
Malam hari sudah berlalu berganti dengan semangat pagi hari menampakan wujudnya.
Dino yang terlebih dahulu terbangun melihat Diana yang masih terbaring berada di pelukan nya.
Dino menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah cantik Diana.
Dino mengecup kening Diana lama.
Dino pun beranjak dan mulai membersihkan tubuhnya di kamar mandi.
Selang beberapa menit Dino pun keluar dan memakai pakaian nya nya.
Dan melihat Diana sudah mulai bergerak terasa kosong tidak merasakan keberadaan Dino.
Diana pun mulai membuka matanya perlahan dan terkejut dengan penampilan Dino yang sudah rapi.
Diana langsung bangkit dari tempat tidur nya dan menghampiri Dino.
"Mas, maaf kan aku." Ujar Diana.
Dino yang merasa terkejut karena Diana yang tiba tiba terbangun dan melompat.
"Hei, kenapa minta maaf." Jawab dino menghampiri Diana yang masih menunduk.
"Maaf karena kamu terlebih dulu bangun dan menyiapkan nya sendiri." Jawab Diana mendongak ke arah Dino.
Dino pun tersenyum dan membelai pipi Diana.
"Tidak apa sayang, sudah kamu mandi mas tunggu disini." Ujar Dino.
Diana pun langsung bergegas ke kamar mandi.
Beberapa menit kemudian Diana keluar dan langsung memakai pakaian santainya dan menghampiri Dino yang sedang memainkan handphone nya.
Dino yang menyadari Diana yang mendekat langsung menengok.
"Sudah selesai ?." Tanya Dino.
Diana hanya mengangguk dan Dino mengajak Diana untuk turun dan memulai sarapan nya sebelum Dino berangkat ke kantor.
Selesai sarapan Dino berangkat ke kantor meninggalkan Diana di rumah dengan para pelayan yang ada di sana.
Waktu terus berlalu dan makan siang pun tiba, Diana berencana untuk ke kantor Dino karena merasa bosan.
Diana juga menyiapkan makanan untuk dirinya dan Dino.
Diana di antar oleh supir karena dino tidak memperbolehkan Diana menyetir sendiri.
Selang beberapa menit Diana pun sampai di kantor Alexander Corp.
Diana di sambut hangat oleh para karyawan, Diana hanya tersenyum tipis melihat para karyawan yang menghormatinya.
Diana sampai di ruangan dino, dan melihat Leo yang duduk di ruangan nya.
Dan disana juga ada sekertaris Dino yang berada di luar ruangan Dino.
"Apa mas Dino nya ada ?." Tanya Diana ramah namun terkesan cuek.
__ADS_1
"Ada Bu, hanya saja masih ada tamu." Jawab nya sopan.
Diana mengerutkan kening nya di jam makan siang masih ada tamu.
Sebelum masuk ke dalam ruangan Dino, Diana menghampiri Leo yang berada di ruangan pribadinya.
Leo yang mendengar pintu terbuka langsung mengalihkan pandangan nya ke arah pintu.
Setelah melihat leo sedikit terkejut dengan kehadiran Diana di ruangan nya.
"Selamat siang nyonya, ada yang bisa saya bantu." Tanya Leo sopan sambil berdiri.
"Tidak ada, apa kau tahu di ruangan mas Dino siapa ?." Tanya Diana.
" Ini sudah jam makan siang kenapa masih ada tamu di ruangan nya." Uajr Diana lagi.
"Itu,,, itu ada Bu Tika nyonya." Jawab Leo ragu.
Diana sedikit terkejut karena yang berada di ruangan Dino adalah wanita yang terobsesi dengan suami nya.
Sebelum nya Dino pernah menceritakan awal mula dia bertemu dengan Tika.
Jadi Diana sedikit merasa kesal karena wanita itu.
Diana pun mengembalikan raut wajah nya seperti biasa.
"Oh, ini ada makan siang untuk mu." Uajr Diana sebelum meninggalkan ruangan leo.
"Terima kasih nyonya." Jawab Leo merasa tak enak hati.
Diana pun melangkahkan kaki nya ke dalam ruang Dino dan betapa terkejut nya Diana melihat pemandangan yang ada di depan nya.
Dino yang mendengar suara pintu terbuka pun tak kalah terkejutnya dengan Diana.
Dino melihat wajah Diana yang sudah memerah menahan marah.
Perasaan Diana merasa campur aduk antara kesal, marah, cemburu atau apa Diana pun merasa tak mengerti.
Dino langsung mendorong tubuh Tika yang kini memeluknya hingga Tika terpental ke belakang.
"Ahhhh." Teriak Tika.
Diana berjalan santai ke arah sofa setelah menetralkan wajahnya dan perasaan nya.
Diana meletakkan tempat makan yang di bawa nya di atas meja. Dan menyilankan tangan nya di dada.
Dino pun menghampiri Diana.
"Sayang." Panggil Dino.
Diana tak mengindahkan panggilan Dino dan masih menatap Tika yang sedang membenarkan pakaian yang sedikit kusut.
Tika melihat wajah Diana dan tersenyum ke arah Diana.
Itu menimbulkan rasa kesal diana bertambah.
Dino yang menyadari itu langsung berdiri dan mengusir Tika.
__ADS_1
"Kau pergi lah dari ruangan ku." Usir Dino.
Tika hanya diam tak beranjak.
"Pergi." Bentak Dino kembali karena marah.
Tika pun terperanjat karena suara Dino yang menggelegar.
Tika langsung saja mengambil tas yang berada di meja Dino dan langsung keluar.
Dino yang melihat Tika sudah keluar pun duduk di samping Diana lagi.
"Sayang, itu tidak seperti yang kamu bayangkan." Ujar Dino.
Diana melihat Dino dengan intens.
Dino yang di lihat seperti itu pun merasa bersalah.
"Sayang, maaf kan aku." Ucap Dino lagi.
Namun hanya ke terdiam Diana yang menjawab.
"Kenapa mas minta maaf." Ujar Diana dingin.
"Aku tidak mau hubungan ku rusak karena hama tersebut, jadi aku akan bersabar dan menanyakan hal yang sesungguhnya." Gumam Diana dalam hati.
Sambil melihat Dino dengan sinis.
Dino yang di tatap seperti itu pun merasa aneh kenapa dia tidak berani dengan Diana.
Diana menyiapkan makanan yang sudah di bawa nya tadi.
"Makan lah." Uajr Diana.
Dino tidak mengucapkan apa apa lagi, melainkan menuruti ucapan Diana dan Diana pun hanya diam.
Hingga makanan habis, Diana membersihkan tempat makan nya dan berdiri membersihkan tangan nya dan kembali duduk.
Dino pun dari tadi hanya memperhatikan Diana dan melihat Diana sudah duduk Dino langsung memeluk Diana erat.
Diana hanya diam tanpa membalas pelukannya.
Terima kasih buat semua yang masih baca ya.
Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.
Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.
Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.๐๐
Dan jangan lupa untuk
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA๐๐
TERIMA KASIH