
Hari itu Satria bertemu dengan Haruka untuk membicarakan kerja samanya bersama satria, Haruka akan membangun restaurant makanan khas jepang, Haruka mempercayakan disain interior kepada Satria.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata melihat lalu mengabadikan moment kebersamaan mereka.
Ditempat lain Yuka masih dengan kesedihannya, menerima pesan dari seseorang.
"ting... ting"
Suaraย pesan masuk berupa photo.
Terlihat gambar dua sejoli sedang makan bersama dan bercanda sesekali photo itu terlihat sangat bahagia, dengan senyuman mengembang disana.
"Kalian berdua jahat banget sih sama aku," Ucap Yuka meremas tisu yang telah ia pake buat menghapus air matanya.
Wa on
"Kamu ... kesini ajaย langsung temuin mereka, coba lihat bagaimana reaksi mereka jika melihat kamu disini??."
"Mereka makin mesra tau... sampai pegangan tangan!"
Wa Off
Yuka hanya membacanya tanpa membalas pesan dari orang yang mengirim pesan.
Tanpa berpikir panjang Yuka menuju tempat yang di maksud, yang telah di share lock.
"Ohhh jadi ini yang kalian lakukan di belakangku?!"
Seketika itu Haruka dan Satria terperanjat melihat keberadaan Yuka.
"Sayang kamu kok ada disini??" tanya Satria.
"Aku gak sengaja lewat terus liat kalian, ada apa dua-duan disini??" tanya Yuka.
"Aku bisa jelasin Yuka,kita sedang ada kerja sama bareng" Ucap Haruka.
"Kerja sama bareng kok pegangan tangan?!"ucap Yuka.
"Sayang kamu Jangan salah paham aku dan Haruka gak ada apa-apa" Satria coba menjelaskan pada Yuka tapi sayangnya Yuka tidak percaya karena bisa yang di berikan oleh Marlina cukup mematikan.
"Aku bukan anak kemarin sore yang bisa kalian bohongi ... aku melihat dengan mata dan kepalaku sendiri jika kalian pegangan tangan dan tertawa bahagia seperti sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta." Ucap yuka kesal.
Yuka berlari meninggalkan Haruka dan Satria, Satria tidak tinggal diam dia mengejar Yuka karena takut ada apa-apa yang akan menimpanya.
Marlina melihat pertengakaran mereka merasa menang dan bangga pada dirinya
"Hahaha ... ****** lo sat emang enak hidup kamu akan hancur dimulai hari ini." Ucap Marlina.
"Yuka tunggu!" Teriak Satria.
Yuka terus berlari tanpa memperdulikan Satria, dia menangis tak pemperdulikan ratusan mata yang menatapnya Yuka berlari dan sesekali menyeka air matanya.
Satria berhasil memegang tangan Yuka, "Sayang kamu salah paham, aku dan Haruka gak ada apa-apa!" kata Satria meyakinkannya.
"Kalian sudah menikahkan sama Haruka??? disaat aku diambang hidup dan mati kamu main gila sama Haruka,sahabat aku ... kamu jahat Sat, aku benci sama kamu. kamu tega Sat... bener-bener tega, hikhik! " Air mata Yuka terus bercucuran deras membasahi matanya.
"Kamu kata siapa?? itu bohong!" Ucap Satria.
Handpone mahal itu dilempar Yuka ke wajah Satria, betapa terkejutnya Satria mendapati photo pernikahan palsu itu, "kleeek" suara saliva yang Satria telan.
__ADS_1
"Huuuuuffffttt ..." Satria menghembuskan nafas kasarnya.
"Masih mau ngelak dengan bukti yang ada didepan mata kamu haa??" Yuka menatap Satria dengan mata berkaca-kaca.
"Kletek..kletek bruuuugghh,"
Suara troli jalan menghampiri Yuka dan menabraknya tepat diperutnya.
"Aaaahhh aaaawwaahhhh.... sakit," Ucap Yuka mengerang kesakitan berserta darah mengalir dari pahanya.
"Yuka ayo kita kerumah sakit kamu pendarahan sayang" Tanpa pikir panjang Satria membopong Yuka menuju mobil yang tak jauh dari tempat mereka berdiri.
Satria memasukkan Yuka kedalam mobil setelah itu menuju kemudi, lalu tanpa sengaja dia melihat Marlina.
"Jangan-jangan ini perbuatannya, aaahh nanti saja aku urus yang penting saat ini keselamatan Yuka dan bayi yang dikandungnya, jika ada sesuatu kepada yuka dan calon bayiku karena perbuatan Maarlina awas saja dia tidak akan bisa hidup tenang." Batin Satria.
Sesampainya di Rumah Sakit Yuka langsung masuk IGD dokter dengan sigap menanganinnya,
1 Jam kemudian
Dokter:"Suami ibu Yuka."
Satria:"Ya.. dok, saya suaminya... bagai mana keadaan istri saya??"
Dokter:"Maaf saya tidak bisa menyelamatkan janin yang dikandung isteri anda karena benturan yang dialaminya, kandungannya begitu lemah, karena tidak hanya faktor benturan itu sendiri sebagai penyebabnya ada faktor lain yang mengakibatkan nyonya Yuka kehilangan Janinnya"
Satria:" Apa itu dok??"
