
kini icha sudah sampai dirumahnya..ia pun duduk diteras rumahnya sambil melihat pemandangan langit di malam hari
"ah aku sudah tak minat lagi untuk menjadi artis..tapiii perceraian ku dan mas rey kan belum selesai..bisa bisanya mereka nikah secepat itu..mereka ga mikiri perasaan ku kali ya..ah sudahlah aku juga tak ada hubungan apa apa lagi pada nya..untuk apa kupikirkan itu..ahhh otakku kelebihan beban.." eluh icha
"icha?untuk apa kau disini?" kata reina
Icha yang sedang memejamkan mata itupun hanya bisa membalas dengan deheman saja
"kau masih belum berubah chacha" kata aldo kepada icha
mendengar hal itu..icha langsung membuka mata nya dan melihat siapa yang berbicara padanya itu
"lo gila ya..ngapain lo bawa dia kesini. .lo mau mati.." oceh icha kepada reina
"tenanglah..sesama mantan jangan ada rasa dendam..aku tadi tak sengaja. .ketemu kak aldo..dan dia nanyak in kabar lo aja..yauda gw ajak langsung kerumah.." jelas reina
"kak aldo..duduk aja dulu..aku mau buat minuman untuk kak aldo..dan kau icha..kau harus temani kak aldo selagi aku membuatkan minum oke.."perintah reina
"yakk..kenapa aku harus menuruti perintahmu.." teriak icha
kini aldo dan icha hanya berdua sambil menatap langit
mereka pun merasakan ada kecanggung an ..
"tidak bisa aku harus masuk kedalam.." batin icha
sewaktu icha nelewati aldo..aldo menarik lengan icha..
"apa kabar?" tanya aldo
__ADS_1
"em..baik..bisa kau lepaskan tanganku?jangan seenak mu saja bisa menyentuh ku.." ucap icha cuek
"ah maaf..tapi chacha..kenapa kau sangat dingin dan kasar..kau lupa kenangan yang pernah kita lalui?" tanya aldo
"kenangan dimana..aku berlagak seperti orang bodoh yang tak tau apa apa....kau bisa mempermainkan perasaan ku sesuka hatimu..jika kau bosan kau tidak akan lagi membutuhkan kan ku.. kan..kau sudah menghancurkan hatiku hanya untuk keisengan mu itu.." bentak icha
"maaf chacha..aku khilaf"
"dan berhentilah memanggilku chacha..aku icha numiga tak akan lagi terjebak dalam cinta palsumu itu.."
icha pergi dan masuk kedalam rumah
reina yang melihat hal itu ..hanya bisa bertanya didalam hati
"icha kenapa kak?" tanya reina
"em..terima kasih" ucap aldo sambil mengusap rambut reina
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"bagaimana caranya agar ia bisa berada disisi ku..aku tak ingin kehilangannya " kata rey frustasi
"seperti nya tuan..sudah mencintai nona muda..mau saya kasih saran tuan?"
"emangnya apa saranmu?"
"jika tuan ingin nona icha berada disisi anda..lebih baiknya tuan memakai ini.."
geo mengeluarkan obar rangsangan
__ADS_1
"kau mau mati" maki rey
"tenanglah tuan..kita lakukan ini setelah nona muda lulus dari sekolah menengah nya..jika nona muda hamil ia tak akan meninggalkanmu tuan."jelas geo
"pinter juga otak mu..kenapa aku sampai tak terpikirkan dengan cara ini ya..ah tak sia sia kau menjadi sekretaris ku selama abad ini geo
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"des bangun..kau tidur aja nih" kata icha
"aku ngantuk..kau jangan mengganggu tidurku yang berharga ini..jika kau sampai memggangguku..akan kuhabisi kau" ancam desi
"kau lebih galak dari singa des.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"emangnya kakak dulu salah apa sih sama icha..sepertinya kesalahan kakak sangat fatal..sampai icha enggan memaafkannya?" ucap reina penuh perhatian
"aku sangat bersalah padanya..sekitar 2 tahun lalu hubungan ku dengan icha sangat lah baik..seperti kekasih yg sebenarnya.. aku dan icha harus menjalani hubungan jarak jauh..sekitar 2 bulan aku sudah mulai bosan dengan hubungan jarak jauh ini..jadi aku ingin membuat hal yang menarik..segera kutelpom wartawan yang ku kenal..untuk memberi kabar tentang pernikahan ku dengan putri pengusaha terkenal..aku melakukam ini agar icha akan perhatian kepadaku..tetapi aku salah..cara ku untuk mendaparkan perhatian icha benar benar gagal..dan bahkan dengan hanya keisengan ku..aku benar benar sudah menghancurkan hati icha
"oh begitu..emang sakit sih..yauda jika kakak emang beneran sama icha..semangatlah untuk mendapatkan hatinya kembali..aku akan mendukungmu kak.."
"gomawooo" balas aldo dengan senyuman
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"aku balik lagi nih jangan lupa like dan koment yah agar aku rajin update nya
sarangeโค
__ADS_1