
Keluarga dari Alexander dan Abraham memiliki janji temu malam ini di sebuah restoran ternama di kota A. Untuk membahas tentang perjodohan anak anak nya.
Keluarga Abraham terlebih dahulu sampai di restoran tersebut,mereka masuk pada salah satu tempat VVIP disana.
"Mana mereka ya pah ?" tanya mamah Santi.
"Sabar mah pasti sebentar lagi mereka akan datang" seru papah Tino.
Diana orang yang akan di jodohkan dengan Dino terlihat duduk manis, santai dan tak terlalu memikirkan nya.
Beberapa menit kemudian keluarga Alexander telah tiba di sana.
Ceklek
Suara pintu terbuka
"Maaf kami terlambat" seru seorang paru baya yang tak lain adalah ayah Bima.
"Ohh tidak kami juga baru disini" seru papah Tino. "Ayo duduk" lanjutnya lagi.
Mereka pun duduk
Diana dan Dino sama sama tidak terlalu memperhatikan semua orang,dan kebetulan mereka duduk saling berhadapan, mereka saling tatap satu sama lain.
"Cantik" gumam Dino dalam hati.
"Tampan"gumam Diana dalam hati.
"Ehem" papa Tino berdehem.
Setelah itu Dino maupun Diana melepaskan tatapan nya masing masing. Sedangkan para orang tua tersenyum melihat tingkah kedua anak nya tersebut.
"Udah jangan dulu tatap tatapan nanti juga ada waktunya buat berdua" seru ayah Bimo bercanda
"Iya nih kaya udah gak sabar buat berduaan aja" timpal papah Tino.
"Papah"
"Ayah"
Seru Diana dan Dino berbarengan, mereka saling tatap.
"Cie barengan jawabnya" seru bunda Rania sambil terkekeh
Sedangkan yang lain sudah tertawa melihat tingkah anak anak nya yang tak biasa tersebut.
Yang biasa nya Dino dan Diana selalu cuek sekarang mereka bersikap seperti itu.
"Sudah sudah mari kita pesan makanan terlebih dahulu" seru mamah Santi.
"Ah iya mari silahkan" balas bunda Rania.
Setelah menunggu beberapa saat pesanan mereka pun sampai,dan meraka makan terlebih dahulu sebelum membicarakan tentang perjodohan anak anak mereka.
Beberapa menit kemudian mereka sudah menyelesaikan makan malam tersebut.
"Ah iya pertama tama saya perkenalkan anak saya" seru ayah Bimo. " Ini anak satu satu nya di keluarga saya namanya Dino. Sekarang dia yang memimpin perusaan saya." Sambung ayah Bimo sambil tersenyum.
Dino tetap diam dan hanya tersenyum tipis sambil meperhatikan Diana yang sedang bermain handphone.
"Menarik" gumam Dino dalam hati.
Tidak biasa nya ada wanita yang tidak memperhatikan nya dan hanya diam saja, biasa nya para wanita selalu mengagumi wajah Dino yang tampan itu, tapi beda dengan Diana.
Akan tetapi Diana yang sadar tengah di perhatikan langsung melihat pada Dino yang sedang menatapnya sambil tersenyum tipis.
Diana melepas tatapan nya dan merasa salah tingkah setelah di tatap oleh Dino.
__ADS_1
Sedangkan Dino merasa semakin tertarik dengan Diana.
"Ah iya ini Diana Putri kedua kami " seru papah Tino.
Diana yang di sebutkan namanya langsung menyimpan handphone nya dia tersenyum dan mengangguk kan kepalanya.
"Cantik sekali kamu sayang" puji bunda Rania
"Terima kasih Tante" seru Diana sambil tersenyum.
"Anak mu juga sangat tampan jeng" seru mamah Santi
"Terima kasih " seru Dino sambil tersenyum tipis
"Oh ya dimana anak pertama mun tin?" Tanya bimo
"Dia sedang berada di luar kota mengurus perusahaan disana" jawab Tino.
Bimo hanya menganggukkan kepalanya.
Dan setelah itu mereka pun memulai pembicaraan serius
"Sudah ayo kita mulai pada intinya Bimo" seru Tino serius.
"Ya sudah disini Dino, Diana ayah dan papah kamu Diana merencanakan perjodohan ini karena ingin mempererat pertemanan kami" seru Bimo sambil tersenyum mengingat dia yang berteman dengan Tino semenjak sekolah menengah. " Semoga setelah perjodohan ini kita akan semakin dekat dan menghasilkan cucu di sekitar kita" lanjut Bimo sambil tertawa kecil, di lanjut dengan para orang tua tersenyum melihat tingkah kedua anak nya yang salah tingkah.
"Apa an sih ayah belum juga nikah udah ngomongin cucu aja" seru Dino
"Oh jadi kamu mau cepat-cepat nikah sayang" goda bunda Rania sambil tersenyum.
"Apa sih Bun"seru Dino yang salah tingkah, tetapi langsung merubah raut wajah nya lagi.
"Iya benar itu, Diana papah ingin kalian menikah secepatnya"seru papah Tino.
"Kenapa harus cepat cepat sih pah" seru Diana
"Iya gak papa sayang kan lebih cepat lebih baik"lanjut papah Tino sambil tersenyum.
