
Tusi bergegas berlari dari koridor rumah sakit..ia sangat khawatir tentang kondisi putra nya..
"dimana rey geooo..apakah kondisinya baik?tidak tidak..bagaimana bisa kau membiarkan penyakit itu masuk ke tubuh rey .kau itukan asisten nya..?" tanya tusi
"maaf kan saya nyonya.."
"ah sudahlah. .apakah aku boleh masuk?"
"masuklah nyonya.."
tusi pun langsung masuk tanpa mengetuk pintu dahulu
"huftt..kenapa aku jadi yang kena imbas dari drama yang dibuat tuan muda..tuan muda kau sangat menyusahkan ku"
"Rey ...kauuu baik baik saja sayang?" tanya tusi yang langsung masuk keruangan rey
"tenanglah mah..aku baik baik saja.." ucap rey menenangkan tusi
"apa yang terjadi padamu rey?apa yang dikatakan dokter?apakah kau terkena penyakit serius rey?" tanya tusi lagi
"i'm fine mom..aku hanya salah makan saja..tenanglah.."
"bagaimana bisa kau salah makan? geo emang benar benar bersalah dalam hal ini.mama sangat khawatir dengan mu rey.."
"sudahlah ma..jangan menyalahkan geo..dia sama sekali tak bersalah mah...oh iya apakah mamah kesini sendiri ?"
"ah mama kesini dengan papa dan juga melani ..tapi mereka sangat lambat..mungkin mereka masih di koridor"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"geo..fito dari tadi sangat menginginkam ice cream?bisakah kau membelikan nya?"
"baik nyonya.."
"fito..ikutlah dengan geo..dia akan membelikan ku ice cream"
"oke mah"
Ceklekkk
pintu ruangan terbuka
"reyy..are you okay??kenapa kau sampai bisa dirawat dirumah sakit?" tanya melani khawatir
"heii..jangan berlebihan seperti itu reaksimu..nanti aldo melihat ..akan terjadi kesalahpahaman..kau tahu itu kan" tegur tusi
Melani pun tak mendengarkan perkataan tusi
"kau sakit apa rey?apakah parah?" kini giliran varell yang bertanya
"tidak pah..aku baik baik saja hanya salah makan saja"
kini semuanya baru tersadar dengan keberadaan isil yang dari tadi hanya menonton drama keluarga ini
"rey?siapa anak kecil ini?"tanya tusi
"aaah ini..ini anakku mah..yah anak ku"
isil yang mendengar nya pun terkejut..
"ha anakkk?" ucap mereka bertiga secara kompak
"Al'right"
"tunggu tunggu..sejak kapan kau mempunyai anak??bisakah kau menjelaskan pada mama rey?" minta tusi
"ini bukan anak kau dengan mantan istrimu itukan rey?" kata melani menolak kenyataan
__ADS_1
"baiklah aku akan menjelaskan nya ..ini adalah anak ku dengan icha..setelah icha memutuskan untuk berpisah..ternyata waktu itu icha telah mengandung isil..awalnya aku tak mengetahui nya..tetapi aku bertemu dengan icha dan melihatnya dengan seorang anak kecil..aku mengira bahwa itu adalah anak icha dengan pria lain..tetapi icha memberitahu kan aku..bahwa isil adalah anak ku. dan aku melakukan tes DNA..dan benar ..aku dan isil memiliki 100% kecocokan" bohong rey
"jadi dia adalah cucuku?aku mempunyai cucu lagi..yaampun aku sangat bahagia..sayang kemarilah ..grandma ingin memeluk mu.."
dengan wajah yang penuh kebingungan isil hanya bisa menuruti perkataan tusi
"sekarang grandma adalah nenekmu okey..dan ini grandpa..kau bisa meminta apa saja yang kau inginkan sayang.. grandpa akan membelikannya untukmu..ia kan grandpa"
"paati dong..grandpa sangat senang bisa memiliki cucu perempuan secantik isil"
"oiyah siapa nama panjang nya rey?"
"em..anu itu mah.."
"PRISILIA ASYIFA AZZAHRA NUMIGA grandma" jawab isil cepat
"namamu sangat cantik sayang..sama sepertimu" puji varell
"syukurlah anak ini sangat pintar..dia sudah menyelamatkan ku..bahkan ia mengikuti drama yang kubuat ini..anakmu sangat pintar icha..dimana kau mendapatkan nya" batin rey
"Sial..ga ibu nya..ga anak nya..sama sama jalan*..mereka telah merebut kebahagian ku dan anak ku..kini fito mungkin akan tersingkir kan oleh keberadaan anak jalan* ini..aku harus cari cara agar ia menjauh dari mereka..tapi bagaimana bisa icha melahirkan anak nya rey?apakah malam itu mereka berbuat sesuatu?" pikir melani
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
geo dan fito pun masuk dengan membawa ice cream yang banyak
"uncle rey..kau sakit ya?"
"fito kau disini..ah uncle sangat rindu padamu.."
