
Keesokan harinya icha pun telahh selesai menyiapkan semua kebutuhan rey..
"ternyata punya istri ,ada enak nya juga ya..ga seburuk apa yang ku bayangkan" batin rey..
mereka pun menuruni anak tangga dan menuju kearah meja makan
"pagi mah..pah.." sapa icha kepada mertuanya itu
"pagi sayang.." ucap tusi dan varell
mereka pun memulai sarapan nya dengan tenang
"em icha..apakah ada yang terjadi tadi malam?" bisik tusi
"nanti akan ku ceritai mah"
rey yang mendengar icha dan mamah nya itu sedang berbisik pun tau arah yang mereka bicarakan
"kalau makan ituuu ..jangan berbicara..nanti keselek,haiss masa urusan begitu masih dibilangin sih" sindir rey
"kauuu pandaiii menyindir rey.." jawab tusi
"kenapa papa hanya berdiam saja?"
"papa sedang menikmati makanan dan drama lokal mah.."
"mah..aku ingin berbicara pada mama.."
"soal perusahaan mu?" ceplos tusi
"mama cuma bercanda kan soal ancaman itu?"
"kau ingat mama pernah bercanda rey..sekali mama buat ancaman artinya itu peringatan terakhir mu rey..mama bukan orang yang tegaan ..walaupun itu anak mama sendiri" ucap tusi datar
"sial,apa yang harus kulakukan. ..ternyata mama tak main main dengan ucapannya" Batin rey
"aku kenyang..ayo gadis kecil aku akan mengantarmu.."
"baik mas..mah pah aku pergi ya..daaahhh"
"dร aah sayang"
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Suasana dimobil pun hening icha yang tak tau menau apa yang dibicarakann suami dan mertuanya itu hanya berdiam diri..
"baiklah mas..aku masuk ..mas hati hati ya kekantornya"
"emmm.." kata yang hanya keluar dari mulut rey
"ahhh kenapa pikiran ku buntu begini sih.."
Drrrrttt..drrrrrttt..
ponsel rey pun berdering..dan melani menelpon
"sayanggg,kauu ada dimanaa..kau jadi menemani ku belanja kan.." ucap melani
"jadi dong sayang..aku akan menjemputmu setelah makan siang ya.."
"kenapa setelah makan siang si mas?,kenapa tidak sekaranggg .."
"aku pagi ini ada meeting penting dengan klien..kau harus bersabar okey mel.."
"hm baikla mas..aku akan menunggumu di tempat kita menghabiskan malam yang panas kita ya mas.."
"kauu sangat nakal sayang.."
__ADS_1
"aku akan menunggu mu mas.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"des,bagaimana acara kencan buta kita,apakah jadi?"
"jadi dong..kau ini sangat tidak sabaran..jangan nampak kan kau itu sendiri ..sungguh miris hidup mu nakkk.."
"bangsa* kauuu.."
"dan kau icha..apa kau sudah menyiapkan gaun yang cantik untuk kencan buta itu?" kata reina
"aku tidakkk norak seperti mu rei.."
reina pun hanya bisa cemberuttt.."
"oiya ,dan masalah acara si refan..bagaimana setelah kencan itu kita ke mall untuk menyiapkan hadiah untuknya?"
"kenapa kita harus susah susah payah menyiapkan hadia untuknya.." protes reina
"aku tau kau punya dendam sendiri padanya..tapi dia teman smp ku dahulu rei.."
"baik baiklahh..kau ini sangat cerewet icha.." reina
"eh iya btw apakah oom mu ituuu nanti akan menjemputmu icha?aku ingin melihat wajah tampan nya itu..sekalian mau nebeng"
"yee lu mah suka yang gratisan".. sindir desi
"aku tidak tau apakah ia menjemputku atau tidak..sepertinya tidak..karena ia sangat sibuk dengan perusahaan nya itu"
"yahh..gagal sudahhh"..
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
rey pun segera menuju hotel untuk menjemput kekasih nya itu
"aku juga merindukan mu mel..baikla ayo kita ke mall untuk memanjakan kekasihku tercinta ini.." rayu rey
"ah mas kau sangat tauu cara membuatku senang..apakah kita tidak melakukannya? 1 ronde 2 ronde?"
