
sore pun tiba..rey pun sudah pulang dari kantornya..dengan diikuti serkretaris pribadinya
"geo,apakah kau merasa aneh?kenapa sunyi sekali ?apakah orang disini pada mati?" tanya rey bingung
"saya tidak tau tuan..dari tadi saya kan bersama tuan.."jawab geo..
"selamat datang tuan muda rey.." sapa pak toni
"hei pak toni..benarkah ini kauu?kapan kau kembali?kenapa tidak mengabari ku?" tanya rey
"kemarin saya pulang tuan..ah saya tidak ingin merepotkan anda tuan.."
"baiklah..bagaimana kabar bajinga* kecil itu?"
"ah maksud tuan ..tuan muda aldo..dia sangat baik tuan..sebentar lagi ia akan kembali kedalam negeri tuan.."
"syukurlah dia tidak merepotkan mu kan pak toni?"
"tidak tuan ..semenjak tuan muda aldo diasingkan ke luar negeri dia sudah banyak berubah dan bertambah dewasa.."
"baiklah..dimana mama,papa dan istri saya pak toni?kenapa sunyi sekali?"
"tuan varell belum pulang dari kantor tuan..sedangkan nyonya tusi pergi berkumpul dengan teman temannya..dan nona icha sedang ada dikamar tuan.." jelas pak toni
"ooo begitu"
"apakah tuan ingin makan?akan saya siapkan tuan.."
"nanti saja. .sekalian makan malam.."
"ah baiklah tuan.."
Rey pun menuju kamarnya diikuti geo dan pak toni
"kenapa kalian mengikuti ku sampa kamar?"
"saya hanya memastikan anda sampai dikamar dengan selamat tuan.." kata geo
rey pun membuka pintu kamarnya..dan terlihat la gadis kecilnya itu sedang tidur diranjang dengan menggemaskan
geo dan pak toni pun melihat kalau nona muda nya sedang tidur
rey pun langsung menutup pintunya
"heii ..siapa yang menyuruh kalian melihat istriku yang sedang tidur? "
"saya hanya memastikan nona icha tidur dengan nyaman tuan.."
"ahh kau banyak sekali alasanmu..itu tugasku sebagai suami bukan tugas mu geo..makanya kau menikah"
Geo dan pak toni pun hanya berdiam saja mendengar ocehan majikan nya itu
"sudahla kalian bisa pergi..aku ingin beristirahat.."
"baiklah tuan ..bersikaplah lembut la tuan..karena wanita menyukai itu.."
"apa kau sedang berpikiran mesum geo?"
"ah tidak tuan ..baiklah ayo pak toni..."
rey masuk kekamarnya dengan hati hati agar gadis kecilnya tak terbangun
"kenapa aku bersikap seperti ini?apakah kau lupa rey jika dia tidur seperti orang mati?astaga?..kau tidur sangat nyenyak gadis kecil..kau bahkan belum mengganti seragam sekolahmu.."
melihat icha yang sedang tertidur pulas tak sangka Mr.X nya rey pun berdiri tegak
"hei brengse*..kenapa kau selalu bangun?apakah ketika aku melihat gadis kecil ini kauuu bangun dengan sendirinya???..kau benar benar membuatku repot.." ucap rey kepada diir sendiri
rey pun berjalan menuju ranjang dan melihat icha yang sedang tertidur pulas..
"kau sangat menggemaskan gadis bodoh.."
sesekali rey mencium pipi ..dan bibir icha..tetapi icha sama sekali tak bangun
"sampai kapan aku harus manahan hasrat ku ini? kenapa aku melakukannya sewaktu ia tak sadar? tidakk seru jika kau tidak melawan gadis kecil.."
rey pun mendinginkan tubuhnya dengan guyuran air..
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
icha mulai membuka matanya dan melihat kearah jam
"astaga. .aku ketiduran. .ahh ternyata mas rey belum membalas pesanku..sebaiknya aku mandi untuk menyegarkan tubuhku ini.."
tiba tiba rey pun keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk di pingganya..melihat hal itu icha pun menutup matanya dan berteriak
"aaa mas..kkkau sudah pulang???"
"kenapa kau menutup matamu?apakah kau malu melihat tubuhku ini?"
