Istri Tuan Muda Alexander

Istri Tuan Muda Alexander
Penggoda


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian di ruangan Dino, mereka kini terlihat sedang bersama.


Diana yang menyandarkan kepalanya di dada kekar Dino yang sedang memainkan ponsel, dan Diana memakan Snack sambil menonton televisi.


Setelah makan malam mereka sedikit bersantai di ruang tengah dengan menonton.


"Mas." Panggil Diana.


"Iya." Jawab Dino sigap.


"Kamu ingin anak perempuan atau laki laki." tanya Diana tiba tiba.


Dino yang mendapat pertanyaan seperti itu langsung menutup ponsel nya dan meletakkan nya di meja.


"Emang nya kenapa sayang." Dino balik nanya.


"Jawab aja." Ujar Diana sambil mendongakkan kepalanya melihat Dino.


"Mau perempuan atau laki laki sama saja yang penting kamu dan bayi nya sehat, tapi kalau di suruh milih mas mau anak laki laki." Jawab Dino sambil membersihkan bekas makanan di bibir Diana.


"Kenapa laki laki ?." Tanya Diana lagi menatap Dino yang juga menatapnya.


" Tidak alasan jelas sayang, jika itu pun di kasih nya perempuan mas juga akan menerima nya." Ujar Dino


Diana hanya mengangguk kan kepalanya mengerti.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu sayang ?." Tanya Dino lagi.


"Tidak apa, hanya ingin tahu saja." Jawab Diana kembali menyandarkan kepalanya.


"Dasar." Ujar Dino memeluk Diana dan mengecup pucuk kepalanya.


Setelah cukup malam mereka pun pergi ke kamar nya untuk istirahat.


******


Ke esokan hari nya Dino yang sudah bersiap ke kantor sedang memakai dasi di bantu oleh Diana.


"Terima kasih sayang." Ujar Dino menarik pinggang Diana dan mengecup bibirnya sekilas.


Diana hanya tersenyum.


Mereka pun turun untuk sarapan.


Saat sedang menikmati sarapan nya mereka terganggu dengan suara bel rumah nya.


Ting,,,, tong...

__ADS_1


Pelayan pun dengan sigap berlari untuk membuka kan pintu.


Diana melihat Dino dan begitu pun sebaliknya.


"Siapa pagi pagi begini datang ke rumah ?." Tanya Dino.


"Tidak tahu." Jawab Diana sambil mengangkat bahu nya.


Mereka pun berdiri setelah selesai sarapan dan berjalan ke arah pintu untuk melihat siapa yang datang.


"Siapa bi ?." Tanya Diana.


Dan sedikit terkejut dengan kedatangan seorang wanita yang tidak terlalu di kenal nya.


Diana menaikan alisnya cuek kepada wanita itu sedangkan wanita itu tersenyum namun bukan ke arah nya tapi ke arah Dino.


Dino pun merasa heran kenapa dia bisa tahu rumah nya,


Rumah Dino berada di kawasan elit dan belum banyak yang tahu, kalau Dino memiliki rumah di sana kecuali apartemen.


Dan sekarang ini mereka berada di ruang tamu dengan Dino dan Diana duduk bersebelahan dengan wanita itu di depan nya.


"Hai Dino kita bertemu lagi." Ujar Vira.


Ya wanita itu Vira yang datang.


"Hmmm." Dehem Dino.


Vira pun tersenyum.


"Aku menanyakan nya pada ayah, dan ayah menanyakan pada om Bimo.


Mereka yang mendengar pun hanya mengangguk, dan pelayan datang dengan membawa minuman untuk Vira.


"Terima kasih, bi." Ujar Diana.


"Sama sama nyonya, saya permisi." Jawab nya menundukkan kepalanya.


"Ada perlu apa kamu datang kesini." Tanya Diana sinis.


"Aku hanya ingin bertemu dengan Dino, semenjak bertemu di Paris aku selalu mengingatnya." Ujar Vira tak tahu malu.


Diana menaikan sebelah alisnya mendengar ucapan Vira.


Vira yang tahu Diana istri dari Dino menatap sinis Diana.


"Terus." Jawab diana masih cuek.

__ADS_1


"Tidak, sekarang aku sudah bertemu dan tahu Dino disini jadi aku akan kembali." Ujar Vira lagi.


"Pergilah." Usir Dino yang merasa jengah dengan Vira yang terus memperhatikan nya dan tersenyum kepadanya.


Diana tersenyum mendengar nya namun dia tahan.


"Sayang, dia tamu kamu tidak boleh seperti itu." Ujar Diana.


"Biarkan saja dia tidak penting sayang." Jawab Dino lembut dan menatap diana.


Vira yang melihat sikap lembut Dino kepada Diana merasa terbakar.


"Ya, sudah aku pergi, apa kamu mau berangkat bersama Din." Ujar Vira menahan rasa kesalnya.


"Tidak." Jawab Dino dingin.


Dan Vira pun pergi dari rumah itu dengan wajah kesal nya.


Dino pun berangkat ke kantor setelah vira pergi sehingga hampir siang Dino baru berangkat karena ada tamu tak di undang.


Diana pun sedikit memikirkan kan wanita itu.


"Kemarin Tika dan sekarang datang lagi yang baru, dasar wanita penggoda." Gerutu Diana.


"Apa mereka tidak tahu mas Dino sudah memiliki seorang istri, mas Dino itu terlalu tampan jadi banyak yang menyukainya."


Gerutu Diana setelah Dino pergi.


Diana tak menyadari bahwa dia pun sama.


Banyak yang menyukainya namun Diana pura pura tidak tahu.


Terima kasih buat semua yang masih baca ya.


Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.


Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.


Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.๐Ÿ˜๐Ÿ™


Dan jangan lupa untuk


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA๐Ÿ˜๐Ÿ™


TERIMA KASIH


__ADS_2