
Diana yang diam di rumah tak melakukan apa pun mulai bosan.
"Huh, bosan" ujar Diana sambil guling guling di kasur.
"Jalan jalan ke mall kali yah," ucap nya lagi langsung terduduk. Sambil tersenyum sendiri
Diana pun bersiap untuk pergi ke mall dengan memakai Hoodie dan celana jeans nya, dan riasan make up yang terlihat natural.
Diana pun turun, memasuki mobil nya.
Setelah mengendarai mobil 30 menit Diana sampai di mall.
Diana jalan jalan sambil sesekali melihat pakaian, tas, sepatu dan barang lain nya.
Diana menghabiskan banyak uang nya dengan berbelanja.
Diana yang sudah berkeliling mall terasa sangat lelah.
Diana pun mampir ke sebuah cafe yang ada disana, Diana memesan sebuah minuman.
Setelah pesanan Diana sampai Diana tak sengaja melihat Dino yang terlihat sedang meeting dengan di temani oleh Leo.
Namun Diana lebih memperhatikan klien yang sedang duduk bersebrangan dengan Dino, dia berusaha bersentuhan dengan Dino, prianya.
Diana masih diam memperhatikan, dan Diana melihat Dino seperti menghindari perempuan itu, Diana tersenyum.
Di tempat Dino, Dino sudah mulai kesal dengan tingkah klien nya itu.
Kalau ini tidak penting Dino memilih untuk tidak datang pikir Dino.
"Nona bisa kah kita serius." Ujar Dino menahan rasa kesalnya.
"Iya silahkan" ujar Tika sang klien.
Mereka pun membicarakan proyek yang di rencana kan, dan sesekali Tika mencuri pandang dan berusaha menyentuh Dino.
Leo yang melihat pun hanya memutar mata jengah dengan sikap Tika yang kentara.
Leo pun kesal dengan Tika karena dia, Dino akan berubah menjadi ganas dan menyusahkan nya.
Diana yang melihat pun sudah merasa jengah dan tak sabar Diana meninggalkan meja nya dan menghampiri dino, yang terlihat sudah mengakhiri obrolan nya.
" Mas Dino." Panggil Diana tersenyum pada Dino.
Dino pun terkejut dengan ke datangan Diana yang tak terduga, sama hal nya dengan Leo.
Tika hanya mengerutkan kening nya tak kenal dengan Diana.
Dino yang awal nya terkejut, langsung berdiri tersenyum penuh arti pada Diana. Diana pun mengerti.
"Hai, sayang." Seru Dino, tersenyum tipis sambil meraih tangan Diana supaya duduk di sampingnya.
Tika yang melihat perilaku Dino pun menatap tak suka.
"Mas lagi ngapain disini" ucap Diana sinis. " Mas lagi makan siang dengan perempuan ini." Sambung nya lagi sambil menunjuk Tika.
Tika yang di tunjuk pun merasa tak suka. Dan merubah raut wajah na dengan tersenyum pada diana sambil mengulurkan tangan nya pada Diana memperkenalkan diri.
" Tika, pacar Dino." Seru Tika yang mengejutkan semua.
Diana melirik Dino sinis.
" Jaga bicaramu." Ucap Dino marah. " Dia bukan siapa siapa, dia hanya klien ku" sambung Dino menjelaskan pada Diana.
Diana hanya tersenyum tipis pada Dino dan tak terlihat oleh orang lain, Dino yang melihat hanya mengerutkan kening.
"Oh ya, anda pacar nya" tanya Diana.
"Sayang" ujar Dino.
"Diam mas," jawab Diana.
Tika yang melihat itu tersenyum penuh kemenangan.
"Iya kita lagi makan siang dan dia kesal dengan ku jadi dia terlihat ketus pada ku." Jawab Tika tanpa takut tatapan Dino padanya.
" Apa benar dia pacar mu mas ?." Tanya Diana.
"Tidak, dia hanya perempuan tidak penting" jawab Dino datar, sambil menatap Tika horor.
"Apa kau dengar dia, tidak mengakui mu pacar nya." Ucap Diana pada Tika.
"Emang nya kau siapa, mengurusi Dino hah ?." Ujar Tika
"Aku,__ sambil menunjuk ke arah nya__ aku calon istirnya." Sambil menekan kan kata kata nya.
