ISTRI YANG MENJADI MADU

ISTRI YANG MENJADI MADU
#IYMM S2_10


__ADS_3

Lucio menjenguk Luna yang sedang dirawat di Rumah Sakit.


"Maafkan aku Luna, aku gak bisa jaga kamu, sampai kamu seperti ini, aku bersalah, aku sibuk dengan duniaku sendiri," ucap Lucio dengan nada sedih.


"Gak apa-apa Cio, kamu gak salah mereka yang salah, mereka yang mengeroyok aku dan menyekap ku, itu bukan salah kamu!!" tegas Luna.


Tanpa mereka sadari ada Gio di balik pintu sedang mengamati ke duanya, Lucio memegang erat tangan Luna dan mencium tangannya, itu membuatnya sakit.


"Kenapa aku harus melihat pemandangan seperti ini," batin Gio.


Gio memutuskan untuk pergi karena ia tidak ingin membuat hatinya sakit, belum sempat ia melangkahkan kakinya ada Yuka mengagetkannya dari belakang.


"Kamu teman Luna?? kenapa gak masuk??" tanya Yuka.


"Iya tante saya teman ekskul Luna saya kapten basket nama saya Gio tante."


Menjabat tangan Yuka, dan disambut oleh Yuka dengan ramah.


Pov Yuka.


Aku melihat anak lelaki berdiri di depan rawat inap Luna, sepertinya ia ingin masuk tapi dia tidak berani, setelah aku melihat ternyata ada Lucio di dalam, sebelum dia beranjak dari tempatnya aku bertanya.


"Kamu teman Luna?? kenapa gak masuk??" tanyaku


"Iya tante saya teman ekskul Luna saya kapten basket nama saya Gio tante," ucapnya.


"Ayo masuk!!" ajak ku.


Akhirnya diapun mau tapi aku melihat ada sedikit kekakuan diantara mereka, lalu aku cairkan suasana tersebut.

__ADS_1


"Luna, Cio ... kalian ada teman kok gak diajak ngobrol sih," ucapku.


Luna dan Cio hanya diam begitu juga dengan Gio, aku sendiri tidak tahu apa yang terjadi diantara mereka sampai Gio mengeluarkan kata MAAF


"Maafkan aku Luna, semua gara-gara aku, Ryana memang suka sama aku dari kelas 7 dia sering mengatakan cinta sama aku tapi aku tolak, mungkin dia cemburu melihat kita dekat, " ucap Gio.


"Kak Gio gak salah, yang salah mereka kak, jadi kak Gio gak perlu minta maaf atas kesalahan yang tidak kak Gio perbuat," ucap Luna dengan senyuman manisnya.


"Tapi tetap saja semua gara-gara dia Luna, " protes Lucio.


"Gak Cio, kak Gio gak terlibat, please jangan salahkan kak Gio atas ini semua!!" pinta Luna.


"Sudah kalian jangan ribut ini rumah sakit yang penting Luna sudah tidak apa-apa, dan Guru kalian sudah menghukum mereka!!" tegas Yuka.


"Saya minta maaf tante kalau saya salah," ucap Gio.


"Saya permisi tante mau pulang, takut mami dan papi nyariin,"pamit Gio


"Luna aku pamit pulang dulu, semoga kamu cepat sembuh," imbuhnya.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Hari ini Satria pulang begitu awal, tapi dia tidak menemukan keberadaan Gio.


"Kemana dia?? gak biasanya pulang telat, terlebih dia gak suka keluyuran, tapi kok tumben gak ada di kamar," batinnya.


"Pi!!" sapa Gio.


"Kamu dari mana??" tanya Satria.

__ADS_1


"Dari jenguk teman di Rumah Sakit," jawab Gio.


"Teman apa teman??" ledek Satria.


"Teman pi," balasnya.


"Papi pernah muda jadi tahu bagai mana gelagat seseorang cemburu, apa dia punya lelaki lain??" Satri terus mendesak Gio untuk bicara tetap saja Gio diam seribu bahasa.


🐈🐈🐈🐈🐈🐈🐈🐈🐈🐈🐈


Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa


πŸ‘‰likeπŸ‘


πŸ‘‰ komen πŸ—―


πŸ‘‰ Rate⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️


πŸ‘‰Vote


πŸ‘‰ Jika suka ❀ biar bisa tahu Updatenya


Jangan lupa ya selalu dukung Author dengan cara like, dan Vote biar Author semangat Upnya,


Dan terimakasih atas dukungan kalian semua, tanpa kalian gak akan ada artinya karya ini, terimakasih juga komen yang membangun dan membuat semangat Author dan juga gak lupa koment Julid yang suka mengkritik, kalau memang ada kesalahan yang ada di tulisan atau apalah itu silahkan komen, kritik dan saran kalian sangat membatu Author dalam berkarya.


terimakasih sekali lagi buat kalian semua.


Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan atau typo jika ada Typo tolong kasih tau author ya gaes..

__ADS_1


__ADS_2