
"tapi dok?bukankah kau bilang kemarin bahwa tuan rey baik baik saja?kenapa kau baru sekarang memberitahu kami soal penyakitnya?" tanya icha serius
"kemarin saya tidak mengecek seluruh anggota tubuh tuan muda nona..jadi saya tak tahu jika tuan muda terkena penyakit ini ..maafkan saya nona..saya sudah mengecewakan pasien " ucap dokter itu sopan
"maafkan saya juga dok..saya sudah meragukan keahlian anda sebagai dokter"
"ah tidak apa apa nona..jika begitu baiklah..saya permisi dahulu"kata dokter itu pamit
"icha ..apakah sebentar lagi aku..akan mati?aku tidak mau mati secepat ini icha.." ucap rey menangis memainkan peran nya
"tenang la mas..kau pasti akan baik baik saja.."
"kumohon ..jangan tinggalkan aku lagi ya gadis kecil..temani aku sampai sisa umur ku yang tak lama lagi ini..huhu"
"mas..apa yang kau katakan..kau tak akan mati secepat itu..tenanglah aku akan disini menemanimu."
"kau serius dengan ucapanmu?itu artinya kau mau menikah denganku?" ucap rey melamar icha
"Bukankah kau sudah mempunyai istri dan anak mas..kenapa kau melamarku?jika kau tidak sakit akan kupastikan aku sudah memukul otakmu itu..dasar buaya" batin icha
"kita bicarakan nanti ya mas..apakah kau lapar?aku akan membelikan mu bubur dibawah kau tunggu sebentar. ." kata icha ingin pergi
"kau disini saja..biarkan geo yang membeli nya..aku tak ingin berpisah dengan mu" ucap rey manja
geo yang sedang ada disitu pun terkejut melihat tingkah tuan muda nya
"Apa yang dikatakan tuan muda benar nona..nona disini saja menemani tuan muda ..biar saya yang akan membelikan buburnya.."kata geo memperjelas
"ah tidak perlu geo..aku juga ada yang ingin ku beli diluar..jadi sekalian aja..kau jaga tuan muda okey..aku pergi dulu ya mas.."
Icha pun pergi kini hanya geo dan rey yang ada didalam kamar
"kenapa kau melihatku?kau ini sangat tak tahu situasi ya" protes rey
"maafkan saya tuan..lebih baik tuan istirahat..karena penyakit anda sangat la serius tuan.." goda geo
"kau mau mati.."
"haha maafkan saya tuan..saya masih tidak tau apa tujuan anda membohongi nona icha tuan..tuan tau kan segala yang dimulai dengan kebohongan akhirnya tak akan baik tuan.." ucap geo memberi nasehat
"aku tauu..kau tak perlu menasehati ku seperti itu..aku hanya ingin icha berada disampingku..saja ..kau hanya perlu mengikuti permainan yang ku buat"
"baiklah tuan..apakah hati anda sakit tuan?" geo menggoda rey lagi
"sini kauuuu..."
🌼🌼🌼🌼
kini reina berkunjung kerumah sakit untuk menjenguk tuan muda rey..sekalian untuk bertemu dengan kekasihnya..reina ditemani dengan isil..mereka pun tak lupa membawakan baju ganti untuk icha
"kau sudah sampai sayang..baiklah aku akan turun kebawah" kata geo mematikan telpon
"kenapa?apakah pacarmu datang berkunjung?" tebak rey
"tebakan tuan sangat tepat..sebenarnya hanya 20% saja niatnya untuk menjenguk tuan.."
"80% nya kemana?" tanya rey penasaran
"80% nya melihat pacarnya yang tampan ini..saya permisi sebentar ya tuan untuk menjemput pacar saya.."
"pacaran teruss nikah kagakkk." teriak rey
🌼🌼🌼🌼
"tuan ini ada reina teman nona icha dan isil anak nya nona icha tuan..apakah boleh masuk?"
__ADS_1
"masuklah"
mereka pun masuk..reina mencari cari keberadaan mimom nya
"uncle dimana mimom? kenapa aku tak melihatnya?"tanya isil kepada rey
"mimom ada..sebentar lagi ia akan kembali"
"tuan..maafkan saya sudah membawa isil kesini tuan..karena dia bersikeras untuk menemui mimom nya..maaf jika sudah menganggu tuan " kata reina sopan
"tidak masalah..kalian keluar la dahulu..biarkan aku mengobrol dengan nya..aku tau kalian pun harus punya waktu untuk berdua kan" kata rey yang peka
"ah tidak tuan" tolak reina
"haha terima kasih tuan. .ayo sayang kita diluar saja..ga baik kan menganggu tuan muda" ajak geo
🌼🌼🌼🌼
isil pun naik keranjang pasien..rey yang melihatnya hanya diam saja tak berkutik
"uncle ..uncle sakit apa?kenapa harus dirawat dirumah sakit?kata mimom..jika kita dirawat dirumah sakit berarti..kita terkena sakit yang serius..apakah penyakit uncle sangat serius?" tanya isil polos
"ah tidak kok..uncle hanya terkena penyakit demam aja.."
