Istri Kecilku Yang Sangat Menarik

Istri Kecilku Yang Sangat Menarik
reina menjengkelkan


__ADS_3

"icha kau sudah keterlaluan " oceh reina yang berjalan menghentak kan kaki kearah kamar


"apa apa..sekarang apalagi maumu?" ceplos icha


"kenapa kau bersikap seperti itu dengan kak aldo?"


"kau tidak perlu tahu..lagian dia kan tamu mu..untuk apa kau menyuruhku untuk menemani nya?" tanya icha


"dasar gadis tak berprasaan.."


"aku tak mendengar" kata icha


"yakk..kenapa kaliak bertengkar dihadapan ku?pergilah..aku ingin tidur..." teriak desi..


"kau lihat des..teman mu yang kau bangga bangga kan ini..dia baru saja bersikap tak sopan dengan kak aldo.." ucap reina mengadu


"pergilah aku tak ingin mendengar ocehan mu itu.."


mendengar jawaban desi icha pun langsung tertawa sedangkan reina hanya memasang wajah cemberut


Keesokan harinya..ini hari ke 2 untuk melanjutkan ujian..


"semangatlah teman teman ku.."kata icha memberi semangat


"lo ..nanti sampai di dalam kelas jangan pura pura budeg.." ucap reina kepada icha


"terserah akuu..haha" ucap icha bahagia..


sewaktu sampai digerbang..seseorang menemui icha


"hallo gadis kecil.." sapa rey


"kauuu?"..


"kenapa kau melihatku selalu kaget?tenanglah gadis kecil..aku tau kau selalu merindukan ku kan.."ucap rey narsis


"aku tak mengenalmu tuan muda..jadi jangan mengganggu ku.." kata icha dingin


"wahh..berani juga kauuu ya..apakah kau lupaaa tentang ciuman kita?atau malam pertama panas kita?"


dua sahabatnya itu pun hanya kaget tak bersuara


"berhentilah beromong kosong..kita sama sekali tak pernah melakukan malam pertama.." elak icha


"oh ya..tapi aku ingat setiap lekukan tubuhmu gadis kecil.."


"kumohon tuan muda..jangan mengganggu ku lagi..hiduplah dengan bahagia..."


"haha..aku akan hidup bahagia..hanya jika aku hidup.. hersama dengan mu.." kata rey serius


"kauuu sakittt jiwa.." ucap icha berlalu pergi

__ADS_1


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


sedangkan aldo kini mengajar di salah satu universitas..ia diterima untuk bekerja menjadi dosen


aldo pun mengirimi pesan kepada icha..dari mana aldo tau nomor icha?siapalagi jika bukan kerjaan reina


""hai chacha..ingin makan bersama"


tringggg...


satu pesan baru..


"yakk...kauu yang sudah memberi nomorku kebajingan itukan.." teriak icha kepada reina


"yup..kenapa?kauuuu senang?tak perlu berterimakasih padaku.."


"senang kepala mu..kenapa akhir akhir ini kauuuu sangat menjengkelkan yah.." ucap icha jujur


"sifatku memang seperti ini.."


"ah ..kepala serasa ingin pecah melihat kalian bertengkar terusss...ga dirumah..disekolah sama ajaaaa...kalian seperti kucing sama anjing tau g?" eluh desi


"aku kucing..dia anjing..." ucap icha kepada reina


"dasar bangsa*..kau mau kena.." reina


"ahhh..kepalakuuuu.."


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"kosongkan jadwalku hari ini geo..aku akan makan siang bersama dengan istriku.."


"baik pak.."


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"bagaimana?kantin sedang tutup?mau kecaffe sebelah?"


tawar desi


"terserah..aku sudah sangat lapar.." sahut reina


mereka bertiga menuju caffe yang ada disebelah sekolah


sewaktu makan..ada seseorang menghampiri meja mereka


"chacha?" kata aldo


"hai kak..aldoo kau sudah sampai.."


"yah..kalian pesan apa..pesan saja hari ini aku traktir.." tawar aldo

__ADS_1


"ah tidak perlu."


ucapan icha terpotong


"baiklah kak aldooo.." ceplos reina


"aku permisi untuk kembali ke kelas.." kata icha


"kenapa tiba tiba sekali?apakah kehadiranku membuatmu tak nyaman chacha?" pikir aldo


"sudah tahu..kenapa masih bertanya?" jawab icha dingin


icha pun pergi meninggalkan caffe..


sewaktu menuju kesekolah..seseorang menarik lengan icha..


"kau lagiii.." bentak icha


"haiii.." sapa rey "ayo temani aku makan..aku sangat lapar" kata rei menarik tangan icha


"lepaskan tanganku.." kata icha dingin


"baik baiklah..kau temani aku makan baru akan ku lepas.."


Kini rey engan icha makan diruangan VIP


"aaaa...makanlah..aku tau kau lapar gadis kecil.."


"berhentilah bersifat seperti itu tuan..kau membuatku jijik"..


"heiii..kenapa kauuuu bertingkah seenakmu?makin lama kauu makin kurang ajar yah.."bentak rey


"haha..kau membentak ku tuan?" kata icha tertawa sinis


"aaku tak bermaksud.."


"kutegaskan untuk yang terakhir kalinya..berhenti la menggangguku..sungguh aku sangat lelah kepadamu tuan..ketika aku melihatmu..aku teringat sakit yang kau berikan padaku dan juga ayahku..kau mengingat kan ku pada kelakuan bejatmu dulu..jadi ku mohon berhenti la menggangguku..jangan menemuiku lagi...ingattt kita sudah tak punya hubungan apapun..dannnn tolongg tanda tangani lah surat perceraian itu..aku sudah muak kepadamu.." ucap icha terlalu jelas..


setelah mendengar semua ocehan icha..rey mrnarik lengan icha..sehingga icha jatuh dipelukan rey..tanpa banyak membuang waktu rey langsung ******* bibir icha..


Plakkkk


"dasar bajingan..jika kau berani menyentuh atau berbuat seperti ini padaku lagi..aku tak segan segan melaporlan mu pada polisi.." icha pun berlari meninggalkan rey yang sedang dilanda kebingingan..ia pun tak mengejar icha dan membiarkan nya pergi


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"hai hai hai..hari ini aku update lagi nih..jangan lupa like dan koment yah agar aku rajin update nya"


gomawoooo๐Ÿ˜‰


sarangeโค

__ADS_1


__ADS_2