"aku sedang tidak ingin melakukan nya mel.."
"baiklah mas "
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"sepertinya mas rey tidak akan menjemputku.."
"karena oom mu tidak menjemput..bagaimana kita ke caffe untuk nongki?" kata rei
"kau emang tauu apa yang kubutuhkan saat ini rei.."
"aku akan memesan ojol " balas desi
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
icha ..rei..dan desi pun menuju ke caffe kesukaan mereka
"hei girls..kalian tau kabar tentang aldo tidak?" sahut desi
aldo adalah salah satu teman kecil mereka..yang kini sudah menjadi mantan pacar icha..dia pun harus pindah keluar negri untuk melanjutkan Sekolahnya..
"cih,buat apalagi kita mengingatnya? dia sudah menyakiti perasaan temanku..aku tidak akan memaafkannya.." ketus reina
"dilihatt dariii sosial media nya..kini ia akan balik ke indonesia..apakah ia akan menemui mu icha.."
"buat apa dia menemuiku..aku dan dia sudah tidak punya hubungan apa apa.." ucap icha datar..
__ADS_1
"sudah sudah la lebih baik kita happy happy..daripada harus mengingat brengsek ituu.."reina
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
icha pun pulang ke mansion dengan taxi..
"icha dimana rey?apakah rey tidakk menjemputmu?"
"tidak mah..karena mas rey sibuk dengan perusahaan nya.."
"sepertinyaaa rey sedang bersama wanita jalan* itu.."
"mamah tau dari mana? tadi mas rey juga menelpon ku kalau ia sedang sibuk mah..kita berfikir positif aja ya mah" ucap icha
"baiklah sayang.."
jam makan malam pun tiba..dan icha segera turun menuju kearah meja makan
"rei belum pulang icha?" tanya varell
"belum pah.."
"coba kau telpon?"
"tidak menjawab pah.."
"rey benar benarr membuat ku marah..ia sama sekali takk menghiraukan ancaman ituu..baiklah reyy kali ini akan kubuat kauuu pulang untuk menemui ku"..
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
dibarrr rey pun sedang bersantai dengan melani..ia sengaja tidak minum banyak agar tidak mabuk..karena jika mama nya tau ia mabuk maka habis la sudah nasib nya..
melani pun sedang berjoget di depan rey..rey sama sekali tidak bernafsu melihat melani..apalagi sewaktu melani duduk dipangkuan nya..reaksi junior rey sama sekali tidak berdiri malah sedang tidur dengan tenang ..
tiba tiba icha terlintas dipikirannya..dan rey yang mengingat cerita bodoh nya itu hanya bisa tertawaa..
dan tak disangka junior nya bangun dari tidurnya yang tenang
"kenapa kau berdiri..ketika aku sedang memikirkan nya saja..
kau ini sangat pilih kasih mr.X" ucap rey pada juniornya
drttt drtttt..
ponsel rey pun tak henti henti nya bergetarr..
"sial siapa yang sudahhhh menggangguku di malam yang istimewa ini..kalau ini kau geo..akan kubunuh kau"
dan tertera nama geo diponselnya..
"apa..?kenapa kau menganggu ku geo..ternyata nyawa mu cukup banyak.juga ya..."
"maaf tuann..ada masalah yang terjadi di perusahaan"
"katakan..ada masalah apa?"
"saham dari perusahaan Improrev sudah anjlok tuan..mama tuan sudah menarik saham nya dari perusahaan ,kini kondisi perusahaan benar benar tak terkendali tuan.."
"apaaa..baikla saya akan mengurus masalah ini..kau urus saja jangan sampai media tau kalau perusahaan kita sedang anjlok"
"baik tuan.."
"sial..apakah mama tauuu apa yang sudah ku kerjakan..ia tidak main main akan ancaman nya..lebih baik aku pulang dan membicarakan soal ini pada mama.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Jangan lupa like dan koment agar aku rajin update nya
__ADS_1
sarangeoooโค