suamiiiii???kau bilang suami...apakah suami ku kemarin sedang belanja dengan wanita lain???"
"kau kau...tahu " ucap rey gugup
Rey pun terdiam
Flashback on
sampai di salon ..icha reina dan desi di make over..
sedangkan masalah bajuuu..geo sudahhh mengambil nya dari butiq..
"ah tidak..baju itu terlalu terbuka..ganti.." kata rey menilai pakaian icha
"kau seperti tante tante jika memakai gaun ini..ganti..kau ingin menjadi wanita jalang?memakai gaun yang kurang bahan begini..gantiii"
begitulah komentar komentar pedas dari rey..icha hanya bersabar dalam menyikapi sifat rey
sedangkan desi dan reina sudah memakai gaun pilihan nya masing masing..
setelah bermenit..bahkan berjam jam memilih gaun..penampilan icha akhirnya distujui oleh rey..icha memakai gaun yang sangat tertutup dan longgar ditubuh nya..
"nah ini baru pas..."
make over pun telah selesai..mereka menuju lokasi pesta refan..yang diadakan di pinggir pantai
ternyata pesta sangat ramai dipenuhi wanita dan pria yang sangat tampan dan cantik..icha pun menggandeng tangan rey..itupun perintah dari rey..sedangkan reina sangat lengket dengan geo
"hei ******..bisakah kau tak dekat dekat dengan serkretaris geo..?itu membuat nya yak nyaman.." saran desi
"iri bilang bos.."
desi muak dengan sikap sahabat nya itu yang selalu berdekatan dengan pria disukai nya
icha minta izin ingin bertemu dengan refan untuk mengucapkan selamat ulang tahun ..dan rey mengiyakan
"sekali lagi happy birtdhay re.." ucap icha " ini kado dariku.." tambahnya
"thankyou..boleh aku memelukmu?"
"no no no..disini sangat ramai ..aku malu" ucap icha pelan
"happy birthday fan.." kata desi
"thankyou ya.."
"nih kado dari gw.." ucap reina jutek
"ikhlas ga nih?"
"bodo.."
refan pun berjalan kearah panggung dan mengumumkan
"Terima kasih untuk teman teman yang sudah datang keacara ulang tahun ku ini..dan aku ingin mengumumkan pada kalian.."
refan mengeluarkan sebuah cincin dari saku jas nya..dan tamu wanita yang melihatnya tak percayaa dengan spa yang mereka lihat
refan berlutut didepan icha dan berkata
"Icha,sudah lama aku memendam rasa ini padamu..aku tak punya kebranian untuk mengungkapkan nya..5 tahun aku menunggumu..dan kurasa ini waktu yang tepat untuk mengutarakan rasa suka ku..mau kah kau menjadi pacarku icha numiga?" kata refan kepada icha dikhlayak ramai
"sssttt..refann apa yang kau lakukan??berdiri lah..kau tak boleh begini re"
"terima..terima..." sontak semua orang
rey yang melihatnya pun langsung menghajar refan..sehingga cincin yang ingin diberikan kepada icha jatuh ntah kemana..
"kau ingin dia menjadi pacarmu?dalam mimpi mu.."
bughhhh...bughhh...bughh
"mass..sudah hentikan..mas..."
orang orang pun kaget akan tindakan rey
"bukan kah itu tuan muda rey dari perusahaan imporev yang terkenal itu kan ??" tanya wanita teman sekolah refan
"daebakkkk..refan sangat tajir sehingga bisa mengundang orang yang paling terkenal.." sahut tamu
"kau dengar dan lihat ya..gadis yang ada didepan mu ini adalah istri sah dari rey agatha imporev..jadi jangan berharap kauuu untuk memilikinya.." jelas rey
"kauuuu ikut pulang dengan ku..." ucap rey menarik tangan icha dengan kuat
flashback off
"aku tahu mas..percintaan mu dengan wanita itu..dannn kata kata mu itu semua nya seharusnya ditujukan untukmu..begitukan tingkah laku mu..kau kira aku tak tauuu kau juga bercinta dengan nya kan..setiap aku melihat baju mu..ada tanda tanda barang wanita yang ketinggalan di baju mu..dan apa aku ada marah padamu mas..? tidakkk kan..aku diammm...aku menahan sesak didada ku ini...supaya apa???supaya hubungan kita baik baik saja..dan ternyataaa aku hanya wanita seperti itu dipikiran mu...haha" teriak icha
rey hanya bisa diam mendengar unek unek dari icha
sedangkan para pelayan melihat ituuu...hanya bisa berdiam diri saja menyaksikan nya..bahkan pak tio selaku tangan kanan dari keluarga imporev tak punya kebranian untuk memisahkan pasangan yang sedang bertengkar itu
"akuuu ingin pulang kerumah ayah...aku sudah lelah dengan semua ini.."
tangan ucha pun ditarik oleh rey
"siapa yang mengizinkan mu untuk pergi?"
