ISTRI YANG MENJADI MADU

ISTRI YANG MENJADI MADU
Pernikahan Jordy dan Maura


__ADS_3

Setibanya di Rumah Bram dan Maura  pergi kekamar masing-masing!


Maura mengubungi temannya bernama Tita dan Zee.


Lewat chat grup mereka,  Maura menceritakan masalahnya.


Grup Girls Sweet.


Maura : " Gaess ... gimana nih!! aku mau di kawinin sama om-om." isi pembukaan chat what app tersebut.


Tita :" Hahahahahaaha .... Kenak batunya." balas Tita.


Maura :" Jahat banget sih kamu,  itukan juga karena ide kamu yang nyuruh aku pura-pura hamil??"


Tita : "Sorry beb say,  eh ... gila ya !!! papa  kamu kok percaya gitu aja sih pada hal kan kita cuma ngeprank doang lho,  jadi serius gini. "


Maura :" Papa itu gak bisa di becandain."


Zee : "Terus kamu mau dong terima si om itu?? "


Maura : " Ya, aku terima!!  terus kalau aku tolak kasihan papa nanti bakal malu dan kejadian itu membuat aku merasa bersalah sama papa,  papa sempat bilang kalau papa sampek berlutut gitu sama Om Steve."


Tita : "Omnya ganteng gak Ra?? "


Maura : "Ganteng banget yang di jodohin sama aku,  sumpah ya ... dia ngeliatin aku terus lho!! aku sampai  gerogi di buatnya."


Zee : "Terus kedepannya gimana??  lebih baik kamu jujur deh! "


Maura : "Iya deh, aku akan jujur sama papa kalo kita kemarin cuma Prank doang."


Merekapun mengakhiri Chat WhatsApp tersebut.


Maura mengetuk pintu kamar Bram.


"Tok ... tok "


Lalu tak berselang lama pintu itu terbuka, 


" Cklak ...!!"


"Ada apa sayang?! " tanya Bram pada putri semata wayangnya.


"Pa,  Maura mau bicara sama papa! " ucap  Maura.


Bram pun masuk kedalam kamar dan di ikuti oleh Maura.


"Pa ... papa serius mau nikahin aku sama  om siapa itu?? " tanya Maura coba menggingatnya.


"Jordy maksud kamu?? "  sela Bram.


"Ya,  Pa!" jawab  Maura sedikit ragu. ingin jujur,  takut akan  papanya marah pada dirinya.


"Ada, apa??  apakah kamu tidak mau menikah dengan dia?? " tanya Bram dengan bersedikap dan menatap tajam Maura.


"Sebenarnya Maura mau jujur sama papa!  sebenarnya Maura tidak hamil pa!!"  ucap Maura menutup mata dan mengigit bibir bawahnya.


Bram seketika terbelalak dengan apa yang dikatakan Oleh Maura.


"Apa kamu bilang?!  jadi kamu tidak hamil??  maksudnya gimana??" tanya Bram sedikit merasa jantungnya bagai di remas dan sedikit sesak ... seakan tak mengerti apa yang di katakan putrinya itu.


" Gini, Pa ... waktu itu..., "


Flashback


Maura,  Zee dan Tita memang belajar menjadi Youtuber,  mereka pengen nambah subcriber agar peminatnya banyak!! Mereka melakukan segala cara mulai dari Prank sampai buat konten yang lagi trending yaitu ngerjain driver ojol.


"Maura kenapa gak ngerjain Papa kamu??  sebagai targetnya,  kamu pura-pura hamil,  so otomatis bakal panikkan??  dan bakal nangis ntar pas  udah meyakinkan  sampek nangis-nagis baru kita bilang ... PRANK!! "  Usul Zee dan Tita .


"Kalian berdua gila??  Papa itu gak bisa di becandain! " ucap Maura.


"Ah ... itu gampang di atur , kita rencanai mateng-mateng pokoknya sampai Papa kamu Yakin!!"  Celetuk Tita.


" Kalau aku beneran dinikahin gawat tamat riwayat aku,  dan iya kalau di nikahinya sama orang ganteng lha pas orangnya tua gimana??  secara temen Papa tua-tua! " Maura memutar bola matanya.


Hari yang direncanakan pun tiba,  demi menambah Subcriber mereka melakukan itu,


ternyata rencana mereka di luar dugaan yang semula bercanda menjadi serius,


Terlihat Maura duduk diruang TV yang sudah ada beberapa Camera.


