
Hari ini hari pernikahan Haruka dan Satria.
Tidak hanya dihadiri kerabat disana terlihat Icha mantan Rekan kerjanya.
Icha:"Yuka apa kamu beneran Ikhlas merelakan Satria menikah dengan orang lain walaupun itu sahabat kamu sendiri???"
Yuka:"Ya.. cha aku ikhlas dan ridho!"
Icha:"Kamu Yakin!"
Yuka:"Inshaallah." memejamkan matanya
Icaha:"Aku tahu rasanya ka, begitu sakit."
Yuka:"Aku sudah memikirkannya, mungkin itu yang terbaik dari pada harus melihat mereka main belakang itu lebih menyakitkan."
Acara pernikahan Ketiga Satriapun dilaksanakan beda dengan Marlina yang hanya nikah sirih, Haruka dinikahi secara sah baik hukum dan agama.
Yuka sebenarnya sakit merasakan sesak didadanya tapi apa boleh buat ini adalah keputusan terbesarnya Yang tidak akan pernah tahu kedepannya seperti apa, mereka tetap rukun atau berebut perhatian Satria.
πππππππππππ
.
.
pagi 06:00
Yuka terbagun dari tidurnya tanpa Satria disisinya,ini adalah hal baru baginya.
Yuka mempersiapkan sarapan buat Satria dan Haruka.
Haruka:"Pagi Yuka."
Yuka:"Pagi juga Haruka, bagaimana tidurmu apakah nyenyak??"
Haruka:"Gak juga, Satria terus menggangguku."
Yuka:"Dia memang seperti itu Haruka, makhlumkan saja."
Haruka:" Kamu bisa masak Yuka??Selama ini bukannya kamu gak bisa masak??"
Yuka:"Aku belajar ikut kursus masak selama 6 bulan"
Haruka:"Ooooh..."
Satria pun datang dan mencium kening kedua istri-istrinya.
"Pagi istri-istriku tercinta." sapanyaΒ dengan senyum manis merekah.
"Pagi juga suamiku tercinta," ucap Yuka dan Haruka bersama.
Merekapun makan bersama dan membicarakan tugas masing-masing.
__ADS_1
"Kita mending gak usah pake pembantu,semua kita kerjain bersama saja kan lebihbenak dan cepat selesai bagaimana Yuka??" tanya Haruka
"Boleh juga kita atur semuanya, mulai dari belanja sampai urusan rumah"kata Yuka.
"Pokoknya kita harus selalu bersama dan kompak oke yuka" kata haruka.
"Tapi untuk urusan Ranjang kita masing-masing ya haruka, aku gak mau nanti ada rasa iri atau cemburu" ucap yuka.
"Biar satria yang menentukan dia mau tidur dengan siapa bagaimana sat biar kamu bisa adil dantidak ada rasa iri terhadap kita." Kata Haruka.
"oke jika itu yang kalian mau aku menurut saja" ucap satria.
Seiring jalannya waktu Yuka memangbterbiasa karena satria begitu adil dalam membagi waktu mereka tidak ada rasa iri satu sama lain.
Terlihat Harmonis diawal tapi ada yang membuat iri Yuka ketika dokter menyatakan Haruka hamil anak pertamanya dengan satria, perhatian satria kepada Haruka begitu berlebih hingga menjadikan rasa sakit hati pada Yuka.
Yuka begitu sensitif melihat perhatian yang diberikan satria pada Haruka.
"Ah satria jagan gini dong aku hanya mual jangan berlebih" Ucap Haruka.
"Inikan anak pertama aku sayng aku gak mau terjadi apa-apa sama kamu dan calon anak kita!" ucap satria.
Yuka melihat adegan suami istri itu begitu bahagia dia merasa dikucilkan
"Seandainya aku dulu hamil apakah satria akan melakukan hal yang sama terhadapku??" batin Yuka matanya sedikit berair, lalu ia memutuskan untuk pergi karena tak kuasa melihat Adegan mesra itu.
Yuka pergi kekamar mandi menguyur tubuhnya dengan air dari shower, dia menangis bersama derasnya air yang menguyur tubuhnya, hatinya sakit melihat perhatian yang satria berikan kepada Haruka.