"mas bisakah kau memakai bajumu dulu.."
Rey pun berjalan kearah icha
"baiklah ..aku sudah memakai baju..jadi bukalah matamu itu.."
icha pun membuka matanya..
"kyaaa...kau belum memakai bajumu mas..kenapa kau membohongi aku.."
"berhenti la menutupi mata dengan tangan mu..lihat aku.."
"tttidakkk.."
"apakah kau ingin aku mendiamkan mu lagi?jika kau membuka matamu kau akan kumaafkan.."
"benarkah mas.."
"iya ..sekarang buka matamu.."
icha pun mulai membuka matanya..dan melihat kearah tubuh rey
"wahh tubuh mas rey benar benarrr bagusss...bagaimana perut mas rey bisa kotak kotak begitu?..ah beda sekali dengan perutku ini.." kata icha
"apakah kau ingin menyentuhnya gadis kecil"
"haha tidak mas.."
"ayolah aku tau kau sangat ingin menyentuhnya..sentuh la.."
icha pun bingung apa yang harus ia lakukan.
"kubilang sentuhla..jika kau tak menyentuhnya aku akan menghukum mu..kuhitung sampai 3..satu..dua.."
tak sampai hitungan ketiga tangan icha pun sudah mendarat di perut rey
"waw..kauu memiliki tubuh yang sangat bagus mas..bagaimana kau bisa mendapatkan kotak kotak ini?"
__ADS_1
"apakah kau mau seperti ini?"
"ya..aku ingin perutku seperti ini.."
"kau harus banyak berolahraga..malam.."
"kenapa berolahraganya diwaktu malam mas ?kenapa tidak pagi?siang?atau sore?"
"karena diwaktu inilah akan terbentuk kotak kotak diperutmu.."
"apakah mas mau mengajariku agar perutku seperti mas.."
"tidak masalah..aku akan mengajari mu untuk berolahraga di malam. hari."
"aaa makasi mas..kau sangat baik mas.."
"tentu..kau ini sangat beruntung biss mempunyai suami yang se sempurna.aku...dan gadis kecil..kau harus terbiasa dengan hal ini okey.."
"bbbaikla mass..."
"apa kah kau ingin aku memaafkan mu gadis kecil?.."
"aku belum dimaafkan ya mas?"
".kau kira dengan aku berbicara padamu..aku sudah memafkan mu?"
"baiklah apa yang harus kulakukan agar kau memaafkan ku mas..?"
rey pun sedang berpikir..dan akhirnya ia mendapatkan ide..
"agar kau bisa mendapat maaf dariku..aku mau kau menciumku jika aku hanya.. menyuruhmu saja.. sebanyak 4 kalii..."
"ahh cuma mencium mu kan mas..oke permintaan yang sangat mudah.."
"baiklah cium aku sekarang.."
"baiklah.."
cup ..cup..cup..cup..
icha pun mencium pipi sebelah kanan rey..
"sudah mas.."
"kenapa kau hanya mencium nya hanya dipipi kanan saja?"
"kan mas bilang cium pipi mas sebanyak 4 kali.." ceplos icha
"dasar gadis bodoh..maksudku aku mau kau menciumku disini..disini..disini..dan disini paling lama.."
rey pun menunjukkan pipi kiri..pipi kanan..dahi..dan bibir
"ah begitu baiklah mas.."
icha pun mencium pipi kiri..kanan dan dahi serta bibir..rey pun memanfaatkan situasi ini..ia pun membuka bibirnya dan ******* bibir mungil icha..
"buka mulutmu..dan balas ciumanku.."
dengan kaku icha pun membalas ciuman rey
"ciuman mu sangat buruk..kenapa kau menggigit bibirku"
"maaf mas..aku kurang ahli dalam hal itu.."
"teruslah belajar sampai kau ahli..mandilah kau sangat bau..aku tunggu dibawah.."
"baiklah mas.."
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"dasar gadis bodoh.."ucap rey sambil mengingat kejadian itu
varell..tusi..dan pak toni serta pelayan lainnya bingung melihat rey yang sedang bersenyum senyum sendiri itu
"wah rey sepertinya suasana hatimu sedang baik hari ini.." kata varell
ucapan varell pun membuyarkan lamunan rey..
