
tusi pun sampai didepan rumah icha..
"makasi ya tan..uda nganterin aku pulang" ucap sopan icha kepada tusi
"ah kamu jangan sungkan sayang,sebentar lagi kan kamu jadi mantu nya tante" ucap santai tusi
"mampir dulu tan???" ajak icha
"ah kapan kapan aja deh.. uda sore juga..makasi ya uda nemenin tante.." kata tusi sedari memeluk icha
"sama sama tan" jawab icha
"yauda ,tante pulang dulu ya..daa sayanggg" pamit tusi
icha pun hanya bisa melambaikan tangannya kepada mobil yang sudah menjauh itu
🌼🌼🌼🌼
"dari mana kamu??jam segini baru pulang.." ketus melani kepada icha
"anuu..iituu buu..tadi aaku nemenin tantee...." ucapan icha pun terpotong
"ah..enaknya menjadi kamu ya..nikah dengan orang kaya yang sukses..pasti hidupmu sangat bahagia.." jawab melani tersenyum licik
"baikla..sekarang ganti pakaian kamu..dan siapi makan malam.." perintah melani
"baa baik bbu.." jawab icha gugup
icha sangat takut kepada ibu tirinya itu..ia masih trauma dengan apa yg telah dilakukan ibu tiri nya itu kepada nya
🌼🌼🌼🌼
petang pun tiba..sinar mentari yang hilang dengan perlahan itu pun akan disambut dengan cahaya bulan..
sampai di mansion..mobil pun terpakir sempurna..tusi pun langsung masuk ke mansionnya..
"My boyyy..akuuu pulangggg" teriak tusi
__ADS_1
karena sudah masuk makan malam..fareell selaku suami tusi pun langsung memijit keningnya
"mama baru pulang ma?" tanya reynal yang baru juga pulang dari kantor
"iya sayang..duuh mama laper banget ayo kita makan malam dulu.." ajak tusi
"ntar aja deh reynal ganti baju duluuu..rey naik keatas dulu ma pah.."
"cepatan ya reyy..mama tunggu dibawah" teriak tusi
"emm..sayang..kamu habis dari manaa???" tanya farell
"biasa pahhh..shopinggg..." ucap tusi santai
"shoping kok lama banget mah berapa jam?"
Brughhhh...
tusi pun membanting sendoknya dengan keras dan membuat fareel terkejut
"adduuuhhh papa..papa bawel banget sih duduk diam..dan makanlah.."
tak lama rey pun turun dengan piyamanya..
"mamah habis dari mana mah??kok baru pulang?" tanya rey dengan hati hati ia takut akan mamahnya marah
"dari butik sayang..nyobain gaun pengantin" ucap tusi tanpa menoleh kearah rey
"Cihh..giliran putranya cepat banget noh ngejawabnya..lah akuu suami nya loo..main banting banting aja. tidak kukasih uang belanja baru tau rasa.." batin fareel
rey pun kaget akan jawaban mamahnya
"mama kebutiq??tidak mungkin kan mama mau nikah lagiii" tanya rey antusias
jlatakkkk...
"aduuh pah..apaan sih main nyentil nyentil aja sakit tauuuu..." bentak rey
__ADS_1
"kamu berani bentak papa.." bentak fareel balik
"hehe enggak pah..tapi beneran sakit tau..pahh.." ringis rey
"kamu sih kenapa kamu bilang mama mau menikah lagi jadinya kan papa menyentil keningmu itu..mama tadi ke butiq mengajak icha calon istrimu mencoba gaun pernikahan kalian ..kan akan dilaksanakan akhir pekan ini..iya kan pah.."ucap tusi menekankan kata terakhirnya
"iya dong mah.." setuju fareel
"yah..rey kira mama yang mau nikah lagi..rey mau kok mah kalau punya papa dua.." goda rey..
"kamu mau papa sentil lagiiii" tegas fareel
"becanda pah..serius bangettt.."elak rey
"anak sama suami sama aja sama sama gak punya isi ..astaga " batin tusi..
"rey kamu sudah memikirkan tentang cuti??.." tanya fareel
"sudah pah..rey akan cuti selama 2 hari" ucap rey datar
"kenapa cepat sekali?" tanya fareel lagi
"ada banyak kerjaan dikantor pah.. rey tudak bisa meninggalkannya terlalu lama "bohong rey
"percuma kamu jadi presdir nya kalau kamu cuti saja takut takutt..apa gunanya karyawan mu itu hah..kalau cuma 2 hari bagaimana kalian akan berbulan madu" protes tusi
"sudahla mah kan aku sudah mengikuti kemauan kalian..kalau masalah bulan madu akan kuatur sendiri.." ucap rey cuek
"kapan rey.. satu tahun yang akan mendatang" keluh tusi
"yang penting rey sudah menikah dengannya..bulan madu itu tidak penting mah..rey naik keatas dulu.." pamit rey..
"lihat itu anak kamu..sangat keras kepala.." protes tusi ke fareel
"anak kamu juga mahh.." ucap fareel tak mau kalah..
🌼🌼🌼🌼
__ADS_1
kenapa rey tidak ingin berbulan madu dengan icha??penasaran..
jangan lupa vote yah teman teman