"Anak Papa kenapa sedih??" tanya Bram.


"Pa ... maafkan Maura pa,  Maura gak bisa jaga diri!  Maura hamil pa,  Maura gak tahu siapa yang hamili maura." ucap Maura dengan pura-pura sedih.


Bram yang kaget seketika hanya diam  begitu lama,  "Tenang sayang ada Papa nanti akan Papa carikan lelaki yang bisa menjadi Ayah dari Anak kamu!! " ucap Bram, lalu memeluk putrinya.


"Whaaat!!!  Seriusan." batin Maura.


Dan Maura, Zee dan Tita pun binggung karena  rencana mereka gagal total.


Flasbac End


🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑


"Kamu ngerjain Papa???  terus bagai mana dengan Jordy??  Papa tidak mau membatalkan pernikahan itu,  Papa akan merasa malu, Papa tidak akan membatalkannya!" Jelas Bram kepada Maura.


Maura pun kembali kekamarnya dan menangis,  baginya ini akan menjadi sebuah pengekangan dalam hidupnya,  dia akan menikah dan tidak akan di bolehkan lanjut kuliah. 


"Aku harus menghubungi, om itu, aku gak mau menikah sama dia!  iya kali tua gitu." gerutu Maura.


Maura mencari tahu tentang  Jordy,  dari hand phone Papanya ... dia menncatat nomer itu dan menghubungi Jordy.


"Hallo  benar ini Om Jordy??" tanya Maura.


"Iya, ini siapa?? " balas Jordy.


"Aku,  Maura Om! "  Ucapnya.


Jordy  terperangah seakan tak percaya bahwa Maura menghubunginya.


"Ada apa Maura??" tanyanya.


"Itu om aku pengen ketemuan sama om di caffe B bisa gak om?? "  Tanya Maura.

__ADS_1


"Bisa, akan saya usahakan!" balas Jordy.


jam 18.00


Merekapun bertemu di caffe B


"Maura ya! " sapa Jordy, "Maaf ya saya telat," imbuhnya.


"Ya,  aku Maura ...." ucap Maura.


"Ada apa kamu ingin ketemu saya??  apa ada hal yang serius??" tanya Jordy.


"Ya, om saya pengen nanya sesuatu sama om!  Seandainya saya dan om menikah apakah om akan membatasi pergaulan saya dan pendidikan saya??"  tanya Maura dengan Serius.


"Kalau pergaulan saya akan membatasinya,  karena tangung jawab kamu dan prioritas kamu adalah saya bukan yang lain!  Kalau pendidikan saya akan mendukung smapai ke perguruan tinggi mana pun kamu sekolah. "  Kata Jordy dengan memandang  wajah  Maura yang terlihat sedikit ada rasa panik.


"Jadi om ngebolehin saya ngelanjutin sekolah dan meraih cita-cita  saya??" tanya Maura.


"Saya janji akan mendukung setiap mimpi kamu!" kata Jordy.


Mereka pun menghabiskan waktu bersama dengan mengobrol sebagai awal perkenalan mereke.


"Besok kita Prewed ya...." Ajak Jordy.


"Prewed??  buat apa om?? " tanya Maura.


"Ya ... buat kenang-kenangan aja,  terus kita juga butuh buat pas photo di buku nikah juga." kata Jordy.


Keesokkan harinya mereka pun melakukkan  Acara Prewedyng dengan tema Black, karena mereka paling suka dengan warna hitam.



Sesi pemotretan itupun berjalan lancar dengan photo grapher terkenal,  yang sering memfoto artis ibu kota.


Jordy yang sibuk dengan pekerjaannya jarang sekali berkomunikasi dengan Maura, sampai hari H itu tiba.


Hari dimana ia melepas masa lajangnya.


"Gimana Jo sudah siap melepas masa lajang?? " tanya Yuka.


Jordy hanya tersenyum, dan sedetik kemudian dia bocara " Rasanya deg-degan panas dingin! " ucapnya.


"Ijab qobul aja udah gitu! gimana pas malam pertama!! " seloroh Steve.  Yuka yang mendengarnya tertawa.


***Cinta membutuhkan kau dan aku,


agar bisa menjadi kita...***




Ijab qobulpun terucap dengan satu tarikan napas.


