
Icha pun melihat ponselnya..ternyata pesan yang ia kirimkan kepada rey sampai sekarang belum ada balasan dari rey ...
"lebih baik aku mengajak reina dan desi nongkrong aja deh daripada diapartement sendirian.."
"Guys..nongking di caffe biasa ya..aku otw nih" sebuah isi chat dari icha kepada teman temannya
tak butuh lama agar sampai dicaffe itu..disana pun sudah ada reina dan desi yang sudah datang diluan ..
"icha disiniii" panggil desi
"kalian uda lama?"tanya icha yang baru sampai
"uda berjamur gw cha nungguin lo..kenapa lo ngajak kita nongkrong?lo kesepian???" tebak reina
"cih gw paling benci nih sama lo..lo kalau nebak suka benar"..
"haha..kasiann..emangnya oom lo itu dimana?"tanya reina lagi.
"sepertinya ia lemburrr dikantornya..ia sangat sibuk sampai sampai pesan ku gak dibales" keluh icha
"emang kerjaan oom lo apaan cha?" desi
"sepertinya si direktur gituuuu"
"kalau direkturrr..gak bakalan dia lembur cha..karena lembur itu hanya untuk bawahan saja..itu tidak berlaku bagi bos"
"hmm..menurut kalian berdua oom gw dimana yah?"
"yee malah nanyak kita..lo yg ponakannnya juga..! emm sikap lo ini seperti istri yang sedang menunggu suami nya pulang tau ga" reina
Degggg...
"haha, kau bercanda terlalu garing rei mana mungkin mas rey itu suamiku.."
"heii..aku tidak bilang dia suami mu..kau tidak menyembunyikan sesuatu dari kita kan cha?" tebak rei
"haha apaan sih ..ya ga la..sudahlah kenapa kalian mencurigai ku begini..lebih baik kita bersenang-senang "icha
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Sudah jam 11 malam rey pun segera pulang ke apartementnya
"sayang kau akan kembali?" tanya melani yang tak mau lepas dari rey
"ia sayang..ini sudah larut ..jika aku tidak pulang ..wanita itu akan curiga kepadaku "
"kau akan meninggalkan ku?"
"hei ayolah sayang..besok kita akan bertemu lagi okey"
"tapi mas aku tidak ingin berpisah darimu,temani aku satu jam lagi yah"
"baiklah,tapi habis ini aku akan pulang"
"baiklah mas.."
__ADS_1
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"girl,bagaiamana hari pekan nanti kita pergi untuk kencan buta?" tawar desi
"gw mau jika ..cowo nya ganteng ?"
"kalau ini bagaimana?"ucap desi menyerahkan ponselnya untuk menunjukkan sebuah foto
"wah lumayan ,baiklah aku setuju.." ucap reina
"bagus..kalau kau icha?apakah kau setuju?"
icha pun sedang melamunkan apa yang sahabatnya ucapkan tadi
"kalau mas rey tidak lembur terus kemana mas rey?apakah ia sedang bersama kekasih nya itu?kalau benarr..ah apa yang harus kulakukan" batin icha
"ichaaa heiiiii..." teriak reina
"eh ia..reii kenapa kau teriak teriak kepadaku..aku bahkan sudah bosan akan suara mu itu reii.." icha
"habisnya kauuu dipanggil ga menjawab..apa yang sedang mengganggu pikiran mu icha?kau ada masalah ?ceritakan pada kami"
"ah tidak ada apa apa kok teman teman..aku baik baik saja.."
"jadi,apakah kau setuju dengan kencan buta nya?"
"ah ia..pasti dong kapan lagi kita ngerasain kencan buta" kata icha.
"heii..ada apa dengan mu ..biasanya kau selalu menolak ku ajak kencan buta.."
"baiklah..aku akan membuat janji dihari pekan" sahut desi
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
kini icha sudah sampai di apartement nya..
"ternyata mas rey belum pulang juga..sudahlah lebih baik aku memasakannya sesuatu..barangkali dia belum makan.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"baiklah sayang..ayo kita pulang aku akan mengantarmu.."
