Istri Kecilku Yang Sangat Menarik

Istri Kecilku Yang Sangat Menarik
perubahan


__ADS_3

keesokan harinya icha membangunkan reina dan desi ..


"heii bangunla..bukankah kalian akan pulang??? ayolah bangun" ucap icha menggoyang goyangkan tubuh reina dan desi


"kau ini sangat kejam icha..kemarin kita baru juga sampai..kau sudah mengusir kami..tak berperikemanusiaan" oceh reina


"ha sudah kuduga..pasti kalian tak akan pulang hari ini" kata icha


"bangunla..aku sudah membuatkan sarapan untuk kalian.." jelas icha


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


setelah mendengar kabar ..atas apa yang rey lakukan pada icha..tusi pun kembali dari perjalanan luar kota nya


Plakkk


tusi pun menampar pipi rey


"dasar pria bajingan kau rey..kau sadar atas apa yang kau lakukan pada icha?" ucap tusi ber api api


"aku tahu mah..aku salah ..aku juga melakukan itu tanpa sadar ..aku khilaf mahhhhh"


"kenapa kau tidakkk menyalurkan hasratmu itu ke wanita jalan* mu itu?kenapa harus icha yang kau libatkan?"bentak tusi


rey pun hanya diam tak menjawab pertanyaan dari tusi


"dan sekarang dimana menantu ku?" bentak tusi


"aku tidak tau mah..aku sudah hancur sekarangggg"


"terus kau disini berdiam diri saja..kau tak mencarinya..pria macam apa kau..?"


Lagi lagi rey hanya bisa diam


"ah terserah lah..mama sudah tak ingin ikut campur dalam urusan rumah tangga mu..kau urus saja sendiri" ucap tusi meninggalkan kamar


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"ayo kita jalan jalan girls..ahh aku sangat ingin sekaliii keliling keliling italy dengan kalian.." kata reina bersemangat


"norakk bangetttt dah luuuuu" ejek desi


"ye biarin..mana tauuuu gw dapat cowo bule haha" balas reina


"yaudaaaa hayukkk mah manatauuuuu bisa ngilangin stressss" sahut icha


"lu stres ca???" kata reina


" ******..gw waras. ."


mereka pun mengelilingi kota italy ..dengan bermain zona permainan..mereka berteriak..berfoto dan bercanda ria


"sudah lama kita ga begini ya??..ahhh lega nya" kata desi


sudah 3 jam mereka bermain..


"baiklah ayo kita pulang .."


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"yakk..apakah kalian disini sampai selamanya?kenapa kalian tak balik balik?" kata icha sewaktu santai di siang hari


kini mereka sedang memanjakan tubuh mereka..desi dan reina sudah 3 hari berada di italy


"kauuu tidak senang kami disini icha?padahal kami rela datang jauh jauh hanya untuk menemani mu dan begini sikapmu?" ucap reina


"berhentilah melebih lebihkan seperti itu re..sadarlah girls kalian ini uda tua okey..bukan anak anak lagi..ada saat nya kita bermain dan ada saatnya kita bekerja..jadi semua harus diletakkan sesuai tempat nya okey?" jelas icha


"kau seperti pak rt di rumahku..terlalu banyak cerita" balas reina


"kauuu tak pernah mendengarkan aku..sudahlahhh..aku ingin mencari universitas yang terbaik disini..jangan bilang kalian akan ikut?tidakkkkkk" sahut icha


"belum juga ngomong.." oceh reina


"kau akan mengambil jurusan akting icha?cita citamu kan ingin menjadi aktris?" tanya desi yang tiba tiba muncul


"sepertinya tidak des..aku ingin meneruskan perusahaan papa aja.."


"nah bagus ..emang begitu jalan nya..yauda ayo kita sama sama mengembangkan perusahaan papa lo dan papa gw.."


kata reina bersemangat


"aku akan meneruskan nya setelah aku belajar tentang jurusan bisnis re..jadi kauuu harus jaga perusahaan papa ku jangan sampai bangkrut.." pesan icha


"ha..aku sibuk nona..aku harus berkencan dengan pacarku.." kata reina datar


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


tusi pun menelpon ke nomor icha..tetapi tak ada jawaban satu pun dari icha


"ayolah icha..apakah kau membenci ku??jangan kau libatkan aku dalam kelakuan rey kepadamu icha..aku tidak tenang jika begini.."


sewaktu tusi sedang mengkhawatirkan kabar icha..kini aldo pulang dengan wajah murung nya


"ada apa dengan mu al?kau tampak murung?" tanya tusi


"mom.." ucap aldo memeluk tusi


"why?"