Dino yang melihat Diana seperti itu merasa gemas terhadapnya.
"Jadi bagaimana bim apa anak mu menyetujui nya ?" Seru Tino
Bimo yang di tanya hanya melemparkan tatapan nya pada anak nya Dino.
Dino yang di tatap seperti itu langsung menjawab "Kalo saya terserah kalian dan Diana saja Om" jawab Dino sambil tersenyum tipis.
Mereka yang mendapat kan jawaban seperti itu merasa senang termasuk Diana, walaupun Diana tidak memperlihatkan nya namun jujur dalam hati nya dia senang dan tertarik dengan Dino.
"Syukur lah jadi kita sebentar lagi akan jadi besan nih jeng" seru mamah Santi pada bunda Rania.
"Iya nih jeng udah gak sabar mau punya cucu apalagi Dino kan anak satu satu nya di keluargakeluarga kamikami"jawab bunda Rania sambil tersenyum.
Sedangkan yang lain tersenyum mendengar perkataan pada dua ibu tersebut.
"Nah sekarang kita putus kan saja hari pernikahan mereka bagaimana?" Seru ayah Bimo
"Bagaimana kalo 1 bulan lagi bim?" usul papah Tino
"Iya boleh, lebih cepat lebih baik tin" jawab ayah Bimo
Mereka pun tersenyum dengan keputusan nya kecuali
Diana yang mendengar perkataan papah nya terlihat membulatkan mata nya.
"Apa gak terlalu cepat pah" seru Diana sambil melihat ke arah papah nya.
"Enggak sayang, semua akan di persiapkan dengan cepat" seru papah Tino.
__ADS_1
"Iyah sayang kamu gak usah khawatir Om sama Tante dan orang tua mu akan mempersiapkan nya benar kan" balas Bimo sambil menatap pada mereka. Mereka pun tersenyum mengiyakan ucapan Bimo.
Diana yang mendengar pun cemberut dan hanya bisa pasrah pada keputusan orang tuanya. Dino yang melihat tingkah Diana yang cemberut tersenyum tipis, merasa gemas.
"Yaudah deh" seru Diana pasrah
"Nah gitu dong sayang" seru mamah Santi sambil tersenyum.
Setelah selesai membicarakan tentang perjodohan anak anak nya,para orang tua memilih mengobrol membicarakan tentang masa lalu mereka berteman dan sesekali mereka membahas soal bisnis masing masing.
Kecuali dengan Diana dan Dino hanya memainkan handphone nya masing masing dan sesekali mencuri curi pandang.
Setelah dirasa cukup malam mereka pun berpamitan untuk pulang.
Namun sebelum itu papah tino berbicara pada Dino
"Dino tolong anterin Diana pulang yah, soalnya Om sama Tante masih ada urusan di luar" seru Tino "gak papa kan nak" sambung nya lagi.
Dino dan Diana saling lempar pandangan dan setelah itu Diana bicara.
"emang papah sama mamah mau kemana?" seru Diana sambil mengerutkan keningnya.
"Mamah sama papah masih ada urusan sayang tadi lupa mau kasih tau kamu" seru mamah Santi sambil tersenyum
"Iyah kamu pulang sama Dino aja sayang,gak papa kok Dino gak bakal gigit" canda bunda Rania
Bimo,Tino dan Santi terkekeh.. Diana hanya diam cemberut
"Gak papa kan nak ?" Tanya Tino lagi.
"Gak papa kok om" jawab Dino sambil tersenyum tipis.
" Yaudah sekalian pendekatan kan" timpal ayah Bimo.
"Iya deh kalian hati hati" jawab Diana pasrah.
Setelah itu mereka pun keluar dari restoran tersebut dan memasuki mobil masing masing,kebetulan Dino datang dengan sekertaris nya leo yang diam di dalam mobil.
Setelah leo melihat Dino yang mendekati mobil bersama seorang wanita Leo bergumam "Itu kah yang akan di jodohkan sama sekali bos ?" Leo pun tak terlalu memikirkan nya dan langsung keluar untuk membuka kan pintu.
"Silahkan tuan" seru leo
"Ayo masuk" seru Dino pada Diana.
"Terima kasih" jawab Diana sambil tersenyum.
Dino yang mendapat kan senyuman dari Diana merasa senang, entah kenapa dia sudah lama tidak merasakan perasaan seperti itu. Dan setelah Diana masuk di susul Dino masuk kedalam mobil.
Setelah melihat tuan nya sudah masuk Leo menutup pintu mobil itu dan mengelilingi mobil untuk duduk di kursi kemudi.
Setelah itu mereka pun meninggalkan area restoran itu.
Terima kasih buat semua yang masih baca ya.
Bisa koreksi bila ada kesalahan kata maupun tanda baca, namun dengan kata atau kalimat yang tepat ya, tanpa menjatuhkan mental author ya.
Aku akan menerima kritikan dengan bahasa yang sopan dan tepat.
Mohon maaf sekali lagi bila masih banyak kekurangan nya, disini aku masih belajar, dan untuk mengisi waktu luang mengurus bayi.๐๐
Dan jangan lupa untuk
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
HADIAH NYA JUGA JANGAN LUPA YA๐๐
TERIMA KASIH