"lepasin akuuu.."
icha pun membereskan pakaian nya dan memasukkan nya ke cover..
"selangkah kakimu keluar dari pintu..aku akan mencerai kan mu.." ancam rey
"silahkan mas..aku ga akan takut oleh ancaman mu..dan mungkin perceraian adalah jalan terbaik bagi kita..jaga diri mu mas.." ucap icha dan pergi
"arghhhhhh" teriak rey dan memukul dinding..sehingga keluarlah setetes darah
"aku tak tauuu..jika kau mengetahui semuanya gadis kecil..dasar suami brengsek kau rey..."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
icha pun menuju rumah tio..sepanjang jalan icha hanya memikirkan tindakan nya..apakah ia sudah melakukan hal yang benar?
drrrtttt...
icha memiliki panggilan dari reina..
"hai reii..."
"icha..kau okey kan..tuan rey tak memukul mu kan?dia tak berani macam macam padamu kan?apakah kau terluka icha?" ucap reina khawatir
__ADS_1
icha pun menangis segugukan
"ah icha..kau menangis?jangan menangis icha..kami akan sedihhh jika kau seperti ini..kami sangat mengkhawatirkan mu..kau serius kan..kau tak dipukul oleh tuan rey?" tanya desi lagi
"mas rey tak akan melakukan itu padaku..aku oke..kalian jangan khawatir.."
"kau bisa cerita sama kami icha..kami akan selalu ada untukmu.."
"sudah larut..aku akan cerita besok..kalian tidurlahhh..aku juga ingin tidur aku tutup ya.." saran icha
"eh icha.."
panggilan tertutup
sampailah dirumah tio..rumah terasa sangat sepi..apa karena sudah larut..
"nona icha...." ucap bi wawa yang melihat icha baru saja masuk kedalam rumah itu
Icha segera menghapus air matanya..
"bi wawa kenapa?seperti orang kebingungan..kondisi ayah baik baik saja kan.."
"tuan non..tuan ..tuan meninggal..."
pranggggg...
icha jatuh pingsan mendengar kabar dari bi wawa
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
bi wawa sudah mengabari reina dan desi tentang apa yang terjadi dengan tio
reina dan desi tak tega melihat kondisi icha yang terbaring pingsan itu
"pasti berat untukmu icha..." reina
setelah diolesi minyak kayu putih icha pun terbangun dari pingsan nya
"dimana ayah??ini mimpi kan???"
"ichaa...ikhlaskan ya sayang. ." ucap desi memeluk icha
"tidak tidak ..aku harus melihat ayah.."
icha berjalan kekamar ayahnya..dan sudah banyak keluarga dan tetangga yang datang untuk melihat pak tio untuk terkahir kalinya
"ayah?apa yang terjadi?tidak..ayah bangunnn...bukan kah kauuuu kemarin baru saja sembuh..kenapa ..tiba tiba..sekali yah..ayahhh banguun ..kau tidak boleh meninggalkan ku..sendirian yah..bangunnnnn"....
reina dan desi ada untuk icha..
melihat kondisi icha yang memprihatinkan. .orang orang merasa kasihan padanya
"bi wawa..sebenarnya apa yang terjadii bi?kenapa ayah bisa sampai meninggal begini.." ucap icha menarik baju bi wawa
"icha tenang lah..." teriak reina "kita dengarkan kronologi dari bi wawa okey" tambahnya
"jadi kemarin..nyonya pulang ke rumah non..saya sudah melarang nyonya untuk tidak bertemu tuan..tetapi saya gagal..dan nyonya menemui tuan dan membicarakan soal perceraian..dan setelah mendengar itu..kondiisi tuan memburuk nona..dan sampai lah seperti ini nona.."
"dasar wanita jalan*!!!!!" umpat icha "aku tak akan membiarkan mu lolos..."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
..bi wawa memberitahukan kepada tusi dan varell tentang kondiisi tio
sebelumnya tusi berpesan agar mengabari kondisi tio padanya..dan bi wawa melakukan nya
tusi dan varell sontak kaget mendengar itu..dan mereka memutuskan untuk pulang kedalam negri
"bagaimana kondisi icha yah pah..pasti dia sangat berat menerima semua ini!!!???bi wawa tadi bilang kalau rey tak ada disana..telpon rey pahh...mamah mau rey ada sewaktu icha lagi susah begini.." perintah tusi
"tidak diangkat mahh..."
