
Hari ini Jordy dan Steve harus menghadiri undangan pernikahan Clientnya yang bernama Alexander dan Angelica.
Mereka sudah merencanakan secara matang untuk menghadiri undangan dengan pasangan masing-masing, tapi apalah mau dikata tiba-tiba rencana buyar.
Lucio demam tinggi mengharuskan Maura menjaganya, dan membiarkan Jordy pergi sendiri.
"Sayang, kayaknya aku gak bisa ikut deh! Lucio demam tinggi, padahal tadi siang dia gak apa-apa lho," ucap Maura.
"Ya ... sudah gak apa-apa kamu jaga Lucio aja sayang biar aku sama Steve aja," balas Jordy.
"Maaf ya sayang," kata Maura dengan nada sedih.
Jordypun menuju Rumah Steve, keluarga mereka sudah siap 100%, sudah lengkap formasinya.
"Lho, Maura mana Jo?" tanya Yuka.
"Maura gak ikut, Lucio demam," Balas Jordy.
"Aduh sayang banget ya jo, apa perlu aku temenin kasian kalau dia sendiri," usul Yuka.
"Boleh, juga sekalian bawa ke Rumah Sakit." kata Steve.
"Seandainya ini bukan client penting mungkin aku sudah menindanya." ujar Jordy sedih.
"Gak apa-apa kalian pergi aja biar aku yang temani dan bawa Lucio ke R.S, kasihan kalau ditinggal sendiri, takutnya ada apa-apa. gih berangkat aja!" kata Yuka mengusir dua lelaki itu.
"Ya, udah aku titip Lucio sama Maura ya!" ucap Jordy.
Mereka pergi dengan berat hati, mau tidak hadir ke acara pernikahan itu sama saja bunuh diri karena Alex adalah pengusaha berpengaruh, Fajar Group membutuhkan bantuan Alex company untuk melebarkan bisnisnya, Saham Fajar Group agak goyah untuk itu mereka mencoba mensekati Alex untuk bisa mwnyuntikkan dana sekitar 45%.
Yuka mengantar Maura kerumah sakit untuk memeriksa keadaan Lucio.
"Bagaimana keadaan Lucio dok?" tanya Maura.
"Kita lihat jika dalam waktu 4 hari dia tidak sembuh berarti virus, sesuai yang anda katakan tadi setelah diberi obat penurun panas selama 3hari demamnya belum turun juga, ini sudah hari ke 4, jika obat yang saya beri tidak membuahkan hasil, terpaksa anak anda harus melakukkan pemeriksan lab," ucap Dokter spesialis anak.
"Baik, dok! terimakasih saya pamit" ucap Maura.
" Iya ... silahkan semoga lekas sembuh ya!" ucap Dokter.
"Bagai mana ra??" tanya Yuka.
"Nunggu obatnya habis jika panasnya belum turun Lucio harus balik lagi." ucap Maura.
"Aku punya solusinya biar panasnya gak tinggi, dapat mengurangi demam tingginya, takutnya nanti kejang atau berdampak parah," kata Yuka.
"Parah gimana??" tanya Maura agak panik.
"Udah lah nanti biar aku yang tanganin, kamu gak usah panik!" kata Yuka, mencoba menenangkan Maura.
Sesampainya di Rumah Yuka langsung meminta selimut lalu ia basahi dengan Air dan membalut Lucio.
"Ada selimut yang tipis gak?? trus punya thermometer?? bawa sini semua." Titah Yuka.
Maurapun membawa semua yang diperlukan,
"Setelah agak mendingan baru kamu kasih obatnya." kata Yuka " Luna pernah seperti ini, dan alhamdulillah panasnya bisa turun, ilmu ini aku dapat dari bidan teman aku di indo dulu." sambung Yuka.
__ADS_1
Dilihat panas tubuh itu 39Β°, Yuka menyelimuti Lucio seperti membedong seorang bayi, dari atas kepala hingga kaki dia membalutnya sekitar 5 menit lalu ia periksa suhu badannya dengan thermometer masih 38Β°, itu terus Yuka ulangi hinga 4x dengan berkali-kali membasahi selimut itu, hingga rasa suhu badan mencapai 35Β°.
"Obatnya mana??" pinta Yuka, lalu Maura memberi obat dari dokter itu.
Raut wajah Maura yang panik seketika berubah menjadi agak sedikit tenang, "Makasih ya kak, coba gak ada kakak disini aku gak tahu harus gimana." ucap Maura.
"Sudah lah, gak usah dipikir Maura! Aku sudah anggap kamu seperti adik aku sendiri, dan Lucio seperti anak aku juga, kita keluarga Maura, yakinlah itu aku dan Steve akan selalu ada disaat kalian membutuhkan." ujar Yuka sedikit menenangkan Maura.
ππππππππππππππ
Di pesta itu, ternyata Steve dan Jordy bisa berbaur dengan pengusaha kelas kakap, ketika Jordy sendiri Angelica menghampirinya,
"Hallo Jo ... apa kabar??" tanya Angelica.
"Baik ... Selamat menempuh hidup baru ya gel!!" ucap Jordy.
"Terima kasih ya, Jo!" balas Angel.
Steve menghampiri dua orang yang sedang berbicara itu, karena melihat gelagat yang tak beres.
"Selamat menempuh hidup baru ya ngel!" ucap Steve.
"Thank's Steve." balas Angel.
