Istri Tuan Muda Alexander

Istri Tuan Muda Alexander
Honeymoon ³


__ADS_3

Kini Dino dan Diana bersuap untuk jalan jalan, karena Diana sudah merasa bosan.


Mereka berencana pergi ke salah satu tempat yang bernama Champs-Élysées.



Champs-Élysées merupakan jalanan dengan panjang sekitar 1,9 km dan lebar 70 meter, yang mana tempat ini sebagai penghubung Place del la Concorde dan Place Charles de Gaulle (tempat dari Arc de Triomphe).


Para pengunjung bisa menikmati berbagai kafe dan bisa belanja dari toko-toko branded terkenal.


Jalanan di sini sangat ramai dan dipadati pengunjung dari kalangan anak muda dan juga wisatawan berbagai negara.


Saat melakukan perjalanan, para wisatawan dapat melihat bangunan atau gedung-gedung kuno, beberapa monumen, dan patung yang menakjubkan.


Diana sangat menikmati perjalanan nya, dia sangat senang berkeliling dengan orang yang sangat di cintai nya itu.


Setelah beberapa waktu Diana dan Dino mengunjungi sebuah toko yang ada disana untuk berbelanja, Dino pun membiarkan istrinya itu untuk berbelanja sepuasnya.


" Apa ini bagus sayang." Tanya Diana pada Dino yang berada di samping nya.


"Bagus sayang." Jawab Dino lembut.


Diana mengelilingi seluruh toko yang ada disana tanpa lelah, dan Dino pun hanya mengikuti Diana, tanpa mampu melarang.


Setelah di rasa cukup lelah mereka memasuki sebuah cafe dan memesan minuman dan makanan disana.


Lama mereka duduk di cafe Diana mengajak Dino untuk pulang karena merasa lelah.


Setelah beberapa menit mereka pun sampai di kamar yang mereka tempati.


"Huh lelahnya, " ujar Diana setelah masuk.


"Tapi itu sangat menyenangkan." Lanjutnya lagi.


Dino hanya tersenyum sambil melepas sepatu dan jas nya.


"Kamu senang ?." Tanya Dino mendekati Diana dan memeluknya.


"Iya, aku sangat senang kita harus mengelilingi kota Paris." Jawab Diana antusias.


"Baiklah, tapi kanu harus melayani ku terlebih dahulu." Ujar Dino menampilkan senyum menggodanya.


Diana pun menggeleng cepat.


"Tidak, aku lelah nanti malam saja." Ujar diana berusaha melepas pelukan Dino.


"Ini sebagai balasan, karena aku sudah menemani mu berkeliling.


Tanpa ba bi bu Dino langsung menyambar bibir Diana, perlahan **********.


Diana yang sudah mulai menikmati perlakuan Dino mulai membalasnya.


Dan akhirnya terjadi lah yang seharusnya terjadi.


*****


Malam telah tiba dengan Diana terbangun dari bangun tidurnya yang tanpa memakai apa pun, sehabis mereka melakukan itu, Diana dan Dino langsung tertidur karena kelelahan.


Diana bangkit menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, namun di tahan oleh Dino yang sudah terbangun.

__ADS_1


"Mau kemana ?." Tanya Dino dengan suara seraknya sehabis bangun tidur.


"Aku mau ke kamar mandi mas, ini sudah malam." Jawab Diana lembut.


"Sebentar lagi." Ujar dino sambil menarik lengan Diana dan memeluknya.


"Mass." Rengek Diana.


"Emmmh." Gumam Dino tak jelas.


Diana pun membiarkan nya dan mengelus kepala Dino yang berada di dada nya.


Setelah beberapa menit Diana pun kembali ingin turun dari tempat tidur nya, dan Dino dia kembali terlelap.


"Huhh, akhirnya." Gumam Diana, dan masuk ke kamar mandi.


Setelah beberapa menit Diana keluar dengan memakai kimono mandinya.