"astaga...dimana anak ituuuuu ..!!" ucap tusi frustasi
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"hei gadis kecil..apakah kau tak mengetahui perasaan ku saat ini..aku cemburu..jika pria itu ingin memiliki mu..aku mencintai mu gadis kecil ..cinta.." ucap rey mabuk
sudah berpuluhan telpon dari tusi maupun varell tetapi tak ada jawaban dari rey
tusi sudah memberitahukan geo untuk mencari kebradaan rey..tapi untuk saat ini tuan muda nya sedang dalam kondisi yang tidak baik
sedangkan dirumah tio..orang sudah datang untuk mengirimkan doa..icha masih menangis..dan terus menangis..kini ia benar benar sendiri
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
pesawat varell dan tusi pun mendarat dengan aman.. dengan segera tusi dan varell menuju mansion..
mereka pun mencari kebradaan rey
"pak tio.." teriak tusi
"nyonya dan tuan sudah kembali?" ucap pak tio senang
"dimana rey?"
"tuan muda ada dikamarnya nyonya"
"astaga"
tusi berjalan menuju kamar rey
"rey buka pintunya..."teriak tusi
tusi meminta kunci cadangan ..dan tak menemukan rey dikamarnya..bahkan tempat tidur nya masih sangat rapi pertanda..tak ada yang meniduri nya
tusi melihat jendela balkon terbuka..pasti anaknya sedang berada di balkon
dan benar saja ternyata rey mabuk..dan banyak meminum alkohol
"pak tio,ambilkan air seember" perintah tusi
"baik nyonya.."
Byurrrrrr
"arghhhh dingin dingin.." celoteh rey
rey pun tersadar dan melihat siapa yang berani menyiram nya dengan air
"mamah.. kenapa mamah menyiramku dengan air.."
"dasar anak bodoh..kauuu terus saja mabuk..kenapa kau tak.menjawab panggilanku.."
"aku sedang tak memegang hp.."
"dimana istrimu"
"aku tidak tau" ucap rey cuek
"sudah ku duga...kau tidak tau apa yang terjadi pada icha.."
"emang apa yang terjadi padanya..dia baik baik saja.."
"mertua mu ..pak tio meninggal dunia.."
mendegar ucapan mamahnya rey bagai tersambar petir
"mamah serius? mamah ga bercanda kan?"
"mamah serius rey..itulah makanya mama pulang kesini..dan kau tak tau berita besar seperti ini..suami macam apa kau.." ucap tusi memarahi rey
"memarahi ku saat ini sudah tak penting mah..bagaimana kondisi icha???ah ini terlalu berat untuknya.."
__ADS_1
"bersiaplah..dan temani istrimu..dia butuh kau rey"..
"baiklah mah.."
tak butuh lama rey telah bersiap dan langsung menuju rumah mertuanya
"icha...kumohon kau yang kuat ya sayang.." kata rey cemas
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
kini sudah saat nya untuk memandikan jenazah
tusi pun melihat rumah icha ramai orang..ia langsung berlari memeluk icha
"icha..."panggil tusi
"mamah..mahhh hiks hiks..ayah mah..ayah meninggalkan ku.."
"sabarlah icha..mama tau kamu pasti anak yang kuat" ucap tusi menenangkan
"ikhlasi ayahmu yah..agar dia bisa tenag disana.."
rey pun telah sampai dirumah icha..dan melihat kondisi icha yang sedang menangis itu
hatinya bagai tersayat pisau..rasanya sakit sekali..
ia pun duduk disamping mamah nya..tusi pun membiarkan rey untuk memeluk icha
kini sudah saat nya untuk pengantaran tio dirumah barunya..
"tenang ya..jangan nangis oke..ikhlasin ayahmu gadis kecil..aku selalu ada disini untukmu" kata rey menenangkan
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
icha kini tertidur dikuburan karena sangat lelahhh akan menangis
"istirahat yang tenang lah yah..aku akan menjaga ichaaa disini.." kata rey kepada batu nisan dan menggendong icha untuk pulang
kini icha benar benar tertidur pulas..
"maaf kan aku gadis kecil..aku tak tauuu penderitaan mu selama ini..aku berjanji setelah ini ..aku tak akan membiarkan mu menangis lagi.." batin rey
rey melihat icha sedang tertidur
dan kini semua orang pun pergi kecuali tusi varell..reina desi dan bi wawa..
