ISTRI YANG MENJADI MADU

ISTRI YANG MENJADI MADU
Lembaran Baru di kota Paris


__ADS_3

Hari ini mereka harus take off menuju Paris karena ada fashion show, mereka diundang untuk peragaan busana pengantin,oleh disainer ternama diparis, Eléonore valentine, yang biasa dipangil Ele.


Ele dulunya adalah seorang model catwalk dia juga sering mondar mandir dibeberapa majalah terkenal dunia,sebelum memutuskan menjadi disainer.


"Bonjour Steve et Yuka, comment allez-vous, merci d'être venus et d'avoir accepté mon invitation.


(Hallo steve dan yuka apa kabar, terimakasih sudah datang, dan menerima undangan saya)". Ucap Ele.


"Avec Ele, nous tenons également à vous remercier de nous avoir confié cela, et nous sommes très fiers de rejoindre votre défilé de mode, l'extraordinaire Ele, qui peut être aussi réussi!


(sama-sama Ele, kami juga ingin mengucapkan terima kasih karena telah mempercayakan kami dengan ini, dan kami sangat bangga bergabung dengan peragaan busana Anda, Ele yang luar biasa, dapat sesukses itu)."  Balas Steve.


"Steve est-il ton amant ??? Vraiment très beau.


(Steve apakah dia kekasihmu??? sungguh sangat cantik)." Tanya Ele.


"Non, ele elle n'est pas mon amant!


(Tidak, ele dia bukan kekasihku)." Jawab Steve.


"Ahh .. mais vous avez l'air bien et harmonieux, quoi d'autre porte ma robe design.


(Ahh.. tapi kalian terlihat cocok dan serasi, apa lagi memakai gaun rancanganku ini)." Kata ele sambil tersenyum.


"D'accord, je vais lui acheter ta robe. On dirait que Yuka aime ça.


(baiklah, akan aku beli gaunmu untuknya kelihatannya yuka menyukainya)." Goda Steve.


"Ok, alors je lui donnerai un plus plus deux robes si vous parvenez à lui obéir et à l'épouser.


(Ok kalau begitu akan aku berikan percuma plus dua gaun jika kamu berhasil mendaatkannya dan menikah dengannya)." Balas Ele.


"Yuka, apa kau menyukainya??" tanya Steve.


"Ya, aku sangat suka ini nyaman sekali.!" Kata Yuka.


"Kata Ele dia akan memberimu gaun ini jika kau menikah denganku nanti." Ucap Steve, Yuka hanya tersenyum.


Fashion Show itu berjalan dengan lancar dan begitu sangat meriah, dengan kedatangan para investor kelas dunia dan pembisnis kelas 1.


Lagi-lagi semua mata tertuju pada Yuka dan Steve.


"Regardez la paire numéro 7 ils sont très compatibles, l'homme caucasien et la femme asiatique.


(Lihat pasangan nomor 7 itu mereka sangat serasi, sang lelaki bule dan perempuan asia)." Ucap mereka berbisik.


"Raiment un couple assorti et romantique.


(sungguh pasangan yang serasi dan romantis)." Balas wanita disebelahnya.


Steve dan Yuka hanya melegak lengok diatas catwalk sesekali tersenyum pada penonton.


Seusai acara itu mereka berjalan- jalan mengelilingi kota paris, dan duduk didepan menara Eiffel.


"Yuka je veux que cette tour eiffel soit témoin, tu veux m'épouser ??.


(yuka aku ingin menara eiffel ini menjadi saksi, apakah kamu mau menikah denganku??)." Kata Steve meminta yuka menikah dengannya.


"Itu apa artinya Steve??" tanya Yuka.


"Ah sudah lupakan!" Steve berlalu meninggalkan yuka.

__ADS_1


Yuka mengejar Steve, dan menarik tangannya.


"Steve aku mau bicara sebentar saja, tolong dengerin!" pintanya.


"Ya, apa?? jangan lama-lama ini sudah malam dan disini rawan kejahatan!" ucap Steve menakuti Yuka.


"Ehhhmmm.... Aku, aku terima cinta kamu Steve." Ucap Yuka lirih sambil mengigit bibir bawahnya.


"Apa aku gak salah dengar Yuka??? coba ulangi sekali lagi." Pinta Steve.


"Ah, tidak ada siaran ulang." Yuka ngambek dan pergi.


Steve menarik tangan Yuka hingga ia bersandar didada Steve.


Mata Yuka terbelalak karena mendengar detak jantung yang sanhat keras," Dug... dug"


"Sebegituhkah cintamu padaku Steve??? baru kali ini aku mendengar detak yang sangat kencang, tidak seperti detak jantung Satria, detak jantung, Steve sangat berirama, ingin rasanya aku aka dipelukkannya selamanya." Batin yuka.