"ooo demam?kenapa harus dirawat dirumah sakit uncle?kan biaya rumah sakit sangat besar ..uncle paati banyak uang ya.." kata isil cerewet
"haha ..pasti dong..uncle banyak sekali uang..kenapa isil sangat pintar?apakah mimom yang mengajari mu?"
isil mengangguk
".mimom adalah semangat isil..superhero bagi isil.."
"terus daddy nya isil?"
mendengar perkataan anak kecil itu rey pun merasa cemburu
"andai dia anakku ..aku pasti akan bahagia sekali .." batin rey
🌼🌼🌼🌼
"rei?kau disini?" kata icha yang baru saja sampai
"iya..aku membawakan baju ganti untukmu..ohiya ada isil juga didalam.."
"isil didalam? trus kau biarkan saja dengan tuan muda didalam?" kata ichA khawatir
"kenapa nona icha sangat khawatir jika prisil didalam berdua dengan tuan muda sayang?" tanya geo penasaran
"takutnya isil..membuat masalah dengan tuan rey..makanya ia sangat khawatir"elak reina
"oo begitu. ."
🌼🌼🌼🌼
icha melihat isil dan rey yang sedang mengobrol itu membuat air mata icha jatuh
"kalian akhirnya berjumpa..apakah aku sudah bersalah memisahkan kalian??batin icha
"Isil kau disini sayang..."
"mimoooooommmmmmmm" teriak isil memeluk icha
rey melihatnya pun ada perasaan senang maupun marah ..ia senang jika melihat anak dan ibu itu sangat menyayangi. .tapi dia marah..karena icha sangat menyayangi anak yang tidak ada hubungan darah dengan nya
"kau tak membuat masalah dengan bos mimom kan?" tanya isil
__ADS_1
isil menggeleng
"tidak ..mimom bisa bertanya sendiri dengan uncle. "
"tenanglah gadis kecil..anakmu itu sama sekali tak membuat masalah. .bahkan aku sangat senang akan kehadirannya"
"bagusla kalau begitu..tuan makanlah aku sudah membelikan mu bubur" kata icha membuka bungkus bubur
"suapin aku.."
"tapi tuan..disini ada isil"..
"tanganku sangat lemas untuk mengangkat sesuatu ayolah..aku sangat lapar"
Mau tak mau icha menyuapkan bubur itu ke mulut rey
"mimom..isil mauuu.."
icha pun menyuapkan bubur itu kemulut isil
"uncle sangat manja..ke mimom..uncle kan sudah besar tak seharusnya minta suapin sama mimom.." ucap isil marah
"isil apakah kau marah sayang?ada apa?" tanya icha lembut..
"mimom..kenapa mau menyuapi uncle..mimom tak pernah menyuapi bubur ke daddy..isil cemburu mom..mimom lebih peduli ke uncle ini dari pada ke daddy" tanya isil
"astaga..isil lihat uncle kan sekarang lagi sakit sayang..makanya mimom menyuapi nya makan..kalau daddy..kan daddy bisa makan sendiri. .jadi tak perlu mimom suapin"jelas icha
"pokoknya isil gak mau mimom terlalu dekat dengan uncle ini ..okey mom?"
"baiklah sayang.."
"astaga..sifatnya sama sekali mirip sepertiku..cemburuan" batin rey
setelah siap mengurusi bayi gede icha pun ingin menyegarkan tubuhnya
"uncle..jangan terlalu dekat ya sama mimom..awas aja isil mengawasi uncle"
"apakah kau tahu anak kecil..tadi malam uncle sama mimom mu tidur bersama bahkan kau sebentar lagi akan mempunyai adik.."
"adik?apakah dia perempuan uncle?pasti sangat lucu..ah tidak tidak isil ingin mempunyai adik laki laki" kata isil senang
"niatnya ingin membuat marah..eh malah kesenangan" batin rey
"isil uncle..ingin tanya..apakah mimom dan daddy pernah tidur bersama.."
isil menggeleng
"no..uncle..mimom tidak pernah tidur bareng.dengan daddy."
"kenapa ya mimom tak pernah tidur bersama dengan daddy..apakah isil tau alasannya? " tanya rey lagi
"no uncle.."
"apakah isil serius tak pernah melihatnya?"
"serius lo uncle..isil tak berani berbohong..karena bohong itu dosa uncle.."
mendengar kejujuran anak itu..membuat hati rey senang
🌼🌼🌼🌼
jangan lupa like dan koment ya agar author rajin update nya
see you next ❤
__ADS_1