
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
***Dalam hidup pasti ada
yang namanya awal dan akhir...
Awal yang indah belum tentu berakhir bahagia,
Terkadang dalam cinta itu akan ada yang namanya sakit...
Entah itu sakit di hianati atau sakit karena kehilangan***.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
**Pov Jordy
Ku sampaikan
kata pengantarku
sebelum aku mengenal cinta,
Aku takut salah rasa!
Hingga menjadikanku tuna cinta ...
Bukannya aku buta cinta,
atau mati rasa ...
Bagiku cinta hanyalah sebuah pujian yang menjadikan kita bahagia di dalamnya,
Benci hanyalah sebuah kritikan yang menghalagi pecinta untuk bahagia**.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Pagi di pulau bali begitu indah terasa, ada dua sejoli yang baru mengenal cinta menikmati Sunrise.
Pelukkan hangat dari Jordy membuat Maura merasa nyaman, mereka menikmati indahnya pagi dengan olahraga, Jordy sangat menyukai joging di pagi hari hampir setiap hari dia melakukan itu,
"Om ... hobby olahraga ya??" tanya Maura.
"Sama suami sendiri kok bilangnya om sih!!" pura-pura ngambek.
"Maaf, aku lebih nyaman pangil om ketimbang mas, hehehe" kata Maura sambil tersenyum.
"Massa besok kalau sudah punya anak ngomongnya Om?? kan gak lucu!!" celetuk Jordy.
"Terus aku manggil apa dong??" tanyanya polos.
"Panggil Papa atau Papy gitu!" pinta Jordy.
Seketika membuat Maura mengerutkan dahi.
Jordy yang melihat tingkah Maura seakan gemas dibuatnya! lalu Jordy mencium pipi Maura dan seketika itu membuat Maura membulatkan matanya dan membuka mulutnya karena kaget.
"Ih ... Om genit!!" larinya mengejar Jordy yang setelah menciumnya kabur meninggalkan Maura yang masih terpaku.
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
Di sisi lai ada Steve dan Yuka, mereka menyusul Jordy pergi ke Bali.
"Jordy pasti kaget melihat kedatangan kita tanpa memberi kabar terlebih dahulu." ucap Steve yang mempunyai ide licik akan menganggu bulan madu Jordy dengan Maura.
"Kita jahat gak sih ngaggu orang bulan madu??" tanya Yuka.
"Engak lha ... itukan Villa milik aku ngak ada hak dia ngusir aku! " celetuk Steve.
"Tapikan kasihan sayang, mereka harusnya seneng-seneng ada kita yang menganggu!" gerutu Yuka.
Sesampainya di villa Steve dan Yuka tidak menemukan ke beradaan Jordy dan Maura.
__ADS_1
"Kemana mereka ya??" gumam Steve.
Steve pun akhirnya tidak ambil pusing tentang keberadaan Jordy dan Maura, dia dan Yuka akhirnya beristirahat di kamar utama.
Jordy tidak mengetahui kedatangan Steve yang sedari tadi menunggunya sampai ketiduran karena kelelahan.
Jordy melancarkan aksinya kepad Maura dari memegang tangan Maura, mengelus rambutnya hingga mencium keningnya, dan sesekali bercanda.
"Ra ... boleh gak aku cium bibir kamu??" tanya Jordy.
"Haaa!!!" Maura kaget dengan pertanyaan Jordy, " Boleh!!" jawabnya malu-malu.
Jordypun dengan semangat 45 mendekati Maura dan hendak menciumnya tapi sayang suara deheman dari Steve membuyarkan moment romantis itu.
"Hhhmmm!! " dehemnya.
"Anjiiirrr!!! ngagetin aja lu." ucap Jordy kesal.
Maura yang mengetahui itu seketika wajahnya berubah warna menjadi merah merona karena malu adegan itu kepergok Steve.
"Sejak kapan kamu disini?? " tanya Jordy.
"Sejak tadi pagi, aku nungguin kamu tapi kok ya gak datang-datang ya .... terpaksa aku istirahat!!" jawab Steve.
"Lagian kamu tahu kebiasaanku kan kalau pagi selalu joging!!" celoteh Jordy.
Steve hanya tertawa, " Ra ... kamu sudah di apain sama Jo??" tanya Steve, Maura hanya tersenyum dan tak menjawabnya.
Satu bantal dilempar Jordy dan mendarat je wajah tampan Steve.
"Sialan banget sih pertanyaan gak berbobot." celoteh Jordy.
"Oh ... iya lupa tadi kan mau ciuman ya!? tapi aku ganggu, hahahaha." ledek Steve.
"Udah tahu nanya." kata Jordy agak kesal.
"Idddiiiih, ambekkan!!" kata Steve terus menggoda Jordy.