Steve yang tak percaya bahwa yuka menerima cintanya, membuat jantungnya seakan mau copot, baginya ini seakan mimpi, memeluk dan mendekap Yuka,


"Apakah ini mimpi?? jika ini mimpi aku tidak mau mimpi ini terakhir." Batin Steve.


Pelukan itu sangat lama, hingga mereka menyudahi semua,ditemani cahaya menara eiffel yang begitu indah dan menjadi saksi cinta mereka.


Steve dan Yuka  saling pandang dan tatap, mereka lalu semakin mendekatkan wajahnya, Sebuah kecupan mendarat dibibir indah Steve, Yuka mencium Steve.


"Cup"


Steve yang awalnya kaget dan tidak percaya, akhirnya membalas ciuman itu, bibir mereka sama-sama basah karena ******* demi ******* yang saling berbalas, Steve mengigit bibir Yuka, Yuka mengerang kesakitan dan bicara tak jelas karena bibir steve masih menempel dibibirnya.


"Steve sakit" ucap Yuka.


"Tapi gak juga gitu kali, sakit!" kata yuka mengerucutkan bibirnya.


"Tapi kamu sukakan??." ledek Steve.


Yuka mencubit lengan Steve dengan gemas.


Merekapun Kembali ke Apartement sewaan yang mereka sewa sementara,


"Kota ini indah ya... aku pengen disini." Kata Yuka.


"Kamu suka kota ini??, kalau begitu kita pindah kesini saja, mau tinggal disini?" tanya Steve.


"Mau banget, trus kantor kamu disana??" tanya yuka balik.


"Ya, tingal aku pindahin kesini biar Jordy yang urus." Kata steve memeluk Yuka dari dmbelakang, Yuka yang sedari tadi melihat pemandangan kota Prancis dari jendela apartementnya, dan mengagumi keindahannya.


***LOVE IN PARIS


Keindahanmu memberi cahaya baru dihidupku,


Meninggalkan luka yang lalu


Membuka lembaran baru


Akan catatan yang telah usang ...


Kau mengubah hitam hatiku dengan cahaya pelangi,


Mengikis rasa benci dengan cinta

__ADS_1


Membuatku tersadar kan cinta nan indah tanpa saling menyakiti ...


Kota romantis yang mendatangkan para pecinta


Tuk merasakan cinta dan menikmatinya ...


Aku sungguh jatuh cinta padamu


Kota indah yang penuh dengan cinta ...


Paris


Terimakasih telah membuka lembaran baru cintaku ...


Paris


Je retombe amoureux, j'espère que cet amour durera toujours***.


Yuka dan Steve memutuskan membuka lembaran baru di kota paris,kota romantis,


Beberapa kemudian Steve menagih janji Ele untuk memberi gaun rancanganya pada Steve dan Yuka.


"Ele Je recueille ta promesse, non pas parce que je ne peux pas me permettre d'acheter une robe parce que, ma future femme aime vraiment, ta robe est confortable à porter, a-t-il dit.


(Ele aku menagih janjimu, bukan karena aku tidak mampu membeli gaun karena, calon istriku sangat menyukainya, gaunmu nyaman dipakai katanya)." Kata Steve.


"Vous êtes trop, mais merci pour le compliment, je suis honoré!


(kalian terlalu berlebihan, tapi terima kasih atas pujiannya, aku merasa tersanjung)!." Balas Ele.


"Merci Ele pour le cadeau que tu as fait, j'espère que nous ne serons pas seulement partenaires mais amis et parents.


(Terimakasih Ele atas hadiah yang kamu berikan, semoga kita tidak hanya menjadi rekan tapi teman dan saudara)." Kata Yuka.


"Heureusement belle, merci d'avoir choisi et de me confier votre robe de mariée, que votre mariage soit béni de Dieu.


(Semoga saja cantik, terimakasih telah memilih dan mempercayakan gaun pernikahanmu padaku, semoga pernikahan kalian diberkati tuhan)." Kata ele.


Setelah dari ele, Steve meminjau gedung yang akan mereka gunakan untuk acara pernikahan tersebut.


Gedung yang sangat mewah di kota paris, karena status mereka yang model internasional dan pengusaha sukses.


Mereka memilih indoor karena cuaca kota ini tidak menentu, dan mereka sang mencintai bunga, bunga yang dipilih adalah bunga wamar putih kelas 1 yaitu Juliet Rose sebagai hiasan.


💖💖💖💖💖💖💖


Terimakasih semua sudah setia membaca cerita ***ini...


Jangan lupa ya untuk


👉Like


👉komen


👉Vote


Jangan lupa baca juga cerita dibawah sambil nunggu upnya cerita ini, Terimakasih***.


👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇


__ADS_1


__ADS_2