"Apakah kau tidak sadar akan tingkah bodohmu itu rey.." sahut tusi
"emang apa yang kulakukan?.."
"ada apa denganmu?apakah nomor Togelmu keluar?kenapa kau sangat senang..sampai sampai kau tersenyum sendiri seperti itu?kau gila rey.."jelas tusi
"sudahlama..kita tidak pernah melihat tuan muda rey sebahagia itu ya.."
"semenjak nona icha disini..rumah ini penuh kehangatan." kata pelayan
rey melihat pelayan pelayannya sedang memandanginya
"beraninya kalian memandangiku..kalian mau kupecatt..pergila dari hadapanku.." teriak rey kepada pelayan pelayan itu..
"sudah jangan marah marah seperti itu ..mereka senang melihatmu seperti orang bodoh begini..dimana icha rey?kenapa cuma kau yang turun?"
"ah gadis itu sedang mandii.."
"kau belum menyentuhnya kan?"
"aku tidak tertarik mah.."
"baiklah ..kita lihat saja.."
tak lama icha turun dan duduk disamping rey
"kenapa kau baru mandi icha sayang?apakah rey menyulitkanmu?" tanya tusi
"ah tidak kok mah mas rey tak pernah menyulitkan ku.
icha ..hanya ketiduran tadi..jadi agak terlambatt mandinya.."
"ah begitu..."
sewaktu dimeja makan yang hanya terdengar adalah suara sendok dan garpu saja..
Tiba tiba tey pun tertawa dan membuat icha tusi dan varell merasa heran
"maaf maaf.."
"dasar gilaa kau rey.." umpat tusi
"mammah.." rey
"sudah lah lama biarkan saja ..mungkin rey senang karena nomornya benaran keluar .."
"mama sama papa sama aja.."
"ah iya icha..apa rencanamu jika kau sudah tamat sekolah nanti?apakah kau ingin melanjutkan pendidikan mu..ke universitas?"
__ADS_1
"iya pah..icha akan melanjutkan pendidikan icha..tetapi icha ingin masuk di UAMSAT pah"
UAMSAT (universitas..akademi ..menjadi seorang artis terkenal)
salah satu universitas yang bergengsi dalam mendidik mahasiswa/I ingin menjadi aktor/aktris
"UAMSAT?apakah kau ingin menjadi artis icha?" tanya tusi
"iya mah..itu cita citaku mah"
"apakah kau setuju rey.."
"kenapa bertanya padaku?apapun yang membuat nya senang kerjakanla.."
"Gadis kecil itu ingin menjadi artis?kenapa cita cita nya sebodoh itu..aku tidak rela jika seindonesia melihat tubuhnya..tetapi jika aku tidak menyetujuinya mama dan papa akan curiga padaku..lebih baik akan kubahas ini nanti dengannya"batin rey
"apakah kau rela ..icha dilihat oleh banyak orang..bahkan seiindonesia ini?"
"kenapa aku tidak rela..itu kan sudah menjadi cita citanya..jadi harus kau kejar ..gadis kecil.."
"terima kasih mas ..sudah mendukung ku.."
"kau benar benar suami yang tidak peka rey" tusi
"Aku tidak mendukung mu bodoh..ahhh kenapa aku tidak jujur saja jika aku tidak setuju jika dia menjadi artis dasar gengsiii ku sangat tinggi. dan mama aku peka mah sangat pekaa sekali tetapi tak ada yang bisa kulakukan saat ini." batin rey
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
makan malam pun telah usai..kini rey dan icha pun sama sama masuk kedalam kamar..rey pun merasa dirinya tak tenang..ia selalu memikirkan cita cita yang diinginkan gadis kecilnya
icha langsung belajar dimeja belajarnya karena besok akan ada ulangan Biologi
"bagaimana aku bisa menggagalkan gadis kecil ini untuk menjadi artis..apakah kubuat saja dia hamil?..bahkan sampai saat ini aku masih menahan hasratku..yah lebih baik kubuat saja dia hamil..jadi dia tak perlu mengejar cita citanya yang bodoh itu.."
rey pun membaringkan tubuhnya diranjang..dan mengecek ponselnya..ternyata ada puluhan panggilan tak terjawab dari melani
"kenapa.melani menelponku sebanyak ini?ah aku lupa ..aku kan ada janji dengannya..untuk memanjanjakannya..kenapa aku sampai lupa.."
rey pun menelpon balik melani dibalkon
"hallo?melani..maafkan aku yang tak mengangkat telponmu sayang..aku tidak tau kau menelponku sebanyak ini..kenapa kau menelponku mel"?