Dokter:"Nyonya Yuka mengalami Stress yang dan menjurus ke depresi.. Apakah kalian ada masalah??"
Satria:"Iya dok, kami tadi sempat bertengkar karena isteri saya salah paham! "
Dokter:"Saya turut berduka,semoga masalah kalian cepat selesai."
Satria menemui Yuka, diruangan rawatnya, Yuka yang melihat Satria memalingkan wajahnya ke kanan.
"Sayang... aku minta maaf... please!"
kata Satria, Yuka hanya diam.
Tak lama Satria meninggalkan Yuka untuk mengurus marlina, Satria menghubungi Garis.
Satria:"Pak garis saya melihat marlina di mall,tadi rasanya dia yang mencelakai isteri saya, saya gak sengaja melihatnya diparkiran."
Gariz:"Siap.. saya akan mencari bukti itu dan segera menyuruh jajaran saya untuk mencari Marlina sampai ketemu, dia Sudah 3 bulan menghirup Udara bebas saatnya dia membayar apa yang harus dibayar karena perbuatan jahatnya."
Satria:"Saya harap anda secepat mungkin menangkapnya."
Gariz:"Siap laksanakan."
Yuka dikamar terus menangis "Kamu ninggalin aku mas, mungkin kamu saat ini sama Haruka." ucapnya sedih.
"Cklek"
Suara pintu terbuka, Satria masuk membawakan makanan cepat saji.
"Kamu senangkan anak kamu udah gak ada jadi kita gak perlu ada ikatan lagi,kamu bisa bersama Haruka, biar aku yang mengalah dan pergi dari hidupmu." kata yuka dengan wajah sembabnya.
"Kamu ngomong apaan sih aku sama Haruka gak ada ikatan atau hubungan apapun Yuka." mwncoba menjelaskan,tapi itu seakan percuma karena Yuka terlalu sakit.
__ADS_1
Ruangan itu hanya di isi dengan kesunyian, hanya suara mesin pendingin yang meramaikannya.
Satria menatap kearah Yuka, yuka masih saja dengan posisinya memiringkan tubuhnya sesekali bermai handpone.
Marina ditempat persembunyiannya merasa menangbkarena melihat pernikahan Satria dengan Yuka yang berada di ujung tanduk.
"Ternya... rencanaku berhasil buat hancurin satria lewat Yuka, ini adalah balasan aku atas perbuatanmu satria, kamu telah menghancurkan perasaanku, aku menikah sama kamu tapi kamu yidaknpernah memperlakukan aku seperti Yuka, bahkan kamu tidak pernah menjamahku sedikitpun, hahhhahaaaa... Satria.... satria."
"Kamu bodoh satria, kamu tidak melihat seberapa besar cinta aku kekamu, aku adalah istri kamu juga satria tapi kamu malah memilih Haruka, kamu menciumnya memegang tangannya itu membuat aku sakit... sakit sekali satria." imbuhnya.
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Gariz mencari bukti kejahatan marlina di cctv mall tersebut.
dan benar adanya itu adalah perbuatan Marlina.
Lalu ia menghubungi satria by telpon selular.
Gariz:"Hallo tuan Santria saya Gariz, ternyata anda benar yang melakukan itu adalah Marlina, sekarang saya harus bagaimana??"
Satria:"Ringkus dia secepatnya, dan kurung dia kepenjarah hingga dia mati membusuk di sel penjara." Titah Satria pada Gariz.
Yuka tertidur sangat pulas telihat gurat kekecewaan dan sakit hati diwajahnya, rasa cemburu itu membutakan matanya.
Hasutan marlina begitu tajam setajam silet,membuatnya begitu percaya dengan perkataannya.
๐๐๐๐
Akankah Yuka memaafkan Satria dan Harukah??
jangan lupa likenya ya readers
baca juga cerita aku yang lain
terimakasih
"Author capek mau bobo dulu... yaaa.... bye
Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa
๐like๐
๐ komen ๐ฏ
๐ Rateโญ๏ธโญ๏ธโญ๏ธโญ๏ธโญ๏ธ
๐Vote
๐ Jika suka โค biar bisa tahu Updatenya
Jangan lupa ya selalu dukung Author dengan cara like, dan Vote biar Author semangat Upnya,
Dan terimakasih atas dukungan kalian semua, tanpa kalian gak akan ada artinya karya ini, terimaksih juga komen yang membangun dan membuat semangat Author dan juga gak lupa koment Julid yang suka mengkritik, kalau memang ada kesalahan yang ada di tulisan atau apalah itu silahkan komen, kritik dan saran kalian sangat membatu Author dalam berkarya.
terimakasih sekali lagi buat kalian semua.
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisa atau typo jika ada Typo tolongbkasih tau author ya gaes..
Semoga kalian suka dengan cerita hari ini besok mau up lagi tapi jangan lupa like kalau suka .
__ADS_1
Oh ya .... jangan lupa baca karya Author yang lain ya gaes di tunggu lho dukunganya.