"jika rey mengantarku dia akan tahu tentang aku yang sudah menikah dengan pria tua..dan dia akan memutuskan hubungan kami..tidak tidak aku tidak mau harus putus dengannya..aku akan mencegahnya agar ia tidak mengantarku" batin melani
"kau pergi saja mas..aku akan pulang besok. .aku sudah tidak sanggup berjalan..kau benar benar membuatku susahh..aku ingin istarahat disini" elak melani
"baiklah sayang...besok aku akan menjemputmu..istirahatla kau sudah bekerja keras satu harian ini....cuppp..aku pergii.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"ahh benar benar hari yang melelahkan.." ucap rey yang baru saja sampai di apartement nya..
sewaktu ia ingin masuk..terlihatla icha yang sedang tertidur di sofa ruang tamu
"gadis kecil?hei bangunla..kenapa kau tertidur disini?" teriak rey sambil menggoyangkan tubuh kecil icha
__ADS_1
"cih sial,dia ini tidur apa matiii..."
icha tidur pun menggunakan daster diatas lutut sehingga menampakkan kaki jenjang nya ituu..
"sial melihat kaki nya saja sudah membuat gagangku naik..
gadis kecil,aku tidak tau kenapa setiap aku melihat anggota tubuhmu..juniorku selalu bereaksi.."
rey pun melihat icha yang tertidur tanpa selalu tidak menggunakan bra..
"apakah aku boleh menyentuhnya?aku tidak tahan menahan nafsuku..gadis kecil kini kau sudah menggodaku,jangan salahkan aku jika bertindak sejauh ini"
karena icha tidur seperti orang mati..ia pun tidak akan sadar perbuatan rey terhadapnya..
rey pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu ..ia pun segera ******* gunung kembar milik icha..tanpa ba bi bu..rey dengan ganasnya melepas pakaian yang dipakai icha..sehingga terpampang la jelas dua gunung dan 1 gundukan yang ditumbuhi rumput rumput halus
rei pun segera ******* dan meraba milik icha..tanpa disadari icha pun mengeluarkan erangan dari bibir tipisnya..
"apakah ia tau perbuatanku?kenapa ia mendesah???ah tidak dia kan tidur seperti orang mati..mungkin dia sedang memimpikan ku .."
rey pun melanjutkan aksinya..kini ia menciumi leher dan bibir icha.. sudahlah. .kau akan kulepaskan gadis kecil..tidurla yang nyenyakk.."
rey pun memindahkan icha kekamarnya..
"ah aku lapar sekali dari tadi aku tidak mengisi perutku..apakah ada makanan didapur?" kata rey sambil berjalan kearah dapur
dan ia pun melihat makanan yang tersedia di meja makan
"syukurla..gadis kecil itu menyiapkan makanan.."
rey pun segera memakan makanan yang sudah disediakan icha
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
keesokan harinya..icha pun telah bersiap menyiapkan sarapan..
"aneh sekali,kenapa tadi malam aku memimpikan mas rey sedang bercinta dengan ku ya..tapi mimpi itu terasa sangat nyata..dan jam berapa mas rey kembali?apa ia yang memindahkan ku kekamar?" tanya icha kepada dirinya sendiri
"gei gadis kecil,apa yang kau pikirkan dengan otakmu itu apakah kau sedang memikirkan hal mesum" goda rey.
"ah tidak mas,"
"mas aku ingin bertanya,apakah kau yang memindahkan ku kekamarku seingatku aku tidur disofa tapi kenapa aku terbangun aku sudah ada dikamarku?" tanya icha hati hati.
"cih?aku memindahkan mu?maksudmu aku menggendongmu sampai kamar? ogah bangettt..."
"ah ia gak mungkin mas seperti itu..mungkin aku tidur sambil berdiri kali ya..baiklah mas sarapan sudah siap makanla..aku akan mandi"
kini icha pun sudah masuk ke kamarnya
"dasar gadis bodoh"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
sarangeโค
__ADS_1