
icha pun baru selesai mandi..ia bingung melihat rey dengan isil yang sedang tertidur terlelap dengan begitu kompak nya
"astaga..mereka sangat mirip..emang benar benar anak sama ayah.." batin icha
icha pun mendekati kearah ranjang dan memeriksa bagian organ tubuh rey
"syukurla..demam nya sudah turun..bagaimana bisa kau terkena penyakit yang serius ini mas?..dan kenapa kau tidak memberitahukan penyakitmu kepada istrimu? " ucap icha memandang iba rey
"istriku?ya kau gadis kecil.." ucap rey tiba tiba bangun
"astaga mas..kau mengagetkan kan ku..kau tidak tidur?jadi kau mendengar semua perkataanku tadi?"
rey pun mengangguk dan menarik icha kedalam pelukan nya
"mas apa yang kau lakukan?lepaskan nanti isil melihat kita mas.."
"jujurla..pasti kau beranggapan aku sudah mempunyai istri kan?..tak ada yang bisa mengganti posiisi mu gadis kecil..selama ini aku melewati waktu yang sangat sulit tanpa dirimu.."
icha pun berbalik dan menatap rey penuh arti
"apakah kau sudah menikah lagi mas..?" tanya icha
tak
sentilan mulus mendarat didahi icha
"daasar bodoh..kau tak menyimak apa yang ku katakan?tak ada yang bisa mengantikan posisi mu gadis kecil..disini dan .." jelas rey menunjukkan arah hatinya
"dan ?dimanaaa?" ucap icha penasaran
"dan disini" tunjuk rey kearah junior nya
Icha pun merasa malu apa yang rey katakan
"kenapa kau malu malu begitu gadis kecil..sadarla kau bukan gadis polos lagi..kau tahu itu kan?"
icha mengangguk
"apakah kau tak ingin menidurkan juniorku?dia bangun ketika melihatmu?ah aku sangat frustasi" eluh rey
"berhentila ber omong kosong mas.jangan macam macam..kau tak akan nekat melakukan nya disini kan?aku tidak mau lo" jelas icha
"jadi apakah kau mau jika kita melakukan nya diapartement ku?"goda rey
pipi icha pun bersemu merah
__ADS_1
"aaa..aku ttt idakk bilang begitu" jawab icha terbata bata
"ingatlah istrimu dan anakmu mas...." tambah icha memberi peringatan
"istri ,anak?apa yang kau bicarakan gadis kecil?"
"aku melihat mu dan wanita jalan* itu serta ada anak laki laki aku yakin itu pasti anak mu.." pikir icha
"ahhh .. wanita itu?aku tidak pernah menikahi nya..bahkan sekarang dia sudah menjadi adik iparku..dan anak laki laki yang kau sebutkan itu juga bukan anak ku..itu adalah keponakan ku..apakah kau cemburu sayang?" jelas rey
"aku cemburu?emang kenapa aku harus cemburu padamu mas?" elak icha
"waktu kapan kau melihat ku di mansion?dan kenapa kau tak ingin singgah?apakah kau tak rindu dengan mama?" tanya rey cerewet
"tante tusi kabarnya baik kan mas?om varell juga baik kan?"
"aku tidak suka melihatmu memanggil nama orang tuaku dengan sebutan om dan tante..kau dengar dan kau pahami..aku bersumpah sampai selamanya mereka akan tetap menjadi mertua mu." ucap rey serius
"kenapa kau berubah menjadi sangat serius mas?"baiklah bagaimana kabar mama dan papa?mereka baik kan?"tanya icha lagi
"mereka baik..kau temui la mereka..mereka sangat ingin bertemu dengan mu"
"aku malu dan juga merasa tidak enak mas..dengan mereka mas..karna aku sudah berpisah dengan mu jadi suasana nya agak canggung..tapi cepat atau lambat aku akan bertemu juga dengan mereka.." jelas icha
"terserah mu sajalah..sejak kapan kau memanggilku mas dengan mesra begitu?apakah kau mulai jatuh cinta lagi padaku?" goda rey lagi
"dasar gadis kecil..kau membuatku bersemangat lagi sayang..tapi kapan icha melihatku dengan melani?apakah aku harus mempertemukan mereka..agar icha tak salah paham lagi padaku???"
rey pun menelpon geo
"apakah kau sudah selesai berkencan?" tanya rey
"belum sih tuan....emang ada apa ..apakah ada tugas tuan?"
"ada tugas untukmu..tolong kau beri tahu semua keluarga ku..untuk datang kesini"..perintah rey
"maksud tuan..kerumah sakit ini??"
"iya..aku akan menunggu..kau tau kan aku paling tidak suuka menunggu ..kau akan membereskan hal itu kan geo?" kata rey penuh penekanan
"baik tuan..akan saya proses..tuan istirahatla..jika tidak adalagi saya tutup ya tuan.."
panggilan pun terputus
"kenapa..anak ini tidur nyenyak sekali?dia bahkan memelukku dalam mimpinya..nak kau sangat menggemaskan"
__ADS_1
🌼🌼🌼🌼
mendengar kabar dari geo bahwa rey sedang berada dirumah sakit. ..tusi ..melani dan varell pun syok akan tahu tentang kabar itu
"ayok pah..astaga rey bagaimana bisa kau masuk rumah sakit..semoga kau tidak apa apa ya" ucap tusi berdoa
"mah aku sama fito ikut yah mah..aku juga sudah bilang ke aldo agar ia langsung kerumah sakit" kata melani khawatir
tusi pun tak menjawab pertanyaan melani itu ia langsung berlari ke arah mobil
🌼🌼🌼🌼
isil kini bangun dan mencari cari keberadaan icha
"uncle dimana mimom..kenapa aku tak melihatnya saat aku bangun.." ucap isil sedih
"tenanglah sayang...mamahmu ada ..sebentar uncle telpon dulu ya"
"hallo?dimana akau gadis kecil?kesini sekarang. .isil sedih karena kau tidak ada disampingnya..akan kutunggu 5 menit..jika kau lewat dari menit..aku akan menarik saham 1% dari perusahaan mu" ancam rey
tit tit tit
panggilan pun terputus
"sial..bisa bisa nya dia mencampuri urusan pribadi dengan urusan kantor? "kata icha yang langsung berlari
"baiklah sayang..mimom mu akan datang dalam waktu 5 menit kita tunggu aja ya.."
"kenapa uncle sangat kejam pada mimom ..uncle tidak bisa memberi waktu 5 menit untuk mimom..nanti mimom berlari terus jatuh?kesakitan?uncle mau tanggung jawab..??lagian isil kan ga minta mimom cepat cepat harus untuk kesini? uncle sunggu tak berperikemanusiannn ..nanti mimom laporin uncle ke unicef baru tau rasa.."jelas isil
"isil sayang..apakah kau tau arti unicef itu?"
"tau ..unucef adalah perlindungan untuk semua manusia..iyakan?"
"no..itu tugas hAM sayang. .kalau unicef itu perlindungsn untuk anak anak sayang..sekarang kau sudah tahu girls?".
"ooo gitu..jadi isil salah yah uncle?" ucap isil memamerkan gigi putihnya
"yup"
"kau sangat beruntung icha..kau sangat dicintai oleh. banyak orang..termasuk isil yang sangat menyayangi mu" batin rey
🌼🌼🌼🌼
NEXT OR NO?
__ADS_1
koment ya agar author rajin update
see you❤