Istri Tuan Muda Alexander

Istri Tuan Muda Alexander
Pengganggu


__ADS_3

Saat mereka ingin menikmati makanan yang sudah tiba, Vira kembali berulah.


"Dino boleh kan aku makan bersama mu ?." Harap Vira dan tak memperdulikan wajah Diana yang sudah mulai kesal.


"Kalau kau ingin makan makan lah dan cari tempat lain jangan disini." Jawab Dino dingin. Dan tak langsung Dino mengusir Vira dari sana.


"Tapi aku ingin makan bersama mu." Rengek Vira memegang tangan Dino.


"Kau ini kenapa aku sama sekali tidak ingin di ganggu oleh mu atau siapa pun disini, dan kau itu siapa dekat dekat dengan ku." Dino mulai geram.


"Dan berani berani nya kau memegang tangan ku." Ujar Dino kesal.


Dan Diana hanya memperhatikan ya, Diana melihat apa yang di depan nya seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar.


"Dino aku sering kerumah mu dulu bersama ayah dan mamah ku." Ujar Vira tak ingin kalah.


"Aku teman mu kan." Ujar Vira.


"Ya kau hanya anak dari teman orang tua ku dan kau bukan teman ku jadi kau tidak penting bagiku." Jawab Dino dingin.


Vira merasa malu karena dirinya menjadi pusat perhatian disana karena Dino berbicara cukup tinggi karena kesal.


"Sekarang kau pergi dari sini." Usir Dino.


Vira yang sudah malu langsung berdiri dan menjauhi meja Dino dan diana, dengan rasa malu Vira keluar dari restoran itu.


Dino pun menghela nafasnya, mereka kesini ingin makan malam dengan tenang namun malah datang penganggu yang tak penting.


"Huh," Hela nafas Dino dan melihat ke arah Diana yang sudah mulai jengah.


"Ayo makan, jangan pikirkan wanita tadi." Ujar Dino sambil memegang tangan Diana.


"Emm" gumam Diana.


Diana langsung memakan makanannya walaupun Diana sudah tak berselera.


Dino tahu bahwa Diana kesal, Dino memaklumi nya dan Dino akan menjelaskan nya di kamar nanti.


Setelah beberapa menit mereka sudah menyelesaikan makan malam nya walau ada gangguan.


Dino dan Diana kembali ke kamar nya dengan Dino memeluk pinggang Diana dari samping, namun Diana hanya diam saja.


Bibir cemberut Diana terlihat sangat menggemaskan bagi Dino.


Mereka tidak ada yang membuka suara walaupun kini sudah sampai di kamar.


Diana langsung masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya.

__ADS_1


Dino hanya diam melihat Diana yang tak menghiraukan nya.


Setelah Diana keluar Dino menghampiri Diana yang duduk di meja rias.


"Sayang." Panggil Dino.


"Emmmh" gumam Diana menjawab.


"Sayang jangan mendiami ku." Ujar Dino sambil memeluk dari belakang dan menaruh dagu nya di pundak Diana sesekali mencium leher Diana.


"Aku tidak tahu kalau akan ada yang menggangu kita." Ujar Dino berusaha menjelaskan.


Diana masih terdiam dan mengoleskan perawatan wajahnya dan handbody nya pada tangan nya.


"Dia anak dari teman ayah, aku saja lupa dia tadi siapa kalau tadi dia tidak memberitahu ku." Ujar nya lagi.


"Tapi dia pernah ke rumah mu, pasti kau juga tahu." Ujar Diana ketus dan berdiri.


"Sayang, aku tidak tahu." Ujar Diana memelas.


Wahh seorang Dino Alexander memelas kepada seorang wanita yang kini menjadi istrinya.


Diana yang melihat itu merasa kasihan, memang ini bukan salah Dino tapi entah kenapa Diana merasa kesal karena wanita itu selalu mendekati Dino dan mencari perhatian nya walau mereka baru bertemu lagi.


"Tapi dia terlihat sangat dekat dengan mu, dia selalu mencari perhatian mu." Ujar Diana.


Dino tersenyum ke arah Diana dan menangkap wajah Diana.


"Issh kau ini aku kesal kepadanya." Ucap diana yang memang cemburu tapi enggan mengakuinya.


"Itu sama saja sayang, kau cemburu melihat dia dekat dengan ku." Jawab Dino.


"Tau ahh." Ujar Diana yang ingin melangkah namun di tahan oleh Dino dan dipeluknya.


"Maafkan aku, sudah membuat mu kesal. Tapi aku benar tidak tahu." Ujar Dino.


"Iya aku tahu, aku percaya pada mu." Ujar Diana membalas pelukannya.


"Yasudah ayo tidur aku sudah mengantuk." Ujar Diana melepas pelukannya.


Dino pun membiarkan Diana dan Dino membersihkan tubuhnya.


"Sayang," panggil Dino setelah keluar dari kamar mandi.


"Kamu sudah tidur, sayang." Panggil Dino sambil mengecup pipi Diana.


Dino terus mengganggu tidur Diana walaupun Diana belum tidur sepenuhnya.

__ADS_1


"Emm, masss" ucap Diana merasa terganggu.


"Sayang ayo main." Ujar Dino.


"Main apa sih mas, sudah malam ayo tidur." Ucap Diana sambil menarik selimutnya.


Dino menarik selimut yang digunakan Diana sampai terbuka sepenuhnya.


"Mass" kesal Diana.


"Aku ingin." Sambil memeluk Diana dan menciumi leher diana, dian, merasa geli sekaligus menikmati.


"Lagi ?." Tanya Diana.


Ya mereka sudha melakukan tadi sore.


Tanpa menunggu lagi Dino melancarkan aksinya, dan Diana yang mulai terangsang mulai membalas ciuman yang Dino berikan.


Dino terus menyerang titik sensitif Diana dan menghasilkan sensasi yang berbeda.


"Ahh, mass." Rengek Diana merasa di permainkan.


"Apa sayang." Senyum menggoda tercetak disana.


Dan tanpa menunggu lagi Dino menyatukan miliknya dengan Diana.


Cukup lama Dino bermain sampai tengah malam Dino baru berhenti.


Dan mereka pun tertidur dengan sangat lelap tapi sebelum itu Dino mengecup kening Diana sebagai penutup permainan nya.


Mereka tertidur dengan berpelukan, dan selimut tebal yang menghalangi tubuh polos mereka.


Terima kasih buat semua yang masih baca ya.


Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.


Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.


Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.๐Ÿ˜๐Ÿ™


Dan jangan lupa untuk


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA๐Ÿ˜๐Ÿ™


TERIMA KASIH


__ADS_2