"Saya nikahkan dan kawinkan puti saya Maura Putri Bramantyo dengan uang sebesar 150 juta,  emas 800 gram di bayar tunai!" ucap Bramantyo.


Lalu Jordy pun membalas dengan satu tarikan napas "Saya terima nikah dan kawinnya Maura Putri Bramantyo dengan maskawin tersebut tunai."  ucap Jordy.


"SAAAAH!!! " jawab mereka serempak.


Merekapun kini sudah sah menjadi suami istri.


banyak sekali kolega yang datang  dan beberapa kerabat mereka.


"Ciiiee ... yang udah sah jadi istri orang!!" ucap Zee dan Tita kompak.


Maura hanya tersenyum dan ada rasa gerogi deg-degan dihatinya,  Maura yang gak pernah pacaran langsung menikah ini adalah hal baru di dalam kehidupannya.


"Awas kamu ... nanti malam adalah malam pertama,  Jordy itu jomblo akut hati-hati kamu akan di terkamnya!! " ledek Steve.


"Sialan  ...  emangnya aku macan apa di terkam!" serunya.


Semua tamu pun sudah pulang Jordy dan Maura pun beranjak ke peraduan,  ini memang pertama buat mereka,  Jordy yang tidak pernah menjamah wanita,  Maura yang tidak pernah dekat dengan Pria manapun  menjadikan mereka cangung satu sama lain.


"Saya,  permisi mau mandi dulu ya Maura! " ucap Jordy.


"Ya,  silahkan kamar mandinya ada di sana!." menunjukkan kamar mandi.


Mereka pun bergantian pergi ke kamar mandi.


Setelah dari kamar mandi Maura  menuju tempat tidurnya,  dia melihat Jordy yang duduk di sova sedang memainkan bendah pipih berukuran 7 inci.


"Om ... om gak tidur om??? " tanya Maura.


"Ah,  gak ... kamu kalau mengantuk tidur saja duluan saya tidak apa-apa!" serunya.


"Om, sebenarnya sama mau jujur sama om! " ucapnya.


"Jujur apa?? " tanya Jordy.


"Saya sebenarnya  gak hamil om,  tapi pura-pura hamil,  sebenarnya.... "  Maura menceritakan kronologi  yang sebenarnya,  Jordy hanya menyimak kata-kata kata Maura dengan seksama,"gitu om ceritannya" imbuhnya.


"Gila,  berarti dia masih perawan! wah rezeki nomplok nih." batin Jordy.


"Om ... sekarang maunya gimana??" tanya Maura.


"Kita sudah menikah massa kamu manggil saya om sih??" celoteh Jordy yang tidak terima maura memanggil nya dengan sebutan 'OM'.


"Kita gak malam pertama gitu??" celetuk Maura yang keceplosan, dengan wajah tegang karena ketakutan.


Jordy menghampirinya,  dan mendekatinya! lalu berkata. "Saya gak akan memaksa kamu untuk melakukkan itu dengan saya,  dan say akan menunggu kamu sampai kamu siap melakukkan itu dengan saya,  tanpa adanya unsur paksaan!"  Ucap Jordy dengan nada lembut dan mencium istri kecilnya itu.


"Sa ... saya siap kok om eh mas!  kan ini adalah kewajiban saya melayani suami saya, saya gak terpaksa kok melakukkannya," Ucap maura.


"Sudah lah sekarang sudah larut kamu pasti capek!!!  mendingan kita tidur saja,  dan lain waktu kita lakukkan itu, " Ucap Jordy, dan membuat Maura begitu legah.


"Ternyata Om Jo pengertian juga ya!! " batinnya.


Merekapun tidur berdua dengan keadaan saling memeluk.


Pagi pun menjelang sdisambut dengan kicauan burung dipagi hari menandakan hari telah berganti, pasangan pengantin baru itu masih terlelap dalam tidurnya.


Mata maura masih sedikit menyesuikan pemandangan dan sel-sel otaknya masih belum tersambung sepenuhnya.

__ADS_1


"Aaaaaaahhhhh....." Teriaknya.


Seketika itu membuat Jordy kaget dan terbangun.


"Ada apa sih teriak-teriak kayak dihutan aja!" ucap Jordy.


"Om ... ngapain tidur di sini ini kan kamar aku om!!" ucap Maura.


"Iiiihh kamu lupa atau gimana sih??? kiata kan sudah menikah!"  Celetuknya.


