
Ke esokan paginya.
Diana yang masih bergelut dengan selimut tebalnya mulai bergerak, menghindari mentari pagi yang cerah ini karena merasa terganggu.
Setelah itu Diana terbangun, dan mengingat pertemuan kemarin dengan Dino Alexander, sang pria tampan.
Diana tersenyum malu, mengingat percakapan di mobil semalam.
Tak mau berlarut Diana, beranjak dari tempat tidur nya untuk mandi.
Setelah mandi Diana, memakai baju santainya untuk di rumah.
Dia sedikit memoles wajah nya dengan make up tipis, sebelum keluar.
Diana menuruni anak tangga yang ada di rumah nya sambil tersenyum manis.
"Pagi mah,pah." seru Diana sambil mengecup pipi orang tuanya.
"Pagi sayang." jawab keduanya, sambil tersenyum.
"Kamu kenapa sayang ? Senang banget keliatannya." seru mamah Santi.
"Enggak mah, emang nya gak boleh apa aku kan cuman senyum aja." jawab Diana
"Gak biasa,kamu begini sayang" ujar mamah Santi,dan papah Tino mengangguk kan kepalanya. " Apa kamu mau bercerita sama mamah dan papah ?" Sambung nya lagi.
Sambil sarapan mereka menunggu Diana untuk menceritakan hal apa, yang membuat Diana berseri seri.
Diana pun menatap kedua orang tuanya, dan mulai menceritakan kejadian semalam bersama Dino.
"Ohh jadi kamu udah suka sama Dino?" Ujar papah Tino sambil tersenyum senang.
"Iya pah,mas Dino meskipun keliatan nya dingin Diana yakin kalo mas Dino baik." Jawab Diana.
Kedua orang tua Diana yang mendengar pun sangat senang.
"Iya dong sayang,pilihan papa gak akan salah." Ujar papah Tino bangga.
Diana dan mamah Santi hanya mengangguk kan kepalanya.
Selesai sarapan Diana kembali ke kamar nya.
******
Sedangkan di tempat berbeda, dan di waktu yang sama Dino dan keluarga nya sedang sarapan bersama .
__ADS_1
"Bagaimana kamarin Dino ?, Apa kamu suka sama Diana ?" Tanya ayah Bimo.
Sejenak Dino menatap pada Bimo,dan langsung menjawab.
"Suka yah." jawab nya.
"Kalo kamu ada waktu, ajak lah makan siang dia Dino supaya kalian lebih dekat lagi." Ujar bunda Rania.
"Iya Bun nanti Dino ajak dia makan siang". Ucap Dino sambil tersenyum tipis.
Dino mengingat wajah Diana pun tersenyum tipis.
Seusai sarapan Dino berangkat ke kantor Alexander Corp, yang megah nan mewah itu.
Dino keluar dari mobil di ikuti asisten pribadinya Leo.
Wajah tampan nan dingin itu, seketika menyihir orang yang berada di dekatnya. Baru memasuki lobi kantor Dino terlihat menampilkan wajar datar nya itu.
Memasuki lift khusus presdir, di ikuti Leo dari belakang.
Lift pun berhenti di lantai paling atas gedung itu. Memasuki ruang CEO yang di tempati oleh Dino.
Setelah masuk Dino duduk di kursi kebesaran nya dan terlihat memikirkan sesuatu.
"Apa jadwal saya hari ini?" Tanya dino
Dan sebagainya dia menjelaskan jadwal apa saja, untuk Dino. Dan setelah itu dia pun keluar dari ruang Dino.
Setelah Leo keluar Dino memulai untuk menghubungi Diana, untuk mengajak nya makan siang.
Diana yang sedang santai menonton TV di kamarnya, melihat ada nomor ponsel yang tak di kenalinya menelfon.
Diana pun menjawab nya.
"Hallo." ujar Diana "Siapa ya ?" Tanya diana
"Hallo, Diana, ini aku Dino. " Jawab Dino. "Diana apa kamu ada waktu untuk makan siang bersama ku ?" Ujarnya lagi.
Diana yang tau bahwa itu Dino pun tersenyum senang,dan salah tingkah.
"Emm ada mas, kapan ?" Jawab Diana.
"Nanti siang, aku akan menjemputmu di rumah." ucap Dino sambil tersenyum tipis.
"Baik lah mas, aku tunggu." jawab Diana yang senang di ajak makan bersama Dino.
__ADS_1
"Yasudah nanti mas kabarin lagi." ujar Dino " see you." sambungnya.
"See you." jawab Diana, sambil memutuskan sambungan telfon nya.
Diana terlihat bersemangat untuk makan siang bersama Dino,mulai menyiapkan pakaian yang akan di pakai nya nanti.
Sedang kan Dino tersenyum ketika ponselnya sudah mati.
"Kau milik ku Diana." mengklaim bahwa Diana miliknya .
Setelah itu Dino memanggil Leo untuk datang keruangan nya.
"Leo masuk keruangan ku." ujar Dino dalam telfon, kantor.
"Baik tuan." jawab leo
Tok tok tok
" Ada apa tuan memanggil saya." tanya leo .
"Carikan tempat untuk makan siang saya bersama Diana nanti." ujar Dino datar.
"Baik tuan." ucap Leo sambil mengangguk kan kepalanya.
"Permisi tuan." pamit Leo.
Dino mengangguk kepalanya.
Dan mulai melanjutkan bekerja, sambil menunggu waktu makan siang tiba.
Terima kasih buat semua yang masih baca ya.
Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.
Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.
Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.๐๐
Dan jangan lupa untuk
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA๐๐
TERIMA KASIH