
Di siang hari Diana yang tidak memiliki kegiatan meminta izin kepada Dino untuk pergi berjalan jalan dengan kedua sahabatnya.
Diana menelpon Dino yang sedang berada di kantor.
"Hallo sayang." Ujar Diana setelah panggilan tersambung.
"Hallo sayang." Jawab Dino.
"Ada apa tumben menelpon." Ujar Dino lagi.
"Apa tidak boleh aku menelpon suami ku sendiri." Jawab Diana cemberut.
Dino yang mendengar hanya terkekeh gemas.
"Tidak sayang, tidak biasa nya kamu telpon mas." Jawab Dino.
"Mas, aku bosan apa boleh aku jalan jalan ke mall bersama Azahra dan Mila." Tanya Diana.
Dino pun mengerti dan langsung mengizinkan Diana.
"Baiklah, hati hati." Jawab Dino.
"Yes, makasih mas." Ujar Diana girang.
Dino menggelengkan kepala nya dengan tingkah istrinya itu.
Setelah itu Diana mematikan telepon nya dan bersiap untuk pergi dan sebelumnya sudah mengajak kedua sahabat nya bertemu di mall, dan mereka pun senang karena sudah lama mereka tidak berjalan jalan bertiga.
30 menit berlalu Diana pun sampai di mall dan mencari kedua sahabat nya yang sudah terlebih dahulu sampai.
"Di." Teriak Azahra sambil melambaikan tangan nya.
Diana pun menoleh ke sumber suara dan tersenyum sambil sedikit berlari mendekati Azahra.
Mereka berpelukan selayaknya Teletubbies.
"Ahhh, kangen." Ujar Mila yang masih berpelukan dengan Diana.
"Iya, sama." Jawab Diana terkekeh.
"Iya nih dasar nya udah punya suami yang ganteng jadi gak ada waktu buat kita." Timpal Azahra menggoda.
"Iya nih, kayanya betah di rumah karena ada orang ganteng."Mila menimpali.
"Apa sih kalian." Gumam Diana tersenyum malu.
Mereka pun tertawa bersama melihat Diana yang malu malu.
"Ayo kita jalan, sekalian cari makan." Ujar Diana.
Mereka pun menggaruk semangat dan mulai berkeliling mall.
Para wanita itu menikmati waktu mereka dengan perawatan berjalan jalan dan berbelanja.
Dan kini mereka berada di sebuah cafe yang masih ada di mall tersebut.
Mereka memesan makanan setelah di rasa lapar karena sedari tadi berkeliling.
Mereka mengobrol kan kegiatan masing masing.
beberapa menit kemudian pesanan mereka sampai.
__ADS_1
Mereka menikmati makanan nya dengan damai.
Namun kedamaian itu tidak lama karena ada yang mengganggu mereka.
Ada seorang wanita yang menghampiri Diana dan duduk di depan nya.
Diana dan teman temannya menatap kepada wanita itu yang sangat tidak sopan langsung duduk begitu saja.
"Hai kita bertemu lagi." Melambaikan tangan nya pada Diana.
Diana mengerutkan keningnya.
"Kamu tidak lupa kan sama saya, saya Tika klien nya Dino sekaligus orang yang mencintainya." Timpal nya lagi tak tahu malu.
"Huh, tadi pagi Vira sekarang Tika kenapa aku di kelilingi oleh dua wanita yang menyukai suami ku ." Batin Diana menggerutu.
"Tentu saja aku ingat." Jawab Diana santai terkesan dingin.
Mereka yang berada di meja pun hanya diam, Azahra dan Mila pun hanya mendengarkan penasaran.
"Bagus lah kalau kau ingat." Ujar Tika dengan sifat angkuhnya.
"Aku ingin berbicara serius dengan mu." Ujar Tika lagi menatap diana yang cuek terhadapnya.
"Bicaralah, kita sedang berbicara dari tadi," Jawab Diana.
Diana tidak menyadari jawaban nya itu membuat kedua sahabatnya menahan tawa.
"Tinggal kan Dino." Ujar Tika.
Diana yang masih makan pun menghentikan tangan nya dan meletakan garpu dan pisau yang di pakainya.
Diana minum dan membersihkan mulutnya dengan tisu.
Azahra dan Mila yang mendengar merasa terkejut.
"Baiklah, terima kasih jangan sampai aku melihat mu dengan Dino lagi." Ujar Tika.
Tika merasa tak menyangka akan semudah ini untuk mengatasi Diana.
"Sekarang aku akan pergi." Timpalnya lagi.
Saat hendak pergi Tika mendengar suara Diana yang menghentikan langkahnya.
"Itu tidak akan pernah terjadi, ada hak apa kau menyuruh ku menjauhi Dino." Timpalnya.
Tika yang tadinya tersenyum menatap Diana yang menampilkan senyum sinis nya.
"Apa maksudmu ?." Tanya Tika.
"Apa kau tidak tahu siapa aku ?." Tanya Diana sinis.
"Memangnya siapa kau sehingga aku harus tahu." Jawab Tika tak kalah sinis.
"Kau hanya gadis miskin dan murahan yang tak tahu malu mendekati Dino." Teriak Tika kehilangan akal.
Diana mengerutkan kening dengan teriakan Tika, sehingga para pengunjung melihat ke arah nya.
Diana tersenyum di kala dirinya jadi pusat perhatian.
Diana orang yang terkesan cuek dan bodi amat.
__ADS_1
Bruk..
Gebrakan meja membuat semua orang terkejut.
"Jaga bicara mu." Teriak Azahra yang tak terima sahabatnya di hina.
Mila ikut berdiri dengan wajah kesal.
"Diana yang kaya di sebut miskin, terus bagaimana dengan nasibku." Gumam Mila dalam hati.
"Memang nya kau siapa, ini bukan urusan mu." Tunjuk Tika pada Azahra.
"Sudah lah Ra, jangan di ladeni wanita gila ini." Lerai Mila.
"Apa kata mu, kau yang gila." Teriak tika.
Diana yang sedari tadi melihat mereka cekcok pun mulai merasa bosan.
Para pengunjung pun melihat Diana menyelidik.
"Eh itu kan anak kedua dari pemilik perusaan Abraham." Ujar salah satu pengunjung.
"Iya itu anak perempuan nya, dia sangat cantik dan anggun." Timpal seseorang.
"Wanita itu mencari masalah dengan orang yang salah."
"Aku juga melihat nya bahwa dia istri dari Dino Alexander pemimpin perusaan Alexander Corp." Timpal pengunjung lain yang mengetahui Diana.
Begitu lah bisik bisik para pengunjung.
Diana tersenyum mendengar bisikan para pengunjung.
Tika pun mendengar nya dan merasa geram dengan Diana.
"Apa kau mendengarnya, atau perlu aku memperkenalkan diri." Ujar diana.
"Perkenalkan nama ku Diana Abraham, istri dari Dino Alexander." Ujar nya lagi dengan tersenyum bangga, dan menekan kan kata istri.
Tika sedikit terkejut karena dia tidak menyelidiki asal usul Diana terlebih dahulu, dan Tika pun tidak tahu bahwa Diana adalah istri Dino.
"Kau pasti bohong." Teriak Tika tidak terima.
T
Terima kasih buat semua yang masih baca ya.
Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.
Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.
Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.๐๐
Dan jangan lupa untuk
LIKE
KOMEN
VOTE
HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA๐๐
__ADS_1
TERIMA KASIH