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
melani datang kekuburan tio yang masih basah itu
"beristirahat lah dengan tenang..aku akan menjaga hartamu pak tua..ah aku sangat sedih.." ucap melani dibuat buat
"dan kini aku akan mengurus sisa nya..sebentar lagi aku akan menjadi kaya raya.." tambahnya.
sudah 2 hari icha berdiam diri..ia tak berbicara kepada semua orang..ia bahkan memeluk pakaain yang baru dipaakai ayahnya sebelum meninggal
rey dan semua orang yang melihat kondisi icha merasa kasihan segitu luka nya icha ditinggal ayahnya
"sayang..makanlah sedikit..sudah 2 hari kau tak ada makan apa apa..aku tak ingin kau menjadi sakit gadis kecil" ucap rey
tapi icha hanya mengeluarkan kata ayah ayah ayah
"kalian pulang sajalah dulu..biar aku yang akan menjaga icha..kalian juga sudah lelah 2 hari ini.."kata rey kepada tusi varell..reina desi..dan bi wawa
"baiklah jagaa icha rey.." pesan tusi
"aman mah.."
"jika ada apa apa dengan icha kabarin kita tuan rey.." pesan reina
"hmmmm.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
melani pun berkunjung kerumah tio
"ah sudahlama aku tak kemari..sangat sepiii..dan tercium aroma kesedihan."
rey yang melihat perempuan yang tak dikenal nya itu pun dibuat penasaran
"cari siapa ya mbak?" tanya rey
melani membalikkan tubuhnya dan
"melani?kauuuu?buat apa kau kemari??"
"hei rey..apa kabar..ah aku rindu padamu.." kata melani memeluk rey
"kau belum menjawab pertanyaan ku ..untuk apa kau disini mel???" ucap rey melepaskan pelukan melani secara paksa..
"kauuuuu?" tunjuk icha pd melani
"eh hai icha sayang..aku turut berduka cita ya atas kematian ayahmu.."
"dasar wanita jalan*..untuk apa kau kemari hah..apakah kau ingin harta dari ayahku.."
"ah tebakan mu benar sayang..dan kenalin icha ini kekasihku..rey agatha imporev.." ucap melani bangga
"haha..ternyata kalian berdua bersetongkol untuk membuat ayahku seperti ini..dan kau pria brengsek..!!! kalian sangat cocok ...sama sama bajingan...!!! kalian manusia gak punya hatiii...bisa bisa nya kauuuuu selingkuhhh dari ayahku..dan selingkuhan mu adalah menantumu sendiri..benar benar menjijikkan..." teriak icha
"apa maksudmu gadis kecil?selingkuh?aku tidak mengerti.."
"tuan muda imporev..apakah benar ini kekasih mu? yang aku temui di mall waktu itu.."
"yah..tapi itu dulu..sekarang aku.."
"haha...dasar brengsek..apakah kau tau dia ini siapa..dia ini ibu tiriku...istri dari ayahku...ternyata dia meminta cerai pada ayahku hanya untuk mempertahan kan mu..dan kauuu itu menantu nya tuan muda...bisa bisanya kau setega ini..Arrghhhh kalian benar benar brengsek...kalian membuatku jijik..." teriak icha
"dan kau wanita jalang..kau sudah membuat ayahku meninggal..pasti kalian senang kan..cinta kalian akhirnya tak ada yang bisa mengahalangi nya..benar benar menyentuh hati" tambah icha
"apa benar yang dikatan icha mel??kau itu sebenarnya adalah ibu tirinya icha?..istri dari mertua ku????" bentak rey
"yah benar sayang..aku sudah menikah dengan ayahnya sekitar setahun yang lalu..dan kemarin aku sudah meminta cerai..sekarang aku sudah sendiri rey..tua bangka itu akhirnya sudah nati dan kita juga akan bisa menikah"
Plakkkkk
sebuah tamparan yang panas mendarat dipipi melani
"jangan sebut ayahku dengan mulut kotor mu itu jalan*...enyahlah dari hadapan ku sekarang...." bentak icha
"icha..aku sama sekali tak mengetahui ini sayang..percayala padaku.." ucap rey mencoba menjelaskan
"enyahlah dari hadapankuuuu..." teriak icha
icha berjalan ke kamarnya
"sudahlah rey..ayo kita pergi dari sini..dan kau ingattt anak sialan..jika rumah ini sebentar lagi akan menjadi milikku..dan kau yang akan segera pergi dari sini. " ucap melani memeluk lengan rey
"jangan berani berani menyentuhku jalang"...bentak rey..
"kau menyebutku seperti itu rey?"
"yahh..jika aku dari awal sudah mengetahui kebenaran ini..melihatmu saja sudah membuatku jijik.."
Ucap rey pergi meninggalkan melani
"aku tak akan melepaskan mu rey..kau hanya milikku..milikku" batin melani
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
nahhh ini yang ditunggu tunggu nih..ini permintaan kalian yah yang sudah tak sabar melihat reaksi icha setelah mengetahui jika suami nya berselingkuh dengan ibu tirinya sendiri
***Yang sabar ya icha๐ญ jangan lupa lika dan koment ya agar aku rajin update nya
__ADS_1
sarangeโค***