"Haaa ..." mencoba mengingat lalu denagn cengengesan Maura bilang,  "hiihi,  iya maaf lupa,  habis kebiasaan bobok sendiri! " ucapnya.


Mereka pun bergantian mandi, lalu ada seseorang mengetuk pintu.


"Tok ... tok...!!! "


"Iya masuk." ucap Maura.


"Itu non, di suruh tuan besar turun untuk sarapan!!" kata bi innah.


"Ya ... bik habis ini kita berdua turun,  makasih ya!!" kata Maura.


"Iya non sama-sama, saya permisi dulu non," pamitnya.


Selang beberapa waktu kemudian mereka  pun turun, sudah ada Bram ada di meja makan menilmati secangkir kopi dan membaca surat kabar.


Ketika Maura dan Jordy duduk Bram menutup lalu melipat dan meletakkan surat kabar itu di sampingnya.


"Bagaimana Jo???  tidurmu nyenyak? tanya Bram.


"Ya,  Pak nyenyak sekali!" Jawab Jordy.


"Kamu jangan pangil saya Pak, kamukan sekarang menantu saya,  jadi panggil saya Papa!" pinta Bram.


"Baik pa!" balas Jordy.


Mereka  bertiga pun menikmati sarapan dipagi hari di temani  segelas jus jeruk dan nasi goren berhias telur mata sapi.


"Kalian rencananya  mau bulan madu kemana?? " tanya Bram.


"Masih belum terpikirkan pa!" Jawab Maura.


"Ya harus dipikirkan dong, papa pengen secepatnya punya cucu!" kata Bram dengan senyuman manisnya.


"Bagaimana kalau ke Bali saja??  disana Steve punya Villa kita bisa pinjam villanya untuk beberapa hari!!" usul Jordy.


"Boleh juga... kamu atur saja keberangkatannya," uca Bram.


Jordypun menghubungi Steve lewat telephone.


"Steve, aku mau nginap di villa kamu boleh gak??" tanya jordy.


"Ya boleh lha bro pake nanyak lagi, datang aja kesana, nanti orang sana aku telphon, pasti paham lha kan ada pengantin baru yang mau menginap, jadi akan aku bilang kemereka untuk segera menganti semua dan menjamu kalian dengan baik!!" kata Steve memperbolehkan sahabatnya untuk meminjam villa miliknya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sesampainya di Bali Jordy dan Maura pun jalan-jalan mengelilingi Bali disore hari dengan hiasan lampu di setiap jalan mereka mengelilingi dan menyelusuri jalanan kota Bali nan indah dan eksotik, yang ramai dengan hiruk pikuk, banyak sekali orang berlalu lalang di jalanan itu, baik wisatawan lokal dan internasional.


Setiap restauran dipenuhi dengan tamu yang hilir mudik, sungguh kota yang tak pernah mati, kecuali pas nyepi.


Maura dan Jordy menikmati makanan dan jalan-jalan mereka malam itu, keesokkan harinya mereka berencana akan pergi kepantai,


Bali memang terkenal dengan pantainya selai pemandangan dan ragam masakkannya.


Tidak hanya itu kebudayaan merekapun sangat diminati para turis.


Pantai yang indah seakan mendukung romantisme para pecinta traveling dari berbagai belahan dunia.


Jordy dan Maura mengelilingi pulau Dewata sampai pada satu spot tempat yang sangat indah mereka berhenti sejenak untuk berphoto, Maura yang gemar photo pun tidak menyia-nyikannya, beberapa bidikan Photo dari Jordy mengabadikan wajahnya yang cantik.


"Ijinkan aku, memilikimu selamanya! " bisik Jordy ketelinga Maura.


Maura hanya memberi angukan dan senyuman.




🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***CANTIK


Kau adalah karya tuhan yang sangat luar biasa indahnya,


Cantikmu bagaikan pancaran cahaya ditegah gelapnya malam ...


Cantikmu mengusir sepiku yang selalu berhias sunyi.


Tuhan menciptakanmu untukku, memang sudah takdirnya, karena memang kamu yang layak untuk di kagumi ...


Mawarpun akan layu jika ada didekatmu ,


karena kecantikkanmu mengalahkan segalanya***.




💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


***Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa


👉like👍


👉 komen 🗯


👉 Rate⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️


👉Vote


👉 Jika suka ❤ biar bisa tahu Updatenya.


Happy reading ya gaes semoga suka***.

__ADS_1


__ADS_2