Dino tersenyum pada Diana merasa bangga.
Tika yang mendengar tentu terkejut dengan pengakuan Diana.
" Bohong, itu pasti bohong." Ucap Tika menyangkal.
__ADS_1
" Apa aku bohong, sayang" tanya Diana pada Dino.
"Tidak sayang, kau memang calon istriku." Jawab Dino sambil merengkuh pinggang Diana dan mencium pelipis Diana.
" Kau dengar." Ucap Diana tersenyum kemenangan.
Tika yang mendengar pun merasa geram ingin sekali menjambak rambut diana m, namun di tahan oleh nya.
Tika pikir ini belum berakhir.
Tika pun langsung beranjak dari tempat duduk nya dan pergi meninggalkan mereka.
Leo yang melihat drama dari tadi hanya tersenyum tipis, melihat Diana yang mampu membungkam mulut Tika.
Diana pun pergi meninggalkan dino, Dino yang melihat pun merengkuh diana, untuk masuk ke dalam mobil nya.
Diana pun langsung melepas rengkuhan Dino, setelah memasuki mobil dan melihat Dino sinis.
"Kenapa sayang" tanya Dino pada Diana yang berubah sinis pada nya.
"Siapa dia?" Tanya Diana.
"Klien ku." Jawab Dino singkat dan sibuk mencium pipi Diana yang agak tembem itu.
"Mas, ihh berhenti dulu" ujar Diana yang merasa geli.
"Apa sayang" jawab Dino sambil melepas Diana, dan menatap Diana.
"Aku tidak suka mas dekat dengan nya" sambil mengerucutkan bibir nya.
Dino yang melihat merasa gemas pada Diana langsung mencium bibir Diana.
Diana membulat kan mata nya kaget.
" Mas ihh" sambil melepas ciuman Dino.
"Abis nya gemes sayang." Ucap Dino sambil memeluk Diana erat.
Leo yang melihat kemesraan tuan nya merasa kasihan pada dirinya sendiri.
"Tuan kasihanilah aku, yang jomblo ini" pekik leo dalam hati.
"Yaudah jangan dekat dekat lagi dengan nya, biarkan leo saja yang datang kalau ada meeting kau tidak usah." Ucap Diana lagi.
" Iya sayang." Dino gemas dengan sikap Diana yang cemburu.
"Kau dengar leo" ujar nya lagi pada leo yang sedang menyetir.
Leo yang mendengarkan hanya pasrah.
"Kau dengar sudah jangan cemberut seperti itu, apa kau mau aku cium lagi ?." Ucap Dino menggoda Diana.
"Apa sih mas, berita memang tak sepenuhnya benar." Jawab Diana.
"Apa maksudnya hemm ?" Tanya Dino mengerutkan keningnya.
"Iya, katanya Dino Alexander sang pemimpi perusahaan yang dingin, datar, dan tak tersentuh ternyata, mesum." Jawab Diana terkekeh dengan ucapan nya sendiri.
Dino semakin gemas dengan Diana dan terus mencium seluruh wajah Diana.
"Terserah apa kata mu sayang." Jawab Dino.
"Mas ihh geli, stop." Rengek Diana.
Dino pun langsung menghentikan ciumannya dan memeluk diana.
"Mas ini mau kemana" tanya Diana yang melihat sekelilinh bukan menuju rumah nya.
"Kantor mas, mas masih pengen berdua sama kamu" jawab Dino.
"Mas kan Diana bawa mobil tadi," ingat Diana.
"Nanti mas suruh orang mas, untuk mengantarkan mobil ke rumah." Tersenyum pada Diana.
Diana pun hanya diam tanpa bertanya lagi pada Dino.
Setelah beberapa menit mobil berhenti di depan kantor Alexander.
Dino turun terlebih dahulu, menampilkan raut wajah datar nya kembali dan membuka kan pintu untuk Diana. Diana yang melihat perubahan Dino hanya terkekeh dalam hati.
Disana banyak yang memperhatikan mereka, namun Dino mau pun Diana yang terkenal cuek membiarkan itu tanpa peduli sekitar.
Dan Diana melihat meja resepsionis yang sudah di ganti orang baru.
