
Melani kini sudah bersama rey ..rey pun merasakan bahwa tubuhnya saat ini sedang tidak baik baik saja..
"ada apa denganku?kenapa aku sangat gerah..ahh jangan jangan wanita jalang itu memberi obat perangsang padaku.." batin rey
"rey ada apa dengan mu..?apakah kau diracuni rey?aku akan membantu mu rey.."tanya melani polos
"aku tidak apa apa..menjauh la dariku jangan berani kau menyentuh ku.." elak rey
"ayolah rey..aku kan kekasihmu..apa salahnya aku membantu mu..kau pasti merasa panas kan..sebentar aku akan membantumu..aku akan ketoilet..kau disini saja dulu..jadi anak yang baik ya..habis ini kita akan keapartement"jelas melani berlalu pergi..
rey pun semakin tak bisa menahan hasratnya..
"ahh sial..aku harus meminta bantuan gadis kecil.." ucap rey menekan nomor ponsel icha
tapi icha tak kunjung mengangkat telpon..rey pun mencoba menelpon tusi yang sedang berada diluar kota
"rey..kenapa kau menelpon mama malam malam begini.."
"mahh tolong aku mah.."
"rey?kau kenapa?"
"aku diracuni sama melani mah dengan obat perangsang. ah aku sudah tak kuat mah..mah coba telpon kan icha..agar dia segera datang ke sini..jika aku meminta nya sendiri untuk kesini ia tak akan menuruti ku mah.." rengek rey
"kau ini sangat menyusahkan ku rey..kenapa harus icha?kauu saja berbuat dengan wanita jalan* itu kenapa??"..
"sudahla mah..aku tak ingin mendengar ocehan mama.."
"baiklah mamah akan meminta icha untuk menemui mu..kau kirim kan saja lokasi nya.."
Telepon pun terputus
kini tusi menelpon icha agar icha mau bertemu dengan rey..tusi berbohong pada icha..bahwa saat ini rey mengalami kecelakaan...dan dia tak bisa menemui rey karena saat ini tusi sedang berada diluar kota
"apa mas rey kecelakaan mah?" teriak icha
"iya sayang..kamu datang ke sini..nanti mama kirim lokasi nya..eh dan juga..kau jangan mengajak teman teman mu sayang..karena itu tak baik mengganggu tidur mereka.." jelas tusi
"baiklah mah..yauda aku pergi ya mah.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"baiklah..kita akan pergi ke apartement ..sayang.kita akan menghabiskan malam yang panas berdua...apakah kau tidak tergiyur akan tubuhku yang sexsi ini?bersabarlah..aku akan membawa mu kesurga.." ucap melani pergi menginjak gas mobil
__ADS_1
tak butuh lama kini mereka telah sampai di apartement peibadi milik rey..
"jangan sentuh tubuhku.." teriak rey
"tenanglah rey..aku tidak akan melukai mu..aku akan membantumu..ayo kita naik keatas.." kata melani merangkul tubuh rey
rey pun dengan segera mengirim lokasi nya..kepada tusi
"apartement?sial..wanita ini perlu diberi pelajaran.." umpat tusi
tusi mengirimkan lokasi nya kepada icha
"apartement..nomor 088 ya sayang?" kata tusi
"apartement?kenapa maas rey dibawa ke apartement..ah sudahlah pak..cepatla sedikit "ucap icha kepada tukang ojek nya
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"lihatla wajah tampan mu ini rey..ah aku sangat merindukan mu.." ucap melani menciumi wajah rey
"pergi dari hadapanku jalan*" umpat rey
"sepertinya..obat itu sudah membuaat mu sedikit sadar..baiklah jika begitu aku akan menambahkan dosisi nya.."
icha berlari kekoridor mencari kamar yang bernomor 088 dan kini icha audah berdiri dihadapan kamar 088
"mas rey.." ucap icha membuka pintu..
untung saja pintu nya tak dikunci
"kauuuu?" ucap icha setelah melihat melani dihadapan rey yang sudah bertelanjang dada..
"hai anak kecil..kenapa kau mengganggu malam panas ku dengan pacar ku?apakah kau mau bergabung dengan kami?"
"dalam mimpi mu..kalian benar benar brengsek.." ucap icha meninggalkan kamar itu
sewaktu icha baru keluar didepan pintu rey pun memanggil dan meminta pertolongan kepada icha..
"icha tolong aku..ini bukan seperti yang kau pikirkan..tolong aku icha..jangan pergi.."
icha berhenti dan mendengarkan semua omong kosong rey dan segera berlari meninggalkan kamar
"kau lihat rey..bahkan istri mu saja tak ingin menolongmu.."
__ADS_1
tak lama icha datang kembali dan masuk kekamar dengan diikuti security
"tangkap dia pak..dia sudah memaksa suami saya untuk berbuat zina..dan dia juga sudah meracuni suami saya..pak"
"apaaa..???" ucap melani terkejut
"kamu saya tangkap..dan akan saya laporkan kepolisi..ikut sayaa.." ucap security menyeret melani
"lepaskan aku..berani berani nya kau menyentuhku dengan tangan kotormu itu..lepaskan aku.."
"kalau begitu saya permisi buk.." ucap security
"aku akan membalasmu icha.." teriak melani
kini yang ada didalam kamar hanya tersisa rey dan icha..
"baiklah aku sudah membantu mu mas..anggap kita impas..dan jangan sampai kita bertemu lagi.aku pergi." ucap icha dingin ke rey
"tunggu icha.." rey menarik tangan icha " kau harus menolongku..aku sudah tak kuat menahan nya..biarkan aku merasakan tubuhmu.."
"dasar bajingan..berani berani nya kauuu berbicara seperti itu..aku sudah menolongmu dan ini balasan mu.."
kini rey berjalan kearah pintu dan mengunci pintu..dan membuang kuncinya ketoilet
"apa yang kau lakukan mas?"
"maafkan aku gadis kecil..tapi kali ini aku sudah tak bisa menahan nya..aku akan melakukannya dengan pelan.." kata rey memeluk icha
"dasar brengsek..lepasin aku..tolong mas..aku tak ingin berbuat seperti itu..kini kita sudah tak lagi suami istri mas lepaskan aku.." ucap icha menangis
tapi kini rey sudah dipenuhi dengan rasa nafsu yang mendalam..ia pun tak mendengarkan kata kata icha..dan ******* bibir icha habis habisan
icha melawan tapi tak ada guna nya..tenaga nya tak sebanding dengan tenanga rey..kini ia sudahpasrah dengan apa yang dilakukan rey kepadanya..
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Next???
jangan lupa like dan koment agar aku rajin update nya..
Kini author sudah menyelesaikan ujian dan menjadi pengangguran.. author akan rajin update nya
sarangeโค
__ADS_1