"Benar kata icha,kalau ini akan menyakitkanku,harusnya aku percaya itu karena icha perbah mengalami hal itu!" batin yuka.
"Tok.. tok"
"Yuka sayang apakah kamu masih lama didalam??" kata satria diblik pintu dia mencoba membuka pintu kamar mandi tapi terkunci dari dalam.
Dia mengetuknya dan memanggil nama Yuka berkali-kali namun tak ada jawaban.
Satria panik ia hendak mendobrak pintu kamar mandi tapi dikagetkan dengan kemunculan Yuka tiba-tiba.
"Sayang kamu itu mandi atau tengelam sih kok dipangil tidak menyahut??" tanya satria.
"Mandi lha... kamu mending pergi dari sini Haruka membutuhkanmu," usir Yuka
"Hei... Yuka you are jealous??"tanya satria
"I'm not jealous!" ucap Yuka.
Semakin hari Yuka semakin terabaikan.
Yuka dalam keadaan kacau menemui icha.
"Yuka ada apa kamu kesini??? kenapa keadaanmu kacau sekali??" tanya icha
"Kamu benar rasanya sakit sekali dimadu dan sekarang Haruka sedang hamil satria begitu perhatian," Yuka menceritakan apa yang ia alami
__ADS_1
"huuuuffffttt," Icha menghembuskan nafaanya "Sekarang kamu menyesal???"
"Nyesel sih engak yaaa... cenderung kecewa."
"Asal kamu tahu hormon ibu hamil itu sangat naik turun terkadang sensitif Yuka, jadi wajar jika Haruka itu meminta perhatian lebih" tutur icha.
"Tapi aku dulu engak icha."
"Setiap individu itu berbeda-beda yuka, itu semua bawaan bayi bukan kita sebagai ibu yang mengandung."
"Suami kamu kemana cha??"
"Aku sudah bercerai dari ridwan 1 tahun lalu, ridwan itu ternyata orang suruhannya zack mantan suami aku." Icha menceritakan kejadin 1 tahun yang lalu.
Flashback
3 Bualan setelah Icha menikah dengan Ridwan, icha mendapati Ridwan bertemu dengan Zack disuatu tempat.
"Aku mau kamu menceraikan Icha setelah 4 bulan kalian menikah,aku akan kembali padanya itulah syaratnya, icha mengajukan talak 3 dipengadilan, dalam agama dia harus menikah dengan lelaki lain baru aku bisa rujuk dengannya."
"Aku mau berterimakasih sama kamu, jika tidak ada kamu bagai mana nasib anak dan istriku yang asli" kata ridwan
Icha yang mendengar itu langsung syock ternyata ini semua permainan mereka, ternya icha bahan sandiwara mereka.
flashback end.
"Trus kamu cerai dong sama Ridwan??"
"Iya yuka aku bercerai darinya karena alasan aku gak mau merusak rumah tangganya dengan istrinya, sebenarnya ridwan menikah dengan istrinya itu tanpa sepengetahuan pihak keluarga,karena keluarganya tidak setuju dengan pernikahan itu."
icha menjelaskan pada yuka.
"kok bisa??"
"Karena keluarga mereka bermusuhan dan parahnya lagi waktu istrinya itu hamil ada komplikasi dalam kehamilannya jadi dia butuh uang banyak untuk menyembuhkan istrinya itu, akhirnya dia menerima tawaran zack, sebenarnya dia minta maaf sama aku setelah kejadian itu,aku mergokin dia terus aku introgasi dia dirumah akhirnya dia jujur."
mencoba mengingat kejadian itu membuat icha sedih.
"Sudah cha gak usah diceritakan nanti kamu malah sedih lagi,kalau kamu sedih aku curhat sama siapa??" kata yuka.
Mereka berduapun pergi keluar mencari udara segar,guna melepas penat yang mengaggu.
π»π»π»π»π»π»π»π»π»
Hai readers terimakasih ya sudah mampir disini..
maaf kalo ceritanya agak jelek atau jelek baget
Authornya lagi down moodnya..
kira-kira apa yang akan dilakukan yuka ya?? mempertahankan pernikahan atau malah minta cerai dari Satria???
Ada yang penasaran gak?? kalo kalian masih penasaran ikuti aja terus ceritanya...
__ADS_1
Tetimakasih jangan lupa like dan comenya yaaaa....