
Tinggal beberapa hari lagi icha akan tamat dari sekolahnya
Ia pun dengan giat belajar agar masuk diuniversitas yang sangat ia damba dambakan
"ahh sebentar lagi..kita akan melepaskan baju putih biru ini..aku sangat menantikannya" kata reina tiba tiba
"itu jika kau lulus.." ejek desi
"bangsa* kau!!!" umpat reina
refannn menghampiri meja tiga wanita itu
"haiiii" sapa refan
"eh hai fan" balas desi
sedangkan reina dan icha berkutik dengan pikiran mereka masing masing
"icha?kau baik baik saja kan?" tanya refan
"ah ya..tentu aku baik.."
"aku tidak tauuu..tentang kondisi ayahmu icha..aku turut berduka cita.."
"ah terima kaaih re.." jawab icha singkat
"em..icha bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?"
"kau ini pria..tapi tingkah lakumu seperti wanita...cerewet sekali" protes reina
"kau mau mulutmuuu kututup pake mulutku?"
Mendengar perkataan refan..wajah reina memerah
"dasar cabulll..." ucap reina menepuk pipi refan.."aku ingin ke kantin..kalian.mau ikut?" tambahnya
"kau ajaa..aku sedang malas untuk berjalan.." kata icha
"kau ?" tanya reina kepada desi
"kau tidak lihat aku sedang apa?itu artinya aku juga malas" jawab desi ketus
"yee emangnya aku bisa mengartikan dari gerakan mu itu..aku pergi"
"kau ingin menanyakan tentang apa re?" tanya icha membuka pembicaraan lagi
"ahh ..itu masalah yang terjadi di acara ulang tahunku."
"ahhh iyaa...aku mewakili mas rey..aku meminta maaf padamu re..tolong maafin dia..maklum dia orangnya emang sedikit emosian.." kata icha mohon maaf
"santai aja..apakah oom itu bener suami mu icha?"
"ya.." jawab icha enteng
"Nahh..sekarang kau kan sudah tauuu kalau icha sudah menikah..jadiii jangan pernah kau dekatin icha lagi.." ucap reina menyambar
"ehh cepat banget lo baliknya..mana makanan nya?" tanya desi yang melihat kearah reina
"rame..jadinya malas.."
"kumohon jangan kasih tauu yang lain ya re jika aku sudah menikah..nanti akan panjang urusan nya..oke"
"baiklah.."
"tapi refan..kau sepertinya masih ada kesempatan..sekarang ini ..icha akan menjalani perceraian..dan menjadi janda deh.."kata desi
"des..." ucap icha memperingatkan
"kau bercerai dari suami mu?kenapa?apakah karena akuu?" tanya refan antusias
"ah tidak kok re..emang dari dulu aku dan mas rey itu menikah secara terpaksa..jadi diantara kami tidak ada rasa sayang ataupun cinta.." jelas icha
"ooo begitu..bagusla.." ucap refan lega
__ADS_1
"janda semakin didepan.." ucap reina
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
kini icha sudah tak tinggal dirumahnya..rumahnya itupun sekarang sudah dipenuhi dengan anak anak ...icha tinggal di komplek disebrang sekolahnya..ia ingin hidup mandiri..tapi kedua sahabatnya itu sangat keras kepala..mereka pun mengikuti icha untuk tinggal bersama
bel sekolah pun berbunyi bertanda jam pulang tiba
"ke caffe yuk ..nongkrong ..uda lama nih" ajak reina
"no..kau jangan lupaa...kalau barang barang kalian berdua masih berserakan di lantai rumahku...kalian jangan buat rumah baruku dipenuhi dengan barang yg tak berguna itu..ayo kita pulang..kita bereskan.." ajak icha
"ah baik baiklah.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
rey sudah menunggu icha di area parkiran..dan ia melihat icha sedang menunggu bis dengan kedua sahabat nya itu
tanpa banyak membuang waktu rey menghampiri icha
"hei gadis kecil.."
ketiga gadis itu pun menoleh kearah sumber suara
"tuan rey.." teriak reina kaget
"kenapa kau melihatku seperti itu..dari arti tatapan mu kau sangat ingin memakan ku..?apakah kau tidak senang melihatku disini?" tanya rey..yang hanya dibalas icha dengan tatapan tajam
"aku ingin membicarakan sesuatu padamu..ayo ikut aku.." perintah rey
tetapi icha sama sekali tak.bergerak diposisi nya
"kau tak mendengar ku gadis kecil..kau sekarang berani kepada ku ya.."
"siapa kau?jangan kau anggap jika kita ini dekat yah..aku bukan icha yang dulu..yang takut padamu..yang selalu menuruti perkataan mu..aku tidak lagi mau menjadi wanita bodoh tuan.." jawab icha jutek "ayo teman teman kita pergi.." ajak icha
rey yang merasa icha sangat berani terhadapnya..itu langsung menggendong icha dan memasukkan nya ke mobil
reina dan desi pun tak tau apa yang harus dilakukan
"lepaskan aku...dasar kau brengsek.."
rey menancapkan mobilnya..dan meninggalkan area sekolah
"kau pria brengsek yang pernah ku kenal..aku membencimu sangat membencimu" teriak icha
"tenanglah..semenjak kau pisah rumah denganku..kau pintar dalam hal mengumpat juga ya.." goda rey
"lepaskan aku .. apa yang kau mau hah..kita berdua sudah tak ada urusan lagi..kau dan aku akan selesai di pengadilan..jadi kauu harusss tau batas wajarmu.."