Mereka pun memasuki lift khusus di ikuti leo di belakangnya.
Dan beberapa menit lift sampai di ruangan Dino.
Sebelum masuk Dino memerintahkan leo untum tidak ada yang boleh mengganggu dirinya dengan Diana, Leo pun mengangguk patuh.
Setelah masuk Dino pun mendudukan Diana di sofa, sambil memeluk Diana.
__ADS_1
"Mas kenapa sih, tumben manja." Tanya Diana merasa heran dengan Dino.
" Emang gak boleh manja sama calon istri." Bukan nya menjawab Dino malah balik bertanya.
"Aku gak mau menyia-nyiakan waktu bersama mu." Lanjut nya lagi.
Diana pun tersenyum mendengar nya dan mengelus kepala Dino.
Dino pun meraih tangan Diana dan mendudukan Diana di pangkuan nya yang tentunya membuat Diana terkejut.
" Mas" teriak Diana.
" Apa sayang mas pengen meluk kamu disini, biar lebih enak." Jawab Dino santai sambil menaruh wajah nya di leher Diana.
"Tapi kunci dulu pintu nya nanti ada yang masuk mas," ucap diana.dino pun mengambil remote untuk mengunci pintu nya.
" Udah kan" ucap Dino sambil tersenyum pada Diana.
Diana pun mengangguk.
Dan tak tahu siapa yang memulai mereka pun berciuman, dan mulai ******* dengan pelan, tidak ada ciuman nafsu hanya ada ciuman kasih sayang mereka.
Terasa kehabisan nafas mereka pun melepas ciumannya dan Diana yang merasakan panas di pipi nya langsung memeluk Dino membenamkan wajah nya di leher Dino.
Dino pun membiarkan Diana dan tersenyum sambil mengelus punggung Diana.
Setelah beberapa waktu Dino merasakan nafas Diana mulai teratur dan ternyata Diana tertidur.
Dino pun mengangkat diana, dan memasuki ruangan yang terdapat kasur king size yang tersedia disana.
Dan menidurkan Diana perlahan, setelah itu Dino memperhatikan Diana dan mengecup kening Diana.
"Mimpi indah sayang." Ujar Dino, sambil tersenyum dan meninggalkan Diana.
Dino pun mulai mengerjakan pekerjaan nya kembali.
Setelah beberapa jam kemudian Diana terbangun dari tidurnya.
"Emm, aku dimana?" Gumam Diana heran berada di ruangan yang tak di kenal nya.
Dan kebetulan Dino yang masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Kau sudah bangun" ujar Dino sambil berjalan mendekat pada Diana. Diana hanya mengangguk.
Dino pun mengecup bibir Diana.
"Mas, Dimana ini ?" Tanya diana.
"Di ruangan ku, ini tempat istirahat ku jika aku sedang lembur di kantor." Jawab Dino sambil merapikan rambut Diana yang menutupi pipi Diana.
"Jam berapa ini ?, Aku harus pulang." Ujar Diana lagi.
" Jam 5 sore, ayo aku antar kau pulang." Jawab Dino.
Diana pun bangkit ke kamar mandi dan merapikan rambut nya.
Kemudian keluar bersama Dino untuk pulang, di ikuti Leo di belakang nya.
Memang sudah waktunya pulang dari kantor.
Di dalam mobil diana berada di pelukan Dino yang masih merasa pusing karena baru bangun tidur.
Dino pun membiarkan nya dan merasa senang, sambil mengelus pipi Diana dan sesekali mencium pucuk kepala Diana.
Setelah beberapa menit mobil yang di tumpangi mereka sampai di depan rumah Diana.
Setelah berterima kasih dan mengecup pipi Dino Diana pun turun dari mobil.
Dino yang mendapat ciuman dari Diana senang,dan terus tersenyum.
Dan mobil pun melaju untuk pergi ke rumah Dino.
Dan masing masing dari mereka pun langsung membersihkan diri.
Setelah makan malam pun mereka langsung mengistirahatkan tubuh mereka yang merasa lelah terutama Dino.
Terima kasih buat semua yang masih baca ya.
Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.
Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.
Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.๐๐
Dan jangan lupa untuk
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA๐๐
TERIMA KASIH