"apakah uncle bisa berdiri? jika tidak bisa jangan dipaksakan uncle.."
"tentu bisa dong..uncle kan priaaa sejati.."
"yup..untung saja uncle berkata seperti itu..itu membuat rasa percaya diirku menaik menjadi pria sejati seutuhnya.." kata fito polos
"uncle sedang tidak ada selera untuk makan makanan manis fito..lain kali uncle akan menghabiskan nya untukmu"
"grandma..isil mau ice cream itu.." bisik isil pada tusi
"kau mau sayang?baiklah akan grandma mintakan dengan fito yah"
"fitoo" panggil tusi
"ya grandma.." fito menoleh dan melihat sosok anak perempuan yang tak asing baginya
"kauuu?kenapa kau ada disini cantik?" ucap fito polos
tanpa sengaja ..kata cantik itu keluar dari mulut mungil fito
"apakah kau kenal dengan nya fito?" tanya tusi
"ahh..aku mengenalnya grandma..ia adalah murid yang baru masuk disekolah TK ku..dan aku menyukainya grandma..bagaimana bisa dia ada disini ?" tanya fito penasaran
Mendengar ucapan fito membuat semua orang tertawa kecuali melani
"heii..bagaimana bisa kau menyukai sepupumu?itu tidak mungkin fito?" jelas varell
"tingkahmu..seperti pria sejati bor.." tambah rey
"dia sepupu ku ?apa yang dimaksud dengan sepupu grandma?" tanya fito lagi
"artinya ..adalah orang yang tidak boleh kau nikahi..karena kalian adalah satu darah.." jelas tusi
"grandma menjelaskan nya sangat rumit..fito tak paham "
"maksud grandma..kau tidak boleh menyukai ku..karena aku ini adalah kakak mu..ia kan grandma.."
__ADS_1
"apa yang dikatakan isil benar fito.." kata tusi
"hei gadis..bagaimana bisa kau melarangku menyukai mu?dan kau bilang kau adalah kakak ku?apakah ibuku telah melahirkan mu?"
"haha fito..perkenalkan ini anak nya uncle.." tambah rey
"gadis ini adalah anak nya uncle?kenapa bisa uncle?"
"kenapa tidak bisa? kau mungkin baru mengetahui nya fito..dan uncle jelaskan sejelas jelasnya kau tak boleh menyukainya..karena dia adalah saudara mu..okey boy.."
jelas rey
mendengar penjelasan dari rey ..fito pun menunduk sedih..
"hei..jangan tunjukkan rasa sedihmu itu dihadapan semua orang..kau butuh udara segar untuk menenangkan pikiran mu boy..geo ajak lah fito keluar untuk menyegarkan pikirannya.." perintah rey
"baik tuan"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
icha berlari dengan terburu buru ... ia takut akan ancaman dari rey..tiba tiba ia pun terjatuh dan menabrak seseorang
"maaf tuan..maafkan saya..saya tidak melihat.."
"caca?kau caca kan?"
"kak aldo?"..
"hei apakabar..senang bertemu denganmu..sudah lama sekali ya aku tak mengetahui kabarmu..semenjak kau pindah ke italy"
"aku baik ka..bagaimana kabar kakak?" yanya ucha kembali
"aku baik..kau memang tak pernah berubah ya caca..kau gadis yang selalu ceroboh" ucap aldo menostalgia
"maaf ka..aku tak mempunyai waktu untuk mengobrol dengan mu..maaf aku buru buru..ada sesuatu yang harus ku kerjakan maaf ya ka.."pamit icha berlari meninggalkan aldo
"kini kau sangat cantik caca..kau telah menjadi wanita dewasa seutuhnya"puji aldo
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"isil ,dimana ibumu?"
"mimom tadi keluar oma.."
"rey dimana icha..aku sangat merindukannya "
"dia sedang membeli sesuatu mah..sebentar lagi akan kembali..isil kemarilah ada yang harus daddy katakan kepadamu.."..
"baiklah DADDY" ucap isil penuh penekanan
"hei isil..terima kasih sudah membantu uncle..kauu sangat pintar..kau tidak perlu bertanya kenapa aku melakukan nya..nanti akan ku jelaskan padamu..tugasmu hanya menjalankan drama yang kubuat okay"
"apakah aku tidak mempunyai hadiah?atau harga yang harus dibayar uncle?" tawar isil
"kau ini sangat matrealistis..apa yang kau inginkan gadis ku.. "tanya rey
"aku mau peranku..dibayar satu jam seharga 1% saham.."
"apa..??" kenapa kau mau aku membayar mu dengan saham?""
"aku hanya mau uncle ..mengembalikan saham yang uncle ambil dari mimom itu saja..bagaimana?"
"kau ini..masih anak anak tetapi akal mu sudah seperti orang dewasa..baiklah deal"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
**Next or No?
__ADS_1
Author ucapkan terima kasih untuk kalian yang sudah mendukung dan menjadi pembaca setia novel IKSM...thankyouuuuuuโค**