Maura hanya melihat perdebatan Jordy dengan Steve, dengan wajah polos, Yuka yang mendengarnya tertawa cekikikkan di ujung ruang makan.
"Sialan ngatain gak bisa bangun!" seru Jordy.
"Ya, buktiin dong kalo emang kamu bisa, kalau aku sih sudah terbukti anak jantan... hahha." tawanya mengelegar memenuhi ruangan.
"Mereka ngomong apa sih kak?? aku ngak ngerti!" ucap Maura bertanya pada Yuka.
"Mereka berdua memang agak gak waras jadi gak usah di pikirin omongannya." ucap Yuka.
Merekapun menghabiskan waktu siangnya di ruang keluarga dengan nonton film india kesukaan Jordy.
"Nanti sore kita ke pantai Yuk! pengen lihat Sunset." ajak Yuka.
"Iya, sekalian makan bebek betutu, pasti enak banget." ucap Steve.
"Kayak orang nyidam aja kamu Steve. " ledek Jordy.
"Kan istri aku lagi hamil!!" sahut Steve.
"Ya, udah aku reservasi dulu ya!!" kata Jordy.
Sore yang indah mereka lewati dengan menikmati indahnya Sunset.
Setelah puas dengan Sunset mereka menikmati makan malam di salah satu restaurant yang ada di pinggir pantai pulau dewata.
Mereka menikmati hidangan khas Pulau Dewata Bali yaitu Bebek betutu dan sate.
"Emang gak ada lawan nih resto! " ucap Steve.
"Siapa dulu yang nyari?? Jordy! " bangganya.
Memang dalam bidang kuliner dia yang paling jago dan paling mengerti, selain dia hobby traveling dia juga sering mencicipi makanan disetiap daerah yang dia singahi itupun dia dapat dari seorang pakar kuliner.
__ADS_1
Setelah kenyangpun mereka kembali ke Villa untuk beristirahat.
Sesampainya di Villa mereka menuju kamar masing-masing, waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WITA, kalau di daerah WIB mungkin pukul 21.00 karena Bali lebih cepat satu jam.
Jordy yang ingin melakukan malam pertama diganggu oleh Steve.
"Maura sayang, boleh gak suamimu ini meminta haknya??" tanya Jordy memeluk Maura dari belakang ketika dia sedang berada didepan lemari.
Seketika itu Maura membalikkan tubuhnya dan menghadapkan wajahnya kepada Jordy.
"Kenapa harus tanya sih?? itukan sudah hak om. " Ucapnya.
Jordy tertawa dan mencium bibir Maura, cukup lama adegan itu di lakukkannya.
"Maura bibir kamu manis sekali, aku jadi ketagihan di buatnya." ucapnya dengan senyuman manis.
Maura yang melihat wajah Jordy jadi geli dibuatnya sehingga tangan menutup bibir Jordy yang terus mau menerkam bibirnya.
"Ih ... si om ganas banget bibirnya!" ujarnya.
"Ini baru bibir belum yang lain!! " ucapnya dengan wajah genit, "Kamu beneran sudah siap??" tanyanya.
"Iya, om aku sudah siap!!" ucap Maurah.
"Okey, baby kita lakukkan ... hmmm." kata Jordi sambil mencium kening Maura.
Belum juga dimulai ketukkan pintu membuyarkan segalanya.
"Tok ... tok!! "
"Aduh ... siapa sih nganggu banget." ucapnya kesal.
Lalu dibukanya pintu itu dengan wajah kesal, ternyata Steve.
"Kenapa sih kamu?? nganggu banget orang lagi hot-hotnya, bikin moodku ilang aja!!" celetuknya.
"Eh ... lagi mau ena-ena, bruuubbbbhhh!!" kata Steve menahan tawa.
"Ada apa??? " tanya Jordy ketus.
"Aku gak bisa tidur temenin aku," pinta Steve.
"Kan ada Yuka!" ucap Jordy.
"Yuka, sudah tidur dari tadi." kata Steve.
"Bentar aku mau pamitan Maura, mau temenin tuan besar." ucap Jordy, semula dia ingin pamitan pada Maura ternyata Maura sudah tertidur lelap, mungkin karena kelelahan seharian jalan-jalan.
"Ya ... gara-gara ngobrol sama kamu aku ditingal tidur Maura," ucapnya.
"Baguslha bisa temenin aku ngobrol sambil nonton tv, ayo kedepan!" ajak Steve.
Sungguh menyebalkan memang makhluk bernama Steve itu dari mereka masih sama-sama sendiri sampai sudah sama-sama menikahpun merepotkan Jordy.
***Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa
👉like👍
👉 komen 🗯
👉 Rate⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
👉Vote
👉 Jika suka ❤ biar bisa tahu Updatenya
Bonus photo***
Jangan lupa mampir ke karya akunyang lain yaaa!!!! 👇👇👇 semoga suka.
__ADS_1