Dia melihat Dino masih terlelap dan Diana berusaha membangunkan Dino namun Dino tak bangun bangun.


Diana pun tersenyum jahil melihat Dino dan Diana melepas balutan handuk dari rambutnya.


Diana mengarahkan rambut basah nya ke wajah Dino yang terlelap.


"Emmmh." Gumam Dino dan langsung membuka matanya.


"Sayang." Geram Dino.


Diana yang sedari tadi menahan tawa nya kini meledak.


"Hahaha, makanya kalo di bangunin itu bangun mas." Jawab Diana santai, sambil berusaha menahan tawanya.


"Sini kamu, biar mas kasih hukuman." Ucap Dino.


Diana yang mendengar bersiap untuk berlari namun kalah cepat dengan Dino langsung menarik tangan nya dan Diana langsung terlentang di ranjang mereka.


"Masss." Teriak Diana.


Dino menggelitik Diana sampai Diana susahh untuk menahan geli.


"Mass, ampun, ampun hahahaha, haaaa...." Ujar Diana tertawa kegelian.


"Ini hukuman buat kamu yang sudah bangunin mas kaya gitu."jawab Dino sambil terus menggelitik Diana.


"Iya iya , enggak lagi, ampun mas." Ujar Diana sampai mengeluarkan air mata menahan geli.


Dino yang melihat itu pun langsung berhenti dan memeluk Diana.


Diana tidak membalaskan karena terlalu lelah karena tertawa.


"Ya sudah mas mandi dulu, aku sudah siapkan air hangat." Ujar Diana setelah Diana beberapa saat.


"Iya baiklah." Jawab Dino berdiri dan mengecup kening Diana dan pergi ke kamar mandi.


Setelah itu mereka berencana untuk turun ke sebuah restoran yang ada di bawah, di hotel tersebut.


"Ayo mas." Ajak Diana sudah siap.


"Iya sayang sebentar," jawab Dino sambil memasang jam tangan nya.

__ADS_1


Mereka pun turun dan duduk di salah satu sudut ruangan yang tak terlalu banyak orang.


Keduanya memang terkadang cuek dengan situasi namun saat ini mereka tidak ingin di ganggu.


Seorang waiters datang sambil membawa buku menu untuk di berikan pada mereka.


Mereka memesan makanan terfavorit disana dan paling enak, tentunya paling mahal yang ada di sana.


Setelah waiters itu pergi Diana dan Dino sedikit berbicara.


Dan tiba tiba ada seorang wanita yang menghampiri mereka berdua dengan pakaian yang super ketat sangat jelas mencetak lekuk tubuhnya.


"Dino." Panggil nya.


Dino yang merasa di panggil pun langsung menoleh begitupun dengan Diana.


Dino hanya menaikan sebelah alisnya,


"Iya." Jawab nya singkat.


"Ahh aku sudah menduganya, tadi aku melihat mu duduk disini." Ujar wanita itu.


Dino mengerutkan keningnya.


"Apa kau lupa aku ?," Tanya nya.


"Siapa kau aku tak mengenal mu." Jawab Dino dingin.


Wanita itu pun tersenyum menggoda dan tanpa seizin sang pemilik meja langsung duduk di samping Dino.


Diana dan Dino sedikit terkejut dengan tingkah berani wanita itu.


"Aku Vira, anak dari ayah Satya dan mamah Lina, sahabat orang tua mu." Ujar nya lagi.


Dino hanya mengangguk tak memperdulikan Vira.


Vira terus saja mencari perhatian Dino namun tak di hiraukan oleh Dino dan Diana sudah terlihat kesal dengan tingkah Vira.


Vira sesekali memegang tangan Dino dan selalu di tepis oleh Dino.


Dan pada akhirnya makanan yang di pesan datang.


Terima kasih buat semua yang masih baca ya.


Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.


Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.


Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.😁🙏


Dan jangan lupa untuk


LIKE


KOMEN


VOTE


HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA😁🙏

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2