"Angel aku mau dong Photo sama kamu!" pinta Jordy.
"Oke, tolong ya Steve photoin kita," titah Angel.
"Sialan aku di suruh jadi photografer." batin Steve.
"Jangan di post di Ig." Kata Steve.
"Emang kenapa??" tanya Jordy.
"Bini lu, marah lagi terus cemburu dan ngambek seperti yang sudah-sudah." ucap Steve memperingatkan.
"Aku malah suka, lihat Maura cemburu, dan asal kamu tahu, Angel itu adalah mantan pacar aku dibangku kuliah dulu!" ucap Jordy.
"What?? jadi dia cewek yang membuat kamu gak bisa move on itu??" tanya Steve kaget.
πππππππππππππ
πΈFlashbackπΈ
Angelica adalah mantan Jordy di bangku kuliah, Jordy yang notabene anak kulihan dan menyambi kerja paruhwaktu sebagai pelayan Restauran Fast Food, dan terkadang menjadi model membuat orang tua Angelica tidak menyukai Jordy, mereka menjalani hubungan selama 6 bulan berawal ketika Angel menjadi pelanggan setia di Restaurant tersebut.
Jordy secara tidak sengaja menabrak Angel yang sedang beranjak pergi dari Restaurant itu, baju Angel tersiram Saus tomat dari piring yang Jordy bawa.
"Sorry my miss is not intentional!" ucap Jordy.
"Hey You ... Do you have eyes?" maki teman Angel bernama Soraya.
"It's okay, I know you didn't mean it!" ucap Angel.
Jordy memberikan saputanganya kepada Angel agar ia membersihkan bekas noda itu, keesokkan hari Angel kembali ke Restauran itu untuk mengembalikan saputangan yang Jordy pinjamkan.
__ADS_1
"Kamu orang Indonesia??" Suara itu mengagrekan Jordy, Jordy yang sedang membersihkan meja di luarbRestauran itu lalu berbalik dan betapa kagetnya ketika melihat gadis cantik, berdiri tepat di depanya.
"Ya ... saya orang Indonesia!" balas Jordy.
"Sama dong, mama saya orang indonesia, papa saya Australia." ucap Angel, "oh, ya Saya Angelica, kamu??" sambungnya, sambil mengulurkan tangan.
"Saya Jordy." membalas uluran tangan Angel.
"Saya kesini mau kembaliin saputangan ini." ucapnya. memberikan saputangan berwarna Navy bergaris putih.
"Oh ... terimakasaih ya!!" balas Jordy.
"Saya yang harusnya berterima kasih." ucap Angel.
Semenjak hari itu mereka mulai dekat dan hampir setiap selesai kuliah Angel selalu mampir ke Restauran itu.
Setiap weekend mereka selalu jalan di taman kota, waktu mereka habiskan dengan bersepedah dan selalu bersama entah itu sekedar nonton atau di perpustakaan.
Kedekatan mereka tetcium oleh orang tua Angelica, memang sang papa sangat memilih orang yang pantas buat dekat dengan Ange, bagi Hans Angel adalah anak tunggalnya, Hans tidak ingin mendapatkan orang yang salah untuk putri satu-satunya.
Sampai pada suatu hari Angel harus di jauhkan dari Jordy, Angel dikirim sekolah ke America, sehingga mereka benar-benar hilang kontak, dan kabar terakhir yang Jordy dapat adalah Angel dinikahkan dengan Seorang pejabat negara di Amerika, dan pernikahan itu hanya seumur jagung 5 bulan kemudian sang suami dipenjara atas tuduhan korupsi.
Angel sempat datang menemui Jordy di Australia tapi apa yang dia dapat Jordy telah punya wanita lain bernama Cleopatra.
Padahal Cleo dengan Jordy hanya sebatas rekan kerja, Jo benar benar tidak bisa melupakan Angelica hingga Ratusan purnama.
Semenjak itu mereka lost contac, mereka baru bertemu di acara pernikahan itu, memang ada sedikit rasa cangung di antara mereka ketika saling menyapa.
Flashback End
**Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa
πlikeπ
π komen π―
π RateβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
πVote
π Jika suka β€ biar bisa tahu Updatenya.
Waduh ketemu mantan pacar kelanjutannya gimana ya??
Akankah cinta Jordy pada Maura goyah??.
Sorry ya baru bisa up date sekarang ... Author harap jangan kecewa ya?? Author lagi sibuk banget nih didunia nyata,
Dukung Aurthor tetus ya, dengan cara Vote yang banyaak πππ jangan lupa like juga jangan jadi Reader Gaib karena ini bukan cerita Gaib ya!!
Btw, author juga mau minta maaf kalu mulai hari ini gak dikasih judul, karena apa?? ada yang protes di setiap bab kenapa Selalu ganti tokoh, bagi Author judul hanya variasi yang terpenting adalah Isi dari cerita itu sendiri, yang kalian baca itu judul atau isinya sih??
jangan pernah menjadikan judul sebagai patokkan menariknya suatu cerita, yang penting itu isinya bukan judul.
Terimakasih ya sudah dengar curhatan Author maaf bukan maksud marah atau apapun cuma hargailah karya orang, jangan menjatuhkan hasil karya seseorang.
kalau kalian gak suka sudah jangan dibaca dari pada kalian hina, Author juga manusia bukan robot, Author punya hati punya perasaan bukan pohon pisang yang berjantung tapi tak berhati.
__ADS_1
ππππππ**