"aku sangat rindu padamu mas..apakah kau bisa menemaniku di apartement malam ini?"
"maaf sayang..hari ini aku sedang bersama mama..kau tau kan mama seperti apa..dia tak akan mengizinkan ku pergi" bohong rey
"tapi mas aku sangat merindukanmu.."
"besok aku akan menemui sayang..sudah dulu ya mama sedang memanggilku..daaah.."
"Ada apa dengan mas rey?kenapa aku merasa ia sedang menghindariku??"pikir melani
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
"aku tidak tauh kenapa aku bersifat seperti ini kepada melani..aku seperti tak punya lagi rindu padanya..ahhh kepalaku sakit karena terlalu banyak berfikir..lebih baik aku mengistirahatkan tubuh ini"
Sudah 3 jam icha belajar dengan fokus..rey yang tak bisa tidur itu lelah menunggu nya agar ia berhenti belajar dan segera tidur
"hei gadis kecil..apakah kau tidak tahu kalau ini sudah larut?sudah 3 jam kau belajar..apakah kau mau mati karena kebanyakan belajar?emang sebodoh apa dirimu..sampai kau belajar selama ini.."
"iya mas sebentar lagi aku selesai.."
"terserah kauuu.."
rey pun mencoba menutup matanya
setengah jam kemudian icha telah selesai akan tugasnya..
"akhirnya selesai..apakah mas rey sudah tidur?ah kau terlalu cerewet mas.."
Rey yang pura pura tidur itu pun mendengar semua apa yang dikatakan icha
"sial ..berani nya kau menyebutku cerewet gadis kecil.."
Icha bingung dimana ia akan tidur ..apakah ia diperbolehkan tidur disamping rey? ..
"mas..dimana aku tidur?apakah aku boleh tidur disampingmu?"
"hemmm.."
hanya itu saja jawaban yang keluar dari mulut rey
"jawaban itu akan kuanggap iya..ahh lelahnya.."
icha pun membaringkan tubuhnya..
rey pun menggeserkan tubuhnya untuk memeluk icha..
"apakah mas rey sudah tidur?kenapa mas rey tidur sangat lasak..".
icha pun mencoba menggeser tangan rey dari tubuhnya..tetapi pelukan itu sangat eratt..dan dekat..icha pun memandangi wajah tampan rey..
"baiklah anggap saja aku sedang memeluk boneka beruang yang besar..selamat malam mas.."
kini icha benar benar tertidur
"selamat malam juga gadis kecil.." ucap rey lalu mencium dahi icha
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
keesokan harinya ..rey pun terbangun ..dan ia melihat sedang memeluk icha..kini ia pun memainkan sandiwaranya..
"ahh..hei gadis kecil..bangun kauuu.." ucap rey membangunkan tubuh icha
"ada apa mas.."
"kenapa kau memelukku gadis kecil??? beraninya kauu.."
"ah aku tidak memeluk mu mas...kau la yang memelukku tadi malam.."
"jadi kau menyalahkan ku atas perbuatanmu.."
"tidak tidak mas..maafkan aku atas kurang ajarku sudah memelukmu.."
"karena suasana hatiku sedang baik hari ini kau kumaafkan..dan jika kau mau memelukku kau tinggal bilang bukan malah memelukku diam diam..kau mengerti"
"baiklah mas.."
"ah seharusnya tadi malam akuuu geserkan saja tangannya..aku bahkan tak punya keberanian bisa memeluknya tapi sudahlaaa..mas rey juga tak marah" batin icha
"hei apa yang kau lamunkan lagi?aku ingin mandi..siapkan semua kebutuhkan ku.."
"baiklah mas.."
"haha kenak kau gadis kecil..kenapa kau sangat pintar rey..kau bahkan memanfaatkan nya untuk hasratmu..." batin rey
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
__ADS_1
"**jangan lupa tinggalkan like dan koment nya ya agar aku rajin updatenya.."
sarangeooโค**