"haha..apakah kau takut aku akan memakan mu gadis kecil..diam la..aku tidak berbuat apa apa kepadamu.."
"kemana kau akan membawa ku?"
"tenanglah..aku hanya ingin mengobrol berdua saja padamu..aku akan meluruskan kesalapahaman ini.."
"kesalapahaman kau bilang??..hentikan mobilnya.." kata icha
"wah wah wah sepertinya nyali mu cukup besar juga gadis kecil.."
"kubilang berhentikan mobilnya.."
"baiklah..kita bicarakan saja dimobil.."
rey pun memberhentikan mobil
"kau dengarkan aku gadis kecil..aku dan melani dulunya kita pernah pacaran..sewaktu masa Kuliah..dan aku dan melani juga sudah lama putus..sebelum aku dan kau menikah..aku sangat mencintai nya..dia kabur keluar negri ..untuk melanjutkan S2 nya..dan sudah satu tahun aku tidak berjumpa..berhubungan..dan bahkan kontak nya aku tidak tau..dia bagai hilang ditelan bumi..sewaktu kita menikah..aku telah bertemu dengannya..jujur aku pernah bercinta dengann nya..itu sewaktu aku belum menyadari perasaan ku padamu gadis kecil..aku menyukai mu..dan untuk masalah dia menikah dengan ayahmu..aku sama sekali tak mengetahui nya..percaya la padaku gadis kecil." jelas rey panjang lebar
"trus setelah kau menceritakannya semua kepadaku apakah ayah ku akan hidup kembali ? engga kan..?jangan lupaa..wanita jalan* itu meminta cerai kepada ayah ku hanya untuk mempertahankan cinta kalian..jadii kauuu tak ada guna nya menjelaskan ini semua padaku ..dasar naif" jawab icha ketus
icha pun ingin turun tapi ditahan oleh rey..rey segera memegang leher icha dan mencium bibirnya..
Plakkkkk
__ADS_1
tamparan yang panaas mendarat dipipi rey..
"berani berani nya kau menamparku gadis kecil..kau punya berapa nyawa hah..!!" bentak rey
"ituuu pantes untuk mu..jangann seenaknya kau bisa menyentuhku brengsek.."
"jangan lupa ..jika kau itu masih istriku gadis kecil.."
"kita lihat saja nanti aku akan berusaha keras agar lepas darimu.." ucap icha pergi membanting pintu mobil
"dengan sikap mu ..seperti ini gadis kecil..membuatku sangat ingin memakan mu..aku jadi penasaran..awww.." rey
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"dasar bajinga*..berani berani dia menciumku..ahh aku sangat membenci nya..ini dimana?kenapa tak adaaa taksi yang lewat?" ucap icha memandangi daerah yang tak dikenal nya itu
icha pun terus berjalan .. tiba tiba mobil terhenti didepan icha..
"icha kau kah itu?".." sapa seorang pria
icha pun melihat siapa pria yang menyapa nya itu..pria itu turun dari mobil dan melepaskan kacamata hitam nya
"haiii.."
"siapa kau?" jawab icha ketus
"kau tak kenal dengan ku?aku aldo mantan pacarmu sewaktu smp
"mungkin kau salah orang tuan.." ucap icha pergi meninggalkan aldo mantan kekasihnya
sebenarnya ichaa mengingat siapa pria yang ada dihadapannya itu..tetapi mengingat bagaimana aldo meninggalkannya ..icha merasa sakit hati
"icha..berhenti la berpura pura..aku tau kau masih mengingatku..aku sudah kembali..aku rindu padamu icha.."
kata aldo memeluk icha dari belakang
"lepaskan aku tuan..tuan jangan macam macam yah..aku sama sekali bukan orang yang kau maksud..jadi berhentilah menganggu ku.." teriak icha
tiba tiba taxi pun lewat..icha langsung menaiki nya
"haha ternyata sikap cuekmu itu tak pernah menghilang yah icha..baiklah kali ini aku akan melepaskan mu.." jawab aldo
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
kini langit sudahh dihiasi dengan bulan maupun bintang yang bercahaya..icha baru sampai di rumah kompleks nya
"icha..kau tidak apa apa kan??kau tidak di jahati sama mantan suami mu itu kan..kau tidak Di KDRT kan?" tanya desi khawatir
"tenang la des..aku tidak apa apa..ambilkan aku air aku sangat haus.."
"ah baiklah.."
"dimana reina? tumben tak kelihatan?"
"oo reina..reina tadi disuruh pulang sama nyokap nya..sepertinya ada masalah dengan keluarga nya..jadi malam ini dia akan tidur dirumahnya.." jelas desi
"aah gitu..baiklah.."
"kau benar tak diapa apa in kan icha?kalau kau terluka kau katakan saja padaku..aku akan membuat mantan suami mu itu tak bisa berjalan untuk selama nya"
"emang kau berani padanya?..tadi siapa yang kabur ketakutan dan bersembunyi dibelakangku.."
"hehe..kau ingat saja..tapi kali ini aku serius..aku tidak akan mengampuni nya jika dia sampai melukai mu.." ucap desi melindungi"
"baik baiklah..kau emang the best ..aku masuk kekamar ya.."
"baiklah..kau pasti lelah.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
di eps selanjutnya **akan diceritakan asal mula si aldo ya ..
jangan lupa like dan koment agar aku rajin update nya
__ADS_1
dadahhhhh๐ณ
sarangeeeโค**