__ADS_1


"aku sedih mom..karena teman ku pergi ke luar negri" ucapp aldo sedih


yah aldo sudah mengetahui jika icha pergi melanjutkan pendidikan nya di Italia


"teman mu?teman mu yang mana?pria ?wanita?"


"wanita?" jawab aldo cuek


"kau suka kepadanya ?"


aldo pun mengangguk


"teman mu ke luar negri ngapain?kerja?atau ngelanjutkan pendidikan?" tanya tusi lagi


"mama banyak bertanya..sudahlah dimana kak rey mah?" kini giliran aldo yang bertanya


"entah..mama pusing menghadapi kelakuan nya.."


"emang kak rey kenapa mah?" tanya aldo kepo


"banyak bertanya bisa memperpendek umurmu al.."


"yeee mamahhhhh"


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Kini reina desi dan icha tiba di bandara..icha mengantarkan dua sahabat nya itu untuk pulang ke indonesia


"kenapa kalian pulang secepat ini ha..ah aku sangat sedih karena aku akan sendiri dan berpisah dengan kalian..ah kenapa kalian meninggalkan ku" ucap icha berakting


"jiji tau ga.." kata desi datar


"tenanglah icha..kita akan kesini setiap seminggu sekali..jadi kau tidak akan merasa sendirian.." saran reina


"haha tidak..terima kasih aku akan mengerti kalian..sudahlah lekas la masuk..jam penerbangan kalian lima menit lagi nih" kata icha mendorong tubuh reina


reina pun hanya bisa mengangkat jari tengah nya


"jaga diri mu baik baik..kita akan sering sering untuk mengunjungi mu. " pesan desi kepada icha


" kalian jugaa..."


"daaahhhhhh" sahut reina melambaikan tangan..


mereka pun sudah berjalan kearah pesawat


"maafkan aku teman teman..aku bukan tak senang jika kalian menemaniku disini..aku tak bisa egois ..kalian harus mengejar cita cita kalian..dunia kalian bukan hanya aku..aku akan merindukan kalian" batin icha


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


4 tahun kemudian


"kau akan pulang ke negrimu icha?" sahut defan..yaitu teman pria icha


..mereka mengambil jurusan yang sama..kini defan ada perasaan dengan icha..tetapi icha hanya menganggap nya teman


"yah..kau tak pulang ke negrimu defan?" tanya icha dalam bahasa italia


"no..aku akan ikut dengan mu?" kata defan


"why?"


"karena..aku tak ingin berpisah dari mu..dan juga putri kecilku"


sebulan icha tinggal di italia..icha pun mengalami mual dan kepala pusing..ia ingin kerumah sakit..sewaktu dijalan icha tak kuat menahan tubuhnya dia pun pingsan..dan akhirnya defan menolongnya dari situlah pertemuan pertama mereka


" kauuu harus mencari pacar defan..kau sangat merepotkan ku.." goda icha


"jadi kapan kita akan pergi?aku sudah tak sabar ingin berjumpa dengan reina dan desi"


Yahhh kini defan sudah kenal dengan reina serta desi..karena seperti yang sudah dibilang reina..mereka akan mengunjungi icha setiap minggu..tapi karena mereka tak bisa bertemu setiap minggu..mereka pun bertemu setiap bulan


"bukankah bulan kemarin kau sudah bertemu dengan mereka?" tanya icha bergedik


"hei ayolah...itu uda sebulan yang lalu..kau tahu itu.."


"baik baiklah..aku akan mengabari mereka jika aku akan pulang.."


"ah oke"


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


sedangkan di perusahaan imporev..yang masih dipimpin oleh rey..kini perusahaan itu semakin berkembang pesat..rey saat ini sudahh meluncurkan produk baru nya..tak banyak berubah dari rey..untuk saat ini hanya sikap nya saja yang sangat dingin kepada semua orang


"Baiklah rapat selesai..saya harap produk baru kita bisa berkembang di masyarakat seperti produk yang lainnya"


kata rey kepada stafnya


" baik tuan.."


Rey pun berjalan menuju ruangan nya...


"apa jadwal ku hari ini?" tanya rey jepada sekretaris lamanya yaitu geo


"jadwal anda kosong tuan..em tuan ini ada proposal dari perusahaan numigaa..ia ingin kita bekerja sama dengan perusahaan nya tuan"..


"perusahaan numiga?perusaahaan dibidang apa itu?kenapa aku tak pernah mendengar nya..apakah ini perusahaan terbaru? "


"ini bukan perusahaan terbaru tuan..tetapi ini adalah perusaan kisnotik..yang diupdate menjadi perusahaan numiga tuan..dan perusahaan ini juga sudah terkenal di asia tuan..jika kita bekerja sama dengan mereka..perusahaan kita akan mendapatkan keuntungan tuan" jelas geo

__ADS_1


"baiklah ..atur jadwal saya untuk bertemu dengan presdir nya" perintah rey


"baik tuan.."


"perusaahan numiga?numiga? bukankah nama itu seperti tak asing?" batin rey


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Kini icha pulang untuk mengemasi barang barang nya..


"mom..mom mau kemana..kenapa bawak tas gedeg"? tanya isil yaitu putri kandung icha numiga..


flashback on


4 tahun yang lalu icha positif hamil..betapa frustasi nya dia


ini pasti putri nya dan juga mantan suami nya..ia sempat berfikir kenapa hanya sekali berbuat..bisa hamil?ia tak terima dan mulai berfikir untuk mencoba mengggurkan anak yang ia kandung


"apa yang kau lakukan icha?anak ini tak bersalah?kenapa kau menghukum nya hanya karena kesalahan pria itu???maafkan maama sayang..mama akan menjagamu ..sehat sehat la didalam sana sayang..mana menanti kedatangan mu" kata icha kepada diri sendiri


icha mulai menceritakan beban yang selama ini ia rasakan..kepada dua sahabatnya


reina dan desi pun terkejut akan hal ini..tapi mereka mencoba memberi semangat..ataupun memberi kekuatan pada icha agar icha dapat menerima kenyataan ini


" tidak apa apa icha..menjadi mamud tidak la buruk " kata desi


"yahh...aku juga senang..kumohon semoga anak mu perempuan..dan dia akan menjadi wanita cantik seperti aku.." goda reina


"kau jangan khawatir icha..kita disini ada untukmu..jadi jangan merasa sendiri okey.."


icha pun hanya bisa menangis mendengar perkataan sahabat nya itu


"baiklah..thankyou girls..aku bahagia bisa memiliki sahabat seperti kalian..cepatlah datang aku merindukan kalian" kata icha


"baiklah tanggal depan deh kita kesana.."


"hmm sekarang kau meminta kami untuk datang kesana..sudah sampai disana kau mengusir kami..sebenarnya mau mu apa sih ca?"..teriak reina


"haha baik baiklah..aku tidak akan marah lagi jika kalian disini..aku menunggu okey.."


flashback off


"mulai sekarang kita tidak akan tinggal disini sayang..kita akan pindah ke indonesia " ucap icha kepada anak nya


" indonesia?bukankah itu negara yang ditempati oleh aunty desi dan aunty reina?


"yah kau benar sayang..apakah isil ingin ikut dengan mamah please.."ucap icha memohon


"baiklah isil akan ikut mah..apakah dady akan ikut mah??"tanya isil


Daddy yang dimaksud isil adalah defan..kini isil sudah menganggap defan sebagai daddy nya..icha sudah menjelaskan kepada isil bahwa defan bukan lah daddy nya..tetapi isil menolak keras kenyataan itu


"tentu..daddy tak ingin berpisah dengan tuan putri nya yang cantik ini.."


"baiklah mom..isil akan menyiapkan baju sebentar ya.."


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


setelah belasan jam perjalanan dari italia ke indonesia..mereka pun akhirnya tiba dibandara soekarno hatta jakarta..mereka disambut hangat dengan desi dan juga reina


"auntyyyy..." teriak isil


reina memeluk isil ..dan berganti dengan desi


"ahhh keponakan aunty sudah besar ya..aunty reina rindu tau sama isil.." kata reina. .


"reina juga rindu sama aunty re..dan aunty desi.."


"hai ca.." sapa desi memeluk icha


"aku merindukan kalian." sahut icha


"aku juga..ahh sahabatkuuu..kau sekarang sudah dewasa icha.." pikir reina


"apakah kau tau arti dari kedewasaan re?"


"aku sudah melihat dadamu..dan dadamu bertambah besar dari punyaku..itu tandanya kau sudah besar.." goda reina


"kau tak pernah berubah re.."


"hei nona apakah kalian melupakan ku?" tegur defan


"hai de..kau ikut kesini juga. ah aku tak melihatmu.." kata desi bersemangat..


"pastilah dia ikut..soalnya kan dia tak bisa jauh jauh dari icha..iya ga de. " goda reina


" kau selalu menebak tepat sasaran re.." puji defan


"haha pasti dong..isil kamu pasti lapar ya sayang..bagimana kalok kita makan dulu?"tambah reina


"ah aunty emang tau isil banget deh..ayo isil sudah sangat lapar..dari tadi cacing dipelut isil sudah teliak teliak aunty.."


"ahh kasiannya..baiklah ayo kita ke caffe..daddy defan traktir.."


"sudah kuduga dompet ku tak akan selamat" batin defan


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


jangan lupa like dan koment ya agar author rajin update nya

__ADS_1


sarangeโค


__ADS_2